Archives for


Seri Melawan Jerman, Belanda Melaju ke Semifinal

Tim nasional Belanda melangkah ke semifinal UEFA Nations League. Sempat ketinggalan 2 gol, Belanda akhirnya menahan seri Jerman dengan skor 2-2.

Di pertandingan keempat Liga 1 Grup A yang dimainkan di VELTINS-Arena pada hari Selasa (20/11/2018) dinihari WIB, Belanda ketinggalan 2 gol terlebih dulu pada babak pertama dalam tempo 20 menit lewat gol-gol Timo Werner dan Leroy Sane.

Dengan posisi tertinggal, Belanda hanya finis kedua grup dan Prancis yang lolos. Tapi pada 5 menit terakhir pertandingan, Belanda comeback. Bermula dari gol Quincy Promes pada menit ke-85, kapten Virgil Van Dijk memastikan kelolosan Belanda pada menit ke-90.

Tambahan satu angka ini sudah cukup untuk memastikan kelolosan De Oranje ke semifinal. Belanda finis sebagai juara grup dengan nilai 7 poin, sama dengan punya Prancis, namun unggul di dalam selisih gol. Sementara itu Die Mannschaft       terdegradasi ke Liga 2 tanpa satu kemenangan pun dari 4 pertandingan dengan nilai 2poin.

Jalannya Laga

Jerman yang tampil nothing to lose di pertandingan ini malah tancap gas sejak awal dan langsung menyerang pertahanan Belanda. Hasilnya gawang Jasper Cillessen kebobolan pada menit ke-9. Toni Kroos menguasai bola dan kemudian memberikannya ke sebelah kiri kepada Serge Gnabry. Lalu Gnabry melepaskan umpan silang ke dalam kotak penalti. Werner menahan bola dengan dada dan menuntaskannya lewat tendangan voli ke sudut kanan gawang Belanda. 1-0 untuk Jerman.

Setelah gol cepat itu, Jerman bisa mengendalikan permainan dan membuat Belanda kesulitan. Lini pertahanan tim tamu yang digalang Van Dijk terlihat kewalahan menghadapi serangan tim tuan rumah.

Jerman menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 pada menit ke-19 dengan membiarkan Sane mengontrol umpan panjang Kroos. Sane yang dijaga 3 pemain lawan di depan kotak penalti langsung melepaskan tembakan kaki kiri dan bola sempat mengenai pemain Belanda sebelum menggetarkan jala gawang Cillessen.

Belanda tidak mampu mengembangkan permainannya pada babak pertama mengingat Jerman sering menekan. Bahkan Jerman hampir mencetak gol pada menit ke-41 andaikan sundulan Gnabry memanfaatkan umpan silang Nico Schulz tidak melenceng.

Skor 2-0 tetap bertahan sampai jeda pertandingan.

Belanda memasukkan Javairo Dilrosun dan menarik keluar Ryan Babel yang tidak efektif selama paruh pertama. Akan tetapi, Jerman masih mendominasi jalannya pertandingan.

Pada menit ke-62, Werner mempunyai kesempatan mencetak gol saat menerima crossing Gnabry. Berhasil kepada dari kawalan Kenny Tete, tendangan Werner justru melebar.

Belanda mendapatkan kesempatan emas saat Memphis Depay berhasil melewati Mats Hummels dan Niklas Suele sebelum sepakannya bisa diamankan Manuel Neuer.

Akhirnya Belanda mampu memperkecil skor menjadi 1-2 pada menit ke-85 usai pertahanan Jerman tidak bisa mengantisipasi umpan silang Daley Blind. Frenkie De Jong mendapatkan bola liar dan memberikannya kepada Marten De Roon yang justru langsung mengumpan ke Promes. Lantas Promes melepaskan tembakan melengkung dari depan kotak penalti untuk menggetarkan jala gawang Neuer.

Pertandingan seperti akan berakhir untuk kemenangan Jerman dan Belanda pun sepertinya akan gagal lolos. Namun keajaiban terjadi ketika pertandingan memasuki menit ke-92 saat bek-bek Jerman lagi-lagi tidak bisa mengantisipasi umpan silang Belanda dan kali ini bola jatuh di jalur tembak Van Dijk yang langsung menendangnya keras-keras untuk membobol gawang Neuer.

