Pendukung PSIM Tidak Diizinkan Datang di Markas Persis


 

Minggu ke-10 Liga 2 2019 Group Timur akan menyuguhkan laga penting bertopik Derbi Mataram. Persis Solo akan melayani seteru abadinya, PSIM Yogyakarta, di Stadion Wilis, Madiun, Jumat (16/8/2019).

Panpel laga tidak mau kecurian karena persaingan ke-2 club. Panasnya jalinan supporter Persis Solo dengan PSIM, sering memunculkan friksi. Karena itu, panpel Persis melarang kedatangan supporter PSIM, baik Brajamusti serta The Maident, ke Madiun

“Untuk proses perizinan keamanan ini hari keluar berdasar pengaturan dengan Polresta Madiun sebab ada banyak catatan, khususnya larangan untuk rekan-rekan supporter PSIM. Kami harus ikuti instruksi dari faksi keamanan,” jelas Didik Daryanto, ketua panpel Persis, Selasa (13/8/2019).

Tidak hanya larangan buat supporter PSIM untuk ada ke Madiun, panpel Persis butuh bekerjasama dengan supporter Persis yang diyakinkan membanjiri Stadion Wilis. Khususnya tentang terbatasnya ticket laga sesuai dengan kemampuan Stadion Wilis.

Panpel cuma akan cetak 13 ribu lembar ticket laga, sesuai dengan kemampuan Stadion Wilis. Penjualan juga cuma dikerjakan lewat presale di masing-masing koordinator supporter Persis Solo.

“Kami gagasan bikin ticket 13 ribu lembar sebab kami memakai skema presale di Solo. Memang kami upayakan penjualan presale, hingga tidak jual di ticket box,” lanjut Didik.

Satu antara perhatian panpel Persis yang lain ialah meminimalisasi tindakan sweeping supporter. Berkaca momen di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada 27 Juli 2018. Waktu PSIM menantang PSS Sleman, seseorang pemirsa PSIM meninggal karena dikeroyok sama-sama supporter PSIM sendiri.

“Walau tanpa ada kedatangan supporter tamu, dengan euforia yang diyakinkan besar, akan ada menambahkan personil keamanan. Kira-kira 350 kombinasi TNI-POLRI, ditambah internal 50 orang, belum kelak anggota keamanan dari supporter Persis,” papar Didik.

“Kami juga pengaturan dengan faksi keamanan berkaitan kekuatan sweeping. Baik selama perjalanan atau di sejumlah pojok podium pemirsa. Kuncinya, harus pengaturan dengan komponen supporter serta aparat keamanan, sebab jangan pernah beberapa hal jelek berlangsung,” tambah Didik.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)
Social tagging: > >

Comments are closed.