Judi Bola | Zidane: Di Madrid Casillas Stater? Belum Tentu!


Madrid – Casillas akhirnya bisa merasakan sensasi stater lagi di bawah mistar gawang. Dini hari kemarin, Cassillas mengggarda gawang tim nasional Spanyol, bukan bersama Madrid. Lantas apakah dengan begitu pada jornada keempat mendatang dimulai Casillas akan dijadikan portero andalan Madrid lagi!.

Sayangnya, jawaban yang didapat dari Manajemen Madrid yang diwakili oleh Zidane tidak menggambarkan sebuah jaminan. Jaminan dimana seharusnya Casillas bermain sebagai kiper utama dan sekaligus menyandang kapten di tim. Sebagaimana yang diketahui, pada jelang akhir musim lalu berakhir. Pos terakhir pertahanan Madrid dimana Casillas sudah tidak menempatinya lagi. Mantan arsitek Mourinho lebih cenderung memainkan dan menyukai Lopez. Ketika Mou atau sapaan Mourinho angakt kaki, Casillas dianggap publik bahwa posisi kiper madrid sebagai kiper utama bakal dikembalikan.

Tapi siapa sangka, ternyata enternador anyar Ancelotti tidak mengubah posisi nama penjaga gawang utama dari Lopez ke Casillas pada tiga laga fixture pertama La Liga musim in. Adapun Casillas tetap “menghiasi” bangku cadangan. Zidane yang pada musim ini diangkat sebagai asisten alias tangan kanan Ancelotti, sedianya nama Casillas tercatat di Starting IX Spanyol saat bertandang ke markas Finlandia pada kualifikasi Piala Dunia Group I lalu mengaku gembira. Tapi legenda hidup asal Prancis yang kini berusia 41 tahun tersebut enggan memastikan Casillas bakal dijadikan stater lagi di skuat utama Madrid.

“Saya ingin bilang pada Anda bahwa saya juga senang melihat dia berada di tim utama timnas Sapnyol. Tapi, untuk (spot utama) Madrid? Kita lihat saja nanti,” singkat Zidane, pada media Judi Bola, pada hari senin (9/9/2013).

Pada tanggal 7 Mei 2006 Zizou memainkan pertandingan terakhir sebagai tuan rumah untuk Real Madrid di Stadion Santiago Bernabéu. Pemain Real Madrid memakai baju kaos khusus yang bertanda “ZIDANE 2001 – 2006” tertulis di bawah logo klub. Seperti yang dapat diduga, pendukung Real Madrid memberikan dia sambutan yang hangat dan mendukung Zizou sepanjang pertandingan. Pertandingan ini melawan Villarreal CF dan, sayangnya untuk Zizou, hasil terbaik yang diperoleh Real Madrid adalah seri tiga sama. Zizou mencetak gol kedua untuk Real Madrid tanpa perayaan besar-besaran. Zizou menukar baju kaosnya dengan Juan Roman Riquelme, pemain Villarreal CF dan gelandang Argentina. Pada akhir pertandingan, pendukung Real Madrid mengucapkan selamat jalan untuk Zizou dengan memberi ia tepuk tangan panjang, yang membuatnya menitikkan air mata.

Setelah penampilan yang sangat fantastis di Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000, tidak sedikit publik sepak bola yang menganggapnya sebagai pemain terbaik di dunia. Kelebihan dan keahliannya melakukan dribbling dan penguasaan bola sering membuat pemain lawan merasa frustasi karena sulitnya merebut bola darinya.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 10.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: +1 (from 1 vote)
Judi Bola | Zidane: Di Madrid Casillas Stater? Belum Tentu!, 10.0 out of 10 based on 1 rating
Social tagging: > >

Comments are closed.