Berita


Performa Manchester United sedang meningkat

Kemenangan dengan skor 5-0 atas LASK menjadi bukti sahih bahwa Manchester United kini sedang dalam performa bagus-bagusnya. Sebab, Setan Merah tidak pernah tersentuh kekalahan dalam 11 laga terakhir. Manchester United tidak berada dalam performa yang konsisten pada awal musim 2019/2020 ini. Setan Merah acap kali menelan kekalahan pada laga-laga krusial. Namun, kini United berada dalam performa terbaiknya. Kali terakhir United kalah terjadi pada 23 Januari 2020. Saat itu, pasukan Ole Gunnar Solskjaer kalah dari Burnley di Old Trafford dengan skor 0-2. Setelah itu, United tidak pernah merasakan kekalahan.

Termasuk laga melawan LASK, United sudah menjalani 11 pertandingan tak pernah kalah. Sembilan laga mampu dimenangkan, termasuk melawan Chelsea dan Manchester City. United hanya dua kali bermain imbang. Bukan hanya itu, United juga tampil solid di lini pertahanan. Mereka mampu mencatatkan sembilan cleansheet dan hanya kebobolan dua kali dalam 11 laga. United juga mencetak 30 gol dari 11 laga terakhirnya di semua kompetisi. Manajer Ole Gunnar Solskjaer pun sangat puas dan melihat timnya kini berada di jalan yang benar untuk meraih prestasi. “Saya merasa banyak yang perlu kami ubah,” buka Solskjaer.

“Kami sudah mendatangkan empat pemain baru ditambah satu pinjaman dan kehilangan beberapa pemain, pemain promosi dari tim junior, dan banyak pemain muda,” kata Solskjaer. Empat pemain baru memberi dampak besar. Daniel James, Harry Maguire, Aaron Wan-Bissaka, dan Bruno Fernandes langsung menjadi pemain inti. Odion Ighalo yang berstatus pinjaman pun tampil bagus. “Saya yakin kami akan berkembang. Saya yakin kami berada di jalur yang benar yang harus dilewati,” tambah pelatih 47 tahun. Solskjaer sejak awal mendapatkan dukungan penuh dari direksi Manchester United, walau prestasi klub sempat memburuk di paruh pertama musim 2019/2020. Namun, Solskjaer begitu yakin timnya butuh waktu untuk bisa meraih hasil bagus.

“Ada yang berbeda dari klub berbeda dan cara yang berbeda dalam melakukan banyak hal. Kami percaya dengan apa yang kami lakukan di United. Saya percaya pada apa yang kami lakukan saat ini. Saya pikir, saya adalah orang yang tepat, tetapi saya tidak akan membicarakan hal itu. Hasil akhir lah yang bakal menjadi buktinya,” kata mantan pelatih Molde tersebut. Bruno Fernandes mungkin baru beberapa pekan mengenakan kostum Manchester United, tapi waktu itu sudah cukup baginya untuk menilai kualitas sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer.

Mula-mula, gelandang 25 tahun ini mengaku sulit menilai kualitas Solskjaer karena belum lama bersama, tapi dia tahu satu hal istimewa dalam diri Solskjaer. Baginya, Solskjaer adalah salah satu pelatih yang sangat berhati-hati dalam menjelaskan detail instruksinya kepada para pemain. “Sulit karena baru sekitar satu bulan, tapi dia selalu berhati-hati dengan detail, dan bagi saya itu penting karena salah satu hal yang mengubah sepak bola saat ini adalah selalu mengamati detail,” buka Bruno. “Sekarang, setiap pelatih sangat bagus, mereka mempelajari satu sama lain dan itu menyebabkan setiap pertandingan sulit.”

Detail yang dimaksud Fernandes adalah cara Solskjaer mempersiapkan skuad MU menghadapi laga per laga. Solskjaer benar-benar menganalisis lawan, mencari kelemahannya, dan memberikan instruksi detail kepada para pemain. “Sekarang ada video dan mayoritas tim tahu apa yang akan Anda lakukan, di mana Anda akan menempatkan bola, di mana mereka akan menekan Anda, pertandingan jadi semakin sulit dan semakin sulit. “Saya kira Solskjaer sangat bagus dalam hal itu dan dia merupakan mantan pemain sepak bola jadi dia tahu kapan waktunya bicara dengan para pemain, kapan dia harus memberikan kata-kata positif atau terkadang lebih mendorong Anda,” sambung Fernandes.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

PSG sedang incar pemain bintang Manchester City yang dari Algeria

Dengan seorang pemain penyerang sayap dari klub Manchester City bernama Riyad Mahrez telah di kabarkan menjadi sebuah incaran bagi raksasa Prancis, Paris Saint-Germain untuk di musim depan yang akan mendatang.

Karena dengan cara penampilan dari Riyad Mahrez memang tampil sangat cukup baik pada saat di musim ini, meskipun dengan cara penampilan Manchester City secara tidak bagus musim lalu saat mereka berhasil meraih tiga gelar domestik. Namun dengan secara individual, mantan pemain Leicester City tersebut memang tidak mendapat lebih banyak peran yang terutama dalam partai penting klubnya.

