Archives for


Lyon Menang 4-0 Tanpa Balas Atas Caen

Dalam laga match day ke 37 pada ajang kompetisi Ligue 1 Perancis yang berlangsung hari Minggu (19/5/2019) dini hari tadi di Groupama Stadium,tim tuan rumah Lyon yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun akhirnya bisa mendapatkan kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya usai menundukkan tim Caen dengan skor 4-0 tanpa balas. Dimana gol-gol kemenangan dari tim tuan rumah Lyon itu pun dipersembahkan oleh Maxwel Cornet, Moussa Dembele dan Memphis Depay yang berhasil mengemas dua buah golnya pada dini hari tadi.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada dini hari tadi,tim tuan rumah Lyon yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang terlihat mendapatkan perlawanan yang ketat dan sengit saat menghadapi lawannya Caen. Karena hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah Lyon dengan tim Caen didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Namun sayangnya hingga akhir pertandingan babak pertama,baik tim tuan rumah Lyon maupun tim Caen pun harus puas dengan kedudukan imbang sementara 0-0 yang mereka dapatkan tersebut didalam laga babak pertama.

Memasuki laga babak kedua,tim tuan rumah Lyon yang mengawali laga babak keduanya dengan bermain lebih impresif tersebut pun akhirnya bisa membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu melalui gol dari Memphis Depay disaat laga babak kedua pun baru saja berjalan 4 menit. Hanya berselang 5 menit kemudian,tim tuan rumah Lyon pun berhasil menggandakan keunggulannya lagi menjadi 2-0 melalui gol dari Maxwel Cornet. Skor 2-0 yang didapatkan oleh tim tuan rumah Lyon tersebut pun tidak bertahan lama didalam sisa waktu yang ada pada babak kedua,karena dimenit 64 tim tuan rumah Lyon pun berhasil menambah keunggulannya menjadi 3-0 melalui gol dari Moussa Dembele. Dimenit 74,tim tuan rumah Lyon pun berhasil menambah keunggulannya lagi menjadi 4-0 melalui gol kedua dari Memphis Depay. Setelah itu keunggulan 4-0 yang didapatkan oleh tim tuan rumah Lyon tersebut pun tidak lagi berubah dan bahkan tetap bertahan hingga akhir pertandingan babak kedua.

Dengan adanya raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim tuan rumah Lyon pada dini hari tadi itu pun tentunya masih membuat mereka berada diperingkat ketiga pada papan klasemen Ligue 1 Perancis dengan jumlah raihan 69 poin. Sementara itu tim Caen yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya tersebut pun tentunya pun membuat mereka tertahan diperingkat 18 dengan jumlah raihan 33 poin.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Marseille Unggul 5-2 atas Toulouse

Dalam laga match day ke 37 pada ajang kompetisi Ligue 1 Perancis yang berlangsung hari Minggu (19/5/2019) dini hari tadi di Stadium de Toulouse,tim Marseille yang menjalani laga tandangnya tersebut pun berhasil membawa pulang raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya usai menundukkan tuan rumah Toulouse dengan skor 2-5. Dimana gol-gol kemenangan dari tim Marseille itu pun dipersembahkan oleh Morgan Sanson, Hiroki Sakai, Clinton N Jie dan Florian Thauvin yang berhasil mengemas dua buah golnya pada dini hari tadi. Sedangkan dua buah gol dari tim tuan rumah Toulouse itu pun dipersembahkan oleh Aaron Leya Iseka dan Max Gradel.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada dini hari tadi,tim tuan rumah Toulouse yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang terlihat memberikan perlawanan yang ketat dan sengit saat menghadapi lawannya Marseille. Sebab hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah Toulouse dengan tim Marseille didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Akan tetapi tim tuan rumah Toulouse pun akhirnya bisa membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu dimenit 26 melalui gol dari Aaron Leya Iseka. Sayangnya hanya berselang 3 menit saja,tim Marseille pun berhasil membalas dan menyamakan kedudukannya menjadi imbang 1-1 melalui gol dari Morgan Sanson. Setelah itu kedudukan imbang 1-1 tersebut pun lantas tidak lagi berubah dan bahkan tetap bertahan hingga akhir pertandingan babak pertama.

