Archives for agen bola tangkas


Setelah Persebaya, Persib Ingin Segera Melawan Bhayangkara FC

 

Sesudah mengandaskan Persebaya Surabaya, Persib Bandung selekasnya mengubah perhatian untuk menyiapkan diri hadapi pertandingan tandang kontra Bhayangkara FC.

Laga minggu ke-24 Shopee Liga 1 2019 itu direncanakan dimainkan di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Persib Bandung masih lakukan persiapan serta memperdalam strategi di Bali, bukannya kembali pada Bandung.

“Kami dapat recovery di sini, pasti bagus. Team dapat nikmati, me-refresh pemikiran, serta mulai konsentrasi hadapi Bhayangkara. Kami pergi ke Jakarta dari Bali. Kami tunggu pertandingan menantang Bhayangkara sebab ini akan jadi laga menarik,” tutur Robert Alberts, pelatih Persib, Minggu (20/10/2019), di Bali.

Dengan interval waktu empat hari, Robert mengharap team Persib Bandung dapat lebih siap, bugar, serta fresh untuk menjaga trend positif sesudah menaklukkan Persebaya Surabaya.

“Saya fikir tidak cuma menantang Bhayangkara saja, tetapi laga lain , jedanya tiga hari-empat hari serta kami masih punyai pertandingan menunda menantang Arema. Jadi, laga Liga 1 jedanya empat hari serta tiga hari saja,” papar Robert.

Robert ungkap kebijaksanaan untuk masih tinggal serta latihan teratur di Bali dalam persiapan menantang Bhayangkara FC ditujukan supaya pasukannya tidak harus melancong 2x, dari Bali ke arah Bandung, serta sesudahnya ke arah Jakarta dari Bandung.

“Jadi kami stay di Bali untuk latihan, juga kasihan pemain bila harus melancong 2x. Kami akan pergi menantang Bhayangkara dari Bali serta banyak pekerjaan kami terhitung masalah mental sebab ini akan jadi skenario yang berlainan,” kata Robert.

“Intinya kami benar-benar menunggu pertandingan menantang Bhayangkara FC karenanya akan jadi laga menarik” sebut Robert.

Selain itu, Kevin Van Kippersluis pada akhirnya dapat berperan melalui gol bikin Persib Bandung. Pemain dari Belanda itu memberi satu diantara empat gol kemenangan team Maung Bandung waktu menaklukkan Persebaya Surabaya 4-1, Jumat malam (18/10/2019).

Kippersluis perlu paling tidak dua bulan sampai dapat cetak gol. Gelandang serang yang dioperasikan di posisi depan itu gabung Persib Bandung pada Agustus kemarin.

Sepanjang itu, pemain berumur 26 tahun itu tidak patah semangat serta terus berusaha memberi yang paling baik, sampai gol itu lahir pada laga minggu ke-23 Shopee Liga 1 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar.

Gol itu berefek positif pada Kippersluis dengan personal. Dia akui semakin semangat serta yakin diri. Dia mengharap tetap berperan positif bikin team.

“Saya benar-benar suka dapat cetak gol. Saat ini saya telah cetak gol serta saya fikir bukan sekedar di laga ini. Saya cukup puas dengan gol tersebut, itu yang saya lakukan di setiap pertandingan,” kata Kippersluis, seperti dikutip dari situs sah club.

Di lain sisi, Kippersluis mengaku lahirnya satu gol bukan karena hanya keunggulan dianya semata-mata, tetapi pertolongan serta kerja sama rekanan satu team. Berkaitan itu, Kippersluis menyebutkan benar-benar suka dapat gabung Persib Bandung.

“Saya merasakan suka dengan team serta orang-orangnya benar-benar baik. Saya suka bermain untuk club besar seperti Persib dan melalui gol yang saya ciptakan untuk hari ini membuat saya lebih semangat dan lebih giat lagi untuk berlatih dan mencetak gol-gol lain di laga selanjutnya,” katanya.

Peluang bikin Kippersluis kembali tunjukkan ketajamannya terbuka waktu Persib Bandung lakoni pertandingan tandang kontra Bhayangkara FC yang gagasannya dimainkan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (23/10/2019).

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Legenda Bayern  Munich : Tak Akan Masuk Akal Jika Bayern Datangkan Eriksen!

Bayern Munich dimintai untuk turut memperamai persaingan untuk bisa mendapatkan Christian Eriksen. Akan tetapi pemain klub Tottenham Hotspur tersebut dinilai masih terlalu lamban bagi Die Roten.