Dan sehingga dengan perfoma sang pemain telah di kabarkan sangat menarik dengan perhatian dari PSG yang ingin bisa mendatangkan sang pemain untuk di musim depan. Namun dengan klub raksasa Prancis telah merasa dengan mereka memiliki peluang yang sangat cukup bagus, di karenakan adanya kasus FFP yang tengah untuk melanda City pada saat ini.

Karena ada sebuah kabar yang di berikan oleh kepada Calciomercato dan juga AS, di luar kasus mereka, Manchester City yang sendiri tampaknya cukup rela untuk bisa melepaskan seorang bintang penyerang berasal dari Algeria itu. Karena dengan sang pemain sendiri di kabarkan juga membuka pintu untuk bermain di Ligue 1 bersama Les Parisiens musim depan yang akan mendatang.

Namun masih memiliki tim yang sangat kuat dan selalu mampu untuk bisa tampil cukup kompetitif di Eropa memang merupakan sebagai salah satu opsi yang bagus bagi Mahrez untuk bermain jika dia memang memilih hengkang dari City. Secara finansial, PSG juga akan mampu bisa memberikannya bayaran yang serupa atau bahkan lebih dari yang dia kini dapatkan bersama juara bertahan Premier League tersebut.

Karena dengan Man City juga sendiri tampaknya sedang berjaga-jaga agar dengan mereka tidak terus memiliki problem dengan kasus FFP, karena itulah dengan tim asuhan dari Pep Guardiola itu kabarnya sangat cukup bersedia melepas Mahrez. Karena akan tentunya dengan harapan dari City adalah mereka akan mendapatkan harga yang sangat cukup bagus dari hasil penjualan sang penyerang sayap tersebut.

Selain Mahrez, City sendiri juga di prediksi akan kehilangan winger mereka lainnya, yakni Leroy Sane yang hingga kini masih ditaksir oleh Bayern Munchen. Meski baru saja pulih dari cedera panjang, pesona Sane sepertinya tidak pernah luntur di mata Bayern karena mereka di katakan akan melakukan penawaran lagi pada musim depan.

Tidak hanya itu, beberapa rumor tentang potensi hengkangnya beberapa pemain Man City musim depan juga terus bergulir. Sergio Aguero juga diperkirakan bisa hengkang, sedangkan Raheem Sterling digosipkan diincar oleh Real Madrid pada musim panas yang akan datang.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Barcelona takluk di Santiago Bernabeu

Real Madrid sukses membungkam sang rival abadi, Barcelona dua gol tanpa balas dalam laga La Liga 2019-20 jornada 26 yang dihelat di Santiago Bernabeu, Senin (2/3/2020) dini hari WIB. Usai bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Real Madrid memimpin berkat gol Vinicius Junior pada pertengahan babak kedua sebelum digenapi oleh Mariano Diaz di menit-menit akhir. Berkat hasil ini, Real Madrid pun kembali ke puncak klasemen mengkudeta Barcelona. Los Blancos kini unggul satu poin dari Blaugrana.

Gerard Pique meyakini bahwa Barcelona tidak layak menelan kekalahan dalam kunjungan ke Santiago Bernabeu. Pique merasa rekan-rekannya sudah tampil baik dan seharusnya bisa mencetak gol kemenangan di babak pertama. Sayangnya mereka melewatkan kesempatan itu dan akhirnya harus menderita di babak kedua. Sebagai tamu, Barca tampil sangat baik di babak pertama, lebih dominan. Pique merasa Madrid di babak pertama benar-benar buruk, bahkan yang terburuk dari sekian kesempatannya melawan Los Blancos di Bernabeu.

“Kami bisa mengontrol pertandingan di babak pertama. Itu adalah salah satu penampilan babak pertama terburuk Real Madrid yang pernah saya saksikan di Santiago Bernabeu,” tegas Pique. “Di babak kedua, mereka menekan kami kembali dan mereka bisa mencetak gol pertama pada momen yang mengecewakan.” Lebih lanjut, meski hasil ini buruk, Pique yakin persaingan merebut trofi La Liga musim ini masih sangat ketat. Madrid hanya unggul satu poin dari Barca di puncak klasemen sementara.

“Mereka meninggalkan pertandingan ini dengan mendapatkan semangat baru dan kami memang terpengaruh, tapi kami belum menyerah. Saya kira kami cukup kuat untuk menjuarai La Liga,” pungkasnya. Setien tenang-tenang saja Barcelona dikalahkan Madrid. Dia yakin kekalahan 0-2 pada pekan ke-26 itu tidak akan terlalu berpengaruh pada persaingan merebut trofi La Liga 2019/20 ini. Selisih satu poin dengan Madrid tidak membuat Setien terlalu khawatir. Dia yakin persaingan di puncak klasemen masih akan terus berubah-ubah dan masih terbuka lebar.

“Sekarang Madrid unggul satu poin tetapi jalan masih panjang dengan banyak belokan dan kesulitan,” tutur Setien. “Di babak pertama, kami berhasil mengontrol pertandingan, meski beberapa kali ceroboh dan kehilangan bola.” Setien tahu timnya kalah karena gagal memaksimalkan peluang di babak pertama dan membiarkan Madrid bangkit di babak kedua. Hasil ini sudah adil bagi kedua tim, Barca memang pantas kalah. “Permainan kami ada di babak pertama, kami bermain dengan baik dan menciptakan peluang, termasuk sebelum mereka mencetak gol di babak kedua,” sambung Setien.

