Archives for Bola Tangkas 2


Paul Pogba mencetak dua gol untuk mempertahankan kemenangan

 

Pogba membuat United unggul lima menit, menyelesaikan dari jarak dekat setelah keterampilan luar biasa oleh Marcus Rashford, dan dia menambahkan kedua pada 33 menit, menuju rumah umpan silang Ander Herrera yang jahat di depan Asmir Begovic. Rashford terlibat dalam aksinya dengan sentuhan cekatan pada umpan lambung Anthony Martial yang brilian (45), tetapi United gagal menjaga clean sheet untuk pertandingan kedelapan berturut-turut saat sundulan Nathan Ake menjadikannya 3-1 (45 + 2). Romelu Lukaku mencetak dua menit setelah diperkenalkan (72), mengonversi operan mengangkat Pogba, tetapi Eric Bailly dipecat karena tantangan gegabah pada Ryan Fraser (79). Hasilnya berarti United sekarang delapan poin dari tempat keempat di Liga Premier setelah kemenangan ketiga beruntun mereka di bawah Solskjaer, sementara Bournemouth di urutan ke-12. Setelah mencetak delapan gol dalam dua pertandingan sebelumnya, ada suasana percaya diri di sekitar Old Trafford, dan tidak butuh waktu lama bagi United untuk kembali bermain. Dalam situasi ketat di dekat bendera sudut kanan, Rashford dengan terampil membalik melewati Ake dan kemudian Diego Rico sebelum masuk ke area penalti untuk Pogba meluncur dari enam meter.

 

Rashford kemudian hampir memiliki tujuan untuk dirinya sendiri ketika setengah voli-nya dibelokkan dari wajah Ake dan bersiul lebar, sementara di ujung yang lain Ake sendiri melihat sundulan jarak dekat dari sudut membelokkan ke arah gawang Herrera, hanya untuk David de Gea untuk menghasilkan refleks simpan. Persis ketika Bournemouth tampak menemukan kaki mereka, Pogba menyerang lagi. Menempel umpan silang Herrera yang baik dan melengkung, pemain Prancis itu masuk untuk melakukan peregangan ketika Begovic berjuang untuk melakukan pukulan dengan jelas. Pogba kini telah mencetak empat gol dalam dua penampilan terakhirnya di Liga Premier di bawah Solskjaer, sebanyak yang ia miliki dalam 20 gol sebelumnya di bawah Jose Mourinho.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Dwight McNeil mencetak gol senior pertama dalam kemenangan Clarets

 

Burnley, yang kehilangan enam dari tujuh pertandingan liga terakhir mereka, mendominasi 45 menit pertama dan unggul ketika Ashley Barnes menemukan Wood, yang tendangan dekatnya yang kuat mengalahkan Lukasz Fabianski (15). McNeil kemudian meraih gol profesional pertamanya, meluncur masuk untuk mencetak gol di tiang jauh (34) ketika Ashley Westwood mengembalikan izin buruk Issa Diop ke dalam kotak. Setelah jeda, Barnes dan Wood sama-sama melewatkan peluang luar biasa untuk meningkatkan keunggulan Burnley sebelum Tom Heaton melakukan penyelamatan luar biasa untuk menyangkal pemain pengganti Andy Carroll, dan meninggalkan tuan rumah di zona degradasi Liga Premier hanya karena selisih gol. Burnley menjelaskan bahwa mereka telah mengatasi pukulan 5-1 mereka oleh Everton pada Boxing Day segera setelah kick-off – dan dalam waktu 90 detik, Barnes mendapatkan peluang besar dari tiang dekat dari umpan silang McNeil.