Bayern sedang membutuhkan sosok yang anyar untuk mengisi posisi gelandang serang. Akan tetapi sekarang ini salah satu raksasa Jerman tersebut masih memiliki Thomas Mueller dan juga Philippe Coutinho.

Akan tetapi Coutinho juga masih berstatus pemain pinjaman dari Barcelona. Meskipun mereka memiliki peluang untuk mempermanenkannya disaat musim panas yang akan datang, pemain gelandang asal Brasil itu juga tetap memiliki potensi untuk kembali lagi ke Camp Nou.

Ada juga Mueller yang juga mulai dipertanyakan lagi masa depannya. Kontrak dari pemain yang berusia 30 tahun tersebut hanya tinggal dua musim saja.

Eriksen kemudian menjadi pemain yang dikabarkan akan pergi ke Bayern. Dia berpeluang untuk pergi meninggalkan Tottenham dikarenakan kontraknya yang akan segera berakhir pada saat musim depan.

Lothar Matthaus yang merupakan pemain legendaris Timnas Jermain yang juga adalah mantan pemain Bayern menilai kalau Eriksen masihlah terlalu lamban agar bisa bermain untuk Bayern. Dia menilai kalau pemain gelandang berusia 27 tahun tersebut tidak akan cocok untuk bermain dibawah kepelatihan Niko Kovac.

“Saya telah mengikuti pemain tersebut dalam waktu yang cukup lama dan dia terlihat cukup mengecewakan untuk saya sejauh musi 2019 ini berjalan,” ujar Mattaus kepada salah satu media di Jerman.

“Transfer yang membawanya ke Bayern tidak akan membuat semuanya masuk akal dan juga akan sangat mengejutkan. Untuk saya dia merupakan pemain yang tidak akan memberikan bantuan sedikitpun kepada Bayern,” lanjutnya.

Pada musim ini, Eriksen sudah gagal untuk membantu Tottenham tampil dengan apik. The Lilywhites sekarang ini berada pada peringkat ke sembilan klasemen sementara dalam kompetisi Liga Inggris yang dimana mereka hanya mampu menang tiga kali, dua kali bermain imbang dan juga menelan kekalahan sebanyak tiga kali. Eriksen sendiri baru mencetak satu buah gol saja dari 11 pertandingan dalam semua ajang kompetisi.

“Eriksen merupakan pemain yang memiliki teknik yang sangat bagus, tipikal seorang pemain dengan nomor 10. Akan tetapi dia terlalu lambat serta Niko Kovac sangat suka dengan para pemain yang sangat cepat,” lanjut Matthaus.

“Untuk saya, Eriksen bukanlah tipe pemain yang akan memberikan perbedaan pada level tertinggi. Kami juga akan berkonsentrasi pada transfer Kai Harvertz disaat musim panas nanti dan Anda pastinya akan masih memiliki Coutinho dan pastinya dapat bermain dengan sangat bagus pada posisi sebagai playmaker.”

“Dan juga janganlah melupakan Mueller yang dimana dapat beroperasi pada zona penyerangan dimana saja. Saya tentunya akan tetap bersikukuh kalau Eriksen tidak akan masuk akal jika didatangkan Bayern,” tutupnya.

Bayern sendiri pada musim ini tidaklah terlalu bagus meskipun menyandang status sebagai sang juara bertahan. Sekarang ini mereka sedang menduduki peringkat ke tiga klasemen sementara dengan cacatan 14 angka dalam tujuh pertandingan yang sudah mereka jalani. Terolehan tersebut didapatkan oleh Bayern setelah hanya mampu menang empat kali, dua kali seri dan menelan kekalahan satu kali.

Bayern tertinggal sebanyak dua angka dari Borussia Moenchengladbach yang berada pada peringkat pertama klasemen sementara dan tertinggal satu angka dari Wolfsburg yang ada pada peringkat kedua. Selain itu, Bayern juga memiliki terolehan angka yang sama dengan SC Freiburg, RB Leipzig, Schalke 04 dan juga Bayer Laverkusen yang berturut-turut ada di bawahnya.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Sepakbola Italia ingin menggunakan VAR untuk melawan rasisme

Teknologi yang kontroversial dapat digunakan untuk membuktikan jika terjadi pelecehan atau rasisme yang terjadi dalam suatu pertandingan. Teknologi VAR dapat digunakan untuk menyingkirkan rasis selama pertandingan, kepala federasi sepakbola Italia telah mengusulkan.