Didalam laga babak kedua,tim Marseille yang tertahan imbang 1-1 didalam laga babak pertama itu pun sudah berhasil membalikkan keadaannya menjadi unggul 1-2 disaat laga babak kedua pun baru saja berjalan 5 menit melalui gol dari Hiroki Sakai. Keunggulan 1-2 yang didapatkan oleh tim Marseille itupun tidak bertahan lama,karena tim tuan rumha Toulouse pun akhirnya bisa menyamakan kedudukannya menjadi imbang 2-2 dimenit 61 pada babak kedua melalui gol dari Max Gradel. Dimenit 76 pada babak kedua,tim Marseille pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 2-3 melalui gol dari Clinton N Jie. Dimenit-menit akhir laga babak kedua,tim Marseille pun kembali menambah keunggulannya menjadi 2-4 melalui raihan gol dari Florian Thauvin. Hanya berselang 1 menit saja,Florian Thauvin pun berhasil menyumbangkan gol keduanya dan membuat timnya Marseille unggul dengan skor 2-5 atas tuan rumah Toulouse.

Dengan demikian raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim Marseille pada dini hari tadi itu pun tentunya membuat mereka berada diperingkat keenam pada papan klasemen Ligue 1 Perancis dengan jumlah raihan 58 poin. Sementara itu tim tuan rumah Toulouse yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya tersebut pun tentunya pun membuat mereka berada diperingkat 15 dengan jumlah raihan 38 poin.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Bayer Leverkusen Tundukkan Tuan Rumah Hertha BSC 5-1

Dalam laga match day ke 34 pada ajang kompetisi Bundesliga Jerman yang berlangsung hari Sabtu (18/5/2019) malam hari di Olympiastadion,tim Bayer Leverkusen yang menjalani laga tandangnya pada tadi malam itu pun berhasil membawa pulang raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya usai menundukkan tuan rumah Hertha BSC dengan skor 1-5. Dimana gol-gol kemenangan dari tim Bayer Leverkusen itu pun dipersembahkan oleh Kai Havertz, Julian Brandt dan Lucas Alario yang berhasil mengemas tiga buah golnya pada tadi malam. Sedangkan satu buah gol balasan dari tim tuan rumah Hertha BSC itu pun dipersembahkan oleh Valentino Lazaro.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada tadi malam,tim Bayer Leverkusen yang menyambangi markas dari Olympiastadion itu pun memang terlihat mendapatkan perlawanan yang ketat dan sengit dari tuan rumah Hertha BSC. Karena hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah Hertha BSC dengan tim Bayer Leverkusen didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Namun akhirnya dimenit 28 pada babak pertama,tim Bayer Leverkusen pun berhasil memimpin dengan skor 0-1 terlebih dahulu melalui gol dari Kai Havertz. Skor 0-1 yang didapatkan oleh tim Bayer Leverkusen tersebut pun tidak bertahan lama,sebab dimenit 34 tim tuan rumah Hertha BSC pun berhasil membalas dan menyamakan kedudukannya menjadi imbang 1-1 melalui gol dari Valentino Lazaro. Hanya berselang 4 menit saja,tim Bayer Leverkusen pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 1-2 melalui gol dari Lucas Alario.

Didalam laga babak kedua,tim Bayer Leverkusen yang berhasil memimpin dengan skor 1-2 didalam laga babak pertama itu pun tentunya masih harus bisa bermain dengan baik dan lebih impresif lagi dari awal mulainya laga babak kedua. Hasilnya dimenit 54 pada babak kedua,tim Bayer Leverkusen pun berhasil menggandakan keunggulannya lagi menjadi 1-3 melalui gol dari Julian Brandt. Setelah itu skor 1-3 tersebut pun bertahan lumayan lama didalam sisa waktu yang ada pada babak kedua,dan akhirnya tim Bayer Leverkusen pun barulah bisa menggandakan keunggulannya lagi menjadi 1-4 melalui raihan gol kedua dari Lucas Alario. Dua menit menjelang akhir laga babak kedua,tim Bayer Leverkusen pun menutup laganya pada tadi malam dengan keunggulan 1-5 atas tuan rumah Hertha BSC melalui raihan gol ketiga dari Lucas Alario.