 

West Ham secara mengejutkan lamban dan sepatutnya dihukum oleh Wood dengan 15 menit melewati sebuah langkah serangan balik yang brilian. Bola panjang Westwood dari lini tengah disambut oleh Barnes, dan dengan Diop keluar dari posisinya, Wood menyelinap masuk untuk menerima bola dan menembakkan pembuka. Dominasi Burnley tampak rapuh tanpa gol lebih lanjut, tetapi 10 menit sebelum babak pertama mereka menambahkan kesopanan kedua dari beberapa pertahanan yang berbahaya. West Ham gagal membersihkan dua umpan silang secara beruntun sebelum yang ketiga diborgol oleh Diop ke Westwood, yang memasukkannya ke dalam kotak dan McNeil menyelinap masuk di tiang jauh untuk mencetak gol pertamanya di Burnley. Sepasang perubahan paruh waktu memberi para pengunjung sedikit gigitan dalam serangan, tetapi kesengsaraan pertahanan mereka tidak membaik, dan Barnes bersalah atas kehilangan besar lainnya ketika ia melepaskan tembakan melebar beberapa saat setelah restart.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Wolverhampton Wanderers tundukkan Tottenham Hotspur 3-1

Dalam laga match day ke 20 pada ajang kompetisi Liga Premier Inggris yang berlangsung hari Sabtu (29/12/2018) malam hari di Wembley Stadium,tim Wolverhampton Wanderers yang menjalani laga tandangnya pada tadi malam itu pun akhirnya berhasil membawa pulang raihan kemenangan dan juga raihan tiga poinnya usai menundukkan tuan rumah Tottenham Hotspur dengan skor 1-3. Dimana gol-gol kemenangan dari tim Wolverhampton Wanderers itu pun dipersembahkan oleh Willy Boly, Raul Jimenez dan Helder Costa. Sementara itu satu buah gol dari tim tuan rumah Tottenham Hotspur itu pun dipersembahkan oleh Harry Kane.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada tadi malam,tim tuan rumah The Lilywhites yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang terlihat mendapatkan perlawanan yang ketat dan sengit pada saat menjamu serta menghadapi lawannya Wolverhampton Wanderers. Sebab hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah The Lilywhites dengan tim Wolverhampton Wanderers didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Akan tetapi dimenit 22 pada babak pertama,tim tuan rumah The Lilywhites pun akhirnya bisa membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu melalui gol dari Harry Kane. Namun setelah itu skor 1-0 yang didapatkan oleh tim tuan rumah The Lilywhites itu pun lantas tetap bertahan dan tidak lagi berubah didalam sepanjang sisa waktu yang ada pada babak pertama.

Didalam laga babak kedua,tim tuan rumah Tottenham Hotspur yang masih unggul dengan skor 1-0 atas Wolverhampton Wanderers didalam laga babak pertama itu pun masih tetap terlihat menjalani laga yang cukup ketat dan berimbang dari awal mulainya laga babak kedua. Terlebih lagi tim Wolverhampton Wanderers yang tengah tertinggal itu pun mencoba untuk bermain dengan lebih baik lagi agar nantinya mereka pun bisa mengejar ketertinggalannya tersebut didalam sepanjang pertandingannya pada babak kedua. Alhasil dimenit 72 pada babak kedua,tim Wolverhampton Wanderers pun berhasil membalas dan menyamakan kedudukannya menjadi imbang 1-1 melalui gol dari Willy Boly. Skor imbang 1-1 tersebut pun tidak bertahan lama,sebab dimenit 83 pada babak kedua,tim Wolverhampton Wanderers pun akhirnya bisa membalikkan keadaan mereka menjadi unggul 1-2 melalui gol dari Raul Jimenez. Hanya berselang 4 menit kemudian,tim Wolverhampton Wanderers pun kembali berhasil menggandakan keunggulannya lagi menjadi 1-3 melalui gol dari Helder Costa.

