Berita


Setelah Persebaya, Persib Ingin Segera Melawan Bhayangkara FC

 

Sesudah mengandaskan Persebaya Surabaya, Persib Bandung selekasnya mengubah perhatian untuk menyiapkan diri hadapi pertandingan tandang kontra Bhayangkara FC.

Laga minggu ke-24 Shopee Liga 1 2019 itu direncanakan dimainkan di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Persib Bandung masih lakukan persiapan serta memperdalam strategi di Bali, bukannya kembali pada Bandung.

“Kami dapat recovery di sini, pasti bagus. Team dapat nikmati, me-refresh pemikiran, serta mulai konsentrasi hadapi Bhayangkara. Kami pergi ke Jakarta dari Bali. Kami tunggu pertandingan menantang Bhayangkara sebab ini akan jadi laga menarik,” tutur Robert Alberts, pelatih Persib, Minggu (20/10/2019), di Bali.

Dengan interval waktu empat hari, Robert mengharap team Persib Bandung dapat lebih siap, bugar, serta fresh untuk menjaga trend positif sesudah menaklukkan Persebaya Surabaya.

“Saya fikir tidak cuma menantang Bhayangkara saja, tetapi laga lain , jedanya tiga hari-empat hari serta kami masih punyai pertandingan menunda menantang Arema. Jadi, laga Liga 1 jedanya empat hari serta tiga hari saja,” papar Robert.

Robert ungkap kebijaksanaan untuk masih tinggal serta latihan teratur di Bali dalam persiapan menantang Bhayangkara FC ditujukan supaya pasukannya tidak harus melancong 2x, dari Bali ke arah Bandung, serta sesudahnya ke arah Jakarta dari Bandung.

“Jadi kami stay di Bali untuk latihan, juga kasihan pemain bila harus melancong 2x. Kami akan pergi menantang Bhayangkara dari Bali serta banyak pekerjaan kami terhitung masalah mental sebab ini akan jadi skenario yang berlainan,” kata Robert.

“Intinya kami benar-benar menunggu pertandingan menantang Bhayangkara FC karenanya akan jadi laga menarik” sebut Robert.

Selain itu, Kevin Van Kippersluis pada akhirnya dapat berperan melalui gol bikin Persib Bandung. Pemain dari Belanda itu memberi satu diantara empat gol kemenangan team Maung Bandung waktu menaklukkan Persebaya Surabaya 4-1, Jumat malam (18/10/2019).

Kippersluis perlu paling tidak dua bulan sampai dapat cetak gol. Gelandang serang yang dioperasikan di posisi depan itu gabung Persib Bandung pada Agustus kemarin.

Sepanjang itu, pemain berumur 26 tahun itu tidak patah semangat serta terus berusaha memberi yang paling baik, sampai gol itu lahir pada laga minggu ke-23 Shopee Liga 1 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar.

Gol itu berefek positif pada Kippersluis dengan personal. Dia akui semakin semangat serta yakin diri. Dia mengharap tetap berperan positif bikin team.

“Saya benar-benar suka dapat cetak gol. Saat ini saya telah cetak gol serta saya fikir bukan sekedar di laga ini. Saya cukup puas dengan gol tersebut, itu yang saya lakukan di setiap pertandingan,” kata Kippersluis, seperti dikutip dari situs sah club.

Di lain sisi, Kippersluis mengaku lahirnya satu gol bukan karena hanya keunggulan dianya semata-mata, tetapi pertolongan serta kerja sama rekanan satu team. Berkaitan itu, Kippersluis menyebutkan benar-benar suka dapat gabung Persib Bandung.

“Saya merasakan suka dengan team serta orang-orangnya benar-benar baik. Saya suka bermain untuk club besar seperti Persib dan melalui gol yang saya ciptakan untuk hari ini membuat saya lebih semangat dan lebih giat lagi untuk berlatih dan mencetak gol-gol lain di laga selanjutnya,” katanya.

Peluang bikin Kippersluis kembali tunjukkan ketajamannya terbuka waktu Persib Bandung lakoni pertandingan tandang kontra Bhayangkara FC yang gagasannya dimainkan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (23/10/2019).

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Legenda Bayern  Munich : Tak Akan Masuk Akal Jika Bayern Datangkan Eriksen!

Bayern Munich dimintai untuk turut memperamai persaingan untuk bisa mendapatkan Christian Eriksen. Akan tetapi pemain klub Tottenham Hotspur tersebut dinilai masih terlalu lamban bagi Die Roten.

Bayern sedang membutuhkan sosok yang anyar untuk mengisi posisi gelandang serang. Akan tetapi sekarang ini salah satu raksasa Jerman tersebut masih memiliki Thomas Mueller dan juga Philippe Coutinho.

Akan tetapi Coutinho juga masih berstatus pemain pinjaman dari Barcelona. Meskipun mereka memiliki peluang untuk mempermanenkannya disaat musim panas yang akan datang, pemain gelandang asal Brasil itu juga tetap memiliki potensi untuk kembali lagi ke Camp Nou.