“Tapi pada akhirnya itu tidak terjadi dan kami hanya bisa mengucapkan selamat pada lawan kami,” tutupnya. Lionel Messi tidak terlalu banyak berkontribusi di laga ini. Dia bermain buruk, menyuguhkan penampilan lesu yang seakan-akan tidak bernyawa. Ada satu momen yang cukup menjelaskan kesulitan Messi ini. Saat Madrid unggul satu poin, Messi mendapatkan umpan terobosan sempurna dari Frenkie de Jong. Dia tinggal berlari kencang menuju kotak penalti dan hanya perlu menaklukkan Thibaut Courtois. Messi sudah berulang kali melakukannya dengan sempurna.

Namun, kali ini Messi bisa disusul Marcelo, yang kemudian membuat tekel bersih untuk menghentikan laju Messi. Tekel inilah yang merupakan salah satu momen kunci pada pertandingan tersebut. Ketika Messi tidak berkutik, Barca tidak punya cara lain untuk menjatuhkan lawan. Sebaliknya, Madrid mendapatkan momentum untuk memukul balik dengan memanfaatkan rasa frustrasi Barca. Tidak ada yang bisa membantah ketergantungan Barca terhadap Messi. Bahkan sang pelatih, Quique Setien, mengakui langsung bahwa timnya memang bergantung pada La Pulga.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Valenciennes Unggul 3-1 atas Tuan Rumah Grenoble

Dalam laga match day ke 28 pada ajang kompetisi Ligue 2 Perancis yang berlangsung pada hari Sabtu (7/3/2020) dini hari tadi di Stade des Alpes,tim Valenciennes yang menjalani laga tandangnya tersebut pun berhasil membawa pulang raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya usai menundukkan tuan rumah Grenoble dengan skor 1-3. Dimana gol-gol kemenangan dari tim Valenciennes itu pun dipersembahkan oleh Sessi D’almeida, Baptiste Guillaume dan Malek Chergui. Sementara itu satu buah gol balasan dari tim tuan rumah Grenoble itu pun dipersembahkan oleh Jessy Benet.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada dini hari tadi,tim Valenciennes yang menyambangi markas dari Stade des Alpes itu pun memang terlihat mendapatkan perlawanan yang ketat dan sengit dari tim tuan rumah Grenoble. Sebab hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah Grenoble dengan tim Valenciennes didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Akan tetapi tim Valenciennes  pun akhirnya bisa membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 0-1 terlebih dahulu dimenit 10 pada babak pertama melalui raihan gol dari Sessi D’almeida.

Keunggulan 0-1 yang didapatkan oleh tim Valenciennes tersebut pun bertahan cukup lama didalam sisa waktu yang ada pada babak pertama,namun akhirnya dimenit 31 pada babak pertama,tim Valenciennes pun akhirnya bisa menggandakan keunggulannya menjadi 0-2 melalui raihan gol dari Baptiste Guillaume. Tertinggal 0-2 dari tim Valenciennes itu pun tentunya tidak membuat tim tuan rumah Grenoble putus asa dan menyerah begitu saja dalam mengejar ketertinggalannya tersebut didalam sepanjang sisa waktu yang ada pada babak pertama. Sayangnya setelah itu skor 0-2 yang didapatkan oleh tim Valenciennes itu pun lantas tetap bertahan dan bahkan tidak lagi berubah hingga akhir pertandingan babak pertama.

Didalam laga babak kedua,tim Valenciennes yang sudah berhasil memimpin dengan skor 0-2 didalam laga babak pertama itu pun diharuskan untuk bisa tetap bermain dengan baik dan impresif agar nantinya mereka pun bisa tetap menjaga keunggulannya tersebut didalam sepanjang pertandingannya pada babak kedua. Dilain sisi,tim tuan rumah Grenoble yang tengah tertinggal 0-2 itu pun mencoba untuk meningkatkan tempo permainannya dari awal mulainya laga babak kedua agar nantinya hal itu pun bisa membuat mereka mengejar ketertinggalannya tersebut didalam sepanjang pertandingannya pada babak kedua.

Hasilnya dimenit 53 pada babak kedua,tim tuan rumah Grenoble pun akhirnya bisa membalas dan memperkecil kedudukannya menjadi 1-2 melalui raihan gol dari Jessy Benet. Skor 1-2 yang didapatkan oleh tim tuan rumah Grenoble tersebut pun bertahan cukup lama didalam sepanjang sisa waktu yang ada pada babak kedua,akan tetapi skor 1-2 tersebut pun tidak bisa bertahan hingga akhir pertandingan babak kedua. Karena tujuh menit menjelang akhir laga babak kedua,tim Valenciennes pun berhasil menambah keunggulannya menjadi 1-3 melalui raihan gol dari Malek Chergui. Setelah itu skor 1-3 tersebut pun tetap bertahan dan bahkan tidak lagi berubah hingga akhir pertandingan babak kedua.