Dengan demikian raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim Wolverhampton Wanderers itu pun tentunya membuat mereka kini sementara berada diperingkat ketujuh pada papan klasemen Liga Premier Inggris dengan jumlah raihan 29 poin. Sementara itu tim tuan rumah The Lilywhites yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positif didepan publiknya sendiri itu pun membuat mereka sementara tertahan diperingkat kedua dengan jumlah raihan 45 poin.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Sheffield United Menang 3-0 atas Blackburn Rovers

Dalam laga match day ke 25 pada ajang kompetisi Liga Championship Inggris yang berlangsung hari Sabtu (29/12/2018) malam hari di Bramall Lane,tim tuan rumah Sheffield United yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun berhasil mengantongi raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya usai menundukkan tim Blackburn Rovers dengan skor 3-0 tanpa balas. Dimana gol-gol kemenangan dari tim tuan rumah Sheffield United itu pun dipersembahkan oleh David McGoldrick dan dua buah gol yang dikemas oleh Billy Sharp.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada tadi malam,tim tuan rumah Sheffield United yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang terlihat mendapatkan perlawanan yang ketat dan sengit dari lawannya Blackburn Rovers. Dimana hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah Sheffield United dengan tim Blackburn Rovers didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Akan tetapi hingga akhir pertandingan babak pertama,baik tim tuan rumah Sheffield United maupun tim Blackburn Rovers pun harus puas dengan hasil imbang sementara 0-0 yang mereka dapatkan didalam laga babak pertama tersebut.

Didalam laga babak kedua,tim tuan rumah Sheffield United dan tim Blackburn Rovers pun masih tetap terlihat menjalani permainan yang cukup berimbang serta ketat dari awal mulainya laga babak kedua. Dimenit 51 pada babak kedua,tim tuan rumah Sheffield United pun harus bermain dengan 10 orang dikarenakan Chris Basham pun mendapatkan ganjaran kartu kuning keduanya dari sang wasit yang memimpin jalannya pertandingan pada tadi malam. Meski demikian tim

Blackburn Rovers yang unggul dengan jumlah pemainnya tersebut pun masih tetap terlihat kesulitan untuk bisa menjebol lini pertahanan dari tim tuan rumah Sheffield United.

Sayangnya dimenit 71 pada babak kedua,tim Blackburn Rovers pun juga harus bermain dengan 10 orang dikarenakan ada pelanggaran keras yang dilakukan oleh Richard Smallwood. Hanya berselang 2 menit dari dikeluarkannya Richard Smallwood,tim tuan rumah Sheffield United pun akhirnya bisa membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu melalui gol dari Billy Sharp. Empat menit kemudian,tim tuan rumah Sheffield United pun berhasil kembali menggandakan keunggulannya lagi menjadi 2-0 melalui gol kedua dari Billy Sharp. Tidak hanya berhenti sampai disitu saja,sebab dimenit 82 tim tuan rumah Sheffield United pun berhasil menambah keunggulannya lagi menjadi 3-0 melalui gol dari David McGoldrick.

Atas raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim tuan rumah Sheffield United itu pun tentunya membuat mereka kini berada diperingkat keempat pada papan klasemen Liga Championship Inggris dengan jumlah raihan 44 poin. Sementara itu tim Blackburn Rovers yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya pada tadi malam itu pun membuat mereka berada diperingkat 15 dengan jumlah raihan 31 poin.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Derby County Unggul 4-3 atas Norwich City

