Agen Taruhan Indonesia | Formasi Apik Bagi Persela


Jawa РTampaknya Persela Lamongan kini bisa kembali dengan membawa senyum lebar usai menang satu angka saat melakoni laga tandang di kandang Sriwijaya FC. Meski adanya rasa penasaran dikarenakan kemenangan itu dirusak oleh keputusan wasit, akan tetapi dengan membawa pulang satu poin di Stadion Jakabaring, Palembang, sudah pasti merupakan hasil yang sangat baik.

Meskipun bermain tanpa diperkuatoleh sang kapten, Gustavo Lopez, namun Persela dapat membuktikan bahwa mereka dapat bermain dengan kompetitif ketimbang tur di Kalimantan beberapa pekan yang lalu. Didik Ludiyanto selaku pelatih Caretaker Persela tak mau memikirkan permasalahan dua penalti yang menggagalkan kemenangan timnya, akan tetapi dirinya lebih menghargai perjuangan para pemain saat turun lapangan.

“Anak-anak sudah bermain dan melakukan tugasnya dengan cukup baik. Bisa mendapatkan gol sebanyak dua kali ke jala gawang Sriwijaya FC bukanlah suatu pekerjaan yang gampang. Dengan mendapatkan satu poin sudah cukup disyukuri, mengingat banyak tim yang sangat sulit untuk mendapatkan poin di Palembang. Ini sangat penting untuk pertandingan berikutnya,” ucap Didik Ludiyanto kepada media Agen Liga Indonesia.

Dengan perubahan statistik yang dilakukan oleh Didik, termasuk suatu yang patut diacungi jempol. Ini dikarenakan dengan merasa hilangnya Gustavo sebagai senjata utama mereka, Didik mengubah formasi yang mantap dari 4-4-2 menjadi 4-5-1 yang menempatkan Mario Costas sebagai penyerang tunggal di skuad.

Barisan tengah lapangan ditempati oleh lima pemain seperti Jimmy Suparno, Fandi Eko Utomo, Fajar Handika, Catur Pamungkas dan juga Zaenal Arifin. Alhasil tim yang berjuluk Laskar Joko Tingkir itu suskses menghadang gerakan lawan sekaligus dapat membuat kacaunya beberapa pemain gelandang Sriwijaya FC.

“Saya tau bahwa Sriwijaya kuat di lini tengah. Maka dari itu kami mengakali hal itu agar tak memberi sedikitpun kesempatan kepada mereka. Saya melihat pemain mereka sulit untuk melewati lini pertahanan kami, ini dikarenakan kami memiliki lima pemain tengah yang berani untuk sesekali melakukan tekanan fisik,” ucap Didik Ludiyanto. Justru Persela dapat memberikan penampilan yang mencengangkan di mana mampu membalikkan skor menjadi 1-2 sebelum pada akhirnya menjadi imbang oleh penalti Ponaryo Astaman.

Formasi yang dilakukan oleh Didik Ludiyanto termasuk cukup jarang sekali diterapkan oleh tim. Ini dikarenakan Persela selama ini cukup baik dengan menggunakan formasi 4-4-2. Mungkinkah strategi ini nantinya akan diterapkannya kontra tim Papua? Didik Ludiyanto tak bisa memastikan hal itu sementara waktu. Menurut pendapatnya, untuk menerapkan strategi perlu menyesuaikan dengan kondisi dan juga tingkat kekuatan calon lawan yang akan dihadapi.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 10.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: +1 (from 1 vote)
Agen Taruhan Indonesia | Formasi Apik Bagi Persela, 10.0 out of 10 based on 1 rating
Social tagging: > > >

Comments are closed.