Performa Manchester United sedang meningkat


Kemenangan dengan skor 5-0 atas LASK menjadi bukti sahih bahwa Manchester United kini sedang dalam performa bagus-bagusnya. Sebab, Setan Merah tidak pernah tersentuh kekalahan dalam 11 laga terakhir. Manchester United tidak berada dalam performa yang konsisten pada awal musim 2019/2020 ini. Setan Merah acap kali menelan kekalahan pada laga-laga krusial. Namun, kini United berada dalam performa terbaiknya. Kali terakhir United kalah terjadi pada 23 Januari 2020. Saat itu, pasukan Ole Gunnar Solskjaer kalah dari Burnley di Old Trafford dengan skor 0-2. Setelah itu, United tidak pernah merasakan kekalahan.

Termasuk laga melawan LASK, United sudah menjalani 11 pertandingan tak pernah kalah. Sembilan laga mampu dimenangkan, termasuk melawan Chelsea dan Manchester City. United hanya dua kali bermain imbang. Bukan hanya itu, United juga tampil solid di lini pertahanan. Mereka mampu mencatatkan sembilan cleansheet dan hanya kebobolan dua kali dalam 11 laga. United juga mencetak 30 gol dari 11 laga terakhirnya di semua kompetisi. Manajer Ole Gunnar Solskjaer pun sangat puas dan melihat timnya kini berada di jalan yang benar untuk meraih prestasi. “Saya merasa banyak yang perlu kami ubah,” buka Solskjaer.

“Kami sudah mendatangkan empat pemain baru ditambah satu pinjaman dan kehilangan beberapa pemain, pemain promosi dari tim junior, dan banyak pemain muda,” kata Solskjaer. Empat pemain baru memberi dampak besar. Daniel James, Harry Maguire, Aaron Wan-Bissaka, dan Bruno Fernandes langsung menjadi pemain inti. Odion Ighalo yang berstatus pinjaman pun tampil bagus. “Saya yakin kami akan berkembang. Saya yakin kami berada di jalur yang benar yang harus dilewati,” tambah pelatih 47 tahun. Solskjaer sejak awal mendapatkan dukungan penuh dari direksi Manchester United, walau prestasi klub sempat memburuk di paruh pertama musim 2019/2020. Namun, Solskjaer begitu yakin timnya butuh waktu untuk bisa meraih hasil bagus.

“Ada yang berbeda dari klub berbeda dan cara yang berbeda dalam melakukan banyak hal. Kami percaya dengan apa yang kami lakukan di United. Saya percaya pada apa yang kami lakukan saat ini. Saya pikir, saya adalah orang yang tepat, tetapi saya tidak akan membicarakan hal itu. Hasil akhir lah yang bakal menjadi buktinya,” kata mantan pelatih Molde tersebut. Bruno Fernandes mungkin baru beberapa pekan mengenakan kostum Manchester United, tapi waktu itu sudah cukup baginya untuk menilai kualitas sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer.

Mula-mula, gelandang 25 tahun ini mengaku sulit menilai kualitas Solskjaer karena belum lama bersama, tapi dia tahu satu hal istimewa dalam diri Solskjaer. Baginya, Solskjaer adalah salah satu pelatih yang sangat berhati-hati dalam menjelaskan detail instruksinya kepada para pemain. “Sulit karena baru sekitar satu bulan, tapi dia selalu berhati-hati dengan detail, dan bagi saya itu penting karena salah satu hal yang mengubah sepak bola saat ini adalah selalu mengamati detail,” buka Bruno. “Sekarang, setiap pelatih sangat bagus, mereka mempelajari satu sama lain dan itu menyebabkan setiap pertandingan sulit.”

Detail yang dimaksud Fernandes adalah cara Solskjaer mempersiapkan skuad MU menghadapi laga per laga. Solskjaer benar-benar menganalisis lawan, mencari kelemahannya, dan memberikan instruksi detail kepada para pemain. “Sekarang ada video dan mayoritas tim tahu apa yang akan Anda lakukan, di mana Anda akan menempatkan bola, di mana mereka akan menekan Anda, pertandingan jadi semakin sulit dan semakin sulit. “Saya kira Solskjaer sangat bagus dalam hal itu dan dia merupakan mantan pemain sepak bola jadi dia tahu kapan waktunya bicara dengan para pemain, kapan dia harus memberikan kata-kata positif atau terkadang lebih mendorong Anda,” sambung Fernandes.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)
Social tagging: > >

Comments are closed.