Presiden Gabriele Gravina mengatakan federasi [FIGC] akan mencari dukungan dari pihak berwenang untuk meningkatkan teknologi video dengan maksud untuk menunjukkan dengan tepat para pelanggar.

Sistem VAR – atau Video Assistant Referee – telah menjadi komponen utama sepakbola modern, tetapi hanya dalam membantu wasit mencapai keputusan yang tepat di lapangan.

Menurut Gravina, peralatan yang sama dapat digunakan untuk memonitor secara dekat tribun di pertandingan.

Meskipun televisi sirkuit tertutup sudah sering digunakan untuk mengamati perilaku penggemar, Gravina tampaknya menunjukkan kit kelas yang lebih tinggi harus digunakan.

Berbicara kepada Sky Sport24, Gravina mengatakan: “Jika itu adalah satu, dua atau 10 orang – tindakan harus diambil. Perusahaan saat ini dapat mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab melalui teknologi. Kami memiliki eksperimen dalam pikiran yang akan memberikan hasil luar biasa dan kami akan membicarakannya segera.

“Saya tidak punya niat – dan juga dunia sepak bola – untuk mengecewakan penjaga saya. Saya heran bahwa beberapa nyanyian kadang terdengar dan kadang-kadang tidak: kita perlu memahami alasannya, ini tidak normal.

“Kami akan menggunakan VAR untuk melawan ‘buu’ [suara yang dianggap rasis di Italia].”

Gravina menyarankan Ketua Federasi Sepak Bola Bulgaria [BFU] Borislav Mihaylov mungkin telah diperlakukan dengan kasar setelah ia mengundurkan diri setelah pertandingan Senin melawan Inggris di Sofia, di mana beberapa penggemar tuan rumah membidik pelecehan rasis pada pemain yang berkunjung dan beberapa terlihat memberi hormat kepada Nazi.

Mihaylov mengundurkan diri pada hari Selasa setelah diberitahu bahwa ia harus pergi oleh perdana menteri Bulgaria, dengan pemerintah mengancam akan menarik dana dari BFU.

Gravina juga mengatakan persepsi apa pun tentang Italia sebagai “negara konsentrasi maksimum diskriminasi rasial” telah dibantah.

Sebaliknya, Gravina berkata: “Ini adalah fenomena yang tersebar luas, untuk dikutuk dengan kuat dan di seluruh benua.”

Dia meminta otoritas pemerintah untuk berkolaborasi dengan badan-badan olahraga untuk memerangi rasisme, dan mengatakan “meningkatkan aspek teknologi” untuk memerangi masalah harus menjadi prioritas, dengan dukungan dari polisi dan sekutu politik.

“Kita bisa memenangkan pertempuran jika kita bersatu dan fokus pada tujuan bersama – menyingkirkan orang-orang ini dari kompetisi kita,” tambah Gravina.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Juventus Dapat Untung Besar Semenjak Kedatangan Ronaldo

Cristiano Ronaldo telah memberikan pengaruh yang sangat besar sekali untuk Juventus, terlebih didalam sektor bisnis. Pendapatan dan juga jumlah fans mereka juga melejit semenjak pria yang berusia 35 tahun tersebut datang ke kota Turin.

Ronaldo sendiri sekarang ini dianggap sebagai salah satu pemain yang paling populer di seluruh dunia. Dengan semua hal tersebut, dia tidak hanya memiliki pengaruh yang besar didalam lapangan, tapi juga saat berada di luar lapangan.

Popularitas yang dia miliki menghadirkan banyak sekali keuntungan untuk klub didalam era industri sepakbola yang sekarang ini. Itu tentunya sangat dirasakan oleh Juventus yang merupakan pemilik baru Ronaldo.

The Old Lady tercatat telah mendapatkan keuntungan yang sangat besar semenjak Ronaldo datang ke kota Turin disaat musim panas tahun 2018 yang lalu. Ronaldo memang harus mengeluarkan dana yang sangat besar, yakni sebesar 113 juta euro atau setara dengan Rp 1,7 triliun agar bisa menebus Ronaldo dari pemilik sebelumnya, Real Madrid.

Akan tetapi investasi besar tersebut langsung dibayar dengan lunas. Seperti yang dilangsir oleh salah satu media statistik yang ada di Eropa, kabarnya keungan Juventus dalam kurun waktu 2018 hingga 2019 naik hingga 58 juta euro atau setara dengan Rp 910 miliar semenjak datangnya pemain berkebangsaan Portugal tersebut.