Ada juga Mueller yang juga mulai dipertanyakan lagi masa depannya. Kontrak dari pemain yang berusia 30 tahun tersebut hanya tinggal dua musim saja.

Eriksen kemudian menjadi pemain yang dikabarkan akan pergi ke Bayern. Dia berpeluang untuk pergi meninggalkan Tottenham dikarenakan kontraknya yang akan segera berakhir pada saat musim depan.

Lothar Matthaus yang merupakan pemain legendaris Timnas Jermain yang juga adalah mantan pemain Bayern menilai kalau Eriksen masihlah terlalu lamban agar bisa bermain untuk Bayern. Dia menilai kalau pemain gelandang berusia 27 tahun tersebut tidak akan cocok untuk bermain dibawah kepelatihan Niko Kovac.

“Saya telah mengikuti pemain tersebut dalam waktu yang cukup lama dan dia terlihat cukup mengecewakan untuk saya sejauh musi 2019 ini berjalan,” ujar Mattaus kepada salah satu media di Jerman.

“Transfer yang membawanya ke Bayern tidak akan membuat semuanya masuk akal dan juga akan sangat mengejutkan. Untuk saya dia merupakan pemain yang tidak akan memberikan bantuan sedikitpun kepada Bayern,” lanjutnya.

Pada musim ini, Eriksen sudah gagal untuk membantu Tottenham tampil dengan apik. The Lilywhites sekarang ini berada pada peringkat ke sembilan klasemen sementara dalam kompetisi Liga Inggris yang dimana mereka hanya mampu menang tiga kali, dua kali bermain imbang dan juga menelan kekalahan sebanyak tiga kali. Eriksen sendiri baru mencetak satu buah gol saja dari 11 pertandingan dalam semua ajang kompetisi.

“Eriksen merupakan pemain yang memiliki teknik yang sangat bagus, tipikal seorang pemain dengan nomor 10. Akan tetapi dia terlalu lambat serta Niko Kovac sangat suka dengan para pemain yang sangat cepat,” lanjut Matthaus.

“Untuk saya, Eriksen bukanlah tipe pemain yang akan memberikan perbedaan pada level tertinggi. Kami juga akan berkonsentrasi pada transfer Kai Harvertz disaat musim panas nanti dan Anda pastinya akan masih memiliki Coutinho dan pastinya dapat bermain dengan sangat bagus pada posisi sebagai playmaker.”

“Dan juga janganlah melupakan Mueller yang dimana dapat beroperasi pada zona penyerangan dimana saja. Saya tentunya akan tetap bersikukuh kalau Eriksen tidak akan masuk akal jika didatangkan Bayern,” tutupnya.

Bayern sendiri pada musim ini tidaklah terlalu bagus meskipun menyandang status sebagai sang juara bertahan. Sekarang ini mereka sedang menduduki peringkat ke tiga klasemen sementara dengan cacatan 14 angka dalam tujuh pertandingan yang sudah mereka jalani. Terolehan tersebut didapatkan oleh Bayern setelah hanya mampu menang empat kali, dua kali seri dan menelan kekalahan satu kali.

Bayern tertinggal sebanyak dua angka dari Borussia Moenchengladbach yang berada pada peringkat pertama klasemen sementara dan tertinggal satu angka dari Wolfsburg yang ada pada peringkat kedua. Selain itu, Bayern juga memiliki terolehan angka yang sama dengan SC Freiburg, RB Leipzig, Schalke 04 dan juga Bayer Laverkusen yang berturut-turut ada di bawahnya.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Sepakbola Italia ingin menggunakan VAR untuk melawan rasisme

Teknologi yang kontroversial dapat digunakan untuk membuktikan jika terjadi pelecehan atau rasisme yang terjadi dalam suatu pertandingan. Teknologi VAR dapat digunakan untuk menyingkirkan rasis selama pertandingan, kepala federasi sepakbola Italia telah mengusulkan.

Presiden Gabriele Gravina mengatakan federasi [FIGC] akan mencari dukungan dari pihak berwenang untuk meningkatkan teknologi video dengan maksud untuk menunjukkan dengan tepat para pelanggar.

Sistem VAR – atau Video Assistant Referee – telah menjadi komponen utama sepakbola modern, tetapi hanya dalam membantu wasit mencapai keputusan yang tepat di lapangan.

Menurut Gravina, peralatan yang sama dapat digunakan untuk memonitor secara dekat tribun di pertandingan.

Meskipun televisi sirkuit tertutup sudah sering digunakan untuk mengamati perilaku penggemar, Gravina tampaknya menunjukkan kit kelas yang lebih tinggi harus digunakan.

Berbicara kepada Sky Sport24, Gravina mengatakan: “Jika itu adalah satu, dua atau 10 orang – tindakan harus diambil. Perusahaan saat ini dapat mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab melalui teknologi. Kami memiliki eksperimen dalam pikiran yang akan memberikan hasil luar biasa dan kami akan membicarakannya segera.

