Archives for Agen Judi Terbaik


Ibrahimovic Akan Bantu Cutrone Berkembang

Milan kerap dikabarkan akan mendatangkan striker Swedia itu pada musim dingin Januari 2019. Rumor tentang Ibra adalah pertanyaan untuk beberapa penggemar Milan. Sebab, pelatih Gennaro Gattuso sudah memiliki dua striker berkelas, yaitu Gonzalo Higuain dan Cutrone. Higuain baru saja membawa Milan di musim panas dari Juventus dengan status pinjaman. Namun, Milan masih membutuhkan striker untuk meningkatkan produktivitas dengan menarik Ibra dari LA Galaxy. Ketika Milan mendedikasikan kelahiran Ibra, justru para pembom muda Patrick Cutrone yang mampu tampil gemilang dalam beberapa partai terakhir. Baru-baru ini, Cutrone membawa timnya meraih kemenangan 2-1 atas Parma. “Ibra? Itu tidak akan menjadi masalah, hanya memesan dapat membantu Anda membangun lebih banyak,” tambahnya. Sepanjang kariernya, Cristiano Ronaldo telah memenangkan 5 gelar Ballon d’Or atau pemain terbaik dunia. Kini, Ronaldo tidak lagi terlalu ambisius untuk memenangkan penghargaan sisa karirnya.

Mengumpulkan orang menyebabkan penyebab utama. Striker berusia 33 tahun itu tidak percaya diri untuk bisa mendapatkannya kembali. Ronaldo mengatakan bahwa dalam pengantarnya sebagai pemain Juventus baru. Meski begitu, bukan berarti Ronaldo menyerah begitu saja. Mantan bintang Real Madrid itu mengatakan dia hanya berani bermimpi memenangkan pelajaran lain sebagai pemain dunia sebelum keputusan untuk pensiun. “Ballon d’Or? Aku hanya berani berpikir tentang memenangkan gelar itu lagi. Aku tidak bisa bermimpi dua atau tiga lebih banyak uang, jadi sekarang aku tidak akan membayangkannya terlalu banyak,” kata Ronaldo sebagai Plus BolaSport.com dari Football Espana. “Tentu saja saya ingin terus meraihnya dan menjadi yang terbaik. Siapa tahu jika saya akan meraihnya lagi jika semuanya berjalan dengan baik karena sangat sulit memenanginya dengan Manchester United dan Real Madrid. Jadi kita akan lihat,” katanya. . .

Ronaldo bergabung dengan Juventus setelah mengejar selama empat tahun. Artinya, pemain dengan nama panggilan CR7 masih memungkinkan untuk memenangkan dunia terbaik, sudah 4 kali lebih banyak. Selama waktu ini, Ronaldo memenangkan gelar terbaik dunia di edisi 2008, 2013, 2014, 2016 dan 2017. Ronaldo memiliki acara untuk menambah koleksi judul di 2018 setelah memenangkan Liga Champions, mencetak 44 gol dalam 44 pertandingan di berbagai kompetisi untuk Real Madrid dan tampil baik di Piala Dunia 2018 dengan tim nasional Portugal meskipun mereka tersingkir di babak 16.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Jurgen Klopp menilai dengan penampilan bermain dari Naby Keita

Seorang manajer dari klub Liverpool yang bernama Jurgen Klopp, ia telah memuji dengan cara penampilannya yang akan di perlihatkan dengan gelandangannya yang bernama Naby Keita ketikan dia sudah mengalahkan dengan klub Burnley dengan skor 3-1.

Maka dia masih sempat tertinggal oleh gol Jack Cork, namun tampaknya dengan klub Liverpool akan untuk mencoba kembali bangkit dengan mencetak sebanyak tiga gol yang di lakukan para raider bernama James Milner, Roberto Firmino dan Xherdan Saqiri.