Keuntungan terbesar tersebut datang sebagian besarnya dari penjualan jersey sang kapten Portugal itu. Tidak hanya mendatangkan keuntungan melalui materi saja, namun Ronaldo juga membuat jumlah pengikut Si Nyonya Tua tersebut terus meningkat dengan sangat pesat.

Jumlah pengikut klub Juventus pada media sosial tercatat meningkat hingga 68 persen setelah kedatangan Ronaldo. Para fans di dunia juga melesat yang dimana awalnya hanya sekitar 385 juta naik menjadi 423 juta.

Keuntungan lain dari Juventus tidak lain adalah hadirnya Ronaldo menjadi semakin lengkap dikarenakan dia terus tampil dengan sangat konsisten pada lini penyerangan. Dia berhasil untuk membukukan sebanyak 32 buah gol dan memberikan 11 assist didalam 51 pertandingan yang dia jalani bersama dengan La Vecchia Signora.

Bukan hanya itu saja, akan tetapi Ronaldo juga sudah mempersembahkan sejumlah trofi juara untuk Juventus pada musim pertamanya. Tercatat hingga sekarang ini mantan pemain klub Sporting Lisbon, Manchester United dan juga Real Madrid tersebut telah mempersembahkan satu titel juara Serie A dan juga satu titel juara Piala Super Italia.

Pada musim ini, performa pria yang telah berusia 34 tahun tersebut tampak masih belum menurun. Dalam empat pertandingan yang sudah dia jalani dalam semua ajang kompetisi, Ronaldo mampu melesatkan sebanyak empat buah gol dan memberikan satu assist.  Tiga dari empat gol tersebut dilesatkan oleh Ronaldo dalam kompetisi Serie A.

Berkat performa yang cukup bagus itu, Juventus sekarang ini masih mampu memimpin klasemen sementara dengan cacatan 19 angka didalam tujuh pertandingan yang sudah mereka jalani dengan cacatan menang enam kali dan satu kali bermain imbang.

Terolehan itu juga membuat mereka masih unggul sebanyak satu angka dari Inter Milan yang ada diurutan kedua, tiga angka dari Atalanta yang ada di urutan ketiga dan enam angka dari Napoli yang berada pada urutan keempat klasemen sementara kompetisi Serie A Italia.

Berikutnya Juventus akan menjalani laga melawan Bologna dalam laga yang dilangsungkan di Allianz Stadium pada hari Minggu tanggal 20 Oktober 2019 dini hari WIB mendatang.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Prediksi Pertandingan Kualifikasi EURO 16 Oktober: Swedia vs Spanyol

Laga penentu akan tersaji di matchday ke 8 pada Kualifikasi EURO 2020 di Grup F antara Swedia melawan Portugal. Dalam laga yang akan digelar di Friends Arena, Solna, pada hari Rabu (16/10) dini hari nanti. Tuan rumah Swedia membutuhkan kemenangan dilaga ini.

Saat ini, hasil poin sempurna Spanyol harus terhenti di Oslo. Pasukan Robert Moreno saat ini tetap memimpin klasemen dengan 19 poin diikuti sang lawan nanti Swedia yang mengemas 14 poin. Diikuti Rumania dengan 13 poin dan Nrwegia di posisi ke empat dengan 10 poin. Peringkat kedua hingga ke empat masih mimiliki kans untuk bisa lolos otomatis ke putaran final 2020.

La Furia Roja di laga sebelumnya harus puas berbagi poin dengan Norwegia pada akhir pekan kemarin dengan skor 1-1. Hasil itu membuat kelolosan Spanyol ke EURO 2020 pun harus tertunda. Melawan Swedia nanti, David De Gea dkk hanya butuh hasil imbang untuk memastikan kelolosan sekaligus menjadi juara grup F.

Sementara itu, Swedia membutuhkan tambahan poin di laga ini. Mengingat posisi sebagai runner up di grup F ini masih belum aman, menghadapi Spanyol akan menjadi laga yang berat bagi tuan rumah nanti. Mereka perlu stamina dan performa tim yang positif agar bisa mengamankan poin dari sang lawan nantinya.

Spanyol dan Swedia sebelumnya telah bertemu di matchday 4 bulan Juni lalu di Estadio Santiago Bernabeu. Spanyol mampu tampil perkasa dengan mengalahkan Swedia dengan tiga gol tanpa balas, masing masing lewat gol lewat penalti Sergio Ramos dan Alvaro Morata serta satu gol dari Mikel Oyarzabal.

