Archives for


Prediksi Pertandingan Kualifikasi EURO 16 November: Bosnia Herzegovina vs Italia

Italia akan melakoni laga di matchday ke 9 Grup J di Kualifikasi EURO 2020 bertandang ke markas Bosnia Herzegovina. Dalam laga yang akan digelar di Bilino Polje Stadium, pada hari Sabtu (16/11) dini hari nanti. Ini merupakan partai hidup mati bagi tuan rumah.

Seperti diketahui, Italia sudah dipastikan lolos ke putaran final Kualifikasi EURO 2020 sebagai juara di grup J. Sementara itu, meski peluang sangat kecil, Bosnia-Herzegovina masih berpeluang untuk menyusul Italia atau peluang ke babak play off masih tetap terbuka dengan menempati posisi ketiga. Sangat kecil harapan mereka untuk finis di dua besar dan lolos otomatis mendampingi Italia.

Ditempat kedua ada Finlandia dengan 15 poin, sementara satu jatah ke babak play off ditempat ketiga masih memungkinkan diperebutkan Armenia dan Bosnia yang menempati posisi ketiga dan keempat dengan poin yang sama yakni 10. Andai gagal lolos dari grup ini, Bosnia masih memiliki garansi satu tempat di babak play-off dengan status sebagai juara UEFA Nations League Grup B3 jika menempati posisi ketiga nanti.

Untuk itu, dengan tampil sebagai tuan rumah nanti. Bosnia harus bisa memenangkan laga kontra Italia nanti, dengan kata lain mereka tidak boleh kalah lagi di dua laga sisa. Pasalya, jika sampai kalah atas Italia dilaga ini. Bosnia dipastikan takkan lolos dari Grup J. Kali ini, Bosnia yang kembali bisa diperkuat Miralem Pijanic dan Edin Dzeko diharapkan bisa menjadi motor permainan melawan tim Azzuri nanti.

Italia masih tampil sempurna di Grup J dengan memenangi delapan laga yang telah mereka mainkan. Dengan dua matchday tersisa, pasukan Roberto Mancini sudah tak terkejar oleh para pesaingnya. Kedua tim ini sudah bertemu pada matchday ke 4 di Turin bulan Juni lalu. Kala itu, Italia mengalahkan Bosnia dengan skor 2-1. Bosnia sempat unggul lewat gol Edin Dzeko, Azzurri mampu comeback melalui gol-gol dari Lorenzo Insigne dan Marco Verratti.

Kali ini, skuat asuhan Roberto Mancini ini tidak bisa diperkuat oleh Verrati, Giorgio Chiellini, Leonardo Spinazzola, Stefani Sensi dan Matteo Politano. Namun Azurri memiliki banyak pilihan untuk dimainkan dilaga nanti. Bosnia harus berjuang keras jika ingin menghentikannya.

Dua pertemuan terakhir kedua timnas:

06/11/06 Bosnia 2-1 Italia (Persahabatan)

12/06/19 Italia 2-1 Bosnia (Kualifikasi EURO).

Lima pertandingan terakhir Bosnia:

12/06/19 Italia 2-1 Bosnia (Kualifikasi EURO)

06/09/19 Bosnia 5-0 Liechtenstein (Kualifikasi EURO)

08/09/19 Armenia 4-2 Bosnia (Kualifikasi EURO)

12/10/19 Bosnia 4-1 Finlandia (Kualifikasi EURO)

16/10/19 Yunani 2-1 Bosnia (Kualifikasi EURO).

Lima pertandingan terakhir Italia:

12/06/19 Italia 2-1 Bosnia (Kualifikasi EURO)

05/09/19 Armenia 1-3 Italia (Kualifikasi EURO)

09/09/19 Finlandia 1-2 Italia (Kualifikasi EURO)

13/10/19 Italia 2-0 Yunani (Kualifikasi EURO)

16/10/19 Liechtenstein 0-5 Italia (Kualifikasi EURO).

Bosnia hanya mampu menang 2 kali dalam 7 laga terakhirnya, namun sebagai tuan rumah. Bosnia masih tak tekalahkan dalam 7 laga kandang terakhirnya di semua kompetisi dan selalu bisa mencetak gol dalam 5 laga terakhirnya. Sementara Italia selalu menang dalam 9 laga terakhirnya dan selalu mencetak minimal 2 gol dalam 8 laga terakhirnya serta selalu menang dalam 5 laga tandang terakhirnya.

Prediksi skor imbang 1-1 kemungkinan akan menjadi hasil akhir di laga nanti.

