Agen Bola Indonesia – Portugal Wajib Was Was Kutukan Piala Konfederasi


Agen Bola Indonesia – Portugal butuh mewaspadai kutukan Piala Konfederasi. Tidak satu juga yang juara turnamen itu sukses memenangkan Piala Dunia satu tahun sesudahnya. Brasil, Prancis serta Argentina termasuk juga diantara daftar pemenang Piala Konfederasi, tetapi tidak satu juga dari mereka memenangi kemuliaan Piala Dunia satu tahun sesudah turnamen itu.

Piala Konfederasi yaitu turnamen yang sedikit aneh. Pada intinya, ini yaitu satu pertandingan pengantar untuk negara sebagai tuan-rumah Piala Dunia th. depannya – dalam masalah musim panas ini, Rusia.Tiap-tiap problem yang keluar sepanjang pertandingan dapat diperbaiki sepanjang 12 bln. ke depan. Namun itu bukan sekedar berlaku untuk infrastruktur, stadion serta penyelenggara, negara-negara yang berkompetisi dapat juga memakainya jadi pengalaman belajar yang perlu.

Brasil sudah memenangi tiga Piala Konfederasi paling akhir – serta tidak satupun dari tiga Piala Dunia paling akhir. Terdapat banyak tim populer beraksi di Rusia sekarang ini. Juara Eropa Portugal, yang di pimpin oleh Cristiano Ronaldo, pemenang Piala Dunia Jerman, pemenang Copa America Chile, pemegang Piala Emas Meksiko serta juara Afrika Kamerun sebatas mengatakan lima nama. Serta janganlah lupakan Brasil. Bagaimanapun, ini bukanlah pesta sepak bola tanpa ada hadirnya Selecao, yang sudah memenangi tiga turnamen Piala Konfederasi paling akhir.

Namun, dengan semua rasa menginginkan tahu, kemenangan di Piala Konfederasi itu tidak menghadap pada keberhasilan Piala Dunia. Tak ada negara yang sukses mengangkat hadiah paling besar dalam sepak bola sesudah memenangi turnamen itu. Rekan-rekan kita di Football Whispers menyelidiki histori itu.

Piala Konfederasi masih tetap adalah pertandingan yang relatif baru. Ini diawali pada th. 1992 dengan nama Piala Raja Fahd. Turnamen pertama diselenggarakan di Arab Saudi, sesuai sama namanya, menghadirkan cuma empat tim serta cuma empat kompetisi yang dimainkan. Argentina keluar jadi pemenang.

Tiga th. lalu, pada th. 1995, Piala Raja Fahd kembali. Lagi di gelar di Arab Saudi, enam tim juga di ajak berkompetisi serta Denmark nyatanya menang. FIFA, yang pasti terpikat dengan ide turnamen internasional yang lain, ikut serta tangan di th. 1997 serta Piala Konfederasi lahir. Tetapi, pertandingan ini kembali di gelar di Arab Saudi serta, mengingat juga akan dimainkan tiap-tiap dua th., terang belum juga jadi latihan untuk Piala Dunia mendatang. Brasil menang pada 1997. Mereka menaklukkan Australia 6-0 di final dengan Romario serta Ronaldo da Lima yang cetak hattrick. Denilson dikukuhkan jadi Pemain Paling baik Turnamen.

 

 

 

Agen Bola Indonesia

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)
Social tagging: > >

Comments are closed.