Atas raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim Bayer Leverkusen pada tadi malam itu pun tentunya membuat mereka berada diperingkat keempat pada papan klasemen Bundesliga Jerman dengan jumlah raihan 58 poin. Sementara itu tim tuan rumah Hertha BSC yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya tersebut pun tentunya pun membuat mereka berada diperingkat 11 dengan jumlah raihan 43 poin.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Sejarah menunggu Manchester City di Wembley

Akhir pekan ini Manchester City bisa mengukir sejarah baru di sepakbola Inggris andai mampu mengalahkan Watford di final Piala FA. Sepekan setelah mengangkat trofi juara Liga Inggris, Man City berpeluang menggelar pesta lain. Kali ini dilangsungkan di Stadion Wembley, The Citizens punya peluang besar memenangi Piala FA.

Sabtu (18/4/2019) malam WIB, City akan berhadapan dengan Watford, tim yang dua kali mereka kalahkan di Premier League musim ini dengan skor 2-1 dan 3-1. Keberhasilan memenangi duel itu dan mengangkat trofi akan menjadi capaian besar untuk City. Memenangi Piala FA membuat Sergio Aguero dkk meraih treble musim ini, setelah sebelumnya memenangi Piala Liga Inggris dan Liga Inggris.

Jika menangi Piala FA, City akan menjadi klub Inggris pertama yang memenangi treble kompetisi domestik. Ada dua klub lain yang sudah memenangi treble sejak era Premier League dimulai, kedua klub tersebut melengkapi treble yang diraih dengan trofi di Eropa. Manchester United adalah yang paling sukses.

Mereka menyempurnakan sukses meraih Liga Inggris dan Piala FA dengan trofi Liga Champions di musim 1998/1999. Sedangkan Liverpool memenangi Piala UEFA untuk mendampingi keberhasilan meraih Piala Liga Inggris dan Piala FA di musim 2000/2001. Pep Guardiola mewaspadai Watford bisa merepotkan di final Piala FA. Ia menganggap Si Lebah adalah tim terbaik di luar Big Six.

“Watford dan Wolves adalah tim terbaik di luar Big Six. Mereka adalah tim yang konsisten, Everton performanya naik turun, Leicester berakhir sangat baik di bawah Brendan Rodgers. Watford bersama Javi Gracia, dia adalah manajer berpengalaman yang pernah melatih diberbagai negara dan saya pikir dia adalah pria yang sangat brilian dan tahu persis apa yang harus dilakukan,” ujar Guardiola.

“Mereka memiliki talenta hebat di lini depan, banyak mengandalkan fisik, serta bagus dalam bola mati. Ini adalah final, kami tahu apa yang bisa terjadi. Kami percaya banyak pada diri kami sendiri dan kami harus menemukan cara untuk mengalahkan mereka.”

“Ini adalah final kejuaraan, apa pun bisa terjadi seperti kartu merah. Mereka dapat mempersiapkan final dengan lebih baik, mereka dapat membuat strategi yang tidak kami harapkan. Dalam satu pertandingan, apa pun bisa terjadi,” tuturnya.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Massimiliano Allegri tinggalkan Juventus

Massimiliano Allegri dipastikan meninggalkan Juventus di musim panas ini. Bianconeri mengonfirmasi hal tersebut di situs resminya. Teka-teki masa depan Allergi terus diperbincangkan sepekan terakhir. Kontrak Allegri sebenarnya baru habis akhir musim depan. Tapi setelah bebrapa pertemuan dengan presiden Juventus, Andrea Agnelli, kesepakatan antara kedua pihak sepertinya tidak tercapai.