Skor 2-2 pun menjadi penutup pertandingan dan Belanda pun ke semifinal.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Lima pemain teratas di Kejuaraan Eropa: £ 9 juta mendominasi Liga Premier

Nama yang memimpin daftar ini dibuat di Premier League dapat membuat banyak orang terkejut.

Bundesliga – Jadon Sancho (Dortmund) , Bakat muda Inggris membuat gelombang dengan lima gelombang hanya dalam 120 menit di babak pertama dari enam Bundesliga pertama. Patut diperhatikan, semua 5 yang dia buat setelah datang dari bangku cadangan. Prestasi itu membantu Sancho memimpin. Sejak itu, seorang pemain kelahiran 2000 telah menambah lima gelar Bundesliga lagi. Hanya ada satu lagi tektonik tetapi Sancho telah mencetak 3 gol. Terutama, ia mempertahankan tempat No. 1 dalam daftar tektonik Bundesliga musim ini.

Ligue 1 – Angel Di Maria (PSG) , Di Maria pada umumnya memiliki musim yang sukses dengan PSG. Dia telah mencetak 7 gol dan memiliki 6 gol sejak awal musim. Khususnya, semua 6 anggota tim dari ‘malaikat’ dibuat di Ligue 1. Trio Neymar, Edinson Cavani, Kylian Mbappe pasti mendapat manfaat dari penampilan baik Di Maria.

Serie A – Suso (AC Milan) , Gelandang Spanyol terus menjadi bintang AC Milan. Dia telah menyumbang lebih dari setengah gol Serie A musim ini ke Milan (4 gol, 8 gol). Dengan delapan kali rekan setim, Suso juga menjadi pemain ‘tektonik’ di Serie A pada khususnya dan lima liga Eropa pada umumnya. Penampilannya yang mengesankan membantu Rossoneri menduduki peringkat kelima di klasemen dan hanya satu poin dari empat besar.

La Liga – Lionel Messi (Barcelona), Jony (Alaves) , Setelah Cristiano Ronaldo putus dengan La Liga, liga adalah surga Lionel Messi. Dia memimpin daftar ‘pencetak gol’ dengan sembilan gol, membantu Barca untuk menduduki puncak klasemen dan mengambil tempat pertama dalam kategori. Berbagi raja dengan Messi sekarang adalah Jony, nama yang aneh dari Alaves. Pemain yang lahir pada tahun 1991 ini membuat kontribusi besar untuk membantu tim mendapatkan tempat ke-4 di meja.

Liga Premier – Ryan Fraser (Bournemouth)

Bournemouth adalah tim yang paling tak terduga setelah 12 putaran Premier League. Mereka saat ini menduduki peringkat ke-6 dalam tabel dengan 6 kemenangan, 2 seri, 4 kekalahan. Fraser saat ini memimpin liga dengan enam compang-camping, di depan duo Kota Raheem Sterling dan Benjamin Mendy. Selain itu, gelandang asal Skotlandia ini menyumbangkan tiga gol ke klub.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Kane Dinilai Adalah Pencetak Gol Terbaik Dunia

Harry Kane tampil sangat bersinar saat membawa Inggris menaklukan Kroasia dengan skor 2-1 didalam laga yang dilangsungkan di Wembley pada saat hari Minggu tanggal 18 November 2018. Gareth Southgate juga tidak ragu untuk melontarkan pujiannya yang tinggi kepada Kane.

Kemenangan tersebut lantas meloloskan The Three Lions kedalam babak semifinal kompetisi UEFA Nations League. Hasil tersebut tidaklah mudah mereka dapatkan.

Inggris harus bekerja dengan sangat keras setelah Andrej Kramaric berhasil membobol gawang Jordan Pickford pada saat menit ke 57. Akan tetapi Harry Kane berhasil memperlihatkan kemampuannya dan membawa Inggris membalikan keadaan tersebut.

Penyerang andalan klub Tottenham Hotspur tersebut menjadi kreator dari gol pertama timnas Inggris yang dicetak oleh Jesse Lingard sebelum akhirnya gantian dirinya yang membobol gawang Kroasia untuk kemenangan timnas Inggris. Itu tidak lain merupakan gol yang ke 20 bagi Kane bersama dengan timnas Inggris dengan cacatan 35 caps yang dibuatnya.

“Dia merupakan pencetak gol terbaik yang ada di dunia,” kata pelatih timnas Inggris itu.