Perkiraan susunan pemain:

Bosnia (4-3-3): Ibrahim Sehic, Sead Kolasinac, Adnan Kovacevic, Ermin Bicakcic, Zoran Kvrzic, Gojko Cimirot, Elvis Saric, Miralem Pjanic, Amer Gojak, Edin Dzeko, Edin Visca

Pelatih: Robert Prosinecki.

Italia (4-3-3): Gianluigi Donnarumma, Emerson, Alessio Romagnoli, Leonardo Bonucci, Giovanni Di Lorenzo, Nicolo Barella, Jorginho, Nicolo Zaniolo, Lorenzo Insigne, Ciro Immobile, Federico Chiesa

Pelatih: Roberto Mancini.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Prediksi Pertandingan Kualifikasi EURO 15 November: Portugal vs Lithuania

Seleccao akan menjalani laga krusial di matchday ke 7 pada lanjutan Kualifikasi EURO 2020 Grup B. Dalam laga yang akan digelar di Estadio Algarve, Faro-Loule, pada hari Jumat (15/11) dini hari nanti. Laga ini menjadikan laga laga penentuan bagi Portugal meski masih menyisakan dua sisa pertandingan.

Menghadapi tim juru kunci, Portugal masih memiliki peluang untuk bisa meraih kemenangan di laga ini. Begitu juga di dua hari mendatang saat bertandang ke markas Luxembourg. Untuk itu, didua laga nanti, Seleccao tidak boleh lengah meski tim yang dihadapi masih tergolong lemah jika dilihat dari statistik dan performa tim.

Saat ini, Portugal menempati posisi kedua klasemen dengan 11 poin dan hanya unggul satu poin atas Serbia yang masih memiliki peluang meenggusur mereka di sebagai runner up meski akan menjalani dua laga yang cukup berat. Sementara diposisi puncak, Ukraina telah mengumpulkan 19 poin dari tujuh pertandingan dan sudah lolos dengan satu laga tersisa. Satu hak lolos otomatis lainnya akan diperebutkan oleh Portugal dan Serbia.

Kemungkinan hasil nanti baru bisa dilihat di partai pamungkas pada 17 November mendatang. Pasalnya, Portugal sendiri memiliki peluang yang lebih baik dibandingkan Serbia. Mereka hanya akan bertemu dua tim papan bawah yakni Lithuania dan Luksemburg. Sementara Serbia akan melakoni laga melawan Luksemburg yang sangat diunggulkan untuk meraih kemenangan.

Maka laga pamungkas nanti akan menjadi laga penentu saat Serbia akan menghadapi Ukraina di pekan terakhir. Jika Serbia menang pun, mereka tetap tidak bisa lolos otomatis jika Portugal dan Serbia menyapu bersih kemenagan di dua laga terakhir. Untuk itu, butuh peran dua tim papan bawah dalam menjegal Portugal agar bisa meloloskan Serbia nantinya.

Skuad Portugal saat ini memiliki banyak pilarnya yang mengalami cidera. Pelatih Fernando Santos dipastikan tidak akan diperkuat William Carvalho, Nelson Semedo, Andre Gomes, Joao Felix dan Goncalo Guedes yang mengalami cedera. Sementara kondisi Cristiano Ronaldo yang masih diragukan untuk tampil kemungkinan besar masih akan kembali dimainkan. Pertemuan pertama kedua tim ini pada September lalu, dimenangkan oleh Portugal di kandang Lithuania dengan skor 5-1. Sang kapten Ronaldo sendiri menyumbang empat gol pada laga tersebut.

Tiga pertemuan terakhir kedua timnas:

17/08/00 Portugal 5-1 Lithuania (Uji Coba)

06/06/04 Portugal 4-1 Lithuania (Uji Coba)

11/09/19 Lithuania 1-5 Portugal (Kualifikasi EURO).

Lima pertandingan terakhir Portugal:

10/06/19 Portugal 1-0 Belanda (Liga Eropa)

08/09/19 Serbia 2-4 Portugal (Kualifikasi EURO)

11/09/19 Lithuania 1-5 Portugal (Kualifikasi EURO)

12/10/19 Portugal 3-0 Luksemburg (Kualifikasi EURO)

15/10/19 Ukraina 2-1 Portugal (Kualifikasi EURO).

Lima pertandingan terakhir Lithuania:

11/06/19 Serbia 5-1 Lithuania (Kualifikasi EURO)

07/09/19 Lithuania 0-3 Ukraina (Kualifikasi EURO)

11/09/19 Lithuania 1-5 Portugal (Kualifikasi EURO)

12/10/19 Ukraina 2-0 Lithuania (Kualifikasi EURO)

15/10/19 Lithuania 1-2 Serbia (Kualifikasi EURO).

