Mohamed Salah Disebut Marah Ke EFA Karena Tak Jadi Pemain Terbaik FIFA 2019


Mohamed Salah tak berhasil untuk memenangkan penghargaan Pemain Terbaik FIFA 2019. Hal tersebut membuat penyerang klub Liverpool tersebut disebut-sebut tengah bersitegang dengan pihak Federasi Sepakbola Mesir atau EFA.

The Best FIFA Men’s Player 2019 berhasil dimenangkan oleh pemain mega bintang Barcelona, Lionel Messi yang unggul dari Virgil van Dijk (Liverpool) dan juga Cristiano Ronaldo (Juventus).

Salah yang juga berhasil masuk kedalam 10 besar nominasi, hanya menempati peringkat keempat saja didalam hasil pemungutan suara. Hal tersebut diklaim dikarenakan ada dua suara yang dari pihak EFA hilang.

Seperti yang dilangsir dari salah satu media terkenal di Eropa, EFA sendiri beranggapan kalau dua suara mereka didalam voting sudah hilang. Suara tersebut merupakan suara yang diberikan oleh Shawky Gharib selaku manajer timnas dan juga Ahmed Elmohamady yang merupakan sang kapten yang disebut-sebut sudah memilih, namun tidak dihitung oleh pihak FIFA.

Padahl, Hany Danial yang merupakan jurnalis resmi Mesir malah masuk kedalam perhitungan pihak FIFA. Hal tersebut kemudian membuat EFA disebut-sebut mempertanyakan suara voting mereka kepada pihak FIFA.

Akan tetapi ada kabar yang menyebutkan kalau EFA sendiri yang tidak mendaftarkan kedua suara tersebut kepada pihak FIFa. Hal itu kemudian dibantah oleh sang kapten, Elmohamady. “Tidak benar kalau saya tidak memilih. Saya sudah memberikan suara saya untuk Salah,” kata Elmohamady.

Situasi tersebut kemudian membuat Salah merasa marah kepada EFA. Kabarnya keributan tersebut mencuat setelah pemain yang berusia 27 tahun tersebut, kata Mesir yang ada didalam profil akun Twitternya kemudian berubah menjadi tulisan ‘Pemain Liverpool’ saja.

Namun hal tersebut kemudian dibantah oleh Salah. Didalam kicauannya tidak lama berselang, dia kemudian menulis ” Tak peduli bagaimanapun juga mereka mengubah cinta saya kepada kalian (MEsir) dan juga orang-orangnya, mereka tidak akan pernah bisa,” cuit Salah.

Pada saat musim lalu, Salah memang tampil dengan sangat luar biasa bersama dengan Liverpool. Dia mampu menjadi pencetak gol terbanyak dalam kompetisi Premier League dengan cacatan sebanyak 22 buah gol bersama dengan Mane dan juga Pierre-Emeric Aubameyang. Salah juga menjadi salah satu pemain penting yang memiliki peran besar membawa Liverpool menjadi sang juara Liga Champions.

Pada musim ini performa Salah juga masih belum terlihat menurun sedikitpun. Sebanyak empat buah gol dan juga tiga assist sudah dia persembahkan untuk Liverpool didalam enam pertandingan yang dia jalani dalam kompetisi Premier League.

Berkat performa apik dari Salah itu, Liverpool sekarang ini sedang memimpin klasemen sementara Premier League dengan cacatan 18 angka setelah memenangkan enam pertandingan pertama mereka di awal musim ini. Terolehan tersebut membuat Liverpool unggul dari sang juara bertahan, Manchester City yang ada diurutan kedua dengan cacatan 13 angka. Mereka juga unggul dari Leicester City, Arsenal dan juga Bournemouth yang ada berturut di urutan ketiga, empat dan lima dengan terolehan 11 angka.

Untuk pertandingan yang berikutnya nanti, Salah dkk. akan menghadapi Sheff United di Bramall Lane Stadium di hari Sabtu tanggal 28 September 2019 pukul 18.30 WIB mendatang. Setelah laga itu, Liverpool akan menjalani laga penting lainnya dengan menghadapi Red Bull dalam matchday 2 Grup E kompetisi Liga Champions.

Dalam kompetisi Liga Champions sendiri, Liverpool sedang berada pada peringkat ketiga setelah takluk dari Napoli dengan skor menyakitkan 0-2 pada pertandingan pembukaan mereka di pertengahan pekan lalu.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)
Social tagging: > >

Comments are closed.