“Saya tidak punya niat – dan juga dunia sepak bola – untuk mengecewakan penjaga saya. Saya heran bahwa beberapa nyanyian kadang terdengar dan kadang-kadang tidak: kita perlu memahami alasannya, ini tidak normal.

“Kami akan menggunakan VAR untuk melawan ‘buu’ [suara yang dianggap rasis di Italia].”

Gravina menyarankan Ketua Federasi Sepak Bola Bulgaria [BFU] Borislav Mihaylov mungkin telah diperlakukan dengan kasar setelah ia mengundurkan diri setelah pertandingan Senin melawan Inggris di Sofia, di mana beberapa penggemar tuan rumah membidik pelecehan rasis pada pemain yang berkunjung dan beberapa terlihat memberi hormat kepada Nazi.

Mihaylov mengundurkan diri pada hari Selasa setelah diberitahu bahwa ia harus pergi oleh perdana menteri Bulgaria, dengan pemerintah mengancam akan menarik dana dari BFU.

Gravina juga mengatakan persepsi apa pun tentang Italia sebagai “negara konsentrasi maksimum diskriminasi rasial” telah dibantah.

Sebaliknya, Gravina berkata: “Ini adalah fenomena yang tersebar luas, untuk dikutuk dengan kuat dan di seluruh benua.”

Dia meminta otoritas pemerintah untuk berkolaborasi dengan badan-badan olahraga untuk memerangi rasisme, dan mengatakan “meningkatkan aspek teknologi” untuk memerangi masalah harus menjadi prioritas, dengan dukungan dari polisi dan sekutu politik.

“Kita bisa memenangkan pertempuran jika kita bersatu dan fokus pada tujuan bersama – menyingkirkan orang-orang ini dari kompetisi kita,” tambah Gravina.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Juventus Dapat Untung Besar Semenjak Kedatangan Ronaldo

Cristiano Ronaldo telah memberikan pengaruh yang sangat besar sekali untuk Juventus, terlebih didalam sektor bisnis. Pendapatan dan juga jumlah fans mereka juga melejit semenjak pria yang berusia 35 tahun tersebut datang ke kota Turin.

Ronaldo sendiri sekarang ini dianggap sebagai salah satu pemain yang paling populer di seluruh dunia. Dengan semua hal tersebut, dia tidak hanya memiliki pengaruh yang besar didalam lapangan, tapi juga saat berada di luar lapangan.

Popularitas yang dia miliki menghadirkan banyak sekali keuntungan untuk klub didalam era industri sepakbola yang sekarang ini. Itu tentunya sangat dirasakan oleh Juventus yang merupakan pemilik baru Ronaldo.

The Old Lady tercatat telah mendapatkan keuntungan yang sangat besar semenjak Ronaldo datang ke kota Turin disaat musim panas tahun 2018 yang lalu. Ronaldo memang harus mengeluarkan dana yang sangat besar, yakni sebesar 113 juta euro atau setara dengan Rp 1,7 triliun agar bisa menebus Ronaldo dari pemilik sebelumnya, Real Madrid.

Akan tetapi investasi besar tersebut langsung dibayar dengan lunas. Seperti yang dilangsir oleh salah satu media statistik yang ada di Eropa, kabarnya keungan Juventus dalam kurun waktu 2018 hingga 2019 naik hingga 58 juta euro atau setara dengan Rp 910 miliar semenjak datangnya pemain berkebangsaan Portugal tersebut.

Keuntungan terbesar tersebut datang sebagian besarnya dari penjualan jersey sang kapten Portugal itu. Tidak hanya mendatangkan keuntungan melalui materi saja, namun Ronaldo juga membuat jumlah pengikut Si Nyonya Tua tersebut terus meningkat dengan sangat pesat.

Jumlah pengikut klub Juventus pada media sosial tercatat meningkat hingga 68 persen setelah kedatangan Ronaldo. Para fans di dunia juga melesat yang dimana awalnya hanya sekitar 385 juta naik menjadi 423 juta.

Keuntungan lain dari Juventus tidak lain adalah hadirnya Ronaldo menjadi semakin lengkap dikarenakan dia terus tampil dengan sangat konsisten pada lini penyerangan. Dia berhasil untuk membukukan sebanyak 32 buah gol dan memberikan 11 assist didalam 51 pertandingan yang dia jalani bersama dengan La Vecchia Signora.

Bukan hanya itu saja, akan tetapi Ronaldo juga sudah mempersembahkan sejumlah trofi juara untuk Juventus pada musim pertamanya. Tercatat hingga sekarang ini mantan pemain klub Sporting Lisbon, Manchester United dan juga Real Madrid tersebut telah mempersembahkan satu titel juara Serie A dan juga satu titel juara Piala Super Italia.

Pada musim ini, performa pria yang telah berusia 34 tahun tersebut tampak masih belum menurun. Dalam empat pertandingan yang sudah dia jalani dalam semua ajang kompetisi, Ronaldo mampu melesatkan sebanyak empat buah gol dan memberikan satu assist.  Tiga dari empat gol tersebut dilesatkan oleh Ronaldo dalam kompetisi Serie A.