Portugal dan Lithunia baru bertemu tiga kali, dimana semua laga tersebut dimenangkan oleh Seleccao. Portugal selalu mencetak minimal 4 gol dalam 3 laga sebelumnya melawan Lithuania. Sementara itu, Lithuania sendiri masih tanpa kemenangan dalam 18 laga terakhirnya di semua kompetisi. Mereka juga selalu kalah dalam 5 laga terakhirnya di Kualifikasi EURO.

Prediksi skor untuk kemenangan Portugal 3-0 kemungkinan akan menjadi hasil akhir di laga ini.

Perkiraan susunan pemain:

Portugal (4-3-3): Rui Patricio, Ricardo Pereira, Ruben Dias, Jose Fonte, Guerreiro, Ruben Neves, Joao Moutinho, Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Andre Silva, Cristiano Ronaldo

Pelatih: Fernando Santos.

Lithuania (4-2-3-1): Vytautas Cerniauskas, Saulius Mikoliunas, Edvinas Girdvainis, Linas Klimavicius, Rolandas Baravykas, Paulius Golubickas, Justas Lasickas, Domantas Simkus, Julius Kasparavicius, Modestas Vorobjovas

Pelatih: Valdas Urbonas.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Pihak Juventus berharap Ronaldo bisa selesaikan masalahnya

Kini klub dari Juventus akan sudah di pastikan bahwa dengan Cristiano Ronaldo selamat dari hukuman usai sang dengan sang pemain klub dari ajang Liga Italia telah merajuk dan kabur dari stadion sebelum di akhir laga.

Cristiano Ronaldo telah di laporkan Goal dan India Today selamat dari hukuman larangan bermain atas reaksi marahnya ketika di gantikan oleh pelatih Maurizio Sarri. Insiden itu terjadi selama laga kemenangan Juventus skor 1-0 lawan AC Milan.

Dan sehingga membuat Sarri yang menarik keluar CR7 setelah ia hanya bermain 55 menit dari pertarungan Serei A di Allianz Arena. Dan sehingga ia yang di gantikan oleh kepada Paulo Dybala yang sudah berhasil membuat mencetak gol di menit ke 77.

Rival Lionel Messi itu manyun dan langsung masuk terowongan. Masih tidak puas, ia bahkan nekat untuk cabut meninggalkan di Stadion tiga menit sebelum pertandingan Serie A tersebut selesai. Karena karuan yang sudah banyak pihak memberikan sebuah mengkritik hal tersebut dan meminta sang pemain untuk di hukum.

Juve telah mengkonfirmasi bahwa dengan mereka yang tidak akan menghukum kepada sang superstar. “Dia seharusnya berterima kasih karena dia telah membuat dirinya yang sudah siap untuk bertanding meskipun lagi tidak berada di dalam kondisi terbaiknya.” Ujar sang manajer usai pertandingan.

Karena pada sebelumnya di bulan lalu dia sudah mengalami ketidaknyamanan pada lutut dan ini yang menjadi sedikit masalah baginya untuk mengganggu saat melakukan pertandingan.

Maka CR7 sudah melakukan sebuah komentar melalui media sosial dengan gambar yang cukup sederhana di Instagramnya menuliskan bahwa dengan pertandingan yang sangat cukup sulit, sehingga kemenangan yang sangat cukup penting.

Sang superstar yang telah mencetak 6 gol dalam 13 penampilan untuk Juve musim ini telah digantikan dalam dua pertandingan terakhir skuad Maurizio Sarri. Dia juga telah bereaksi berlebihan setelah digantikan dalam laga kemenangan skor 2-1 saat melawan Lokomotiv Moskow pekan lalu.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Bayern Kalahkan Dortmund Dengan Skor 4-0

Bayern Munich betul-betul menguasai permainan musuh Borussia Dortmund. Demikian pertandingan selesai, Die Roten menang 4-0. Pada pertandingan Der Klassiker yang digelar di Allianz Ajang, Minggu (10/11/2019) pagi hari WIB, Bayern melepas 17 attempts dengan lima on goal serta kuasai 60 % ball possesion. Dortmund hanya diberi peluang melepas dua attempts!

Akhirnya, Bayern dengan gampang cetak gol untuk gol ke gawang Dortmund, Unggul 1-0 di set pertama melalui Robert Lewandowski, Bayern meningkatkan tiga gol di set ke-2 melalui Serge Gnabry, Lewandowski, serta bunuh diri Mats Hummels.

Bayern yang masih tanpa ada pelatih kepala naik ke tempat ke-3 klassemen dengan 21 point, beda satu point dari Borussia Moenchengladbach di pucuk klassemen Liga Jerman. Dortmund turun ke tempat ke lima dengan 19 point.