Dengan adanya raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim Valenciennes pada dini hari tadi itu pun tentunya masih membuat mereka berada diperingkat ketujuh pada papan klasemen Ligue 2 Perancis dengan jumlah raihan 42 poin. Sementara itu tim tuan rumah Grenoble yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya tersebut pun membuat mereka tertahan diperingkat sembilan dengan jumlah raihan 35 poin.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

FC Volendam Bermain Imbang 2-2 dengan Go Ahead Eagles

Dalam laga match day ke 28 pada ajang kompetisi Liga Jupiler Belanda yang berlangsung hari Sabtu (29/2/2020) dini hari tadi di Kras Stadion,tim tuan rumah FC Volendam yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun harus puas dengan jumlah raihan satu poinnya usai hanya bisa bermain imbang 2-2 dengan lawannya Go Ahead Eagles. Dimana masing-masing gol yang tercipta didalam laga dini hari tadi dari tim tuan rumah FC Volendam itu pun dipersembahkan oleh Francesco Antonucci dan Ibrahim El Kadiri. Sementara itu dua buah gol balasan dari tim Go Ahead Eagles itu pun dipersembahkan oleh Antoine Rabillard yang berhasil mengemas dua buah golnya pada dini hari tadi.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada dini hari tadi,tim tuan rumah FC Volendam yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang terlihat menjalani laga yang ketat dan sengit pada saat berhadapan dengan lawannya Go Ahead Eagles. Tentunya hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah FC Volendam dengan tim Go Ahead Eagles didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Namun dimenit 11 pada babak pertama,tim tuan rumah FC Volendam pun akhirnya bisa membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu melalui raihan gol dari Francesco Antonucci.

Setelah itu keunggulan 1-0 yang didapatkan oleh tim tuan rumah FC Volendam pun bertahan lumayan lama didalam sepanjang sisa waktu yang ada pada babak pertama,akan tetapi tim Go Ahead Eagles pun akhirnya baru bisa membalas dan menyamakan kedudukannya menjadi imbang 1-1 dimenit 27 pada babak pertama melalui raihan gol dari Antoine Rabillard. Skor imbang 1-1 yang baru saja didapatkan oleh tim Go Ahead Eagles tersebut pun hanya bertahan sementara saja,karena hanya berselang dua menit kemudian,tim Go Ahead Eagles pun berhasil membalikkan keadaannya menjadi unggul 1-2 melalui raihan gol kedua dari Antoine Rabillard. Sayangnya setelah itu skor 1-2 tersebut pun lantas tetap bertahan dan tidak lagi berubah hingga akhir pertandingan babak pertama.

Memasuki laga babak kedua,tim tuan rumah FC Volendam yang tertinggal 1-2 dari tim Go Ahead Eagles didalam laga babak pertama itu pun tentunya masih tetap terlihat menjalani laga yang cukup ketat dan berimbang dari awal mulainya laga babak kedua. Apalagi yang seperti kita ketahui dengan adanya keunggulan yang tengah didapatkan oleh tim Go Ahead Eagles saat ini pun memang mengharuskan mereka untuk bisa tetap bermain dengan baik dan impresif agar nantinya mereka pun bisa mempertahankan keunggulannya tersebut didalam sepanjang pertandingannya pada babak kedua.

Sedangkan dilain sisi,tim tuan rumah FC Volendam yang tengah tertinggal itu pun mencoba untuk meningkatkan tempo permainannya agar nantinya mereka pun bisa mengejar ketertinggalannya tersebut didalam sepanjang waktu yang ada pada babak kedua. Alhasil tim tuan rumah FC Volendam pun barulah bisa membalas dan menyamakan kedudukannya menjadi imbang 2-2 dimenit 58 pada babak kedua melalui raihan gol dari Ibrahim El Kadiri. Akan tetapi setelah itu skor imbang 2-2 yang didapatkan oleh tim tuan rumah FC Volendam dengan tim Go Ahead Eagles tersebut pun tetap bertahan dan tidak lagi berubah didalam sepanjang sisa waktu yang ada pada babak kedua.

Dengan demikian jumlah raihan satu poin yang didapatkan oleh tim Go Ahead Eagles pada dini hari tadi itu pun tentunya masih membuat mereka berada diperingkat kelima pada papan klasemen Liga Jupiler Belanda dengan jumlah raihan 48 poin. Sementara itu tim tuan rumah FC Volendam yang juga mendapatkan tambahan satu poinnya tersebut pun tertahan diperingkat keempat dengan jumlah raihan 52 poin.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