Berkat performa yang cukup bagus itu, Juventus sekarang ini masih mampu memimpin klasemen sementara dengan cacatan 19 angka didalam tujuh pertandingan yang sudah mereka jalani dengan cacatan menang enam kali dan satu kali bermain imbang.

Terolehan itu juga membuat mereka masih unggul sebanyak satu angka dari Inter Milan yang ada diurutan kedua, tiga angka dari Atalanta yang ada di urutan ketiga dan enam angka dari Napoli yang berada pada urutan keempat klasemen sementara kompetisi Serie A Italia.

Berikutnya Juventus akan menjalani laga melawan Bologna dalam laga yang dilangsungkan di Allianz Stadium pada hari Minggu tanggal 20 Oktober 2019 dini hari WIB mendatang.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Prediksi Pertandingan Kualifikasi EURO 16 Oktober: Swedia vs Spanyol

Laga penentu akan tersaji di matchday ke 8 pada Kualifikasi EURO 2020 di Grup F antara Swedia melawan Portugal. Dalam laga yang akan digelar di Friends Arena, Solna, pada hari Rabu (16/10) dini hari nanti. Tuan rumah Swedia membutuhkan kemenangan dilaga ini.

Saat ini, hasil poin sempurna Spanyol harus terhenti di Oslo. Pasukan Robert Moreno saat ini tetap memimpin klasemen dengan 19 poin diikuti sang lawan nanti Swedia yang mengemas 14 poin. Diikuti Rumania dengan 13 poin dan Nrwegia di posisi ke empat dengan 10 poin. Peringkat kedua hingga ke empat masih mimiliki kans untuk bisa lolos otomatis ke putaran final 2020.

La Furia Roja di laga sebelumnya harus puas berbagi poin dengan Norwegia pada akhir pekan kemarin dengan skor 1-1. Hasil itu membuat kelolosan Spanyol ke EURO 2020 pun harus tertunda. Melawan Swedia nanti, David De Gea dkk hanya butuh hasil imbang untuk memastikan kelolosan sekaligus menjadi juara grup F.

Sementara itu, Swedia membutuhkan tambahan poin di laga ini. Mengingat posisi sebagai runner up di grup F ini masih belum aman, menghadapi Spanyol akan menjadi laga yang berat bagi tuan rumah nanti. Mereka perlu stamina dan performa tim yang positif agar bisa mengamankan poin dari sang lawan nantinya.

Spanyol dan Swedia sebelumnya telah bertemu di matchday 4 bulan Juni lalu di Estadio Santiago Bernabeu. Spanyol mampu tampil perkasa dengan mengalahkan Swedia dengan tiga gol tanpa balas, masing masing lewat gol lewat penalti Sergio Ramos dan Alvaro Morata serta satu gol dari Mikel Oyarzabal.

Di laga nanti, Spanyol tidak akan diperkuat sang kapten Ramos yang terkena akumulasi kartu kuning. Moreno juga tidak bisa menurunkan Isco, Jordi Alba dan Marco Asensio yang mengalami cidera. Ini bisa menjadi peluang bagi tuan rumah untuk melakukan pressing kedaerah pertahanan tim tamunya nanti.

Lima pertemuan terakhir kedua timnas:

04/06/00 Swedia 1-1 Spanyol (Uji Coba)

08/10/06 Swedia 2-0 Spanyol (Kualifikasi EURO)

18/11/07 Spanyol 3-0 Swedia (Kualifikasi EURO)

14/06/08 Swedia 1-2 Spanyol (EURO)

11/06/19 Spanyol 3-0 Swedia (Kualifikasi EURO).

Lima pertandingan terakhir Swedia:

08/06/19 Swedia 3-0 Malta (Kualifikasi EURO)

11/06/19 Spanyol 3-0 Swedia (Kualifikasi EURO)

06/09/19 Kep. Faroe 0-4 Swedia (Kualifikasi EURO)

09/09/19 Swedia 1-1 Norwegia (Kualifikasi EURO)

13/10/19  Malta 0-4 Swedia (Kualifikasi EURO).

Lima pertandingan terakhir Spanyol:

08/06/19 Kep. Faroe 1-4 Spanyol (Kualifikasi EURO)

11/06/19 Spanyol 3-0 Swedia (Kualifikasi EURO)

06/09/19 Rumania 1-2 Spanyol (Kualifikasi EURO)

09/09/19 Spanyol 4-0 Faroe (Kualifikasi EURO)

13/10/19 Norwegia 1-1 Spanyol (Kualifikasi EURO).

Swedia hanya kalah 1 kali ditangan Spanyol dalam 8 laga terakhirnya di kualifikasi Euro. Tuan rumah juga belum terkalahkan di tiga laga terakhirnya dan mampu mencetak minimal 3 gol dalam 6 dari 7 laga terakhir Swedia.

Sementara Spanyol puna rekor pertemuan yang bagus saat menghadapi Swedia dengan mencatatkan tiga kemenangan beruntun dan selalu berhasil membobol gawang Swedia minimal 2 gol dalam 3 laga terakhirnya.