Baru masuk menit pertama, gawang Dortmund hampir jebol andaikata Roman Buerki tidak menangkis tendangan Lewandowski dari jarak dekat, melanjutkan crossing Thomas Mueller.

Bayern yang bermain agresif pada akhirnya buka keunggulan pada menit ke-17. Benjamin Pavard lakukan overlap dari bagian kanan serta melepas operan silang yang disundul Lewandowski ke gawang Buerki. Dortmund pimpin 1-0.

Bayern lalu bertambah nyaman kuasai laga sesudah unggul lebih dulu. Satu kesempatan didapatkan oleh Kingsley Coman pada menit ke-25 tetapi tembakannya masih membumbung di atas mistar.

Bayern terus meneror Dortmund serta tidak memberi rivalnya peluang meningkatkan permainan. Buerki sempat menangkis kesempatan emas Coman pada menit ke-27 yang tembak dari jarak dekat.

Tuan-rumah sempat cetak gol ke-2 melalui Serge Gnabry pada menit ke-38 tetapi dibatalkan sebab telah terjerat offside. Kesempatan Dortmund berada di akhir set pertama melalui Axel Witsel, tetapi tendangannya tidak menjumpai target.

Set ke-2 baru saja berjalan dua menit, Bayern telah cetak gol sekaligus juga mengubah score jadi 2-0. Bola lambung ke bagian kiri dikejar Thomas Mueller langsung mengirim umpan tarik ke depan gawang.

Bola tidak berhasil dijangkau Lewandowski tetapi di tiang jauh telah berdiri Gnabry yang gampang saja menjiplak bola ke gawang. Wasit sempat lihat VAR sebelum mensahkan gol itu.

Bayern semakin menggila saat kesempatan untuk kesempatan mereka catatkan. Bila bukan lantaran penyelesaian akhir yang jelek dari Gnabry serta Lewandowski, mereka telah mendapatkan penambahan gol. Lewandowski pada akhirnya dapat cetak gol keduanya pada menit ke-76 sekaligus juga mengubah score jadi 3-0. Dari bagian kanan, Mueller mengumpan yang diterima Lewandowski. Mengatur sesaat, Lewandowski melepas tendangan yang tidak dapat ditepis Buerki.

Gol bunuh diri Hummels pada menit ke-80 membuat derita Dortmund makin bertambah. Ivan Perisic dari bagian kiri menyerang serta melepas umpan tarik, yang coba ditepis Hummels tetapi justru masuk ke gawang sendiri.

Bayern pada akhirnya tutup laga dengan kemenangan empat gol tanpa ada balas.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Ian Wright: “masih belum ada perubahan!” – Arsenal perlu memecat Unai Emery

Mantan Gunner-berubah-cendekiawan berpikir waktu untuk pelatih Spanyol di Emirates setelah hasil yang buruk. Arsenal perlu membuat ‘keputusan sulit’ untuk berpisah dengan pelatih Unai Emery menyusul kekalahan dari Leicester City, menurut legenda klub Ian Wright.

The Gunners jatuh terbalik 2-0 di King Power pada hari Sabtu, dengan gol pada babak kedua dari Jamie Vardy dan James Maddison mengirim The Fox ke posisi kedua di klasemen Liga Premier, setidaknya dalam semalam – unggul sembilan poin dari lawan mereka di London.

Dengan sisi Emery yang gagal memenangkan salah satu dari lima pertandingan terakhir mereka, dan hanya dua dari 10 pertandingan liga, Wright menggunakan media sosial untuk memanggil manajer Spanyol untuk dipecat dan menyarankan striker bintang Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette bisa meninggalkan klub jika situasinya tidak berubah.

“Satu tembakan tepat sasaran malam ini!” Kata Wright di akun Twitter-nya. “Dua kemenangan dalam 10 di liga. Tidak ada gaya atau rencana yang pasti. Selisih gol negatif. Tidak ada peningkatan di lini pertahanan. Tidak menciptakan apa pun.

“Mengapa [Lacazette] atau [Aubameyang] memperbaharui [kontrak mereka?] Tidak dapat menyalahkan mereka!

“Kami harus membuat keputusan sulit Arsenal! Ini tidak menjadi lebih baik!”

Berbicara pasca-pertandingan, Emery mengambil tanggung jawab atas kekalahan itu tetapi bersikeras timnya membaik di belakang, meskipun skor 2-0.

“Saya tahu kami menerima kritik tetapi saya sudah melakukannya sebelumnya dan saya sudah pulih,” katanya.

