Archives for Casino Online Demo


Taruhan Solskjaer Buat MU Sekarang Diurutan Keempat

Ole Gunnar Solskjaer membuat sebuah keputusan yang beresiko dengan merotasi tim yang dilatihnya, Manchester United saat menghadapi Fulham. Akan tetapi keputusan yang diambil oleh Solskjaer tersebut ternyata membuahkan sebuah hasil yang bagus.

Setan Merah pergi bertandang ke markas Ful didalam laga ke 26 kompetisi Premier League. Dalam alga yang dilangsungkan di Craven Cottage di hari Sabtu tanggal 9 Febuari 2019 malam hari WIB kemarin, The Red Devils memang mampu menang dengan skor meyakinkan 3-0.

MU yang sudah ditunggu oleh Paris Saint-Germain didalam pertandingan leg pertama babak 16 besar kompetisi Liga Champions, lantas membuat Solskjaer merotasi sebagian besar pemainnya. Ada sebanyak enam perbedaan pemain dari susunan pemain yang biasanya mereka mainkan pada pertandingan terakhir menghadapi Leicester City.

Marcus Rashford, Alexis Sanchez dan juga Jesse Lingard diputuskan untuk diistirahatkan. Sedangkan Romelu Lukaku dan juga Anthony Martial dimainkan semenjak menit pertama. Pada lini pertahanan, Solskjaer memainkan Phil Jones, Diogo Dalot, dan juga Chris Smalling menjadi starter.

Dengan kemenangan yang didapatkannya dari Fulham, MU sekarang ini akhirnya mampu untuk menembus peringkat empat besar dengan terolehan 51 angka dalam 26 pertandingan yang sudah mereka mainkan.

“Selalu saja ada elemen yang berisiko dalam perubahan didalam tim, namun jika Anda tidak dapat mengambil risiko tersebut, Anda tidak akan bisa menang. Saya juga harus percaya kepada para pemain dan saya tidak merasa adanya masalah dengan memainkan siapa saja yang saya ingin mainkan,” kata Solskjaer.

“Mereka memberikan tekanan kepada kami semenjak 10 menit pertama, namun setelah kami membuat gol, saya pikir kalau kami sudah berain dengan sangat baik dan luar biasa,” lanjutnya

“Yang paling membuat hal yang sangat menggembirakan ialah pada saat babak kedua, dengan cara kami mengendalikan pertandingan. Kami dapat saja mencetak sebanyak empat ataupun lima buah gol dan ini sangatlah berbeda dengan apa yang kami lakukan pada saat menghadapi Leicester City. Jadi ini merupakan peningkatan,” ujar Solskjaer.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Arsenal beruntung Karena Ada Iwobi dan Lacazette

Arsenal hanya berhasil menang 2-1 melawan tim terlemah di Liga Inggris, Huddersfield maka dengan berkat gol-gol dari Alex Iwobi dan Alexandre Lacazette. Tetapi dengan tiga poin ini adalah hasil dari The Gunners menyamai poin Chelsea.

Dua gol Arsenal pada pertandingan Liga Inggris di John Smith’s Stadium dilesakkan pada babak pertama. Gol pertama oleh Iwobi terjadi saat ia berdiri nyaris tanpa penjagaan di tiang jauh saat Sead Kolasinac mengirim umpan ke depan gawang Huddersfield. Iwobi menyambar bola dengan kekuatan penuh, memantul di kaki pemain lawan.

Sebelum babak pertama berakhir, skor berubah lagi setelah Huddersfield terlihat sangat gugup di lini belakangnya. Henrikh Mkhitaryan mengumpan ke Maitland-Niles, yang mengirim umpan silang ke dalam kotak. Usaha pertamanya diblok lawan, tapi umpan keduanya masuk secara sempurna dan disambar oleh Alexandre Lacazette dan GOL! 0-2!

Skor tidak mencerminkan jalannya pertandingan. Huddersfield boleh jadi menduduki urutan terakhir klasemen Liga Inggris, tapi mereka melawan Arsenal dengan gagah berani. Dominasi bola menjadi milik tuan rumah dengan 55%, menyisakan hanya 45% saja untuk pasukan Unai Emery. Demikian juga jumlah tembakan tepat sasaran dan off target dari tuan rumah, enam dan enam. Sementara Arsenal lebih klinis di depan gawang lawan, hanya memiliki empat serangan on target tapi dua menjadi gol.