Di laga nanti, Spanyol tidak akan diperkuat sang kapten Ramos yang terkena akumulasi kartu kuning. Moreno juga tidak bisa menurunkan Isco, Jordi Alba dan Marco Asensio yang mengalami cidera. Ini bisa menjadi peluang bagi tuan rumah untuk melakukan pressing kedaerah pertahanan tim tamunya nanti.

Lima pertemuan terakhir kedua timnas:

04/06/00 Swedia 1-1 Spanyol (Uji Coba)

08/10/06 Swedia 2-0 Spanyol (Kualifikasi EURO)

18/11/07 Spanyol 3-0 Swedia (Kualifikasi EURO)

14/06/08 Swedia 1-2 Spanyol (EURO)

11/06/19 Spanyol 3-0 Swedia (Kualifikasi EURO).

Lima pertandingan terakhir Swedia:

08/06/19 Swedia 3-0 Malta (Kualifikasi EURO)

11/06/19 Spanyol 3-0 Swedia (Kualifikasi EURO)

06/09/19 Kep. Faroe 0-4 Swedia (Kualifikasi EURO)

09/09/19 Swedia 1-1 Norwegia (Kualifikasi EURO)

13/10/19  Malta 0-4 Swedia (Kualifikasi EURO).

Lima pertandingan terakhir Spanyol:

08/06/19 Kep. Faroe 1-4 Spanyol (Kualifikasi EURO)

11/06/19 Spanyol 3-0 Swedia (Kualifikasi EURO)

06/09/19 Rumania 1-2 Spanyol (Kualifikasi EURO)

09/09/19 Spanyol 4-0 Faroe (Kualifikasi EURO)

13/10/19 Norwegia 1-1 Spanyol (Kualifikasi EURO).

Swedia hanya kalah 1 kali ditangan Spanyol dalam 8 laga terakhirnya di kualifikasi Euro. Tuan rumah juga belum terkalahkan di tiga laga terakhirnya dan mampu mencetak minimal 3 gol dalam 6 dari 7 laga terakhir Swedia.

Sementara Spanyol puna rekor pertemuan yang bagus saat menghadapi Swedia dengan mencatatkan tiga kemenangan beruntun dan selalu berhasil membobol gawang Swedia minimal 2 gol dalam 3 laga terakhirnya.

Statistik itu membuat Spanyol lebih difavoritkan untuk memenangi laga kali ini. Namun tekad dari tuan rumah untuk mengamankan poin bisa menjadi pembeda. Prediksi skor imbang 1-1 kemungkinan akan menjadi hasil akhir di laga nanti.

Perkiraan Susunan Pemain

Swedia (4-4-2): Robin Olsen, Mikael Lustig, Marcus Danielsson, Andreas Granqvist, Pierre Bengtsson, Sebastian Larsson, Kristoffer Olsson, Gustav Svensson, Emil Forsberg, Robin Quaison, Sebastian Andersson

Pelatih: Janne Andersson.

Spanyol (4-3-3): David De Gea, Daniel Carvajal, Raul Albiol, Inigo Martinez, Jesus Navas, Thiago Alcantara, Sergio Busquets, Saul Niguez, Daniel Ceballos, Rodrigo, Mikel Oyarzabal

Pelatih: Robert Moreno.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Serba Bisa, Eder Militao Siap Rebut Jatah Starter di Madrid

Eder Militao tahu persaingan di Real Madrid tidak akan mudah. Tapi, dengan kemampuannya bermain di banyak posisi, Eder yakin itu bakal membantu. Eder jadi salah satu pembelian Madrid musim panas ini. Dia didatangkan dari FC Porto dengan banderol 50 juta euro. Bukan harga murah untuk pemain yang relatif belum dikenal di sepakbola Eropa.

Namun, performa Eder bersama Porto melesat meski baru digaet dari Sao Paulo musim panas lalu. Bersama Porto, Eder tampil 47 kali di seluruh kompetisi dengan torehan lima gol dan empat assist. Alhasil Eder pun dipanggil masuk ke skuat Brasil yang menjuarai Copa America 2019, meski dia cuma tampil sekali dari bangku cadangan. Melihat penampilan Eder inilah, Madrid lantas kepincut dan rela menembus klausul dalam kontraknya.