“Aku menerima semua kritik. Itu normal. Hari ini kita selangkah lebih maju untuk menjadi lebih defensif.”

Arsenal memiliki peluang terbaik untuk membuka skor di babak pertama sebagai Lacazette berhasil kehilangan target dari enam meter setelah mengambil bola dari Aubameyang.

Meskipun Leicester jelas memiliki pengaruh, Aubameyang memasukkan bola ke dalam gawang dari umpan silang Sead Kolasinac di babak kedua, tetapi hal itu dikesampingkan karena offside.

The Foxes mendapat hadiah karena tekanan mereka di menit ke-68 ketika sontekan Harvey Barnes membuat Youri Tielemans melepaskan bola ke Vardy yang tidak ditandai, yang selesai seperti yang diharapkan.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Leicester Tundukkan Arsenal 2-0

 

Leicester City berhasil menundukkan Arsenal dengan skor 2-0 pada matchday 12 Premier League. Kemenangan ini membawa Leicester menempati peringkat 2 klasemen sementara.

Bermain di King Power Stadium pada hari Minggu (10/11/2019) dinihari WIB, pertandingan berjalan dengan ketat sejak awal. Namun tidak ada satu pun kesebelasan yang bisa menciptakan gol di sepanjang paruh pertama.

Tim tuan rumah menggebrak pada babak kedua. Sesudah kans Wilfred Ndidi mengenai mistar gawang pada awal babak kedua, Jamie Vardy membawa Leicester memimpin di menit ke-68. Leicester menggandakan keunggulannya pada menit ke-75 via James Maddison.

Kemenangan ini membawa The Foxes naik ke urutan 2 klasemen sementara dengan nilai 26 poin. Leicester unggul selisih gol atas Arsenal dan memimpin satu angka atas Manchester City. Sementara itu The Gunners berada di posisi 6 dengan nilai 17 poin.

Jalannya Laga

Leicester mengawali pertandingan dengan intensitas tinggi, menekan dengan agresif lini pertahanan Arsenal. Namun tim tamu yang terlebih dulu memberikan ancaman lewat tusukan Pierre-Emerick Aubameyang yang dilanjutkan dengan umpan kepada Alexandre Lacazette. Peluang terbuang usai sepakan Lacazette melenceng.

Leicester mendapatkan tendangan bebas di sebelah kiri di menit ke-9. Ben Chilwell melepaskan umpan lambung ke arah tiang jauh, akan tetapi tidak ada yang menyambut. Caglar Soyuncu mengklaim penalti karena merasa ditarik Matteo Guendouzi, namun wasit dan VAR (Video Assistant Referee) bergeming.

Kans bagus buat Arsenal pada menit ke-14. Bola liar hasil sepakan Aubameyang yang diblok disambar Lacazette di dalam kotak penalti. Tapi tendangan Lacazette masih melenceng tipis di sebelah kanan gawang Kasper Schmeichel.

Tusukan Ayoze Perez 4 menit kemudian hampir berbuah fatal buat Arsenal. Perez yang tidak terkawal mendapatkan umpan dari lemparan ke dalam, kemudian melepaskan umpan mendatar. Bola gagal mengarah kepada rekan setimnya dan dibuang oleh lini belakang Arsenal.

Arsenal mempunyai peluang lain pada menit ke-20 saat umpan Aubameyang diterima oleh Lacazette di dalam kotak penalti. Usai tembakan pertamanya mengenai pemain, Lacazette kembali melepaskan sepakan yang masih terlalu pelan dan belum bisa menaklukkan Schmeichel.

Kesalahan umpan dari Hector Bellerin nyaris membuat Arsenal kebobolan. Bola direbut Perez dan coba dituntaskan dari muka kotak penalti. Namun tendangan Perez masih melayang tipis di atas gawang Bernd Leno.

Leicester melancarkan serangan bagus pada menit ke-33. Perez melepaskan crossing yang mengarah kepada Vardy, namun Calum Chambers membaca situasi tersebut dan memotong bola.

Leicester mendapatkan kans dari sepakan bebas di muka kotak penalti Arsenal di menit ke-41. Maddison mencoba mengarahkan tembakan langsung ke gawang, akan tetapi masih melebar di sebelah kiri gawang Leno.

Harvey Barnes membuang kans pada menit ke-45 saat dalam posisi bagus di muka gawang menyambut umpan silang. Barnes menyundul bola dan melenceng di sebelah kiri gawang Arsenal. Paruh pertama pun berakhir tanpa gol.

Leicester hampir meraih keunggulan pada menit ke-49. Ricardo Pereira menusuk dari sebelah kanan dan melepaskan umpan mendatar yang disambut Ndidi. Sepakan Ndidi hanya mengenai mistar gawang Arsenal dan kembali ke area permainan.