QPR Menang Tipis Atas Derby

Ilias Chair memanfaatkan setelah kesalahan oleh Wayne Rooney untuk mencetak gol kemenangan QPR dalam kemenangan 2-1 atas Derby sedangkan Martyn Waghorn telah mengangkat level Rams setelah Grant Hall menempatkan Rangers unggul, tetapi finish yang tegas dari Chair mengembalikan keunggulan tim tuan rumah dan Chair, hanya sebagai pemain pengganti, terjaring dengan 15 menit tersisa di Stadion Yayasan Kiyan Prince karena Bola cross-field yang dicoba Rooney dicegat oleh Ebere Eze, yang memotong dari kiri dan memberi makan Chair dengan umpan Cerdas lalu Gelandang muda melakukan sisanya, mengendalikan bola dengan sentuhan pertama yang sangat baik dan kemudian menembakkan kiper Ben Hamer jadi Hall membuka skor dengan tendangan keras 11 menit sebelum jeda pertandingan dan Matt Clarke gagal menangani bola Geoff Cameron ke dalam kotak dan itu memantul ke arah kapten Rangers Hall, yang mengecam bagian bawah bar dari 20 meter dimana Derby telah menciptakan peluang yang lebih baik dan Waghorn seharusnya menempatkan mereka di depan tetapi tendangan voli dari jarak dekat setelah ditemukan oleh umpan silang sayap kiri Max Lowe.

Clarke juga melakukan tendangan voli, dalam kasusnya setelah ditemukan tidak bertanda oleh sudut Rooney, dan Ryan Manning hampir mencetak gol bunuh diri ketika ia memotong umpan Rooney ke Lowe dan secara tidak sengaja mengalihkan bola tepat di atas mistar namun Rangers memang mengancam beberapa kali sebelum maju – Jordan Hugill melakukan usaha yang diselamatkan oleh Hamer menyusul kerja keras Bright Osayi-Samuel, sebelum Yoann Barbet nyaris melakukan tendangan bebas sehingga Hamer dikalahkan dengan baik oleh Hall’s thunderbolt tetapi Waghorn menebus kesalahannya sebelumnya dengan menyamakan kedudukan dengan sundulan dari sudut sayap kiri Max Bird beberapa menit sebelum jeda pertandingan kemudian Hamer menghasilkan penyelamatan bagus tepat setelah satu jam ketika ia melepaskan tembakan pertama kali Marc Pugh menyusul umpan silang yang dalam dari kanan oleh Todd Kane tapi Stopper Derby tidak bisa menyelamatkan timnya setelah kesalahan mahal Rooney tetapi mencegah gol Chair kedua dengan menjaga sundulannya dari tiang Manning, sementara kiper R Liam Kelly melakukan yang luar biasa untuk menyelamatkan sundulan terakhir Waghorn bahkan QPR sekarang tidak terkalahkan dalam empat pertandingan dan kemenangan membawa mereka di atas Derby di meja Kejuaraan Bet Bet

Mark Warburton dari QPR: “Kami memiliki pertandingan musim ini di mana kami belum mendapatkan hadiah – dan malam ini saya pikir kami sedikit menaiki keberuntungan kami dalam lima atau 10 menit terakhir. Kami pantas mendapatkan sedikit keberuntungan itu – dan kami memang berkendara keberuntungan kami – dan itu adalah tiga poin penting bagi kami maka Derby adalah tim yang sangat bagus dengan banyak kualitas dan mereka akan menyebabkan masalah bagi Anda. Tetapi kami merasa bahwa kecakapan menyerang kami dapat melukai mereka juga dan itu terbukti menjadi masalahnya sedangkan Phillip Cocu dari Derby: “Untuk gol kedua kami tidak bertahan dengan baik – tidak membuat pilihan yang tepat. Lawan tidak menciptakan banyak peluang tetapi mereka efektif. Kami mungkin menciptakan lebih banyak, tetapi mereka mencetak lebih banyak. cara kami bermain tidak buruk, tetapi sepakbola selalu tentang hasil, jadi kami tidak bisa bahagia jadi “Ini membuat frustrasi. Jauh dari rumah sejak awal Januari kami telah bermain jauh lebih baik, mendominasi lebih banyak dan menciptakan lebih banyak, tetapi satu-satunya masalah adalah kami kebobolan terlalu banyak gol.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

3 Pemain yang Mesti Hengkang dari Barcelona untuk Kemajuan Karirnya

 

Barcelona sedang terjebak kompetisi seru dengan Real Madrid di panggung La Liga musim ini. Mereka barusan merampas urutan pucuk dari Real Madrid.

Keberhasilan itu dicapai Barcelona sesudah menang dengan score 5-0 atas Eibar pada laga minggu ke-25. Pada saat yang sama, Los Blancos roboh dengan score tipis 0-1 dari Levante.

Dengan hasil ini, Real Madrid turun ke rangking ke-2 klassemen dengan 53 point. Los Blancos ketinggalan dua angka dari Barcelona yang memuncaki klassemen.

Walau sukses merampas pucuk klassemen, perform Barcelona keseluruhannya belum kelihatan spesial. Lebih, mereka sempat alami periode susah hingga harus lakukan perubahan pelatih.

Tentu saja, supaya mempunyai permainan yang berkelanjutan pada musim depan, Barcelona harus melakukan perbaikan skuadnya di bursa transfer. Tetapi, kedatangan pemain baru akan membuat kondisi pemain yang jarang-jarang bermain jadi makin susah.

Dalam kata lain, Barcelona harus melepas beberapa pemain yang kesusahan memperoleh peluang bermain. Hal tersebut supaya mereka dapat meningkatkan profesinya di lain tempat.

Di bawah ini tiga pemain yang perlu tinggalkan Barcelona untuk perkembangan profesinya.

