Ryan gigs menilai ronaldo bukan pemain terbaik yang pernah membela MU


Mantan pemain Manchester United, Ryan Giggs memberikan pendapatnya soal siapa pemain terbaik yang pernah mengenakan jersey Setan Merah. Dia mengakui Cristiano Ronaldo luar biasa, tapi menurutnya Paul Scholes tetap yang terbaik. Pada masa itu, MU meraih banyak gelar di bawah Sir Alex Ferguson. Mereka memiliki skuat yang komplet, mulai dari lini belakang sampai lini serang. Permainan MU juga disebut sebagai yang terbaik.

Giggs juga termasuk salah satu pemain yang bersinar. Saat itu usianya sudah tidak lagi muda, tetapi dia tetaplah pilihan utama MU. Hal yang sama berlaku untuk Paul Scholes. Soal pemain terbaik yang pernah bermain bersamanya, Giggs dengan tegas menjawab Ronaldo, tapi dia tidak sepakat jika Ronaldo disebut sebagai pemain terbaik dalam sejarah MU.

Giggs mengakui kemampuan Ronaldo luar biasa. Dan ketika ditanya siapakah pemain terbaik yang pernah bermain bersama dia, tanpa ragu Giggs menjawab “Ronaldo,” ujarnya. Meski tidak terlalu lama bermain bersama Ronaldo, Giggs sudah menyadari betapa hebatnya kapten Portugal tersebut. Dia langsung kagum begitu melihat Ronaldo yang baru saja tiba di MU beberapa tahun silam.

“Dia adalah pemain terbaik yang pernah bermain bersama saya. Namun, pemain terbaik yang pernah bermain bersama saya secara keseluruhan di MU adalaah Paul Scholes.” Giggs menjelaskan bahwa pemain terbaik MU bukanlah Ronaldo, melainkan Paul Scholes. Dia menyoroti satu kemampuan utama Scholes adalah kecerdikannya.

“Paul Scholes sangat cerdas. Dia tidak terlalu cepat tetapi dia tahu ke mana bola akan mendarat dan dia tahu apa yang akan dia perbuat begitu bola datang padanya,” tutup Giggs. Sayangnya, kecerdasan Scholes itu tampaknya tidak berlaku di dunia kepelatihan. Hingga kini Scholes lebih sering jadi kritikus sepak bola, dia beberapa kali gagal saat menjajal jadi pelatih.

Ryan Giggs menyindir balik Zlatan Ibrahimovic karena mengkritik jebolan Class ’92 Manchester United terkait kontribusi untuk klub. Ibra mengaku kesal dengan para generasi emas MU tahun 1992 yang legendaris seperti Giggs, Nicky Butt, David Beckham, Gary Neville, dan Paul Scholes. Ibra kesal karena menilai mereka kerap cuma bisa mengkritik MU tanpa mau membantu klub.

Seperti diketahui, kini hanya Nicky yang mengabdi di Old Trafford dengan menjadi pelatih akademi Setan Merah. Kritikan Ibra itu kemudian ditanggapi Giggs. “Hanya Nicky (Butt) yang terhubung dengan klub sekarang, tetapi ketika Anda bermain lebih dari 2.000 pertandingan, kami bisa berpendapat,” kata Giggs.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)
Social tagging: > >

Comments are closed.