Arsenal mencoba merespons melalui tendangan jarak jauh David Luiz di menit ke-51. Bola masih melenceng. Upaya lain dari Bellerin tidak lama berselang juga melebar dari sasaran.

Arsenal menciptakan gol pada menit ke-56 sesudah crossing Sead Kolasinac disambar Aubameyang. Namun wasit Christopher Kavanagh menganulirnya usai hakim garis mengangkat bendera tanda terjadinya offside.

Tembakan Demarai Gray pada menit ke-66 masih mengarah tepat ke Leno. Tapi 2 menit kemudian, Leicester berhasil memimpin 1-0. Leicester melancarkan serangan bagus di sebelah kanan dengan umpan-umpan pendek. Pereira mengoper kepada Barnes, diteruskan ke Youri Tielemans yang lantas memberikan bola kepada Vardy di sebelah kiri. Dengan tenang, Vardy melepaskan sepakan mendatar yang bersarang di sudut kiri bawah gawang Arsenal.

Kans lainnya dari Leicester pada menit ke-72. Kali ini tembakan Vardy masih bisa diantisipasi Leno.

Leicester menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 tiga menit berselang. Umpan Tielemans diteruskan Vardy kepada Maddison di muka kotak penalti. Pada kesempatan pertama, Maddison menyambar bola dan berhasil menaklukkan Leno.

Arsenal meningkatkan daya serangnya dan menguasai pertandingan pada sisa waktu. Namun Arsenal bahkan tidak bisa menebar ancaman serius ke gawang Leicester.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

FIFA menunjuk Indonesia jadi tuan-rumah Piala Dunia U-20

FIFA menunjuk Indonesia jadi tuan-rumah Piala Dunia U-20 pada tahun 2021. Masihlah ada kesempatan dua tahun untuk menyiapkan Tim nasional Indonesia supaya bisa tampil optimal nanti di dalam rumah sendiri.

Karena itu, team Garuda Muda butuh melihat-lihat musuh yang nanti berlaga di arena berprestise sepakbola muda dunia dua tahunan ini.

Sebetulnya beberapa negara yang tampil di Piala Dunia U-20 2021 kelak dapat diperkirakan dari dua arena yang sekarang sedang berjalan, yakni Piala Asia U-19 serta Piala Dunia U-17 yang dapat dilihat melalui Mola TV.

Karena 4 ticket Piala Dunia U-20 didapatkan dari 4 negara yang masuk di semi-final Piala Asia U-19. Indonesia sekarang sedang berlaga di Group K Kwalifikasi Piala Asia U-19 menantang Timor Leste, Korea Utara, serta Hong Kong.

Walau telah mendapatkan ticket automatis Piala Dunia U-20, team garapan Fakhri Husaini tidak ingin memperolehnya dengan gratis. Hingga arena Piala Asia U-19 bisa saja ‘ajang pemanasan’ Garuda Muda sebelum Piala Dunia.

Selain itu, dari arena Piala Dunia U-17 yang diadakan di Brazil sekarang telah masuk set perempat final. Ada delapan negara yang sudah selamat, yakni Korea Selatan, Meksiko, Belanda, Spanyol, Prancis, Brazil, Paraguay, serta Italia.

Jadi info, Piala Dunia U-17 serta U-20 adalah ajang awal bintang sepakbola yang pernah cemerlang di dunia. Sebutlah saja Paul Pogba, Kaka, Lionel Messi, Ronaldinho, Arturo Vidal, Thierry Henry, dan lain-lain.

Beberapa nama besar sepakbola negara ini bukanlah tidak mungkin akan tampil kembali nanti di Piala Dunia U-20 yang diadakan di Indonesia. Begitu halnya formasi serta team skuadnya. Begitupun formasi team Garuda Muda yang sekarang berlaga di Piala Asia U-19.

Beberapa nama seperti ganda kembar Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi serta Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri, Sutan Zico, serta Beckham Putra akan jadi keinginan masyarakat Indonesia. Baik dalam Kwalifikasi Piala Asia U-19 yang sedang berjalan sekarang, atau kelak di Piala Dunia U-20.

Karena merekalah deskripsi dari sepakbola Indonesia yang wajar dicermati oleh beberapa lawannya. Tetapi, apa Indonesia bisa jadi lawan gelar yang serius atau menumpang melalui di gelaran kesempatan ini.

Diluar itu, pembinaan generasi muda melalui Garuda Select yang sekarang nama-namanya isi tim tim nasional pantas diperhitungkan. Program ini adalah jadwal periode panjang PSSI serta Mola TV untuk tekad maju ke Olimpiade 2024.