Statistik itu membuat Spanyol lebih difavoritkan untuk memenangi laga kali ini. Namun tekad dari tuan rumah untuk mengamankan poin bisa menjadi pembeda. Prediksi skor imbang 1-1 kemungkinan akan menjadi hasil akhir di laga nanti.

Perkiraan Susunan Pemain

Swedia (4-4-2): Robin Olsen, Mikael Lustig, Marcus Danielsson, Andreas Granqvist, Pierre Bengtsson, Sebastian Larsson, Kristoffer Olsson, Gustav Svensson, Emil Forsberg, Robin Quaison, Sebastian Andersson

Pelatih: Janne Andersson.

Spanyol (4-3-3): David De Gea, Daniel Carvajal, Raul Albiol, Inigo Martinez, Jesus Navas, Thiago Alcantara, Sergio Busquets, Saul Niguez, Daniel Ceballos, Rodrigo, Mikel Oyarzabal

Pelatih: Robert Moreno.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Gilberto Silva terkesan dengan perkembangan pemain muda Arsenak, Guendouzi

Seorang pria yang pernah mengisi ruang mesin untuk The Gunners sedang mencari bintang muda Prancis untuk ditendang dan David Luiz untuk memenuhi harapan di belakang

Kemajuan mengesankan Matteo Guendouzi di Arsenal telah menyenangkan Gilberto Silva, tetapi legenda Gunners mengakui masih ada ruang untuk perbaikan dari pemain Prancis itu.

Sedikit yang diketahui tentang gelandang menjanjikan ketika ia tiba di Stadion Emirates dari Lorient pada musim panas 2018.

Dia, bagaimanapun, cukup dipercaya oleh Unai Emery untuk langsung masuk ke Liga Premier mulai XI dan belum melihat ke belakang dari titik itu.

Pemain berusia 20 tahun ini telah menjadi model konsistensi yang langka bagi The Gunners, sementara juga mendapatkan panggilan pertama ke skuad senior Prancis.

Ada juga banyak potensi yang masih harus dibuka dalam permainannya, dengan seorang pria yang pernah mengisi posisi memegang yang sama di London utara berharap untuk melihat talenta yang sangat bernilai menendang lagi dari titik ini.

Silva, yang membentuk bagian dari skuad ‘Invincibles’ dari 2003-04, mengatakan tentang bintang modern: “[Guendouzi] masih muda dan dia membaik.

“Tapi itu tidak mudah baginya, dan untuk semua orang, dalam beberapa pertandingan.

“Ini soal waktu, dia masih memiliki ruang untuk dewasa, dia masih meningkatkan permainannya.

“Tapi dia memainkan beberapa permainan bagus dan saya harap dia terus tampil baik untuk tim.”

Arsenal telah menunjukkan selama beberapa pekan terakhir bahwa skuad berpenampilan baru untuk 2019-20 mulai berkumpul.

Mereka tidak terkalahkan melalui delapan pertandingan di semua kompetisi, memenangkan lima pertandingan.

Keberhasilan terbaru mereka datang di Liga Premier melawan Bournemouth, dengan David Luiz menjaring satu-satunya gol dalam pertandingan.

Pemain tengah Brasil yang berpengalaman adalah pemain Arsenal lainnya yang mencari inspirasi, dengan Silva mendukung rekan senegaranya untuk memenuhi harapan menyusul pergantian musim panas dari Chelsea.

Dia menambahkan: “Tidak mudah untuk berpindah dari satu klub besar ke klub lain karena harapannya sangat tinggi.

“Saya tahu itu penting baginya untuk mencetak gol kemenangan dan saya harap dia terus tampil baik untuk tim, ini yang saya harapkan darinya.

“Dia orang Brasil, kami selalu mendukung mereka, tidak masalah di mana mereka berada.”

Arsenal akan kembali beraksi setelah jeda internasional dengan perjalanan ke Sheffield United pada 21 Oktober.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Prediksi Pertandingan Kualifikasi EURO 13 Oktober: Norwegia vs Spanyol

La Furia Roja akan bertandang ke Norwegia pada matchday ke 7 Kualifikasi EURO 2020 Grup F. Dalam laga yang akan digelar di ullevaal Stadion, pada hari Minggu (13/10) dini hari nanti. Jika mampu mampu mengalahkan Norwegia di Oslo, maka Spanyol dipakan bisa lolos ke putaran final EURO 2020.

Pasalnya, Spanyol saat ini menempati puncak klasemen Grup F dengan nilai sempurna hingga pertandingan ke 6 yakni 18 poin. Jika bisa meraih tiga poin atas Norwegia, maka La Furia Roja bisa lolos ke EURO 2020 yang menyisakan tiga laga tersisa. Pesaing terdekanya yakni Swedia dan Rumania berada di urutan kedua dan ketiga dengan selisih poin tujuh dan delapan angka dari Spanyol.