Dalam laga match day ke 25 pada ajang kompetisi Liga Championship Inggris yang berlangsung hari Sabtu (29/12/2018) malam hari di Carrow Road,tim Derby County yang menjalani laga tandangnya pada tadi malam itu pun akhirnya berhasil membawa pulang raihan kemenangan dan juga raihan tiga poinnya usai menundukkan tuan rumah Norwich City dengan skor tipis 3-4. Dimana gol-gol kemenangan dari tim Derby County itu pun dipersembahkan oleh Fikayo Tomori, Mason Mount, Florian Jozefzoon dan Jack Marriott. Sementara itu tiga buah gol dari tim tuan rumah Norwich City itu pun dipersembahkan oleh Ben Godfrey dan dua buah gol yang dikemas oleh Teemu Pukki.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada tadi malam,tim tuan rumah Norwich City yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang terlihat mendapatkan perlawanan yang ketat dan sengit dari lawannya Derby County. Karena hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah Norwich City dengan tim Derby County didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Dan akhirnya dimenit 25 pada babak pertama,tim tuan rumah Norwich City pun berhasil membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu melalui gol dari Ben Godfrey. Hanya berselang 6 menit kemudian,tim tuan rumah Norwich City pun berhasil menggandakan keunggulannya lagi menjadi 2-0 melalui gol dari Teemu Pukki. Tim Derby County pun akhirnya baru bisa membalas dan memperkecil kedudukannya menjadi 2-1 melalui gol dari Fikayo Tomori. Dimenit-menit akhir laga babak kedua,tim Derby County pun akhirnya bisa menyamakan kedudukannya menjadi imbang 2-2 melalui gol dari Mason Mount.

Memasuki laga babak kedua,tim tuan rumah Norwich City yang tertahan imbang 2-2 dengan tim Derby County didalam laga babak pertama itu pun masih tetap terlihat menjalani permainan yang cukup ketat dan berimbang dari awal mulainya laga babak kedua. Dimana baik tim tuan rumah Norwich City maupun tim Derby County pun sama-sama memperlihatkan permainan yang impresif dalam mencari celah serta peluang didalam lini pertahanan masing-masing lawannya tersebut. Sembilan menit menjelang akhir laga babak kedua,tim tuan rumah Norwich City pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 3-2 melalui gol kedua dari Teemu Pukki. Berselang 6 menit kemudian,tim Derby County pun berhasil menyamakan kedudukannya lagi menjadi imbang 3-3 melalui gol dari Florian Jozefzoon. Dimenit-menit akhir laga babak kedua,tim Derby County pun akhirnya bisa membalikkan keadaan mereka menjadi unggul 3-4 melalui gol dari Jack Marriott.

Dengan adanya raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim Derby County itu pun tentunya masih membuat mereka berada diperingkat keenam pada papan klasemen Liga Championship Inggris dengan jumlah raihan 42 poin. Sementara itu tim tuan rumah Norwich City yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya pada tadi malam itu pun membuat mereka tetap berada diperingkat kedua dengan jumlah raihan 48 poin.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Tantangan apa yang menanti Henry di Monaco?

Mengambil alih tim yang terbenam di bawah peringkat Ligue, akan tantangan menanti di AS Monaco pelatih Thierry Henry? AS Monaco mengkonfirmasi kemarin penunjukan Thierry Henry sebagai pelatih kepala setelah memecat Leonardo Jardim beberapa hari lalu. Mantan pemain Prancis ini tidak asing dengan dunia sepakbola di Monaco, menghabiskan waktu bermain di sini dan memenangkan gelar nasional pada 1997 di bawah Jean Tigana, Ini seperti reuni emosional.

Tentu, tetapi kecemasan dan tekanan tidak dapat dihindari untuk pelatih yang tidak berpengalaman, terutama dalam konteks AS Monaco tergelincir ke bagian bawah table setelah serangkaian pertunjukan yang buruk. Jadi, di mana tantangan yang menunggu Henry di Football League nanti?

Formasi diperlukan untuk merekonstruksi, Ini adalah hal yang pasti yang perlu dilakukan oleh ahli strategi Prancis setelah bekerja. Monaco memenangkan kejuaraan “ilahi” musim 2016/17 saat memecahkan pamor Paris Saint-Germain di liga tertinggi di Prancis.

Pada saat itu, tim Jardim memiliki tim yang potensial, berkualitas dan energik, dengan Kylian Mbappe, Benjamin Mendy, Bernardo Silva, Fabinho, Thomas Lemar, Joao Moutinho dan Tiemoue Bakayoko.