Dan sehingga dengan berkat tambahan tiga poin ini, Liverpool telah di kabarkan masih duduk di peringkat kedua dengan sebanyak koleksi tiga puluh Sembilan point terpaut dari dua angka dari Manchester City. Sementara dengan klub Burnley masih terpuruk di zona degradasi.

Meskipun dia tidak mencetak gol, akan tetapi Naby Keita akan tampil yang cukup dominan hampir di seluruh pertandingan. Dan sehingga dengan Jurgen Klopp pun tidak mau sungkan untuk bisa melontorkan dengan pujian bagi seorang gelandangan RB Leipzig.

“Naby Keita yang akan selalu untuk bisa membawakan bola, namun setidaknya ada juga sesuatu yang berubah maka telah membuat kami ingin untuk bisa memiliki di posisi yang cukup melibatkan kepada para pemain.” Ujar Jurgen Klopp.

Naby Keita akan mencoba untuk bisa membuat perbedaan yang dalam banyak kesempatan. Dan sehingga saya rasa akan dengan tembakanya di blok yang telah merupakan peluang yang sangat terbaik bagi kami yang memiliki di babak pertama, namun saya yakin dengan sebanyak seratus persen tetapi sepertinya itu juga bisa di katakana sebagai salah satu peluang yang sangat terbesar.

Jurgen Klopp akan menyoroti dengan cara penampilan para gelandangannya yang lain. Dan sehingga harus untuk bisa membuat kepada Jurgen Klopp mengakui bahwa dengan para pemainnya lainnya yang ada berada di lini pertengahan dengan hasil penampilan yang kurang memuaskan.

“Satu-satunya pemain yang benar-benar mencoba melakukan sesuatu adalah James Milner yang berlari ketika Naby Keita membawa bola. Namun dengan Naby Keita akan terlibat dengan permainan secara terus menerus. Ketika ia sudah merasa terlibat yang cukup sangat bagus.”

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Sulit Untuk Membela Masalah yang Dihadapi Neymar

Pele merasa sulit untuk membela Neymar dari kritik atas apa yang dianggap sebagai simulasi berlebihan dan telah mendesak striker Paris Saint-Germain untuk memanfaatkan kemampuannya.

Superstar Brazil, Neymar, mendapat kecaman karena melakukan pertunjukan lapangan di Piala Dunia, di mana Selecao dikalahkan di perempat final oleh Belgia.

Juara Piala Dunia tiga kali Pele telah berbicara dengan rekannya produk Santos tentang tindakannya, yang merasa masalah Neymar akan sulit untuk didamaikan.

“Sulit untuk membela Neymar untuk semua hal yang dia lakukan selain bermain sepakbola. Saya berbicara dengannya dan mengingatkannya tentang kemampuannya,” katanya kepada Folha de Sao Paulo.

“Dia tidak beruntung karena Brasil tidak memenangkan Piala Dunia dan dia diunggulkan. Saya sudah bersamanya di Eropa dua kali. Kami berbicara dan saya menjelaskan: ‘Dewa sepakbola memberi Anda hadiah. Apa yang Anda lakukan mempersulitnya.'”

Pele percaya Neymar adalah pemain yang lebih baik daripada rekannya, Kylian Mbappe, yang memenangkan penghargaan Pemain Muda Terbaik saat Perancis menang di Rusia 2018.

Mbappe menjadi remaja pertama yang mencetak dobel Piala Dunia sejak Pele pada tahun 1958 dan dua golnya di final melihat dia cocok dengan prestasi lain yang dicapai oleh pemain legendaris Brasil.

“Orang membandingkan saya dengan Mbappe dan ada persamaan, kan? Tapi dia sudah 19 tahun. Dia memenangkan Piala Dunia,” kata Pele, yang bergabung dengan Mbappe sebagai satu-satunya remaja yang mencetak gol di final Piala Dunia.

“Saya pikir Neymar adalah pemain yang lebih lengkap daripada dia, tetapi di Eropa semua orang berbicara lebih banyak tentang Mbappe.”

