Liga Champions Juga Tidak Dapat, Walau Josep Guardiola Sudah Menghabiskan Rp 12,8


Josep Guardiola miliki dua trofi Liga Champions, tetapi semua ia bisa waktu melatih Barcelona. Di Bayern Munich serta sekarang Manchester City ia selalu tidak berhasil, walau telah butuhkan uang banyak.

Manchester City menang 4-3 waktu gantian melayani Tottenham Hotspur di set perempatfinal Liga Champions. Malang buat Sergio Aguero dkk, hasil itu tidak cukuplah melepaskan mereka ke semi final karena kalah agresivitas gol tandang sesudah dengan agregat sama kuat 4-4.

Ini ialah kegagalan ke-3 Guardiola memberikan City trofi Liga Champions. Pada dua musim pertamanya, manajer asal Katalan itu beruntun mengantarkan timnya sampai set 16 besar (2016/2017) serta perempatfinal (2017/2018).

Guardiola sempat demikian cemerlang di Liga Champions. Tetapi itu dahulu, delapan serta 10 tahun kemarin, waktu melatih Barcelona. Semenjak tinggalkan Camp Nou, Pep tidak pernah jadi juara Liga Champions.

Tiga musim menukangi Bayern Munich, Guardiola tetap berhenti jalannya di semi final. Situasi yang sudah sempat membuat dijuluki Mr Semi final.

Guardiola bukanlah tidak diberi. Baik di Bayern, lebih sekarang di City, ia bisa dana berbelanja besar untuk menguatkan skuatnya. Beberapa pemain mahal sukses dihadirkan. Tetapi waktu banyak trofi pertandingan domestik dimenangi, piala di Eropa tidak kunjung didapatkan.

Diambil dari Marca, pada musim pertamanya menukangi The Citizens, Pep membelanjakan 213 juta euro. Lantas ditambah jadi 317,5 juta euro pada musim ke-2. Sesaat di tahun ini angkanya berkurang mencolok jadi 77 juta euro.

Bila ditotal dengan dana berbelanja yang dipakai waktu di Bayern Munich, Guardiola telah habiskan 812 juta euro untuk beli pemain. Angka itu sama dengan Rp 12,8 triliun. Tetapi itu tidak cukuplah untuk membantunya mencapai trofi Liga Champions.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)
Social tagging: > >

Comments are closed.