Lebih serius lagi, pada saat ini, kontrak yang telah dikembalikan pada jendela transfer musim panas berjalan lancar, Aleksandr Golovin dan Nacer Chadli adalah contohnya. Juara Ligue 1 seperti Glik, Jemerson, Subasic, Sidibe dan Falcao memiliki masalah mereka sendiri dan tidak bisa bermain dengan baik. Hal-hal dibutuhkan oleh tangan Henry dalam upaya untuk membangun kembali tim.

Untungnya untuk Henry dikonfirmasi oleh Sky Sports, kapten akan didanai untuk jendela transfer musim dingin di sini, kesempatan yang baik untuk pasukan tambahan untuk sisa perjalanan.

AS Monaco memainkan sisi yang agak berisiko dengan membawa Henry untuk memimpin tim di masa-masa sulit tetapi dalam sepakbola hal tak terduga selalu bisa terjadi. Banyak keraguan dan kecurigaan menimpa kapten Prancis baru. Dan, jawaban Henry adalah ketika tim bergaris merah-putih melakukan perjalanan ke Strasbourg setelah konsentrasi tim nasional.

Kemenangan akan menjadi hadiah bagi para penggemar tidak bisa lebih indah dan agak membawa kepercayaan diri bagi para guru dan masa-masa sulit di depan.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Maradona: Lionel Messi bukan Seorang Pemimpin

Legenda Argentina Diego Maradona melontarkan kritik cukup pedas kepada pemain bintang Barcelona La Pulga, Lionel Messi. Menurutnya, bintang Barcelona itu bukanlah sosok seorang pemimpin.

Lionel Messi sepertinya sangat kesulitan untuk menanggung beban sebagai seorang kapten dan bintang utama Argentina di Piala Dunia 2018. La Pulga (Lionel Messi) hanya mampu mengantarkan Albiceleste (Argentina) mencapai babak perdelapan final setelah kalah dari Prancis.

Dan Semenjak saat itu, Lionel Messi belum berkenan lagi untuk membela negaranya di pentas internasional. Pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni juga belum tahu kapan akan kembali lagi untuk memanggil sosok La Pulga (Lionel Messi) itu.

Maradona pun mempertanyakan kapasitas Lionel Messi mengenai perannya di skuat Albiceleste tersebut. Menurutnya, perilaku dari seorang Lionel Messi sebelum pertandingan tidak pantas untuk membuat dirinya menjadi sosok seorang pemimpin.

Komentar Maradona

“Lionel Messi adalah pemain yang sangat hebat, tapi dia bukanlah merupakan sosok seorang pemimpin. Sebelum bicara dengan pelatih dan para pemain, dia biasanya akan bermain PlayStation terlebih dahulu. Kemudian, dia akan berusaha menjadi seorang pemimpin di atas lapangan,” kata Maradona kepa La Ultima Palabra Mexico.

“Bagi saya, tak ada gunanya menjadikan seseorang yang hanya pergi ke kamar mandi 20 kali sebelum pertandingan sebagai sosok seorang pemimpin. Saya ingin semua orang untuk berhenti memuja Lionel Messi. Messi hanyalah seorang pemain sepak bola biasa yang berasal dari Argentina.” Lanjutnya.

Kurangi Tekanan

Maradona akan tetap terus berharap jika Lionel Messi bisa kembali untuk memperkuat timnas Argentina lagi. Namun, ia meminta semua pihak untuk tidak memberinya banyak tekanan dan mencabut statusnya sebagai seorang kapten tim.

“Saya tidak akan memanggilnya sekarang, akan tetapi jangan pernah sekalipun untuk mengatakan tidak. Kita harus tetap untuk mengambil tekanan darinya,” ujar Maradona.

“Kita harus tetap mengambil ban kapten dari Lionel Messi agar dia menjadi Sosok Messi yang dulu kami inginkan,” tutur kembali Maradona.