Tapi, keputusan Madrid ini juga dipertanyakan mengingat Eder baru semusim bermain di Eropa dan usianya pun baru 21 tahun. Tidak mudah untuknya beradaptasi di klub sebesar Madrid yang menghadirkan persaingan begitu ketat. Untuk posisinya saja, Eder harus bersaing dengan Dani Carvajal, Jesus Vallejo, Nacho, Sergio Ramos, dan Alvaro Odriozola. Namun, Eder yakin kalau dia bisa bersaing karena punya nilai plus, yakni bisa bermain sebagai bek kanan dan bek tengah.

Bersama Porto, Eder memang lebih sering dipasang sebagai bek tengah dengan torehan satu gol dan satu assist dari 20 pertandingan musim lalu. Tapi, saat dijadikan bek kanan, Eder mampu bikin dua gol. “Saya pemain serba bisa, yang selalu senang dimainkan di posisi mana saja. Saya tidak suka kalah dan saya selalu berharap lebih dari diri sendiri. Saya sangat kompetitif dan sangat kompeten,” ujar Eder seperti dilansir situs resmi klub.

“Saya rasa persaingan memperebutkan tempat di tim inti akan sangat ketat. Saya datang untuk melakukan tugas saya memang tidak mudah, tapi saya akan selalu mendengarkan apa kata pelatih,” sambungnya. Saat perkenalan Eder Militao,  acara mesti diakhiri lebih cepat karena Eder merasa kurang sehat. Saat mendapatkan pertanyaan tentang masa depan Neymar, rekan setimnya di timnas Brasil, Eder tiba-tiba menghentikan jawabannya.

Pemain yang didatangkan dari Porto itu mengendurkan dasinya, lalu meminum segelas air.  “Aku merasa pusing, aku pusing, ini begitu emosional. Aku tidak bisa berbuat apa-apa lagi,” kata Eder. Media oficer Madrid kemudian menyudahi konferensi pers dan Eder langsung dibantu untuk meninggalkan ruangan. Los Blancos tidak berkomentar tentang kondisi Eder, yang tampaknya hanya sementara saja. Padahal Eder lebih dahulu menjalani pemeriksaan medis hanya beberapa jam sebelum melakoni konferensi pers.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Arsenal Akan Menandatangani William Saliba

Arsenal akan mengontrak William Saliba dari Saint-Etienne setelah menyepakati kesepakatan di wilayah 26,5 juta poundsterling untuk bek. Bek tengah remaja telah menjadi prioritas bagi The Gunners musim panas ini dan dia sekarang akan pergi ke Inggris untuk menandatangani kontrak jangka panjang di Emirates.

Tawaran terakhir London utara adalah peningkatan pada penawaran asli mereka untuk bek berusia 18 tahun, di tengah saran bahwa Tottenham juga siap untuk memasuki balapan.

Namun, setelah beralih ke Arsenal Saliba, akan kembali ke klub Ligue 1 dengan status pinjaman untuk musim 2019-20, daripada langsung bergabung dengan tim Unai Emery.

Arsenal telah tertarik untuk menggunakan bek tengah untuk musim mendatang, tetapi Saint-Etienne bersikeras bahwa kesepakatan itu tidak akan terjadi kecuali ia menghabiskan satu tahun lagi di Stade Geoffroy-Guichard.

The Gunners akhirnya setuju untuk memastikan bahwa mereka menyelesaikan kesepakatan untuk pemain muda berperingkat tinggi itu daripada mengambil risiko kehilangan dia ke tim top Eropa lainnya.

Mereka juga percaya bahwa satu tahun lagi bermain secara teratur di Ligue 1 akan memastikan Saliba siap untuk berlari ketika ia akhirnya pindah ke Inggris musim panas mendatang.

Pembicaraan mengenai kesepakatan itu meningkat secara signifikan selama akhir pekan – dengan kedua klub sekarang merinci perincian akhir transfer, yang akan menjadi yang kedua bagi Arsenal di jendela musim panas setelah kedatangan remaja Brasil Gabriel Martinelli.

Negosiasi telah sulit, dengan Arsenal enggan membayar banyak uang di depan untuk Saliba, mengingat mereka tidak akan dapat menggunakannya hingga kampanye 2020-21.

The Gunners bekerja dengan anggaran yang ketat musim panas ini dan dimengerti tidak ingin melakukan banyak hal untuk seorang pemain yang tidak akan menjadi bagian dari skuad Emery untuk musim mendatang.