Massimiliano Allegri tidak akan duduk di bench Juventus pada musim 2019/2020,” tulis situs resmi Juventus.  “Pelatih dan presiden, Andrea Agnelli, akan berjumpa dengan media bersama-sama pada konferensi pers besok, Sabtu (18/5/2019) pukul 14.00 wib waktu setempat di ruang konferansi pers Allianz Stadium,” lanjut mereka. Allegri sampai beberapa hari lalu masih menyatakan dirinya akan bertahan di Juventus dan membantah dirinya akan hengkang.

Selama lima tahun di Juventus, pelatih 51 tahun itu berhasil memberikan 11 trofi untuk Bianconeri, lima di antaranya Serie A. Allegri juga dua kali nyaris membawa Juventus juara Liga Champions di musim 2014/2015 dan 2016/2017. Tapi, Bianconeri harus puas jadi runner-up karena kalah dari Barcelona dan Real Madrid. Beberapa klub raksasa Eropa yang dikabarkan mengincar Allegri di antaranya adalah Chelsea dan Bayern Munich.

Klub lain yang berminat adalah Tottenham Hotspur. Ini tak lain karena fakta bahwa Manajer Tottenham Mauricio Pochettino kabarnya salah satu sosok yang disukai petinggi Juventus, sehingga pertukaran posisi mungkin terjadi. Pochettino membawa Tottenham konsisten finis empat besar Premier League dalam empat musim terakhir. Pria yang mewarisi darah turin itu juga mengantarkan Tottenham ke final Liga Champions musim ini, untuk menghadapi Liverpool.

Allegri pergi dengan dihantui kegagalan di Liga Champions. Di musim 2018/2019, Allegri diberi modal oleh Juventus untuk menjuarai Liga champions. Modal itu adalah mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid. Rekor Ronaldo yang menjuarai Liga Champions empat kali di Madrid, tiga diantaranya beruntun, plus berstatus topskorer sepanjang masa kompetisi itu, membuat Juventus sempat difavoritkan menjuarainya musim ini.

Tapi hasilnya berkata lain. Juventus angkat koper di babak perempatfinal, usai didepak Ajax Amsterdam. Setelah berimbang 1-1 di Belanda, Si Nyonya Tua kalah 1-2 di Turin. Kini, Allegri pun pergi dari Juventus. Dua kegagalan di Liga Champions tentu akan terus menghantuinya, sampai akhirnya bisa mengangkat trofi Si Kuping Besar sungguhan. Rumor beredar, Inggris berpotensi menjadi tujuan Allegri berikutnya.

 

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Bernardo Silva, Alasan di Balik Menggilanya Sterling Bersama City

Raheem Sterling terpacu untuk tampil apik bersama Manchester City sejak kedatangan Bernardo Silva. Ia merasa posisinya mulai terancam oleh pria Portugal ini. Sterling menjadi salah satu kunci dari kesuksesan City merengkuh gelar Liga Inggris dalam dua musim beruntun. Pesepakbola 24 tahun itu mampu menorehkan 17 gol dan 11 assist di musim ini.

Ia melanjutkan performa gemilangnya di musim lalu. Saat itu, Sterling juga memberikan kontribusi besar bagi City dengan 18 gol dan 15 assist. Raihannya di atas sekaligus menunjukkan bahwa penampilan sterling meningkat pesat usai awal yang buruk bersama City. Ia hanya mengemas delapan gol dan tujuh gol di dua musim perdana berseragam The Citizens, setelah ditransfer dari Liverpool pada 2015.

Sterling mengungkapkan bergabungnya Bernardo Silva ke City musim lalu jadi awal titik balik performanya manawan bersama skuat Pep Guardiola. Ia merasa kehadiran mantan pemain AS Monaco ini memacunya untuk semakin tampil apik bersama City. “Saya kembali ke London Barat Laut, saya pergi menemui teman saya dan dia berkata, ‘Mereka baru saja membeli Bernardo Silva.’ Dia mengkhawatirkan saya,” tutur Sterling.