Ada kekhawatiran untuk Pele pada bulan Januari di tengah laporan yang bertentangan mengenai kesehatannya setelah ia menarik diri dari penampilan yang dijadwalkan di Inggris.

Menawarkan pembaruan, dia berkata: “Terima kasih kepada Tuhan, saya baik-baik saja. Saya menjalani tiga operasi dalam beberapa tahun terakhir, tetapi saya tidak 100 persen. Saya tidak lagi merasa sakit, saya merasa lebih lemah.”

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Arsenal tampaknya ingin memboyong Nicolas Pepe

Dengan adanya sebuah spekulasi yang mengenai adanya tetang perosalan Nicolas Pepe di masa depan akan tampakya sudah mulai menemukan titik terang. Maka dengan Winger Lille telah di kabarkan sudah merasa selangkah lebih dekat untuk bisa bergabung dengan klub raksasa ajang Premier League Arsenal.

Nicolas Pepe akan merasa sendiri memang tampaknya sedang berada di tengah mengundang dengan perhatian publik Prancis. Dan sehingga dia tampil dengan secara impresif saat membela dengan Lille pada saat di musim ini, maka pada saat dia mengemas sebanyak sepuluh gol dari enma belas penampilan untun bisa klub besar yang berasal dari Prancis.

Maka dengan secara tampil cukup apik, Nicolas Pepe sudah mulai di lirik dengan banyak klub yang top-top Eropa. Misalnya dengan nama-nama seperti klub Arsenal, Manchester United dan Bayern Munchen juga di sebutkan sedang tengah melakukan percobaan untuk bisa mendatangkan sang pemain di bulan Januari yang akan mendatang.

Nicolas Pepe telah di kabarkan sudah menentukan klub yang akan ia mengikuti bergabung. Maka dengan kepda sang Winger telah di kabarkan mantap untuk memilih dengan Arsenal yang sebagai pelabuhan karirnya.

Dan sehingga dengan sejauh ini para klub yang sudah berminta dengan jasa pemain dari Nicolas Pepe sudah menawarkan sebuah tawaran yang sangat menggiurkan. Namun dengan mereka sudah kebanyakan tidak berani memberikan jaminan bermain untuk kepada Nicolas Pepe.

Sementara dengan Arsenal telah di kabarkan tidak berani memberikan sebuah jaminan untuk bisa bermain bagi kepada sang pemuda, karena mereka akan tampaknya sedang mengalami kekurangan beberapa pemain di dalam tim mereka.

Sesudah memberikan waktu untuk bermain, maka dengan Nicolas Pepe telah mengeluarkan alasan yang sudah merapat ke klub Arsenal karena dengan The Gunners telah di kabarkan sudah mulai mendekat kepada sang pemainnya.

Mereka sudah menemui dengan perwakilan Nicolas Pepe pada di beberapa waktu yang lalu. Dan sehingga dengan mereka telah di kabarkan bahwa benar-benar serius untuk bisa mendatangkan kepada sang pemainnya untuk ke London.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Gianluigi Buffon Bicara Mengenai Susahnya Menjadi Kapten di Juventus

Karir Gianluigi Buffon di Juventus tampaknya saat ini masih baik baik saja, walau demikian ternyata ‘tidak’ demikian . Pemain yang saat ini berposisikan sebagai kiper tersebut mengaku sempat merasa mendapat tekanan saat di percayai untuk menjadi kapten juara bertahan Serie A (Juventus) itu.

Nama Gianluigi Buffon terdengar sangat besar di kancah sepak bola dunia berkat keahliannya dalam mengawal dan menjaga gawang Juventus. Berkat dirinya, Bianconeri berhasil meraih serangkaian gelar bergengsi seperti Serie A dan juga Coppa Italia.

Perjalanannya bersama Juventus berakhir di akhir musim lalu, tepat pada tahun ke 17 dirinya bermain di sana. Pria yang telah memasuki umur 40 tahun itu lalu memilih untuk hengkang dari Juventus dan hijrah ke Prancis guna melanjutkan karir bersama sang klub raksasa asal Paris, Paris Saint Germain (PSG).