“Dia tidak lain adalah penendang penalti kami, pemimpin serta kemampuannya dalam menahan bola juga sangatlah penting untuk tim. Kami mempunyai keyakinan yang sangat besar terhadap dirinya dan dia juga sangat lapar untuk dapat memimpin tim di kedepannya.”

Southgate berhasil untuk memadukan para pemain baru seperti Joe Gomez dan juga Ben Chilwell. Kedua pemain tersebut menempati posisi yang ditinggalakn oleh Kieran Trippier dan juga Harry Maguire yang mengalami cedera.

“Kami tentunya tahu apa yang harus dilakukan agar menjaga rasa lapar, terlebih lagi Anda membutuhkan persaingan untuk bisa merebut posisi di tempat utama,” lanjut Southgate.

“Kami sudah melihat lebih dekat lagi pada saat musim lalu dna juga berpikir kalau dia sudah siap untuk bermain bersama dengan timnas, namun dia mengawali musim dengan baik bersama dengan Leicester.”

“Para pemain yang muda sudah muncul dengan sangat cepat. Joe Gomez mungkin saja ikut dengan kami disaat musim panas yang lalu (disaat Piala Dunia) andai saja dia saat itu fit. Kami tidak takut untuk memainkan para pemain seperti mereka.”

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Harry Kane telah yakin bisa memecahkan rekor dengan berkat gol yang di lakukan Wayne Rooney

Kini dengan seorang pemain yang bernama Harry Kane, telah di kabarkan bahwa ia untuk bisa memecahkan sebanyak jumlah rekor dengan gol yang sudah di lakukan dengan Wayne Rooney pada saat dia masih berada di dalam timnas Inggris.

Dan sehingga membuat seorang kapten dari Three Lions masih tampak belum bisa mencetakkan gol untuk negaranya di dalam tujuh penampilan terakhirnya. Namun dengan bomber Tottenham masih mampu untuk bisa menyabetkan dengan sepatu emas saat di Inggris telah berhasil untuk bisa mencapai di semi final pada ajang Piala Dunia pada musim panas saat ini.

Karena dengan Wayne Rooney berhasil untuk bisa memainkan di ajang sepak bola Internasional yang ke terakhirnya menerima dengan kemenangan atas mencapai skor 3-0 saat melawan dengan Amerika Serikat. Dan sehingga ia mengakhiri bersama dengan karirnya di Inggris telah berhasil untuk bisa membuat sebanyak lima puluh tiga gol dari seratus dua puluh penampilan.

Maka Harry Kaner telah sudah untuk bisa mendapatkan sebuah dukungan dari Wayne Roonye yang bisa untuk memecahkan sejumlah rekor berkat go dari seorang mantan kapten dari Manchester United. Maka dari bomber Tottenham tampaknya telah mengaku masih mempunyai target untuk bisa memecahkan rekor nya dari berkat gol yang di lakukan Wayne Rooney.

“Itu akan tampaknya sudah menyakinkan, bahwa saya tidak sangat suka untuk menetapkan dengan target yang tampaknya masih jauh di masa depan karena dengan adanya sebuah hal yang bisa akan terjadi.” Ujar Harry Kane.

Harry Kane telah mengakui bahwa dengan optimis mereka tampaknya masih bisa untuk memecahkan sebanyak rekor dari berkat yang sudah di lakukan dengan Wayne Rooney saat masih berada di timnas Inggris. Akan tetapi, dia tidak terlalu dengan terobsesi untuk bisa melakukannya.

Selama bertahun-tahun sudah berapa banyak gol yang di lakukannya. Dan semoga ia akan tetap untuk bisa tetap bugar dan sehat dan juga untuk di pilihkan sebagai salah satu seorang manajer.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Skotlandia Yakin Amankan Posisi Di Liga Bangsa

Skotlandia pantas sangat yakin untuk mengamankan promosi Liga Bangsa setelah kemenangan telak mereka 4-0 atas Albania, menurut manajer Alex McLeish, dua gol James Forrest dan satu gol masing-masing dari Ryan Fraser dan Steven Fletcher memastikan hasil yang meningkatkan moral pada hari Sabtu dimana kartu merah Mergim Mavraj di babak pertama karena headbutting Ryan Christie mengayunkan semua peluang dari Albania dan tim tamu melanjutkan untuk mengamankan marjin kemenangan terbesar dari salah satu dari dua musim McLeish bertanggung jawab, Skotlandia sekarang memiliki kesempatan untuk mencapai promosi dari League C dengan mengatasi Israel dalam status pemenang 2-1 di laga balik di Hampden Park pada hari Selasa.

