Kehadiran Aubameyang Membuat Lacazette Gelisah


Ada satu pemain Arsenal yang saat ini sedang gelisah menyusul kehadiran Pierre-Emerick Aubameyang. Pemain itu adalah Alexandre Lacazette.

Menyusul kepergian Alexis Sanchez ke Manchester United, The Gunners langsung bergerak cepat dengan merekrut Aubameyang dari Borussia Dortmund dengan harga senilai 57 juta poundsterling.

Buktinya Aubameyang langsung mencetak gol di pertandingan debutnya melawan Everton pada pekan lalu. Hal ini tentunya membuat manajer Arsenal, Arsene Wenger, gembira karena ngotot membeli striker berusia 28 tahun itu untuk diduetkan dengan Henrikh Mkhitaryan.

Walaupun begitu, ada juga yang tidak senang dengan kehadiran Aubameyang. Dia adalah Lacazette yang semakin terancam saja peluangnya tampil sebagai starter.

Apalagi sebelum Aubameyang datang, Lacazette juga sedang berada dalam sorotan mengingat penampilannya tidak membaik setelah dibeli dari Olympique Lyon di musim panas lalu. Penyerang internasional Prancis itu hanya mencetak 9 gol dari 29 pertandingan di semua ajang di musim ini.

Alhasil Lacazette pun sedang tidak karuan karena saat ini dia lebih sering duduk di bench. Peluang Lacazette untuk unjuk gigi sebenarnya datang 2 hari lalu di pertandingan melawan Tottenham Hotspur.

Namun sayangnya striker berusia 26 tahun itu melewatkan kesempatan emas untuk membuat kedudukan sama kuat 1-1 sesudah Arsenal kebobolan terlebih dulu lewat gol Harry Kane.

“Alexandre Lacazette amat bagus di dalam duel satu lawan satu dengan kiper. Dia adalah seorang pencetak gol yang ulung” kata Wenger.

“Dia baru saja melalui periode yang sulit sebelum ini. Dia selalu bekerja keras di dalam sesi latihan, berlatih sangat keras di dalam penyelesaian akhir” sambung manajer berusia 68 tahun itu.

“Saya tak tahu apa yang akan terjadi. Apakah dia tidak menyentuh bola dengan benar? Itu bisa saja terjadi di dalam hitungan detik” lanjut Wenger.

“Mungkin saat ini rasa percaya dirinya sedang tidak bagus karena dia kini memiliki pesaing. Tapi itu adalah hal yang biasa untuk seorang penyerang. Saya hanya bisa berharap dia bermain lebih baik untuk tim” demikian manajer kelahiran Strasbourg, 22 Oktober 1949 itu.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)
Social tagging: > >

Comments are closed.