Beratnya jadi Kapten Juventus

Pengalaman serta dedikasinya membuat Buffon dipercaya untuk menjadi kapten Juventus dalam beberapa tahun sebelumnya. Ia mengaku jabatan tersebut terasa berat untuknya, apalagi saat dirinya mengalami permasalahan dengan Michel Oliver dulu.

Sebagai informasi, Buffon sempat melayangkan komentar pedas saat mengomentari kepemimpinan Oliver kala Juventus bertemu Real Madrid di Liga Champions musim kemarin. Pada laga itu, ia diganjar kartu merah lantaran melakukan protes keras terhadapnya.

“Saya pikir, berbicara dengan cara yang bersahabat dengan presiden setelah masa-masa yang panjang dan melelahkan karena menjadi pemain Juventus dan kapten terasa sedikit berat,” ujar Buffon kepada Tiki Taka.

“Walau itu adalah sebuah kehormatan, waktu bagi kami untuk berjalan di jalur yang berbeda telah datang,” lanjutnya.

Hampir Pensiun

Setelah memutuskan untuk mengakhiri karirnya bersama Juventus, Buffon sejatinya berpikir untuk gantung sepatu. Apalagi jika tawaran dari klub besar seperti PSG tidak pernah sampai ke hadapannya.

“Saya mempertimbangkan untuk pensiun atau terus bermain bila ada tawaran luar biasa datang dari klub papan atas. Bila itu datang dari liga yang asing, saya tidak akan mempertimbangkannya,” tambahnya.

“Tawaran dari PSG tiba pada bulan Mei, dan itu membuat saya berpikir untuk bermain lagi untuk satu dua tahun ke depan. Itu adalah pilihan yang tidak alami, tetapi satu hal yang terus saya pikirkan,” tandasnya.

Pelatih PSG, Thomas Tuchel, pernah berujar bahwa dirinya tidak ingin menjadikan Buffon sebagai kiper nomor satu. Walau begitu, ia masih dipercaya untuk tampil dalam 11 pertandingan yang telah dilalui Les Parisiens di semua kompetisi.

 

 

 

 

 

 

 

 

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Wigan 1-2 Leeds: era Dave Whelan berakhir dengan kekalahan ketika tim asuhan Marcelo Bielsa naik ke puncak

Whelan, yang bertugas 23 tahun sebagai pemilik Wigan akan berakhir Rabu depan setelah pengambilalihan International Entertainment Corporation disetujui, melihat pihaknya memimpin melalui Reece James (6). Leeds merespon hanya tiga menit kemudian berkat Pablo Hernandez dan mereka memimpin langsung setelah babak pertama, kesalahan Christian Walton meninggalkan Kemar Roofe dengan penyelesaian paling sederhana. Itu bukanlah akhir yang diinginkan Whelan ketika Leeds bertahan untuk naik level dengan Norwich dan di puncak klasemen karena selisih gol. Wigan dengan cepat melangkah maju dan memimpin dengan hampir pandangan pertama mereka tentang gol. Joe Garner ditumbangkan oleh Liam Cooper 30 meter dari gawang, dan tampaknya ada sedikit bahaya saat James melakukan tendangan bebas. Namun, bek kanan Chelsea itu melengkungkan satu set megah di dinding dan melewati penyelaman kiper Leeds, Bailey Peacock-Farrell, yang tak pernah putus asa untuk mencetak gol pertamanya di sepakbola senior. Leeds hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk membalas, bola melalui tembakan Barry Monica Mateusz Kilch, yang menarik bola kembali untuk Hernandez masuk dari jarak dekat.

