Sebab Zidane Ingin Balik ke Real Madrid


 

Zinedine Zidane sah kembali melatih Real Madrid pada Senin (11/3/2019). Zidane mengakui bersedia kembali pada Santiago Bernabeu, sebab menyukai Madrid serta ingin membuat klubnya kembali digdaya.

Pelatih dari Prancis itu pergi dari El Real pada 31 Mei 2019. Zidane pilih pergi karena tak akan searah dengan Presiden Real Madrid, Florentino Perez.

Kepergian Zinedine Zidane merubah perform Los Blancos. Dari 46 laga yang telah ditempuh, Real Madrid cuma mencapai 28 kemenangan, empat hasil imbang, serta menelan 14 kekalahan.

Runtutan hasil kurang memuaskan itu membuat Madrid ada di rangking ke-3 klassemen sesaat La Liga dengan 51 point, tidak berhasil ke final Copa del Rey, serta berhenti pada 16 besar Liga Champions.

Tidak ingin selalu terjatuh, manajemen Madrid kembali meminang Zidane. Legenda tim nasional Prancis itu akan duduk di kursi pelatih Los Blancos sampai 30 Juni 2022.

“Ini ialah rintangan besar serta saya tidak pikirkan waktu lantas sebab bila saya kerjakan, saya akan tidak kembali. Ini lebih dari sebatas kembali pada Real Madrid. Saya betul-betul ingin pimpin project ke-2 ini serta melayani presiden, club dan supporter,” jelas Zidane.

“Saya betul-betul ingin kembali serta tidak ada yang dapat membawa keceriaan buat saya untuk melatih club ini serta pastikan mereka tampil lebih baik dibanding saya,” sambungnya.

Real Madrid juga terdaftar sudah 3x bertukar pelatih pada musim ini. Sebelum Zidane, Karim Benzema dkk. diasuh Julen Lopetegui (dikeluarkan pada 29 Oktober 2018) serta Santiago Solari (dikeluarkan pada 11 Maret 2019).

“Saya kembali bertanggungjawab atas project dengan daya baru sesudah sembilan bulan keluar. Saya siap untuk satu kali lagi alami apakah berarti melatih Real Madrid serta ada di club hebat yang begitu saya gemari,” tutur pria yang akrab dipanggil Zizou itu.

Pada periode pertama menjadi pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane pimpin dalam 149 laga. Dari 149 pertandingan itu, Madrid mencapai 104 kemenangan, 29 hasil imbang, serta menelan 16 kekalahan.

Terdaftar, ia sukses membawa Madrid merengkuh sembilan trofi juara, dari mulai satu titel La Liga, satu piala Super Spanyol, dua trofi di arena Piala Super Eropa serta Piala Dunia Antarklub, dan tiga titel Liga Champions yang didapatkan dengan berturut-turut.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)
Social tagging: > >

Comments are closed.