Semua laga Kwalifikasi Piala Asia U-19, Piala Dunia U-17, serta Piala Dunia U-20 yang nanti diadakan di Indonesia, atau program Garuda Select, bisa dilihat lewat Mola TV.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Real Madrid dinyatakan tampil cukup buruk saat bertanding dengan Galatasaray

Kini klub dari Real Madrid yang akan menjamu dengan Galatasaray di pertandingan ke empat fase Grup A ajang Liga Champions, pada tanggal (7/11). Dan sehingga dengan sang ketiga pemain El Real yang bernama Vinicius Junior, Gareth Bale dan James Rodriguez. Ketiganya yang bakal absen saat Los Blancos wajib menang di ajang laga kontra klub yang berasal dari Turki tersebut dinihari nanti.

Gareth Bale yang masih absen akibat alami cedera betis saat jeda internasional dengan Timnas Wales bulan lalu. Anehnya, walau tak juga di mainkan Zidane dengan alasan cedera, namun Bale tetap di panggil Ryan Giggs agar untuk bisa membela Timnas Wales di laga melawan Azerbaijan dan Hongaria pada bulan ini.

Begitu juga dengan James Rodriguez, yang tidak masuk dalam daftar 19 pemain yang di siapkan Zidane untuk laga ini, setelah dengan sang pemain itu meminta ijin untuk pulang ke Kolombia pekan lalu untuk menunggui kelahiran putranya, Samuel.

Sedangkan Vinicius, pemain Brasil yang masih berusia 19 tahun yang jadi pemain pengganti di laga imbang yang berakhir 0-0 antara Real Madrid melawan Betis di Santiago Bernabeu pada akhir pekan lalu. Namun, Zidane putuskan untuk tidak masukkan pemain itu dalam daftar skuadnya di pertandingan ke empat grup A dinihari nanti.

Namun, Marcelo yang akan sudah kembali berlaga sebagai bek kiri untuk skuad asuhan Zidane setelah Ferland Mendy tampil sebagai starter untuk skuad Los Blancos pada akhir pekan lalu. Begitu juga dengan Federico Valverde yang sempat menghilang di laga melawan Betis dan harus kembali ke lini sayap saat mereka menjamu raksasa Turki ini.

Sayangnya, Marco Asensio juga akan harus tetap melakukan absen karena ia sedang akibat mengalami cedera yang membutuhkan sang pemain itu absen cukup lama, dan sehingga juga begitu dengan Nacho yang juga di pastikan absen dalam laga ini. Demikian diungkapkan Standard Sport.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Tottenham Hotspur Unggul 4-0 Atas tuan rumah FK Crvena Zvezda

Dalam laga match day keempat pada fase grup B Liga Champions yang berlangsung hari Kamis (7/11/2019) dini hari tadi di Stadion Rajko Mitic,tim Tottenham Hotspur yang menjalani laga tandangnya tersebut pun berhasil membawa pulang raihan kemenangan dan tambahan tiga poinnya usai menundukkan tuan rumah FK Crvena Zvezda dengan skor telak 0-4 tanpa balas. Dimana gol-gol kemenangan dari tim Tottenham Hotspur itu pun dipersembahkan oleh Giovani Lo Celso, Christian Eriksen dan Heung-Min Son yang berhasil mengemas dua buah golnya pada dini hari tadi.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada dini hari tadi,tim tuan rumah FK Crvena Zvezda yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang terlihat memberikan perlawanan yang ketat dan sengit saat menjamu serta menghadapi tim The Lilywhites. Dimana hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah FK Crvena Zvezda dengan tim The Lilywhites didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama.

Apalagi seperti yang kita ketahui bahwa tim tuan rumah FK Crvena Zvezda pun harus bisa bermain dengan lebih baik lagi agar nantinya mereka pun tidak lagi mengalami kekalahan telak saat menyambangi markas dari tim Tottenham Hotspur didalam laga match day ketiganya pada 23 Oktober lalu. Akan tetapi tim Tottenham Hotspur pun akhirnya baru bisa membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 0-1 terlebih dahulu dimenit 34 pada babak pertama melalui raihan gol dari Giovani Lo Celso. Sayangnya setelah itu keunggulan 0-1 yang didapatkan oleh tim Tottenham Hotspur tersebut pun tetap bertahan dan bahkan tidak lagi berubah didalam sepanjang sisa waktu yang ada pada babak pertama.