“Saya akan membuatnya bermain seperti yang saya inginkan. Saya akan memangilnya dan memainkannya karena saya tahu cara Messi bermain,” lanjutnya.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Bartra Sebut Spanyol Bermain Lebih Tenang Sejak Dilatih Oleh Luis Enrique

Luis Enrique, sekarang telah memulai pekerjaan barunya sebagai pelatih timnas Spanyol dengan sangat baik. Sejauh ini Spanyol belum pernah terkalahkan baik di laga uji coba maupun di UEFA Nations League (UNL).

Kemudian beberapa bulan lalu, Spanyol tampil sangat buruk di Piala Dunia 2018. Skuat Matador itu tersingkir sejak fase grup. Salah satu penyebabnya adalah pemecatan Julen Lopetegui yang hanya dua hari sebelum laga pembuka Spanyol.

Julen Lopetegui di pecat lantaran ia telah menerima tawaran Real Madrid saat masih menjabat sebagai pelatih timnas Spanyol. Alhasil, Fernando Hierro ditunjuk sebagai pelatih sementara. Namun Hierro tak sanggup untuk membawa Spanyol menuju ke 16 besar.

Sehingga Kegagalan inilah yang telah membuat federasi sepak bola Spanyol untuk menunjuk Luis Enrique agar bergabung untuk melatih timnas Spanyol, kemampuan Enrique sendiri yang terbukti mampu diduga dapat membawa perubahan yang signifikan pada Spanyol.

Lebih Tenang

Salah satu bek Spanyol Marc Bartra bersaksi tentang keahlian dan kehebatan dari sosok seorang Luis Enrique. Menurut Bartra, skuat Spanyol saat ini tengah dikelilingi semangat yang positif. Luis Enrique berhasil membuat Spanyol tampil lebih tenang.

“Dia (Luis Enrique) adalah sosok pelatih yang dapat mengontrol seluruh aspek taktik dan sudah memenangkan banyak sekali gelar juara,” ungkap Bartra di  fourfourtwo.

“Fakta bahwa dia sudah pernah berada di klub dengan tuntutan yang tinggi (Barcelona) menandakan bahwa anda harus 100 persen untuk tetap fokus. Timnas Spanyol saat ini telah memiliki ritme lain, jauh lebih tenang daripada sebelumnya,” lanjutnya.

Ambisi

Meski tenang, bukan berarti untuk Spanyol bisa begitu saja lengah. Bartra justru bisa merasakan ambisi yang sangat tinggi pada Enrique dan para pemain. Spanyol pun kian agresif untuk mengejar ambisi tersebut.

“Kami bisa melihat ambisi dan rasa lapar yang dimiliki sang pelatih tersebut. Kami memiliki tim kompak yang agresif dan selalu dalam atmosfer yang bagus setiap harinya.” Ungkap Bartra.

“Mereka adalah kumpulan pesepak bola dan orang-orang yang hebat,” tutup Bartra.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Maurizio Sarri Tergoda Untuk Mainkan Eden Hazard Sebagai Striker

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri tak ingin banyak menanggapi komentar-komentar dari Eden Hazard yang mengutarakan mimpinya untuk hengkang ke Real Madrid. Menurut Sarri, Eden Hazard masih terikat kontrak sampai 2020 dan saat ini pemain berdarah Belgia itu sangat bahagia berada di Stamford Bridge.

Eden Hazard memang langsung mencuri perhatian di awal musim 2018/19. Sebenarnya banyak analis sepak bola yang menduga Hazard masih kelelahan karena tampil habis-habisan di Piala Dunia 2018 lalu, namun yang terjadi justru malah sebaliknya.

Terbukti, Eden Hazard sukses dengan mencetak tujuh gol dari delapan laga Premier League sejauh ini dan ia juga meraih penghargaan Player of the Month untuk bulan September lalu. Keberadaan Hazard begitu penting untuk permainan Chelsea yang sulit dikalahkan sejauh ini.