Norwegia sendiri saat ini memiliki sembilan poin di peringkat empat, mereka masih berpeluang menembus dua besar jika mampu mengamankan poin dari sang tamu nanti. Norwegia pastinya akan tampil habis-habisan di partai ini, meski kehilangan striker muda sensasional Erling Braut Haaland yang mengalami cedera.

Kedua tim ini sudah bertemu sebelumnya pada matchday pertama, 23 Maret lalu. Spanyol yang tampil sebagai tuan rumah harus susah payah menjinakkan Norwegia dengan skor tipis 2-1 di Mestalla. Kala itu, Spanyol unggul lewat gol Rodrigo dibabak pertama dan Norwegia membalas lewat gol Joshua King. Kemenangan Spanyol pun harus ditentukan lewat titik putih yang dicetak oleh sang kapten Sergio Ramos.

Usai kekalahan atas Spanyol dilaga tersebut, Norwegia tampil cukup menjanjikan dengan tak terkalahkan di lima laga berikutnya lewat hasil dua kemenangan dan tiga kali hasil imbang. Di laga terakhirnya, pada bulan September lalu, Norwegia yang bertandang ke Swedia harus puas bermain imbang dengan skor 1-1 untuk memberi Norwegia tambahan satu poin di Swedia.

Sementara itu, Spanyol yang baru diasuh oleh Robert Moreno menggantikan Luis Enrique tampil perkasa saat menjamu Kepulauan Faroe dengan skor empat gol tanpa balas lewat masing-masing dua gol Rodrigo dan Paco Alcacer yang sekaligus memastikan Spanyol kukuh di puncak Grup F dengan 18 poin dari hasil enam kemenangan dari enam pertandingan.

Lima pertemuan terakhir kedua timnas:

24/04/96 Norwegia 0-0 Spanyol (Persahabatan)

13/06/00 Spanyol 0-1 Norwegia (EURO)

16/11/03 Spanyol 2-1 Norwegia (Kualifikasi EURO)

20/11/03 Norwegia 0-3 Spanyol (Kualifikasi EURO)

24/03/19 Spanyol 2-1 Norwegia (Kualifikasi EURO).

Lima pertandingan terakhir Norwegia:

27/03/19 Norwegia 3-3 Swedia (Kualifikasi EURO)

08/06/19 Norwegia 2-2 Rumania (Kualifikasi EURO)

11/06/19 Kep. Faroe 0-2 Norwegia (Kualifikasi EURO)

06/09/19 Norwegia 2-0 Malta (Kualifikasi EURO)

09/09/19 Swedia 1-1 Norwegia (Kualifikasi EURO).

Lima pertandingan terakhir Spanyol:

27/03/19 Malta 0-2 Spanyol (Kualifikasi EURO)

08/06/19 Kep. Faroe 1-4 Spanyol (Kualifikasi EURO)

11/06/19 Spanyol 3-0 Swedia (Kualifikasi EURO)

06/09/19 Rumania 1-2 Spanyol (Kualifikasi EURO)

09/09/19 Spanyol 4-0 Faroe (Kualifikasi EURO).

Norwegia tak terkalahkan dalam 5 laga terakhirnya di Kualifikasi EURO, mereka juga belum pernah kalah dalam 13 laga kandang terakhirnya dengan meraih sembilan kali hasil menang dan empat kali seri.

Melihat statistik tersebut, Spanyol harus mencari celah agar bisa mencuri poin di Oslo nanti. Dengan rekor 17 gol dan baru kebobolan 3 gol di Grup ini, Ramos dkk harusnya mampu mengamankan kemenangan. Prediksi skor 1-2 untuk kemenangan tim Matador kemungkinan akan menjadi hasil akhir di laga ini.

Perkiraan susunan pemain:

Norwegia (4-4-2): Rune Almenning Jarstein, Omar Elabdellaoui, Haavard Nordtveit, Haitam Aleesami, Tore Reginiussen, Stefan Johansen, Henriksen, Sander Berge, Ole Kristian Salnaes, Tarik Elyounoussi, Martin Odegaard, Joshua King

Pelatih: Lars Lagerback.

Spanyol (4-3-3): David De Gea, Daniel Carvajal, Sergio Ramos, Inigo Martinez, Jesus Navas, Thiago Alcantara, Sergio Busquets, Saul Niguez, Daniel Ceballos, Rodrigo, Gerard Moreno

Pelatih: Robert Moreno.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Fortaleza EC CE Menang 2-0 atas Chapecoense AF

Dalam laga match day ke 24 pada ajang kompetisi Liga Serie A Brasil yang berlangsung hari Kamis (10/10/2019) dini hari tadi di Estadio Castelao,tim tuan rumah Fortaleza EC CE yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun akhirnya bisa mendapatkan kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya usai menundukkan tim Chapecoense AF dengan skor 2-0 tanpa balas. Dimana gol-gol kemenangan dari tim tuan rumah Fortaleza EC CE itu pun dipersembahkan oleh Wellington Paulista yang berhasil mengemas dua buah golnya pada dini hari tadi.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada dini hari tadi,tim tuan rumah Fortaleza EC CE yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang terlihat mendapatkan perlawanan yang cukup ketat dan sengit saat menjamu serta menghadapi lawannya Chapecoense AF. Dimana hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah Fortaleza EC CE dengan tim Chapecoense AF didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Namun hingga akhir pertandingan babak pertama,baik tim tuan rumah Fortaleza EC CE maupun tim Chapecoense AFpun harus puas dengan kedudukan imbang sementara 0-0 yang mereka dapatkan didalam laga babak pertama tersebut.