“Dan saya seperti berkata, “Itu sakit, kawan.” Dia benar-benar terkejut tetapi saya berpikir, Ini bagus, ini kompetisi dan itu menghasilkan yang terbaik dalam diri saya,” tambahnya. Raheem Sterling dulunya adalah fans Manchester United. Sterling kecil mengidolakan The Red Devils. Sterling lahir di Kingston, Jamaika, tapi kemudian beremigrasi ke London dan tinggal di ibukota Inggris tersebut. Dia tumbuh besar di daerah Wembley, dekat dengan stadion bersejarah Inggris yakni Stadion Wembley.

Meski demikian, pemain kelahiran 8 Desember 1994 itu tak pernah sekalipun menyaksikan pertandingan di Wembley, sampai nasib membukakan pintu di tahun 2007. Kala itu final Piala FA mempertemukan Manchester United dengan Chelsea, dan Sterling mendapatkan tiket dari sekolahnya karena bakat sepakbolanya. Sebagai penggemar berat MU saat itu, Sterling tak bisa melupakan pengalaman tersebut.

Ini jadi sebuah fakta yang menarik mengingat pada perjalanannya, Sterling justru menjalin ikatan dengan Liverpool dan kini City, dua rival sengit MU. “Saya menonton langsung final tahun 2007. Saya seharusnya tak mengatakan ini, tidak sekarang, pastinya bukan sekarang. Tapi ketika masih belia saya adalah fans berat United. Saya punya jersey lama United, ketika mereka memenangi Piala FA sebelumnya,” ujar Sterling.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

5 Tim yang Memiliki Peluang Boyong Griezmann dari Atletico Madrid

 

Kebersamaan Antoine Griezmann dengan Atletico Madrid selesai. Griezmann telah menginformasikan akan tinggalkan club pada musim panas.

Griezmann hadir ke Atletico pada tahun 2014 dari Real Sociedad. Pemain Prancis itu lalu jadi sisi penting dari Atletico sepanjang lima musim paling akhir.

Griezmann telah cetak 133 gol dalam 252 tampilan untuk Atletico di semua pertandingan. Musim ini dia membuat 21 gol dari 49 tampilan.

Pemain berumur 28 tahun itu sukses persembahkan gelar untuk Atletico. Dia memenangi gelar Liga Europa, Piala Super Spanyol, serta trofi UEFA Supercup

Griezmann selama ini belum menginformasikan jati diri club baru yang akan dia perkuat pada musim depan. Tetapi, ada banyak club yang telah dihubungkan dengan sang pemain.

Di bawah ini lima calon club baru Antoine Griezmann.

Barcelona

Griezmann sangatlah marak dihubungkan dengan Barcelona akhir-akhir ini. Pemain Prancis itu berkesempatan besar selesai disana pada musim panas akan datang.

Barcelona telah coba mengambil Griezmann pada musim kemarin. Tetapi, transfer itu tidak terjadi sebab Atletico sukses memberikan keyakinan sang pemain untuk masih bertahan.

Motivasi paling besar buat Griezmann untuk main di Barcelona ialah bekerja bersama dengan Lionel Messi serta Luis Suarez. Pemain Prancis itu dapat membuat trio striker yang memantikan di Camp Nou bersama dengan ke-2 pemain itu.

Juventus

Hanya satu fakta kenapa Antoine Griezmann akan bersedia berlabuh ke Juventus ialah Cristiano Ronaldo. Pemain Prancis itu tentunya suka main dengan paling tidak satu diantara dua pemain paling baik dalam riwayat.

Juventus telah kerja keras untuk membuat team yang pas di seputar Ronaldo. Griezmann ialah penambahan yang prima untuk scuad Bianconeri.

Uang kelihatannya tidak bisa menjadi permasalahan buat Juventus. Si Nyonya Tua telah menunjukkan jika mereka bersedia menghadirkan pemain yang dapat membuat mereka memenangi Liga Champions.

Hal tersebut tercermin dalam transfer Ronaldo. Raksasa Italia itu keluarkan 100 juta euro untuk mengambil bintang Portugal itu.