Riqui Puig

Riqui Puig ialah lulusan La Masia yang tidak memperoleh banyaknya waktu bermain di team penting Barcelona sebab kompetisi yang ketat di posisi tengah Blaugrana. Pemain berumur 20 tahun itu ialah gelandang tengah, yang dapat bermain dimanapun, dari mulai nomor enam sampai nomor sepuluh sebab potensi teknisnya yang cemerlang.

Puig cuma bermain dalam dua laga di La Liga musim ini. Kelihatannya sang pemain tidak ada mendapatkan banyak kesempatan untuk bermain sebab Barcelona telah masuk babak penting pada musim ini.

Dengan posisi tengah Barcelona dipenuhi oleh pemain bagus, semakin lebih baik buat pemain seperti Puig untuk tinggalkan Camp Nou pada panas musim ini. Entahlah itu geser dengan utang atau permanen tapi semakin lebih baik buat sang gelandang untuk masih ada di kelas paling tinggi Spanyol pada musim depan.

Ousmane Dembele

Semenjak masuk dengan Barcelona dari Borussia Dortmund pada Agustus 2017, profesi Ousmane Dembele di Camp Nou seringkali terganggu oleh luka. Ia menanggung derita luka hamstring pada bulan Februari hingga harus akhiri musim ini bertambah cepat.

Sepanjang dua 1/2 musim dengan raksasa Catalan, pemain Prancis itu cuma kumpulkan 2.956 menit bermain. Jumlahnya itu tentunya lebih rendah dari yang diinginkan Barca saat mereka mengambilnya.

Serta saat pemain berumur 22 tahun itu bermain, dia belum seluruhnya memperlihatkan potensi yang membantunya geser ke Barcelona. Blaugrana menebusnya dengan benar-benar mahal serta mengharap dapat gantikan Neymar tetapi dia tidak penuhi keinginan itu.

Profesi Dembele alami penurunan mencolok semenjak dia masuk dengan raksasa Spanyol. Semakin lebih baik bila dia tinggalkan Barcelona serta menghidupkan profesinya di lain tempat.

Carles Alena

Lulusan La Masia yang lain, Carles Alena dipropagandakan dengan permanen ke team penting Barcelona pada 2018. Tetapi, dia belum memperoleh banyak kesempatan di posisi tengah Barcelona.

Pemain 22 tahun itu sekarang dipinjamkan ke Real Betis sampai akhir musim. Bila dia sukses tampil mengagumkan di club, Alena tidak kekurangan peminat pada musim panas.

Seperti yang diketahui, posisi tengah Barcelona sekarang dipadati dengan beberapa pemain yang cemerlang. Hal tersebut akan membuat pemain muda seperti Alena kesusahan memperoleh peluang bermain reguler.

Karenanya, bukan ketetapan yang jelek untuk tinggalkan Camp Nou serta mengawali profesinya di lain tempat. Memperhitungkan popularitasnya sejauh ini, klub-klub Premier League serta Bundesliga kemungkinan tertarik menggunakan jasanya.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Sempat tertinggal 1-2 atas West Ham, Liverpool berhasil comeback dengan skor 3-2

Liverpool harus dibuat besusah payah kala menumbangkan West Ham dengan skor ketat 3-2 dalam laga Premier League 2019-20 pekan ke-27 yang digelar di Anfield, Selasa (25/2/2020) dini hari WIB. Setelah sempat unggul lebih dulu lewat gol Georginio Wijnaldum, Liverpool justru berbalik tertinggal usai West Ham mencetak dua gol, masing-masing lewat aksi Issa Diop dan Pablo Fornals. Liverpool sukses bangkit dengan mencetak dua gol tambahan, masing-masing satu gol dari Mohamed Salah dan Sadio Mane.

Berkat hasil ini, Liverpool pun makin kokoh di puncak klasemen dengan poin 79. Sementara itu, West Ham masih terpuruk di zona degradasi, tepatnya di posisi 18 dengan poin 24. Selepas pertandingan, Sadio Mane mengaku mendapat perlawanan sengit dari West Ham. Bahkan, tim asal London itu sempatt berbalik unggul, meski akhirnya kemenangan bisa diamankan The Reds. “Ini laga yang sulit, West Ham menyulitkan kami dan membuat kami buntu,” kata Mane.

“Mereka mengejutkan kami dengan membalikkan keadaan. Kami terus berjuang sampai akhir. Kami terus menekan, apalagi bermain di Anfield di depan para fans. Kami selalu percaya kami akan menang,” sambungnya. Dilansir dari website resmi Premier League, Trent Alexander Arnold menajdi man of the match untuk pertandingan ini. Bek kanan Liverpool yang masih berusia 21 tahun itu mencatatkan dua assist untuk kemenangan Liverpool.

Trent Alexander Arnold mengaku hanya terus bermain menyerang ketika West Ham menyamakan kedudukan dan membalikkan keadaan. “Kami hanya berusaha untuk menyerang dan mencetak gol, itulah yang diminta oleh manajer. Akhirnya membuahkan hasil,” katanya. “Kami sangat percaya diri dan memenangkan setiap pertandingan. Kami senang dengan kemenangan ini,” lanjut pemain asal inggris tersebut.