Didalam laga babak kedua,tim tuan rumah Fortaleza EC CE yang masih tertahan imbang 0-0 dengan tim Chapecoense AF didalam laga babak pertama itu pun tentunya masih tetap terlihat bermain dengan ketat dan berimbang dari awal mulainya laga babak kedua. Hasilnya laga babak kedua yang baru saja berjalan lima menit,tim tuan rumah Fortaleza EC CE pun berhasil memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu melalui gol dari hasil tendangan pinalti yang dilakukan oleh Wellington Paulista. Setelah itu skor 1-0 yang didapatkan oleh tim tuan rumah Fortaleza EC CE itu pun bertahan cukup lama didalam sepanjang waktu yang ada pada babak kedua,akan tetapi tim tuan rumah Fortaleza EC CE pun akhirnya baru bisa menambah keunggulannya menjadi 2-0 dimenit 81 pada babak kedua melalui raihan gol kedua dari Wellington Paulista.

Dengan adanya raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim tuan rumah Fortaleza EC CE pada dini hari tadi itu pun tentunya membuat mereka kini sementara berada diperingkat 13 pada papan klasemen Liga Serie A Brasil dengan jumlah raihan 28 poin. Sementara itu tim Chapecoense AF yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya tersebut membuat mereka tertahan diperingkat 20 dengan jumlah raihan 15 poin.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Prediksi Pertandingan 10 Oktober: Uni Emirat Arab Vs Timnas Indonesia

Timnas Merah Putih akan berhadapan dengan lawan kuat Uni Emirat Arab dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada match ketiga Grup G zona Asia. Dalam laga yang akan digelar di Stadion Al Maktoum, pada hari Kamis (10/10) malam wib mendatang.

Pasukan Simon McMenemy ini akan menghadapi laga yang sulit karena sejarah buruk mereka ketika menghadapi tim-tim asal Timur Tengah. Meski demikian timnas Indonesia harus berupaya keras untuk bisa memperbaiki catatan buruk mereka di dua laga sebelumnya. Pasalnya, pada dua pertandingan yang telah dijalani Garuda sebagai tuan rumah. Indonesia harus tumbang dengan skor 2-3 saat mejamu Malaysia. Lima hari berselang, Indonesia kembali dipermalukan oleh Thailand dengan sor telak 0-3.

Dua laga dengan catatan buruk tersebut membuat pasukan Simon McMenemy saat ini berada di posisi juru kunci Grup G. Kemenangan tentu sangat dibutuhkan oleh Indonesia guna membuka peluang lolos ke ronde ketiga. Meski akan sangat sulit bagi tim Garuda, namun semangat tim untuk mencuri poin tetaplah masih terbuka. Melupakan kekalahan yang lalu bisa menjadi kunci untuk lebih fokus di pertandingan berikutnya.

Bisa dikatakan, peluang Indonesia untuk mencuri poin sangatlah tipis. Dari segi peringkat FIFA dunia per 19 September 2019 lalu, UEA berada di peringkat 66 dunia sementara Indonesia berada di urutan 167 atau terpaut 101 peringkat. Khusus di Asia, UEA saat ini di peringkat enam terbaik setelah Iran, Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Qatar. Sedangkan Indonesia berada di urutan 35 dan masih ada di bawah negara-negara ASEAN lain seperti Malaysia, Singapura, Myanmar, Filipina, Thailand, hingga Vietnam.

Di Grup G sendiri, tim Garuda saat berada di posisi juru kunci urutan kelima dengan 0 point dari dua pertandingan yang sudah dijalani. Sementara UEA diperingkat kedua dengan tiga poin dengan hasil satu pertandingan yang baru dijalani. Di urutan pertama sendiri ada Thailand dengan empat poin.

Lima pertandingan terakhir timnas Uni Emirat Arab:

21/03/19 UEA 2-1 Arab Saudi (Persahabatan)

26/03/19 UEA 0-0 Suriah (Persahabatan)

31/08/19 UEA 4-0 Republik Dominika (Persahabatan)

01/09/19 UEA 5-1 Sri Lanka (Persahabatan)

10/09/19 Malaysia 1-2 UEA (Kualifikasi Piala Dunia).

Lima pertandingan terakhir timnas Indonesia:

26/03/19 Myanmar 0-2 Indonesia (Persahabatan)

11/06/19 Jordan 4-1 Indonesia (Persahabatan)

15/06/19 Indonesia 6-0 Vanuatu (Persahabatan)

05/09/19 Indonesia 2-3 Malaysia (Kualifikasi Piala Dunia)

10/09/19 Indonesia 0-3 Thailand (Kualifikasi Piala Dunia).