Manchester City

Manchester City saat ini punyai tujuan untuk memenangi Liga Champions. Kehadiran Griezmann dapat tingkatkan kesempatan City berjaya di Eropa.

Griezmann salah satu pemain kelas dunia. Josep Guardiola pasti mendapatkan faedah besar dari mengambil pemain yang telah 2x naik tribune Ballon d’Or dalam karirnya.

Permasalahannya, City belum juga dipandang punyai adat yang cukup untuk mencapai gelar Liga Champions dalam tempo dekat.

Ada club yang lain yang punyai DNA untuk memenangi Liga Champions serta The Citizens kelihatannya belumlah ada disana.

Bayern Munchen

Bayern telah sukses memperoleh rekanan setim Antoine Griezmann di Atletico Madrid Lucas Hernandez. Pemain Prancis itu mungkin ingin menyusulke Jerman.

Bayern sedang kerja keras untuk melepas beberapa pemain veteran mereka pada musim depan. Menghadirkan Griezmann bisa menjadi langkah yang pas untuk lakukan peremajaan.

Bayern salah satu club dengan adat juara yang kuat di Jerman. Griezmann tentunya pas dengan profile yang mereka mencari.

Permasalahannya ada pada harga. Bayern diketahui tidak senang menghamburkan uang banyak untuk satu pemain saja.

PSG

Transfer ini kemungkinan susah terjadi. Tetapi, Antoine Griezmann dapat jadi pemain yang merubah nasib raksasa Prancis itu.

Griezmann cuma akan tiba ke club bila Neymar atau Kylian Mbappe putuskan untuk pergi pada musim panas ini. Nasser Al-Khelaifi tentu tidak keberatan keluarkan uang banyak untuk pemain yang diharapkannya.

Ini akan membuat Griezmann kembali pada negara aslinya serta main dengan satu diantara club paling kuat di dunia. Sang pemain mungkin dapat menolong PSG memenangi Liga Champions.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Melihat Resiko Pencegahan City Bermain di Kancah Liga Champions

 

Beberapa simpatisan Manchester City tidak dapat rayakan pesta kelamaan. Sekarang ini, intimidasi besar tengah ke arah team yang paling disayangi mereka. Tidak tanggung-tanggung, Manchester City bisa jadi mangkir pada Liga Champions musim depan.

Kembang kempis napas fans Manchester City akan makin kencang, sebab sang juara Premier League 2018-2019 ini melawan gugatan serius berkaitan FFP. Tetapi ada pertanyaan yang mengganjal: Apa hukuman itu betul-betul dapat dijatuhkan pada mereka?

FFP adalah momok buat club kaya raya seperti Manchester City. Pada bulan Maret lalu, UEFA lakukan gerakan berdasar pada info dari Der Spiegel, yang dipercaya memperoleh data dari organisasi Football Leaks. Sesudah lama terbenam, masalah Manchester City dengan FFP kembali menyingkap waktu lalu.

Klaim dari New York Times, faksi investigasi UEFA mereferensikan hukuman larangan tampil di Liga Champions untuk The Citizens sepanjang setahun. Tetapi pertanyaannya ialah, apa Manchester City akan dijatuhi hukuman itu bila diketemukan melanggar FFP? Serta apa team lain seperti Manchester United atau Arsenal dapat diuntungkan dari hukuman itu?

Peluang Manchester City dijatuhi hukuman larangan tampil di pertandingan Eropa termasuk cukuplah kecil, ditambah dengan minimal waktu yang masih ada. Paling tidak UEFA harus selekasnya mengakhiri masalah itu sebelum pertandingan kwalifikasi Liga Champions diadakan bulan Juni kelak.

Proses penjatuhan hukuman itu sebetulnya memerlukan waktu yang lumayan lama. Serta UEFA harus memberi peluang pada Manchester City untuk ajukan banding. Dengan adanya ini, karena itu ada kemungkinan hukuman akan dibatalkan.

Tetapi bila semua betul-betul berlangsung, Manchester City akan punyai urusan dengan beberapa hukuman. Diantaranya ialah larangan ikut serta dalam bursa transfer musim panas kelak.

