Sempat tertinggal 1-2 atas West Ham, Liverpool berhasil comeback dengan skor 3-2


Liverpool harus dibuat besusah payah kala menumbangkan West Ham dengan skor ketat 3-2 dalam laga Premier League 2019-20 pekan ke-27 yang digelar di Anfield, Selasa (25/2/2020) dini hari WIB. Setelah sempat unggul lebih dulu lewat gol Georginio Wijnaldum, Liverpool justru berbalik tertinggal usai West Ham mencetak dua gol, masing-masing lewat aksi Issa Diop dan Pablo Fornals. Liverpool sukses bangkit dengan mencetak dua gol tambahan, masing-masing satu gol dari Mohamed Salah dan Sadio Mane.

Berkat hasil ini, Liverpool pun makin kokoh di puncak klasemen dengan poin 79. Sementara itu, West Ham masih terpuruk di zona degradasi, tepatnya di posisi 18 dengan poin 24. Selepas pertandingan, Sadio Mane mengaku mendapat perlawanan sengit dari West Ham. Bahkan, tim asal London itu sempatt berbalik unggul, meski akhirnya kemenangan bisa diamankan The Reds. “Ini laga yang sulit, West Ham menyulitkan kami dan membuat kami buntu,” kata Mane.

“Mereka mengejutkan kami dengan membalikkan keadaan. Kami terus berjuang sampai akhir. Kami terus menekan, apalagi bermain di Anfield di depan para fans. Kami selalu percaya kami akan menang,” sambungnya. Dilansir dari website resmi Premier League, Trent Alexander Arnold menajdi man of the match untuk pertandingan ini. Bek kanan Liverpool yang masih berusia 21 tahun itu mencatatkan dua assist untuk kemenangan Liverpool.

Trent Alexander Arnold mengaku hanya terus bermain menyerang ketika West Ham menyamakan kedudukan dan membalikkan keadaan. “Kami hanya berusaha untuk menyerang dan mencetak gol, itulah yang diminta oleh manajer. Akhirnya membuahkan hasil,” katanya. “Kami sangat percaya diri dan memenangkan setiap pertandingan. Kami senang dengan kemenangan ini,” lanjut pemain asal inggris tersebut.

Manajer Liverpool, Juergen Klopp mengakui ada faktor hoki dibalik kemenangan timnya. Klopp tak pernah ragu akan kemampuan timnya untuk comeback. Namun dia juga mengakui kalau Liverpool dinaungi dewi fortuna. “Saya tidak merasakan kegelisahan di Anfield. Saya kira tak ada orang di stadion yang berpikir ini tidak mungkin. Masih ada 51 menit, itu waktu yang panjang,” ujar Klopp.

“Kami sedikit beruntung, gol Mohamed Salah, Lukasz Fabianski biasanya akan melakukan penyelamatan dan kemudian gol Sadio Mane sedikit beruntung karena berbelok. Gol terbaik yang kami buat justru dianulir, itu benar-benar bagus,” katanya menambahkan. Liverpool kini butuh empat kemenangan lagi untuk mengunci gelar juara Liga Inggris. Empat laga ke depan, The Reds bakal menghadapi Watford, Bournemouth, Everton, dan Crystal Palace.

Bisa lebih cepat, andai pesaing terdekat Manchester City terpeleset di empat laga tersebut. Akan tetapi, Juergen Klopp tak mau sesumbar. Dirinya mau timnya fokus dan terus menang saja. “Kami harus terus menang dan harus siap. Pertandingan selanjutnya adalah melawan Watford,” katanya. Menurut Klopp, Manchester City juga akan fokus terus memenangi sisa pertandingan meski kini berjarak 22 poin. Klopp mau pasukannya untuk kerja keras.

“Manchester city adalah tim yang mampu memenangkan semua pertandingan. Selama tim kami bekerja keras, saya tak khawatir,”ucapnya. Liverpool kini menyamai rekor Manchester City pada tahun 2017 lalu dimana mereka meraih 18 kemenengan secara beruntun di Liga Inggris. “Saya tidak pernah berpikir rekor ini akan dipatahkan atau disamai. Kami melakukannya dan sejujurnya saya tidak percaya ini terjadi,” ujar klopp.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)
Social tagging: > >

Comments are closed.