“Jelas Anda tidak tahu hasilnya sebelum pertandingan dimulai, tetapi saya memiliki perasaan yang baik tentang itu, Saya pikir jika para pemain menerapkan tingkat kinerja ke permainan maka hasilnya akan positif dan begitulah hasilnya, Itu adalah penampilan yang sangat profesional dari para pemain kami, Ada usaha keras dari kami dan Kemenangan memberi kami perangsang fantastis sebab Kami memiliki tugas di tangan kami, tantangan yang besar, tetapi pada kinerja itu para pemain harus sangat percaya diri tapi jangan terlalu percaya diri. ” Pemain sayap Bournemouth Fraser membawa Skotlandia dalam perjalanan kemenangan mereka pada menit ke-14 dengan gol pembuka, gol internasional pertamanya.

Pemain berusia 24 tahun itu telah tampil cemerlang di Liga Premier dan McLeish mencatat bakatnya yang menonjol guna membantu mengangkat seluruh skuad. “Kami selalu mengatakan ketika kami mendapatkan pemain sekaliber itu ke dalam tim, itu akan membuat kami lebih baik, Dia mulai seperti rumah terbakar, sangat berbahaya dan itu adalah akhir yang bagus karena dia bermain dengan sangat bagus sampai akhir tidak ada yang salah dengan semangat mudanya tentu saya mengharapkan hasil yang lebih lagi dari dirinya pada laga yang akan datang karena Skotlandia butuh pemain sekaliber dia untuk melaju lebih jauh lagi di Liga Bangsa.”

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Memimpin 3 Gol, Madura United Akhirnya Seri dari PSMS Medan

Madura United tidak berhasil membawa pulang kemenangan dari lawatan ke Stadion Teladan, markas PSMS Medan, pada pertandingan minggu ke-31 Liga 1 2018, Sabtu (17/11/2018). Laskar Sappe Sering diminta bermain 3-3, sesudah sudah sempat unggul tiga gol.

Penambahan satu point tidak merubah tempat Madura United serta PSMS Medan di klassemen sesaat Liga 1. Madura United masih tetap menempati di peringakat ke-7 dengan perolehan 44 point, sedang PSMS menempati tempat juru kunci dengan 34 angka.

Berstatus menjadi team tamu tidak membuat Madura United gentar. Pasukan Gomez De Oliviera tampil mendesak semenjak semprit set pertama dibunyikan.

Di menit ke-31, Munhar sukses membuat publik tuan-rumah terdiam. Manfaatkan umpan Zah Rahan, pemain 32 tahun itu lalu sundul bola yang tidak berhasil diprediksi penjaga gawang PSMS kawalan Abdul Rohim.

Empat menit berlalu, Madura United melipatgandakan kelebihan lewat Asep Berlian. Pemain 28 tahun itu melepas tembakan kaki kanan selesai manfaatkan umpan Milad Zeneyedpour yang kembali tidak dapat dihadang Abdul Rohim.

Di menit ke-40, Madura United kembali cetak gol lewat tindakan Engelberd Sani. Manfaatkan umpan Zah Rahan, pemain cadangan itu lantas melepas tembakan yang merobek gawang PSMS. Score 3-0 untuk kelebihan Madura United bertahan sampai turun minum.

Masuk paruh ke-2 pertandingan, PSMS langsung tampil menusuk. Frets Butuan sukses mengecilkan ketinggalan sesudah cetak gol di menit ke-47.

Di menit ke-54, publik tuan-rumah kembali bergemuruh menyongsong gol Antoni Putro Nugroho. Tembakannya tidak berhasil diprediksi penjaga gawang Madura United kawalan Satria Tama.

Enam menit berlalu, giliran Felipe Martins yang menuliskan namanya di papan score. Pemain dari Brasil itu melepas sepakan salto yang merobek tengah gawang Madura United.