Seperti dalam Chelsea, Manchester City tengah diawasi oleh beberapa organisasi seperti FA serta FIFA masalah pembelian pemain muda yang dipandang menyalahi ketentuan. Chelsea, sesaat ini, sedang berusaha untuk keluar dari jeratan itu.

Saat ini pertanyaannya ialah: Adakah team yang sempat rasakan hukuman sama? Selama ini, baru AC Milan yang sempat ada dalam kondisi dimana mereka terancam tampil di pertandingan Eropa karena masalah Financial Fair Play.

Masih ingat bagaimana club raksasa Serie A itu berusaha keras untuk perjuangkan haknya main di Liga Europa musim 2018-019 ini. Selanjutnya, perjuangan mereka membawa hasil. Rossoneri diijinkan ikut serta di Liga Europa.

Tetapi beberapa ketentuan diserahkan kepada scuad bimbingan Gennaro Gattuso itu. Diantaranya ialah mereka harus selekasnya menyamakan neraca keuangannya sebelum bulan Juni tahun 2021 akan datang.

Selanjutnya, Milan dipakai hukuman penetapan scuad yang dapat diikutkan. Hukuman tersebut sempat dirasa oleh club kaya raya Prancis, PSG, pada musim 2013-2014 yang lalu. Serta selama ini, baru hukuman semacam ini yang sempat dirasa oleh beberapa club Eropa.

Bila Manchester City diberi hukuman, sudah sempat ada wawasan jika satu jatah tampil mereka akan diberikan pada club di luar tempat empat besar Premier League. Manchester United dimaksud yang akan rasakan keuntungan dari kondisi ini.

Seperti yang didapati, Premier League diijinkan mengirim empat club paling atas untuk main di Liga Champions pada musim selanjutnya. Untuk 2019/2020 kelak, Manchester City sebagai juara akan ditemani oleh Liverpool, Tottenham, serta Chelsea.

Disaksikan dari urutannya, karena itu Arsenal-lah yang semestinya patut untuk memperoleh jatah itu. Tetapi bila mereka sukses memenangi Liga Europa, jatah itu akan jatuh ke tangan Manchester United yang finish di rangking enam.

Demikian skenarionya, tetapi kelihatannya itu tidak berlangsung. Goal International meyakini jika kondisi itu tidak gampang menjadi fakta serta dipandang seperti fantasi semata.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Zaniolo siap menandatangani kontrak baru bersama AS Roma

Klub-klub yang tertarik untuk merekrut pemain muda Italia internasional akan kesulitan meyakinkannya untuk meninggalkan Roma karena dia tampaknya akan menandatangani kontrak baru

Remaja berbakat Nicolo Zaniolo berencana untuk tetap di Roma untuk masa yang akan datang dan dapat segera menandatangani kontrak baru.

Konfirmasi niat gelandang yang dicari untuk tinggal di Stadio Olimpico akan datang sebagai kelegaan bagi Roma pada hari mereka mengumumkan kepergian Daniele De Rossi yang akan datang.

Zaniolo, 19, bergabung sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran yang mengirim Radja Nainggolan ke Inter Juni lalu dan telah sangat mengesankan di 35 penampilannya di semua kompetisi.

Tottenham dan Bayern Munich adalah di antara kelas berat Eropa yang telah dikaitkan dengan pemain internasional Italia dan tampaknya mereka tertarik melaporkan akan berbalas.

“Saya masih memiliki empat tahun tersisa di kontrak saya dan saya senang di sini. Saya melihat masa depan saya di Roma,” kata Zaniolo kepada Sky Sport Italia.

“Agen saya akan berbicara dengan klub pada akhir musim.

“Selalu menyenangkan memiliki minat dari tim-tim hebat, tetapi saya fokus pada Roma dan dua pertandingan liga terakhir.

“Saya positif tentang pembaruan [kontrak] dan saya senang bisa tetap tinggal.”