Kedua tim ini sebenarnya pernah bertemu lebih dari 30 tahun silam dalam ajang kualifikasi piala Asia. Dimana dalam empat laga tersebut masing masing menghasilkan dua kemenangan dan dua kekalahan. Tentu saja itu tidak bisa dijadikan tolak ukur dilaga kali ini. Prediksi skor 2-0 untuk kemenangan tuan rumah kemungkinan akan menjadi hasil akhir pada laga nanti.

Perkiraan susunan pemain kedua timnas:

UEA (4-3-3): Khalid Eisa, Al Hassan Saleh, Khalifa Al Hammadi, Mohammed Al Attas, Walid Abbas, Ali Hasan Alblooshi, Omar Abdelrahman, Khalil Al Hammadi, Ali Salmeen, Ismail Al Hammadi, Ali Mabkhout, Mohammed Al Akbar

Pelatih: Bert van Marwijk.

Indonesia (4-5-1): Andritany Ardhiyasa, Yustinus Pae, Hansamu Yama, Gavin Kwan Adsit, Ricky Fajrin, Manahati Lestusen, Evan Dimas, Stefano Lilipaly, Febri Hariyadi, Andik Vermansah, Alberto Goncalves

Pelatih: Simon McMenemy.

Jadwal timnas Indonesia berikutnya diajang Kualifikasi Piala Dunia 2022.

UEA vs Indonesia, (10/10/2019).

Indonesia vs Vietnam, (15/10/2019).

Malaysia vs Indonesia, (19/10/2019).

Thailand vs Indonesia, (26/3/2020).

Indonesia vs UEA, (31/3/2020).

Vietnam vs Indonesia, (4/6/2020).

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

MU Takluk 0-1 di Kandang Newcastle

 

Manchester United melanjutkan tren negatifnya di Premier League. Melawat ke kandang Newcastle, MU tunduk dengan skor 0-1. Di dalam laga yang berlangsung di St James’ Park pada hari Minggu (6/10/2019) malam WIB, Newcastle dan MU bermain imbang 0-0. Tapi Matthew Longstaff memecah kebuntuan dengan gol yang diciptakannya pada menit ke-72 untuk membawa Newcastle unggul sekaligus memastikan kemenangan.

Kekalahan ini membuat The Red Devils menempati peringkat 12 dengan nilai 9 poin. Sementara itu The Magpies naik ke posisi 16 dengan nilai 8 poin.

Jalannya Laga

Newcastle membuat MU kerepotan pada menit awal. Longstaff merebut bola dari Scott McTominay di tengah lapangan dan diberikan ke Allan Saint-Maximin. Saint-Maximin menusuk sampai ke ujung kotak penalti sebelum melepaskan umpan yang diterima Miguel Almiron dari dekat. Namun sayangnya sepakan Almiron masih bisa dihalau.

Newcastle tak membiarkan MU berlama-lama menguasai bola. Memasuki menit ke-26, MU belum bisa memberikan ancaman nyata ke gawang Martin Dubravka.

Newcastle hampir menjebol gawang MU semenit kemudian. Saint-Maximin melepaskan umpan ke Longstaff yang diteruskan dengan tendangan dari depan kotak penalti, akan tetapi hanya menghantam mistar gawang MU.

Pada menit ke-38, Diego Dalot melakukan sapuan krusial. Mendapatkan umpan Longstaff, Almiron tak terkawal di depan sehingga tinggal berhadapan dengan David De Gea. Tapi tendangan Almiron masih bisa dihalau Dalot.

MU membalas lewat Andreas Pereira yang bisa melewati Ciaran Clark dan Longstaff. Pereira mengakhiri aksinya dengan tembaan melengkung dari depan kotak penalti. Tapi bola masih bisa diamankan Dubravka.

Semenit menjelang turun minum, MU membuang sebuah kesempatan dari situasi bola mati. Bola hasil tendangan sudut Juan Mata disambut Harry Maguire dngan sundulan kepala dari dekat, namun masih melenceng dari gawang.

Paruh pertama tuntas, skor masih kacamata alias 0-0.

Sesudah jeda, laga berjalan dengan tempo lambat. Kans berarti baru hadir pada menit ke-68 usai tendangan Mason Greenwood diblok DeAndre Yedlin.

Dua menit berselang Marcus Rashford nyaris membawa MU unggul. Daniel James bergerak dari sebelah kanan sebelum melepaskan umpan ke Rashford, yang tembakannya masih melenceng.

Serangan Newcastle pada menit ke-72 menghasilkan gol. Longstaff meliuk-liuk sebelum melepaskan tembakan jarak jauh yang menaklukkan De Gea. 1-0 untuk Newcastle.

Pada 10 menit terakhir, MU kelihatan lelah untuk melancarkan serangan. MU pun kehabisan waktu. Skor 1-0 berhasil dipertahankan Newcastle sampai akhir pertandingan.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)