Manajer Liverpool, Juergen Klopp mengakui ada faktor hoki dibalik kemenangan timnya. Klopp tak pernah ragu akan kemampuan timnya untuk comeback. Namun dia juga mengakui kalau Liverpool dinaungi dewi fortuna. “Saya tidak merasakan kegelisahan di Anfield. Saya kira tak ada orang di stadion yang berpikir ini tidak mungkin. Masih ada 51 menit, itu waktu yang panjang,” ujar Klopp.

“Kami sedikit beruntung, gol Mohamed Salah, Lukasz Fabianski biasanya akan melakukan penyelamatan dan kemudian gol Sadio Mane sedikit beruntung karena berbelok. Gol terbaik yang kami buat justru dianulir, itu benar-benar bagus,” katanya menambahkan. Liverpool kini butuh empat kemenangan lagi untuk mengunci gelar juara Liga Inggris. Empat laga ke depan, The Reds bakal menghadapi Watford, Bournemouth, Everton, dan Crystal Palace.

Bisa lebih cepat, andai pesaing terdekat Manchester City terpeleset di empat laga tersebut. Akan tetapi, Juergen Klopp tak mau sesumbar. Dirinya mau timnya fokus dan terus menang saja. “Kami harus terus menang dan harus siap. Pertandingan selanjutnya adalah melawan Watford,” katanya. Menurut Klopp, Manchester City juga akan fokus terus memenangi sisa pertandingan meski kini berjarak 22 poin. Klopp mau pasukannya untuk kerja keras.

“Manchester city adalah tim yang mampu memenangkan semua pertandingan. Selama tim kami bekerja keras, saya tak khawatir,”ucapnya. Liverpool kini menyamai rekor Manchester City pada tahun 2017 lalu dimana mereka meraih 18 kemenengan secara beruntun di Liga Inggris. “Saya tidak pernah berpikir rekor ini akan dipatahkan atau disamai. Kami melakukannya dan sejujurnya saya tidak percaya ini terjadi,” ujar klopp.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Southampton Dipermalukan Burnley

Para pengunjung memimpin dengan gol aneh ketika Ashley Westwood mencetak langsung dari sudut (2) setelah Danny Ings salah menilai penerbangan dalam angin. Ings kemudian mengangkat level timnya (18) dengan tendangan kuat dari jarak jauh, mencetak gol ke-18 dari kampanye di semua kompetisi Namun, Burnley selalu tampak lebih nyaman dalam kondisi dan Vydra – yang menggantikan Chris Wood yang cedera – mencetak gol individu yang brilian (60) untuk memberi tim tamu kemenangan ketiga dalam empat pertandingan terakhir maka Kekalahan ini untuk Southampton berarti mereka masih memiliki rekor kandang terburuk di Liga Premier musim ini, hanya mengambil 11 poin dari 13 pertandingan mereka di St Mary’s Dalam kondisi basah dan berangin ketika tahap awal Storm Dennis menghantam pantai selatan, Burnley beradaptasi jauh lebih cepat daripada tuan rumah bertebaran kesalahan. The Clarets unggul dalam dua menit, mencetak gol tandang tercepat mereka di Liga Premier dan mungkin yang paling aneh kemudian Westwood melecut sudut pos yang cukup biasa-biasa saja yang tampaknya akan dibersihkan oleh Ings, yang mengatur area itu, namun, ia salah menilai penerbangan bola dan berpikir itu keluar untuk tendangan gawang. Kesalahannya terbukti mahal ketika bola menggeliat di atas garis meskipun upaya Alex McCarthy untuk merebut bola kembali bermain.

Southampton berjuang untuk mendapatkan pola serangan mereka sebagai gaya langsung Burnley ke Jay Rodriguez dan Chris Wood cocok dengan kondisi Namun, Ings tampak seorang pria yang putus asa untuk menebus kesalahannya dan dia menghasilkan momen berkualitas untuk menarik level timnya di menit ke-18. Tidak terlihat banyak dari 22 meter tetapi pergeseran cepat membuka ruang untuk serangan dan striker menyapu dengan keras dari permukaan basah melewati Nick Pope dan Itu adalah beberapa menit yang buruk bagi Burnley ketika striker Wood tertatih-tatih karena cedera hamstring setelah berhenti bermain untuk tujuan Southampton sedangkan Sofiane Boufal, yang tampak berbahaya melawan Phil Bardsley, segera mengikuti Wood menyusuri terowongan dengan cedera lutut saat Southampton terus menemukan ritme menyerang Dengan kondisi yang memburuk setelah paruh waktu ketika pusat badai bergerak melalui Southampton, peluangnya sedikit dan jarang Namun, Burnley-lah yang membawa ancaman lebih besar di sepertiga akhir dan membuat hidung mereka unggul dengan setengah jam bermain.