Sesudah gol itu, PSMS makin agresif memperlancar serangan. Akan tetapi, beberapa kesempatan yang dibuat Ayam Kinantan dapat digagalkan tim Madura United. Score 3-3 bertahan sampai semprit akhir laga.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Belanda 2-0 Prancis: Gol dari Georginio Wijnaldum dan Memphis Depay menurunkan Jerman

Gelandang Liverpool Georginio Wijnaldum membuka skor di menit ke-44 sebelum Memphis Depay membulatkan kinerja Belanda yang mengesankan, mengkonversi dari titik jauh ke dalam injury time setelah Moussa Sissoko menjatuhkan Frenkie de Jong. Kemenangan berarti tim Ronald Koeman harus menghindari kekalahan melawan Jerman pada hari Senin, dalam pertandingan langsung di Sky Sports Football dan Sky Sports Mix, untuk melompati Perancis ke posisi teratas di Grup A1 dan memesan tempat mereka di final Liga Bangsa musim panas mendatang. Meski kalah, tim asuhan Didier Deschamps masih bisa lolos ke babak knockout jika Jerman, yang terdegradasi ke tingkat kedua Liga Bangsa dengan satu pertandingan masih dimainkan, mengalahkan Belanda di Gelsenkirchen. Koeman sisi, yang mengalahkan Jerman 3-0 bulan lalu, membuat awal yang percaya diri dan Hugo Lloris harus datang ke penyelamatan Prancis di menit kedua, menjaga upaya terikat tujuan Wijnaldum setelah gelandang Liverpool telah dipilih hanya di dalam area penalti oleh Depay. Depay, yang telah dalam bentuk luar biasa untuk negaranya dalam beberapa bulan terakhir, sekali lagi di tengahnya 10 menit kemudian, tetapi tendangan volinya secara rutin diselamatkan oleh Lloris.

Prancis duduk kembali, berharap untuk menangkap Belanda pada serangan balik dan mereka akhirnya menciptakan beberapa bukaan, Benjamin Pavard menyerang dari jarak jauh sebelum upaya Blaise Matuidi dibersihkan dari garis oleh Ryan Babel. Namun, tuan rumah yang membuat terobosan tepat di akhir babak pertama sebagai sundulan Steven N’Zonzi yang buruk jatuh ke Babel di daerah bahaya. Mantan pemain depan Liverpool itu berhasil diselamatkan oleh Lloris tetapi rebound jatuh ke Wijnaldum, yang menyapu bola dari jarak dekat. Perancis menghasilkan sedikit sebagai balasan untuk pergi di belakang sebagai sisi Koeman terus mendominasi proses di babak kedua. Bek kanan PSV Eindhoven, Dumfries, kemudian dua kali ditolak oleh Lloris, menyusul umpan silang Daley Blind saat tuan rumah mencari gol kedua. Namun, mereka menemukan kiper Tottenham Lloris dalam bentuk yang terinspirasi. Dia diminta untuk turun rendah untuk menolak tendangan bebas langsung dari Depay sebelum memukul mundur dua upaya lebih lanjut dari Lyon maju beberapa menit kemudian.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

SARRI DI MATA MORATA : GALAK ATAU KOCAK?

Maurizio Sarri dinilai telah membawa perubahan positif di internal Chelsea. Alvaro Morata bilang itu tak lepas dari teladan yang ditunjukkan Sarri di luar dan dalam lapangan.

Sarri, yang datang menggantikan Antonio Conte, membawa Chelsea berlari di barisan depan Premier League bersama Manchester City dan Liverpool. The Blues menempati peringkat ketiga dengan 28 poin.

Manajer asal Italia 59 tahun itu bahkan sudah mengukir rekornya di Premier League. Dia menjadi manajer debutan Liga Inggris dengan rentetan tak terkalahkan terpanjang (12 laga pertama).

Morata, yang cukup produktif dengan membuat enam gol sepanjang musim ini, menyebut kehadiran Sarri berpengaruh besar terhadap laju tim. Dia bilang Sarri piawai mempengaruhi pemain untuk tampil habis-habisan, namun juga bikin pemain rileks.

“Saya tanya ke orang-orang dan mereka bilang kalau pelatih memiliki kemampuan bagus untuk mengolah bola dan piawai dalam taktik,” kata striker Chelsea, Morata, seperti dikutip Daily Stars.

“Sarri tahu bagaimana menempatkan diri. Saat di lapangan, dia menjadi contoh pertama. Tapi, saat dalam suasana bercanda, dia bisa membuat kalian mati tertawa,” ujar Morata.

“Semua tercermin di tim. Kami bekerja sama dengan baik dan bermain dengan sip. Kami memiliki selisih pendek dengan lawan karena hasil seri. Kami bisa ada di peringkat lebih tinggi lagi,” dia menambahkan.

Berita lain,  Alvaro Morata melewati karier yang tak mudah bersama Chelsea. Ia sampai harus datang ke psikolog demi mengembalikan kepercayaan dirinya.