 

Aksi mengambil kursi belakang di menit ke-23 sebagai Stadion DW pecah dalam tepuk tangan meriah untuk berterima kasih kepada Whelan dan keluarganya selama 23 tahun mereka yang bertanggung jawab atas klub. Kembali di lapangan Leeds mulai mendapatkan cengkeraman pada permainan. Sebuah serangan besar dari Adam Forshaw memaksa penyelamatan brilian dari Walton, yang kemudian harus memberi umpan silang spekulatif dari Ezgjan Alioski. Leeds akhirnya berbakat memimpin 39 detik setelah paruh waktu. Sebuah perpaduan yang mengerikan di belakang antara Cedric Kipre dan Walton memungkinkan Roofe untuk mengoper bola ke gawang dengan mudah.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Real Betis Bermain Imbang 3-3 dengan Celta Vigo

Dalam laga match day ke 11 pada ajang kompetisi La Liga Santander yang berlangsung pada hari Senin (5/11/2018) dini hari di Benito Villamarin,tim tuan rumah Real Betis yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun harus puas dengan jumlah raihan satu poinnya usai hanya bisa bermain imbang 3-3 dengan lawannya Celta Vigo. Dimana masing-masing gol yang tercipta didalam laga dini hari tadi dari tim Celta Vigo itu pun dipersembahkan oleh Brais Mendez dan Maxi Gomez yang berhasil mengemas dua buah golnya pada dini hari tadi. Sementara itu tiga buah gol dari tim tuan rumah Real Betis itu pun dipersembahkan oleh Loren Moron, Junior Firpo dan Sergio Canales.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada dini hari tadi,tim Real Betis yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang terlihat mendapatkan perlawanan yang ketat dan sengit dari tim Celta Vigo. Karena hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah Real Betis dengan tim Celta Vigo didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Namun akhirnya tim tuan rumah Real Betis pun berhasil membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 1-0 dimenit 33 pada babak pertama melalui gol dari Loren Moron.

Didalam laga babak kedua,tim tuan rumah Real Betis tengah unggul 1-0 didalam laga babak pertama itu pun masih tetap terlihat bermain dengan impresif dari awal mulainya laga babak kedua. Alhasil dimenit 57 pada babak kedua,tim tuan rumah Real Betis pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 melalui gol dari Junior Firpo. Sayangnya skor 2-0 tersebut pun hanya bertahan sementara saja,sebab berselang enam menit kemudian tim Celta Vigo pun akhirnya bisa membalas dan memperkecil kedudukannya menjadi 2-1 melalui gol dari Maxi Gomez. Dimenit 69,tim Celta Vigo pun akhirnya bisa menyamakan kedudukannya menjadi imbang 2-2 melalui gol dari Brais Mendez. Setelah itu skor imbang 2-2 tersebut pun bertahan cukup lama didalam sisa waktu yang ada pada babak kedua,dan akhirnya dimenit 84 tim Celta Vigo pun berhasil membalikkan keadaannya menjadi unggul 2-3 melalui gol kedua dari Maxi Gomez. Hanya berselang tiga menit kemudian,tim tuan rumah Real Betis pun berhasil menyamakan kedudukannya menjadi imbang 3-3 melalui gol dari Sergio Canales.

Dengan adanya jumlah raihan satu poin yang didapatkan oleh tim Celta Vigo pada dini hari tadi itu pun tentunya masih membuat mereka berada diperingkat ke 11 pada papan klasemen La Liga Santander dengan jumlah raihan 14 poin. Sementara itu tim tuan rumah Real Betis yang juga mendapatkan tambahan satu poinnya pada dini hari tadi itu pun membuat mereka berada diperingkat 14 dengan jumlah raihan 13 poin.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Barcelona Tetap Kokoh Berdiri Dipuncak Klasemen La Liga Santander