Saliba menikmati tahun terobosan di Perancis selama kampanye 2018-19, membuat 17 penampilan di semua kompetisi.

Arsenal mengintai dia secara ekstensif selama bulan-bulan terakhir musim ini dan terkesan dengan kedewasaannya. Dia berdiri di 6’4 “yang mengesankan dan cocok dengan tipe profil pemain yang ingin direkrut Emery.

Pembalap Spanyol bertujuan untuk menurunkan usia rata-rata pasukannya, yang ia merasa kehabisan kaki selama minggu-minggu terakhir musim lalu.

Arsenal juga tetap dalam perburuan untuk Kieran Tierney, meskipun belum mendekati memenuhi tuntutan Celtic untuk bek kiri itu, yang diyakini berada di suatu tempat di wilayah dengan 25 juta poundsterling.

Wilfried Zaha tetap menjadi prioritas dalam arti menyerang, meskipun telah ada diskusi informal dengan Barcelona tentang ketersediaan Malcom.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Bayern Munchen sangat berharap besar untuk bisa mendapatkan jasa dari Leroy Sane

Ketertarikan Bayern Munchen terhadap pemain Manchester City, Leroy Sane, masih berkobar. Sang presiden, Karl-Heinz Rummenigge, yakin bahwa timnya masih bisa mendapatkan tanda tangan pemain berusia 23 tahun tersebut.

Pergerakan Die Bavarians di bursa transfer musim panas ini telah menghasilkan dua pemain baru. Mereka adalah mantan pemain VfB Stuttgart, Benjamin Pavard, serta Lucas Hernandez yang sebelumnya berkiprah di Atletico Madrid.

Kedua pemain tersebut bermain di sektor pertahanan. Tapi masalahnya adalah, Bayern Munchen saat ini harus mencari pengganti bagi dua pemainnya yang sudah dipastikan angkat kaki dari Allianz Arena, yakni Franck Ribery dan Arjen Robben.

Sejatinya, Bayern Munchen sudah punya suksesor dua winger handal tersebut di dalam diri Serge Gnabry dan juga Kingsley Coman. Namun keduanya masih belum teruji betul dan lebih banyak menghabiskan waktu dalam bayang-bayang Ribery dan Robben.

Itulah mengapa publik merasa yakin bahwa Bayern Munchen akan mendatangkan satu winger yang sudah dijamin kompetensinya. Dan orang itu adalah Leroy Sane. Rummenigge sendiri tidak malu-malu saat berbicara mengenai ketertarikan klubnya terhadap Sane.

“Statusnya adalah dia baru kembali dari liburan pekan ini dan tak ingin berbicara saat masa berlibur. Sekarang anda harus menunggu dengan tenang untuk melihat apakah ada pergerakan yang mengarah ke sini.” Tutur Rummenigge seperti yang dikutip dari Goal International.

Rummenigge juga menyebutkan bahwa aktivitas transfer Bayern Munchen takkan berhenti di Leroy Sane dan dua pemain terbarunya. Namun, ia ingin bergerak lebih berhati-hati dan memanfaatkan efek domino yang bisa terjadi dari transfer klub lainnya.

“Bayern masih punya banyak hal yang bisa ditawarkan. Kami punya kota yang indah, stadion yang bagus. Tapi anda bisa berkata bahwa dengungannya sedang berbeda. Kami sedang berbicara soal jarak sembilan digit seperti hal yang normal.” Tambahnya.

“Masih ada dua bulan tersisa hingga bursa transfer ditutup, dan dua bulan ini akan memberikan banyak ketidakpastian. Semuanya sedang menunggu domino terjatuh dan akan ada efek ini. Mari menunggu dan melihat apa yang Bayern akan lakukan.” Tandasnya.

Selain Leroy Sane, Bayern Munchen juga disebut sedang mengincar pemain muda Chelsea, Callum Hudson-Odoi. Namun pria berumur 18 tahun itu diyakini akan bertahan setelah Frank Lampard diangkat sebagai pelatih baru The Blues baru-baru ini.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Setelah Mengamuk, Gabriel Jesus: Saya Minta Maaf

Striker Timnas Brasil Gabriel Jesus meminta maaf kepada semua orang setelah apa yang ia lakukan. Ia mengamuk di pinggir lapangan di final Copa America 2019. Final Copa America 2019 yang mempertemukan Brasil dan Peru pada Senin (08/07) dini hari WIB. Di laga itu skuat Samba sempat bermain dengan 10 pemain saja saat dalam posisi unggul 2-1.