Morata didatangkan Chelsea dari Real Madrid seharga 70 juta pound sterling pada musim panas 2017. Ia tampil oke pada tujuh laga pertama dengan tujuh gol yang dibuat.

Tapi, setelah itu Morata mengalami kesulitan. Striker 26 tahun ini hanya mampu membuat tiga gol dari akhir Desember hingga akhir musim. Hal itu membuat dia gagal dipanggil timnas Spanyol di Piala Dunia 2018.

Namun, Morata sudah mulai kembali mendapat kepercayaan dirinya. Pelan tapi pasti Morata kembali memperlihatkan ketajamannya dan sudah membuat lima gol sejauh musim berlangsung.Saat menjalani periode sulit, Morata mengaku kariernya diselamatkan oleh psikolog.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

5 legenda tidak pernah memenangkan “Golden Ball”: Permintaan maaf, penyesalan yang tak terbatas

Gianluigi Buffon, Buffon dianggap sebagai salah satu kiper terbaik dalam sejarah sepakbola. Mantan tim nasional Italia naik ke puncak dunia dengan mahkota Piala Dunia 2006. Di turnamen di Jerman, pengawas berusia 40 tahun menunjukkan wajah yang sangat baik. Dia hanya kebobolan dua gol setelah tujuh pertandingan. Belum lagi, dalam kaos klub, kinerja Buffon bahkan lebih menakjubkan dan mengesankan. Baik di Parma atau Juventus, bintang No. 1 tetap menjadi landasan tim tuan rumah. Dia juga telah memenangkan sembilan gelar Serie A dan mendapat penghargaan di sejumlah penghargaan individu.

Namun, pemain berusia 40 tahun ini belum pernah tersentuh oleh “bola kuning”. Sebagai kiper, Buffon sulit dibandingkan dengan lawan lainnya. Dalam sejarah desa sepakbola, hanya satu penjaga yang dianugerahi penghargaan ini, Lev Yashin pada tahun 1963.

Claude Makélélé, Mengacu pada Claude Makélélé, penggemar akan menyebutkan “regu kematian nomor 10” yang terkenal di desa sepakbola. Mantan pemain Prancis adalah gelandang bertahan terbesar yang pernah diproduksi sepakbola. Di Real Madrid atau Chelsea, runner-up pada 2006 bersaing dengan baik dan menjadi kunci kesuksesan klub. Dalam Vulture Putih memutuskan untuk menjual Makelele, Zidane sangat tidak puas. Pada saat yang sama, mantan pelatih Real telah membandingkan ini: “Mengapa Anda mencoba emas pada Bentley ketika secara inheren kehilangan mesin penting.” Pemain berusia 45 tahun itu belum mendapatkan penghargaan “Golden Ball”.

Andrés Iniesta, Jika ditanya Andrés Iniesta bernilai “Golden Ball”, jawaban mutlaknya adalah ya. Salah satu pemain bukan hanya berbakat, cerdas, dan brilian di Spanyol, tetapi juga sumber inspirasi yang tak ada habisnya untuk Barça dan La Roja. Pemain berusia 34 tahun itu meninggalkan jejaknya di Euro, Piala Dunia dan La Liga, Liga Champions dengan klub. Namun, Iniesta masih belum bisa memenangkan “Golden Ball” di depan rekan setimnya Lionel Messi. Ini merupakan ketidakadilan dengan apa yang mantan bintang Catalan telah didedikasikan untuk lapangan sepak bola. Pada akhirnya, majalah France Football harus minta maaf karena tidak memberikan kepadanya.

Thierry Henry, Henry bernama British Independent, peringkat kedua di atas 25 pemain di Liga Premier. Orang Prancis telah menghabiskan sebagian besar waktunya bermain untuk Arsenal. Bintang berusia 41 tahun itu bergabung dengan The Gunners dalam pertempuran, dibombardir dan ditingkatkan ke Liga Premier Inggris dengan cara yang meyakinkan. Lobster negara telah memenangkan “Golden Boot” Liga Primer empat kali dan berada di lima besar tujuan liga. Sama seperti tiga nama yang disebutkan, Henry hingga akhir kariernya masih merindukan janji dengan “Golden Ball”.