Sebelumnya, Sarri merasa Eden Hazard masih bisa berkembang lebih jauh lagi. Kini, Sarri tergoda untuk mencoba mengembangkan potensi pemain terbaiknya itu.

Bertahan

Salah Satu penyebab bersinar performa Eden Hazard ialah taktik dari pelatih Chelsea itu sendiri, Maurizio Sarri. Musim lalu, Eden Hazard kerap sekali mengeluh saat Chelsea masih dilatih oleh Conte. Dia mengeluh tidak bergerak dengan leluasa, tak bisa bermain dengan bebas, dan tidak dapat menikmati permainan sepak bola karena taktik pasif ala Conte tersebut.

Kini, bersama dengan Sarri, Eden Hazard justru mendapatkan kebebasan penuh. Eden Hazard bebas untuk menjelajah seluruh wilayah lapangan. Eden hazard sekarang menikmati kembali permainan sepak bolanya. Factor inilah yang telah membuat Sarri untuk yakin Hazard akan terus bertahan di Chelsea.

“Kontraknya (Eden Hazard) akan kadaluwarsa di tahun 2020, akan tetapi dia tetap akan bertahan di sini,” ungkap Sarri yang dikutip dari ESPN.

“(Kemampuan) Eden Hazard sangat besar dan saya pikir dia bahkan tidak tahu berapa besar lagi dia bisa untuk berkembang. Saya berani yakin mengatakan dia bisa bersaing di dalam lingkaran yang ketat antara tiga atau empat pemain terbaik di dunia,” tutupnya.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Jamie Carragher Menang Dari Neville

Manchester United dan legenda Liverpool Gary Neville dan Jamie Carragher bertaruh. Tim yang kalah menggantikan tim yang telah diperkuat oleh lawan. Neville dan Carragher seperti View adalah legenda dari dua tim yang memiliki persaingan panjang di Inggris, MU dan Liverpool. Meski berkebalikan saat berkarir sebagai pesepakbola, pernah sebagai analis di Sky Sports. Memori terbaru menunjukkan keakraban melalui permainan adu penalti. Merasa permainannya kurang dalam temperamen, Neville bertanya pada Carragher apakah dia mau bertaruh. Carragher setuju, menyebut jersey itu menarik. Jika Neville kalah, dia akan memakai jersey Liverpool. Padahal, jika kalah maka dia akan memakai jersey MU. Neville kembali sebagai penendang pertama. Sialan di sini, tendangan itu dibacakan oleh Carragher yang bahkan bisa menggunakan tubuhnya untuk mengusir bola. Sementara Carragher tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk membuat pasangannya untuk jersey Liverpool. Hukuman berhasil.

Pada awalnya Carragher memberi Neville nomor 23 Liverpool yang ia kenakan. Tapi Carragher berubah pikiran. Dia memiliki jersey nomor 23 dengan punggung nama Xherdan Shaqiri akan lebih baik. Alasannya tidak lain adalah Neville telah mengkritik pemain baru Liverpool dengan sangat keras. “Dia pasti ingin memakai jersey Liverpool,” kata Carragher di akun twitternya yang menghasilkan video adu penalti. Carragher sendiri telah membentuk jersey Liverpool Shaqiri. Lengkap dengan tanda tangan dan pesan pemain. Siap memakainya, Neville? Taruhan antara Gary Necille dan Jamie Carragher mulai membuat acara Premier League tahun lalu. Pada saat itu, mereka bertaruh dan yang kalah harus melakukan apa yang dijanjikannya.

Saat itu, Gary Neville gagal menembus gawang yang dijaga oleh Jamie Carragher. Dia harus bersaing untuk Liverpool dengan nomor 23 di belakang Xherdan Shaqiri. Namun, bek Manchester United Defender itu enggan menjaga perjanjian yang disepakati dengan Carragher. Neville memberi kesan pada Shaqiri selama Piala Dunia 2018, dan mengatakan bahwa pemain itu tidak profesional dan tidak bisa berkembang di Stoke City.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)