Memasuki laga babak kedua,tim The Lilywhites yang berhasil memimpin dengan 0-1 didalam laga babak pertama itu pun tentunya masih harus bisa tetap bermain dengan baik dan impresif agar nantinya mereka pun bisa menjaga keunggulannya tersebut didalam sepanjang pertandingannya pada babak kedua. Sedangkan dilain sisi,tim tuan rumah FK Crvena Zvezda yang tengah tertinggal itu pun mencoba untuk bisa tampil lebih baik lagi dari awal mulainya laga babak kedua. Tentunya hal itu pun harus dilakukan oleh tim tuan rumah FK Crvena Zvezda agar nantinya mereka pun bisa mengejar ketertinggalannya tersebut didalam sepanjang waktu yang ada pada babak kedua.

Namun sayangnya usaha keras yang dilakukan oleh tim tuan rumah FK Crvena Zvezda itu pun menekan lini pertahanan dari tim Tottenham Hotspur harus pupus begitu saja. Karena tim Tottenham Hotspur pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 0-2 dimenit 57 pada babak kedua melalui raihan gol dari Heung-Min Son. Hanya berselang empat menit kemudian,tim Tottenham Hotspur pun berhasil kembali menggandakan keunggulannya lagi menjadi 0-3 melalui raihan gol kedua dari Heung-Min Son. Setelah itu skor 0-3 tersebut pun bertahan cukup lama didalam sepanjang sisa waktu yang ada pada babak kedua,dan akhirnya lima menit menjelang akhir laga babak kedua tim Tottenham Hotspur pun barulah bisa menambah keunggulannya lagi menjadi 0-4 melalui raihan gol dari Christian Eriksen.

Dengan adanya raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim The Lilywhites pada dini hari tadi itu pun tentunya masih membuat mereka berada diperingkat kedua pada papan klasemen grup B Liga Champions dengan jumlah raihan 7 poin. Sementara itu tim tuan rumah FK Crvena Zvezda yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya tersebut pun membuat mereka tertahan diperingkat ketiga dengan jumlah raihan 3 poin.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

RasenBallsport Leipzig Pimpin Klasemen Grup G Liga Champions

Dalam laga match day keempat pada fase grup G Liga Champions yang berlangsung hari Rabu (6/11/2019) dini hari tadi di Gazprom Arena,tim RasenBallsport Leipzig yang menjalani laga tandangnya tersebut pun berhasil membawa pulang raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya usai menundukkan tuan rumah Zenit St. Petersburg dengan skor 0-2 tanpa balas. Dimana gol-gol kemenangan dari tim RasenBallsport Leipzig itu pun dipersembahkan oleh Diego Demme dan Marcel Sabitzer.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada dini hari tadi,tim tuan rumah Zenit St. Petersburg yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang terlihat memberikan perlawanan yang ketat dan sengit saat menjamu serta menghadapi lawannya RasenBallsport Leipzig. Dimana hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah Zenit St. Petersburg dengan tim RasenBallsport Leipzig didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Dimenit 14 pada babak pertama,tim RasenBallsport Leipzig yang mendapatkan hadiah tendangan pinalti itu pun gagal dimanfaatkan oleh Marcel Halstenberg yang ditunjuk sebegai eksekutor tendangan pinalti dan tentunya hal itu pun gagal membuat tim RasenBallsport Leipzig bisa memimpin terlebih dahulu didalam laga babak pertama. Akan tetapi dimenit-menit akhir laga babak pertama,tim RasenBallsport Leipzig pun akhirnya bisa memimpin dengan skor 0-1 terlebih dahulu melalui raihan gol dari Diego Demme.

Memasuki laga babak kedua,tim RasenBallsport Leipzig yang akhirnya bisa memimpin dengan skor 0-1 dimenit-menit akhir laga babak pertama itu pun masih tetap terlihat bermain dengan impresif dan konsisten dari awal mulainya laga babak kedua. Tentunya hal itu dilakukan oleh RasenBallsport Leipzig agar nantinya mereka pun bisa tetap mempertahankan keunggulannya tersebut didalam sepanjang sisa waktu yang ada pada babak kedua. Dimenit 63 pada babak kedua,tim RasenBallsport Leipzig pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 0-2 melalui raihan gol dari Marcel Sabitzer. Sayangnya setelah itu skor 0-2 tersebut pun tetap bertahan dan bahkan tidak lagi berubah hingga akhir pertandingan babak kedua.

Dengan adanya raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim RasenBallsport Leipzig pada dini hari tadi itu pun tentunya membuat mereka kini berada dipuncak klasemen grup G Liga Champions dengan jumlah raihan 9 poin. Sementara itu tim tuan rumah Zenit St. Petersburg yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya tersebut pun membuat mereka tertahan diperingkat ketiga dengan jumlah raihan 4 poin.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)