Dalam laga match day ke 11 pada ajang kompetisi La Liga Santander yang berlangsung pada hari Minggu (4/11/2018) malam hari di Estadio de Vallecas,tim Barcelona yang menjalani laga tandangnya pada tadi malam itu pun berhasil membawa pulang raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya usai menang tipis 2-3 atas tuan rumah Rayo Vallecano. Dimana gol-gol kemenangan dari tim Barcelona itu pun dipersembahkan oleh Ousmane Dembele dan Luis Suarez yang berhasil mengemas dua buah golnya pada tadi malam. Sedangkan dua buah gol dari tim tuan rumah Rayo Vallecano itu pun dipersembahkan oleh Jose Pozo dan Alvaro Garcia.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada tadi malam,tim Los Cules yang menyambangi markas dari Estadio de Vallecas itu pun memang terlihat mendapatkan perlawanan yang ketat dan sengit dari tim tuan rumah Rayo Vallecano. Akan tetapi dimenit 10 pada babak pertama,tim Los Cules pun berhasil membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 0-1 terlebih dahulu melalui gol dari Luis Suarez. Skor 0-1 yang didapatkan oleh tim Los Cules itu pun bertahan lumayan lama didalam sisa waktu yang ada pada babak pertama,dan akhirnya dimenit 35 tim tuan rumah Rayo Vallecano pun berhasil membalas dan menyamakan kedudukannya menjadi imbang 1-1 melalui gol dari Jose Pozo.

Memasuki laga babak kedua,tim tuan rumah Rayo Vallecano yang berhasil menyamakan kedudukannya menjadi imbang 1-1 didalam laga babak pertama itu pun lantas masih tetap terlihat memberikan perlawanan yang ketat dan berimbang kepada lawannya Barcelona. Akhirnya dimenit 57 pada babak kedua,tim tuan rumah Rayo Vallecano pun berhasil membalikkan keadaan mereka menjadi unggul 2-1 melalui gol dari Alvaro Garcia. Skor 2-1 yang didapatkan oleh tim tuan rumah Rayo Vallecano itu pun bertahan cukup lama didalam sisa waktu yang ada pada babak kedua,namun tiga menit menjelang akhir laga babak kedua tim Barcelona pun akhirnya bisa membalas dan menyamakan kedudukannya menjadi imbang 2-2 melalui gol dari Ousmane Dembele. Dimenit-menit akhir laga babak kedua,tim Barcelona pun akhirnya bisa membalikkan keadaan mereka kembali menjadi unggul 2-3 melalui gol kedua dari Luis Suarez.

Dengan demikian raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim Los Cules pada tadi malam itu pun tentunya membuat masih mereka berada dipuncak klasemen La Liga Santander dengan jumlah raihan 24 poin. Sementara itu tim tuan rumah Rayo Vallecano yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya tersebut pun harus tertahan diperingkat 19 dengan jumlah raihan 6 poin.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Jose Mourinho, saatnya untuk merekrut Victor Moses!

Saat ini, Manchester United masih mengalami masalah, terutama di lini pertahanan. Untuk membuat perbedaan di sisa musim, pelatih Jose Mourinho harus memikirkan Victor Moses?

Manchester United kini mulai menunjukkan lebih banyak gambaran positif daripada yang mereka lakukan di awal musim. Namun, pelatih Jose Mourinho masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan di tahun ketiga di Old Trafford. Selain kinerja yang belum membaik pada kinerja mencetak gol, dan kehilangan banyak peluang dan duo lini tengah tidak stabil, posisi sayap kanan Manchester United juga layak diperhatikan.

Antonio Valencia adalah kapten, dengan banyak kekuatan fisik, biasanya pilihan yang dapat diandalkan, tetapi berada di ambang cedera. Stuntman Ashley Young bermain bagus, tetapi, seperti Valencia, mantan pemain Aston Villa berusia 33 tahun, sulit untuk mengamankan energi untuk membajak pertempuran lain dalam bayang-bayang negara kabut.

Nama lain adalah Matteo Darmian, yang telah lama menghilang dari rencana Jose Mourinho. Dia tidak memiliki tingkat gaya yang tinggi, sering tampil lebih rendah ketika dihadapkan dengan nama kuat yang bersaing di lawan. Bek Italia muncul di bangku cadangan dalam pertandingan terakhir hanya karena Jose Mourinho tidak memiliki alternatif ketika Antonio Valencia masih absen.

