Lampard Kritik Kebijakan Transfer Chelsea


 

Kebijakan transfer Chelsea di bursa transfer musim panas kali ini amat disorot. Salah satu yang mengkritik kebijakan transfernya adalah legenda ‘Si Biru’, Frank Lampard.

Sebagai juara bertahan Liga Inggris 2016/2017, Chelsea merekrut 3 pemain untuk memperkuat setiap lininya. Antonio Rudiger digaet dari AS Roma untuk posisi bek, Timoue Bakayako diboyong dari AS Monaco untuk lini tengah dan Alvaro Morata didatangkan dari Real Madrid untuk menajamkan lini depan.

Akan tetapi Chelsea juga kehilangan 2 pemain di posisi gelandang dan penyerang. Nemanja Matic dilepas ke klub pesaing, Manchester United, sementara itu Diego Costa akan dijual karena sudah tak masuk ke dalam rencana manajer The Blues, Antonio Conte.

Lampard pun mempertanyakan aktivitas transfer eks timnya itu. Topskor sepanjang masa Chelsea itu menyarankan untuk mendatangkan lebih banyak pemain ke Stamford Bridge. Hal tersebut diungkapkan selepas pertandingan Chelsea vs Arsenal di ajang Community Shield. Chelsea takluk 1-3 lewat adu penalti di ajang tersebut.

“Anda melihat kedua tim ini dan Chelsea memiliki nyaris setengah lebih sedikit dari skuat Arsenal” kata Lampard.

“Kalau bicara mengenai kualitas, saya rasa Chelsea masih mempunyai hal itu, akan tetapi saat Antonio Conte berada di Juventus, dia melakukan hal yang rata-rata dilakukan di bursa transfer. Conte selalu menekan klub untuk merekrut pemain” lanjut pria berusia 39 tahun itu.

“Saya rasa dia fokus untuk kehilangan Diego Costa, namun Chelsea kehilangan Nemanja Matic. Memang mereka telah merekrut pemain, akan tetapi saya rasa mereka menginginkan lebih banyak pemain lagi karena mereka akan tampil di Liga Champions” sambung Lampard.

Mengenai Matic, Lampard menilai jika keputusan Chelsea melepasnya cukup aneh. Gelandang internasional Serbia itu dinilai cukup bagus di lini tengah Chelsea dan mampu membebaskan rekan setimnya maju ke depan.

“Itu hal aneh melihat Matic ke Manchester United. Matic merupakan bagian besar dari permainan Chelsea di musim lalu bersama N’Golo Kante. Matic membiarkan bek sayap maju dan membiarkan Willian dan Pedro Rodriguez bebas ke depan” demikian pria kelahiran Romford, 20 Juni 1978 itu.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)
Social tagging: > >

Comments are closed.