Bola langsung Jeff Hendrick ke Vydra menyebabkan masalah untuk pasangan bek tengah Saints yang tidak menentu dari Jack Stephens dan Jannik Vestergaard. Striker Burnley itu bodoh untuk menembak melewati Vestergaard kemudian menunjukkan ketenangan tertinggi dalam kondisi untuk menemukan sudut atas dengan serangan serak Mengingat dia tidak mencetak gol selama dua tahun, ketenangan di depan gawang yang ditunjukkannya mengesankan sebab Tugasnya saat itu adalah pada Southampton untuk membawa permainan ke Burnley tetapi mereka tidak memiliki alat yang diperlukan untuk menghancurkan mereka dengan Ben Mee dan James Tarkowski di yang terbaik sehingga Faktanya, penyelamatan pertama dari permainan yang harus dilakukan Pope terjadi pada saat injury time ketika Pierre-Emile Hojbjerg menggambar satu blok dari kiper dari sudut yang sempit Setelah berhasil keluar dari zona degradasi ke papan tengah, Southampton telah tergelincir kembali ke cara lama mereka sementara Burnley telah naik ke posisi 10 maka Rasanya kasar untuk memilih satu pemain Burnley karena ini semua tentang kohesi tim dan manajemen yang brilian dalam kondisi dari Sean Dyche.

 

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Juventus taklukkan Brescia 2-0 tanpa Ronaldo

Juventus menaklukkan Brescia yang tampil dengan 10 pemain sejak babak pertama. Bermain tanpa Cristiano Ronaldo, Bianconeri menang 2-0. Bertanding di Allianz Stadium pada Giornata ke-24 Liga Italia, Minggu (16/2/2020) malam WIB, Juventus mengistirahatkan Cristiano Ronaldo di laga ini. Hal itu dilakukan karena Si Nyonya Tua akan menghadapi Olympique Lyon di 16 besar Liga Champions tengah pekan nanti.

Tuan rumah tampil dominan sejak menit awal laga. Dikutip dari Opta, mereka mencatatkan penguasaan bola sebesar 68 persen dibanding 32 persen milik Brescia. Leonardo Bonucci dkk mendapat keuntungan setelah Brescia harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-38. Florian Aye menerima kartu kuning kedua karena melanggar Aaron Ramsey.

Pelanggaran Aye ini juga harus dibayar mahal oleh Brescia. Pasalnya, hadiah tendangan bebas bisa dikonversi menjadi gol oleh Paulo Dybala. Juventus menutup laga ini dengan kemenangan 2-0 berkat gol dari Juan Cuadrado di menit ke-75. Tambahan tiga angka membawa Juventus ke puncak klasemen dengan 57 poin.

Mereka menggusur Inter Milan dengan keunggulan tiga angka. Nerazzurri sendiri baru akan bermain setelah ini dengan menghadapi Lazio. Sementara untuk Brescia, kekalahan atas Juventus membuat mereka tetap di posisi ke-18. Pasukan Diego Lopez masih berjuang untuk keluar dari jurang degradasi usai baru mengumpulkan 16 poin.

Maurizio Sarri memimpin Juventus menorehkan rekor nyaris sempurna di kandang musim ini. Juventus belum terjungkal di Turin setelah memenangi 16 dari 17 laga kandang pertamanya di sepanjang 2019/20. Sarri menjadi pelatih kedua yang mencapai torehan itu dengan Juve setelah Carlo Parola pada 1960.

“Kami melakukan apa yang harus dilakukan,” kata Sarri usai pertandingan. “Tadi itu adalah sebuah start yang lumayan, sekalinya kami memecah kebuntuan, kami memperlihatkan kesabaran. Tiga kali mengenai mistar gawang, dan lebih dari mendapatkan kemenangan,” imbuh alenatore Juve itu. Giorgio Chiellini kembali tampil usai enam bulan berkutat dengan cedera.

Ia mendapat sambutan meriah di laga comebacknya saat Juventus melawan Brescia. Chiellini bermain menggantikan Leonardo Bonucci di menit ke-77. Bek 35 tahun ini mendapatkan tepuk tangan dari seisi stadion kala memasuki lapangan. Ini menjadi laga comeback Chiellini setelah kurang lebih enam bulan berkutat dengan cedera ACL pada lutut kanannya. Ia mengalami cedera saat berlatih dengan Juventus pada Agustus tahun lalu.

Cedera tersebut terjadi beberapa hari setelah Chiellini tampil pada pekan pembuka Liga Italia saat Juventus berhadapan dengan Parma. Di laga tersebut, ia bermain selama 90 menit dan mencetak gol tunggal kemenangan Juventus. Chiellini mengaku senang bisa kembali bermain dan melewati masa-masa sulitnya saat cedera.

Pria asal Italia juga berterima kasih kepada rekan setimnya yang telah berjuang keras untuk Juventus selama dirinya absen. “Bagian yang terburuk sudah berakhir dan sekarang bagian yang sulit akan datang. Hari ini, saya butuh suntikan tenaga, terima kasih untuk semuanya. Sekarang saya harus bekerja keras untuk membantu rekan tim saya,” ujar Chiellini.

“Saya kini berada di tim yang berada di puncak klasemen Serie A, melaju cukup baik di Coppa Italia dan lolos ke 16 besar Liga Champions. Saya berterima kasih kepada rekan tim saya selama lima setengah bulan ini. Saya berharap bisa memberikan motivasi kepada para pemain yang sudah banyak bermain,” ungkapnya menambahkan.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)