Raúl González, Raúl González adalah sejarah, legenda klub abad ke-20 terbaik, Real Madrid. Pembalap Spanyol ini masih menempati peringkat ketiga dalam pencetak gol terbanyak Liga Champions. Tidak hanya itu, pemain berusia 41 tahun itu meninggalkan kekayaan 275 gol di La Liga. Dalam warna Vulture Putih, “Lord of the Rings” telah memenangkan 10 gelar domestik dan tiga gelar Liga Champions. Yang penting, Raul telah mencetak dua di final dan berkontribusi pada gelar untuk tim tuan rumah. Namun, di akhir karirnya yang gemilang, legenda Bernabeu belum memenangkan satu pun Golden Ball.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Prediksi PSM Vs Persija: Duel Sengit dan Krusial

PSM bakal terlibat duet sengit dengan Persija pada pekan ke-31 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Makassar, Jumat (16/11/2018).

PSM butuh kemenangan untuk memperlebar jarak poin dari Persija, peringkat kedua klasemen. Sebagai pemegang takhta sementara, PSM mengoleksi poin 53. Unggul empat poin dari Persija. Namun, Macan Kemayoran masih menyimpan satu laga tunda melawan Persela Lamongan.

“Kami kembali menghadapi tim kuat di Makassar. Setelah mengalahkan Persib dua pekan lalu, kami ingin melakukan hal sama saat menjamu Persija,” kata Robert Alberts, pelatih PSM.

Pelatih asal Belanda itu yakin PSM bakal menekuk sang tamu karena pada pertandingan nanti, Robert bisa memainkan seluruh pemain terbaiknya. Termasuk tiga pilar lini tengah, Marc Klok, Rizky Pellu, dan Asnawi Mangkualam yang absen saat dilibas Persebaya 0-3 (10/11/2018).

PSM hanya kehilangan Alessandro ‘Sandro’ Ferreira Leonardo yang memenuhi panggilan Timnas Hong Kong. Tetapi, sejatinya PSM sudah terbiasa bermain tanpa Sandro. Apalagi pada posisi striker utama, Juku Eja masih memiliki Guy Junior dan Ferdinand Sinaga yang diturunkan secara bergantian.

Robert optimistis lini belakang PSM kembali fokus dan solid setelah kebobolan delapan gol pada tiga partai terakhir.

“Mereka sudah banyak belajar dari kesalahan itu. Saya menilai lini belakang punya motivasi lebih untuk mempertahankan gawang PSM agar tidak kebobolan lagi,” kata Robert.

Robert juga sudah menyiapkan strategi untuk mengantisipasi kelebihan Persija dalam memanfaatkan bola mati. “Saya juga tekankan kepada pemain agar tetap fokus dan konsentrasi sepanjang pertandingan,” ucapnya.

Kewaspadaan tinggi harus ditunjukkan PSM. Apalagi Persija dikenal ganas bila bermain di kandang lawan. Berdasarkan data statistik, Persija tercatat mencetak delapan gol pada 15 menit terakhir pertandingan.

“Persija memang tim bagus. Terutama dalam situasi bola mati. Tapi, kami juga tidak kalah dalam hal itu. Banyak gol PSM tercipta lewat tendangan bola mati. PSM pun juga produktif di menit akhir pertandingan,” tutur Robert merujuk data 11 gol yang dicetak PSM pada menit 75-90 saat bermain di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin.

Di sisi lain, pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco, yakin Persija tetap solid meski tidak diperkuat Andritany Ardhiyasa, Rico Simanjuntak (gabung ke Timnas Indonesia di Piala AFF 2018) dan Maman Abdurrahman (akumulasi kartu).

“Kami sudah terbiasa kehilangan beberapa pemain inti. Kami pernah pernah menang di Jayapura dan Madura tanpa tim yang lengkap. Itu biasa dalam kompetisi,” kata Teco.

Sementara itu, Marco Simic, striker Persija, mengibaratkan duel ini sebagai final yang harus mereka menangi.

“Saya akan melakukan apa saja agar Persija menang. Kalau tidak mencetak gol, saya berharap bisa membuat assist,” tegas Simic.

Teco dan Simic pun menegaskan Persija tidak akan terpengaruh atmosfer ciptaan suporter PSM yang sangat berharap PSM juara musim ini.

“Kami sudah terbiasa menghadapi tekanan. Musim ini, Persija lebih banyak bermain di luar Jakarta. Saya berharap, apa pun hasil pertandingan nanti, suporter kedua tim bisa menerimanya. Ini hanya pertandingan sepak bola,” kata Teco.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)