Pasalnya pada babak kedua, tepatnya pada menit ke-70, Gabriel Jesus di kartu merah oleh sang wasit. Ia di usir keluar setelah mendapat dua kartu kuning. Kartu kuning itu di dapati setelah ia dianggap telah melakukan pelanggaran keras pada Carlos Zambrano. Hal ini membuat Jesus syok. Ia tidak bisa menerima keputusan wasit. Pada akhirnya ia keluar lapangan sembari mengomel.

Tidak cukup sampai di situ, penyerang Manchester City ini akhirnya sempat memukul dinding area tempat duduk ofisial di pinggir lapangan. Ia juga sempat menendang sebuah botol minuman.

Setelah itu Jesus juga melampiaskan kemarahannya dengan mendorong sebuah kotak besar untuk fasilitas Video Assistant Referee (VAR) hingga nyaris terjatuh. Aksinya kemudian diakhiri dengan duduk di lorong menuju ruang gantu pemain sembari menangis dan mengomel soal keputusan wasit Roberto Tobar.

Tetap Senang

Aksinya itu tentu dikritik oleh banyak pihak. Jesus pun menegaskan ia memang bersalah. Akan tetapi ia mengaku apapun yang terjadi ia tetap senang dengan perjalanan dirinya bersama Brasil di turnamen tersebut.

“Saya tidak ingin membuat orang diam, saya tidak menginginkan hal ini. Saya menyadari kualitas saya, sepakbola saya, apa yang membawaku ke sini hari ini. Kritik, juga pujian, akan datang setiap saat,” ucapnya.

“Saya memberikan yang terbaik di lapangan, mengetahui bahwa kadang-kadang hal-hal mengambil rute lain tetapi saya senang dengan turnamen. Sejak hari pertama di kamp, ??semua orang senang, fokus,” tutup pemain berusia 21 tahun ini.

Brasil sendiri akhirnya berhasil menang 3-1 di pertandingan lawan Peru itu. Gabriel Jesus berperan besar dalam kemenangan di final Copa America 2019 itu karena ia memberikan assist pada gol pertama Samba melalui Everton Soares dan ikut mencetak satu gol di akhir babak pertama.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Menang di MotoGP Jerman, Marquez Juara Paruh Musim 2019

Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, berhasil menutup paruh musim MotoGP 2019 diposisi puncak klasemen usai meraih kemenangan di Jerman. The Baby Alien mengunci kemenangan dalam race di Sirkuit Sachsenring, pada hari Minggu (07/07) malam wib. Dengan menjuari GP Jerman menjadi yang tercepat, mengungguli Maverick Vinales dari Monster Energy Yamaha dan Cal Crutchlow dari LCR Honda.

Kemenangan di Sachsenring ini pun membuat Marquez terus menjauh di papan klasemen sementara pebalap. Hingga seri kesembilan, tambahan 25 pooin itu membuat Marquez mengoleksi 185 poin dan unggul 58 poin dari Andrea Dovizioso. Hasil tersebut juga dipastikan menjadi juara pramusim.

Dengan menjadi juara pramusim, peluang Marquez mengangkat trofi ke empat beruntun di akhir musim ini kembali terbuka. Pasalnya, pebalap 26 tahun itu juga belum pernah gagal menjadi juara dunia usai menjadi yang terdepan hingga pertengahan musim pada seri seri sebelumnya.

Usai MotoGP Jerman itu juga mengubah posisi klasemen para rider, Marc Marquez menempati posisi teratas dengan 185 poin disusul pebalap Ducati, Andrea Dovizioso dengan 127 poin. Posisi ketiga klasemen juga dihuni pebalap Ducati lainnya, Danilo Petrucci. Kemudian disusul pebalap SUzuki Alex Rins dengan 101 poin.

Meski dua kali beruntun naik podium, Maverick Vinales sendiri saat ini tertahan di urutan lima klasemen dengan 85 poin. Posisi Vinales ini sendiri mengusur rekan setimnya, Valentino Rossi, yang sebelumnya bertengger di tangga kelima. Rossi menempati tempat ke enam dengan 80 poin.

Sayangnya, pencapaian bagus Marquez bersama Repsol Honda tidak diikuti oleh rekan setimnya Jorge Lorenzo. Pebalap berusia 32 tahun tersebut pun masih tercecer di posisi 16 klasemen dengan hanya mengoleksi 16 poin. Lorenzo sendiri saat ini tidak bisa ikut balapan karena cidera.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)