Dalam situasi itu, mungkin pelatih asal Portugal harus mencari pemain lain yang bisa mengambil posisi. Victor Moses muncul sebagai kandidat serius yang harus dipertimbangkan “Orang Khusus”.

Pertama, bek Nigeria itu tidak lagi dalam rencana kapten Chelsea Maurizio Sarri. Dia tidak bisa bersaing dengan Cesar Azpilicueta dan Davide Zappacosta, sehingga ahli strategi Italia memberi lampu hijau untuk pendaratan baru. Dengan hubungan yang baik di masa lalu, tidak akan sulit bagi Jose Mourinho untuk membujuknya untuk mendarat di Old Trafford di bursa transfer musim dingin. Harga untuk Moses tidak terlalu mahal, dibandingkan dengan banyak nama lain di bintang yang sama.

Kedua, bek Nigeria telah menghabiskan lebih dari sepuluh tahun di negara kabut, sehingga tidak akan butuh waktu lama untuk berintegrasi ke dalam klub baru. Ini adalah sesuatu yang harus dipertimbangkan pelatih Jose Mourinho, alih-alih memalingkan muka, mencari nama yang bersaing di turnamen lain.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Liverpool Seharusnya Bisa Menang Mudah

Andrew Robertson mengatakan hasil imbang 1-1 Premier League Liverpool di Arsenal terasa seperti kehilangan dua poin untuk status penantang gelar dimana tim pengunjung memimpin berkat gol James Milner tepat setelah satu jam, gol ke-50 Premier League-nya, tetapi mereka dipatahkan kembali di Emirates Stadium pada Sabtu oleh Alexandre Lacazette yang menyamakan kedudukan dan pasukan Jurgen Klopp pindah ke puncak klasemen meski kemunduran itu terjadi, meskipun juara musim lalu Manchester City akan melompati mereka jika mereka menghindari kekalahan di kandang melawan Southampton pada Minggu Dan Robertson menerima itu membuat frustrasi The Reds saat melawan Arsenal tanpa apa yang seharusnya menjadi kemenangan ketiga beruntun di Liga Premier.

“Jika Anda melihat musim lalu, terutama jauh dari rumah melawan apa yang disebut enam tim teratas, kami tidak melakukannya dengan cukup baik,” Robertson mengatakan kepada situs web Liverpool. “Satu-satunya poin yang kami dapatkan adalah di sini di Arsenal, 3-3, jadi kami agak memperbaiki sedikit dalam permainan yang kami mainkan, kami tidak terkalahkan melawan enam besar jadi positif, tetapi kami bisa menang dengan mudah dan Semoga di akhir musim ini akan menjadi poin yang diperoleh tetapi sekarang ini tidak terasa seperti itu, Ini sangat sulit karena kami memimpin dan musim ini kami benar-benar pandai mempertahankan prospek jadi Saya pikir itu akan menjadi kasusnya dimana Kami kehilangan gol yang buruk dari sudut pandang kam, jika Anda melihat kembali permainan mereka mungkin memiliki lebih banyak kepemilikan tetapi peluang yang jelas semuanya jatuh pada kita.”

“Di hari lain kami mungkin sedikit lebih nyaman, tetapi dua tim bagus melakukannya dan hasil imbang mungkin hasil yang adil.” Robertson mengatakan perubahan taktis oleh Klopp pada interval itu memungkinkan Liverpool untuk mendapatkan kembali kontrol tetapi menerima tekanan dari Arsenal pada tahap penutupan, yang berpuncak pada Lacazette yang mengalahkan Alisson untuk membuat The Gunners imbang. “Kami mendapat sedikit tekanan dan di babak pertama kami mungkin tidak melakukannya dengan benar lalu mereka mengganti permainan dan benar-benar bagus dalam babak dua.”

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)