Roma akan membutuhkan Zaniolo untuk melanjutkan perkembangannya yang menarik di musim depan karena mereka berusaha untuk mengkompensasi hilangnya kapten De Rossi.

Favorit penggemar lokal belum ditawari kontrak baru dan akan meninggalkan banyak pengagum di akhir musim.

“Aku berterima kasih padanya karena menyambut ke Roma dan memperlakukanku seperti anak laki-laki,” kata Zaniolo.

“Aku ingat bahwa bahkan sebelum aku tiba, dia menulis surat kepadaku dengan mengatakan, ‘Selamat datang di keluarga barumu, aku lelaki tua di rumah, kau salah satu dari kita’.

“Saya tidak bisa menyembunyikan fakta bahwa saya meneteskan air mata hari ini karena Daniele telah menunjukkan betapa pentingnya dia bagi klub dan bagi tim. Dia adalah pemain yang absurd, pemimpin di dalam dan di luar lapangan.”

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Figueroa: Dia adalah gelandang terbaik di Malaysia

Manajer JDT sangat gembira dengan kemenangan terakhir timnya yang memperlebar celah di atas meja dan membayar upeti kepada 2 bintang di sisinya.

Kereta Johor Darul Ta’zim menuju gelar Liga Super Malaysia lainnya tampak tak terhentikan setelah kemenangan terbaru mereka, kemenangan 2-0 dari rival terdekat Pahang pada Selasa malam. Kemenangan itu meningkatkan keunggulan di puncak dari lima poin menjadi delapan poin dengan hanya sembilan putaran pertandingan tersisa.

Pahang memberikan pertarungan yang kuat, setidaknya di pertahanan di mana mereka berulang kali menahan JDT untuk sebagian besar pertandingan. Tetapi juara liga yang berkuasa akhirnya menemukan terobosan dengan setengah jam tersisa untuk bermain ketika kapten Hariss Harun memulai dan menyelesaikan langkah serangan balik yang brilian.

Gol Akhyar Rashid di akhir waktu tambahan adalah icing pada kue tetapi sebenarnya, itu adalah permainan yang didominasi JDT dan menunjukkan bahwa mereka masih raja-raja Liga Super. Bagi Luciano Figueroa, kemenangan itu memang layak dan itu membuat timnya menuju kesuksesan gelar lainnya.

“Itu adalah pertandingan yang sangat sulit karena ini adalah derby. Anda harus memenangkan derby dan kami melakukannya, jadi kami sangat senang. Kami berada dalam cara yang baik, para pemain melakukan pekerjaan yang baik dan kami delapan poin Jelas bagi kami dia (Diogo) sangat penting. Bahkan jika dia tidak mencetak gol, tetap penting bagaimana dia bermain dan bagaimana dia memegang bola. Dia mengerti sepak bola dan dia banyak membantu tim.

“Afiq (Fazail) bagi saya adalah gelandang terbaik di Malaysia. Saya memberi tahu Anda 2-3 pertandingan lalu bahwa dia sangat penting bagi kami. Kami tidak memiliki Natxo (Insa) dan ia masuk dan melakukan pekerjaan yang fantastis,” kata Figueroa dalam konferensi pers pasca-pertandingan.

Penyerang tengah Diogo Luis Santo tampil luar biasa meski tidak masuk daftar pencetak gol. Pemain Brasil yang hebat itu melepas kaus kakinya selama 90 menit, terus-menerus menawarkan diri untuk mendapat umpan dan terus membuat keputusan yang tepat apakah akan menahan atau melepaskan bola ke rekan-rekan setimnya.

Pemain lain yang tidak merebut sorotan yang sama dengan Diogo tetapi semakin menjadi vital bagi tim adalah gelandang Afiq. Pemain 24 tahun itu memiliki sepatu besar untuk mengisi ketidakhadiran Ignacio Insa tetapi secara konsisten menghasilkan game output yang diharapkan dalam game out. Gelandang pusat metronom tidak melakukan hal-hal dengan cara mewah tetapi posisi dan kemampuannya untuk mendaur ulang kepemilikan adalah yang membuat JDT terus berdetak.

 

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)