Dan ketika semua orang yakin bahwa pertandingan Liga Inggris ini akan usai dengan skor 0-2, sebuah gol bunuh diri terjadi melalui Sead Kolasinac, pemain Arsenal yang tadi memberi assist untuk gol pertama dari Alex Iwobi. Dalam satu kekacauan di depan gawang Bernd Leno, satu tembakan dari Adama Diakhaby berhasil memantul di Leno dan terkena kaki Kolasinac sebelum masuk dengan skor tipis 1-2.

Tidak ada gol lagi terjadi sampai peluit panjang wasit ditiup beberapa detik kemudian. Arsenal menang dengan menghasilkan skor 2-1 di kandang Huddersfield, ia akan membawa The Gunners sama poin dengan Chelsea di posisi kelima klasemen, tapi masih kalah selisih gol.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Konsep Maurizio Sarri Masih Diterapkan

Eden Hazard yakin dia dan pelatih kepala Chelsea Maurizio Sarri memiliki pikiran yang sama, Langkah transfer penyerang Belgia itu tetap menjadi subyek spekulasi yang intens, sesuatu yang ia tegaskan sendiri minggu ini dengan menyatakan ia telah membuat keputusan tentang masa depannya di Chelsea, Real Madrid telah banyak dikaitkan dengan pemain berusia 28 tahun itu, sementara rotasi pemain di lapangan selama musim pertama Sarri bertanggung jawab di Stamford Bridge telah mendukung ketidakpastian kabar itu tapi pelatih asal Italia berusia 60 tahun itu memuji Hazard, menyatakannya sebagai pemain terbaik Eropa pada hari Jumat, tetapi tidak merasa pemain yang menjadi kapten negaranya adalah pemimpin, Chelsea menghadapi juara Liga Premier Manchester City di Stadion Etihad pada hari Minggu, sebuah pertemuan di final Piala EFL akhir bulan ini, dan Hazard mengatakan kepada Times bahwa ia merasa selaras dengan Sarri saat ia menangani proses yang sedang berlangsung untuk merombak gaya bermain klubnya.

“Dia orang tua, tetapi cara berpikirnya sama dengan cara saya berpikir tentang sepakbola, Ketika kami memiliki bola, kami memiliki banyak kebebasan, bukan hanya saya tetapi striker dan penyerang yang tepat, Willian atau Pedro, sehingga kami bisa banyak bergerak, Manajer suka terbuka, Dia bicara banyak tentang statistic, kepemilikian bola, Tembakan, Peluang gol, Di masa lalu kami dulu bermain lebih banyak serangan balik tapi Ini berbeda dengan Sarri daripada dengan Antonio Conte dan Jose Mourinho, dan saya mengerti para penggemar ingin kita maju lebih langsung, tetapi itu adalah bagian dari sepakbola dan Kami masih belajar tentang konsepnya jadi Kami baik-baik saja karena saya suka sepakbola jenis ini. ”

Hazard baru-baru ini menyatakan Mourinho dan Conte dan yang lainnya telah melebih-lebihkan kemampuannya sebagai pencetak gol, sementara mengatakan bahwa pengamatan Sarri tentang dirinya sebagai pemain individu berlawanan dari seorang pemimpin bisa saja melenceng. “Aku sama sekali tidak egois, cara saya bermain bisa menjadi kelemahan untuk menjadi pemain terbaik di dunia, Manajer seperti Mourinho, Conte, sekarang dengan Sarri ingin saya mencetak 40, 50 gol per musim, tetapi bisakah saya melakukan itu? Saya tidak yakin, Mungkin mereka berpikir saya bisa, tetapi saya tahu diri saya dan saya pikir saya tidak bisa tapi saya akan coba, saya suka menjadi bintang tetapi saya juga suka ketika saya bisa mengoper bola kepada yang lain untuk mencetak gol dan itu bukan hanya tentang saya sebab Ini tentang semua orang dan Target saya adalah membantu tim memenangkan sesuatu. ”

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Hasil Pertandingan Liga Champions Yang Di Gelar Pada Dini Hari Tadi

Liga Champions Group E sampai H sudah melalui pertandingan terakhir kalinya, Kamis (13/12/2018) pagi hari WIB barusan. Bagaimana akhirnya? Diawali dari group E, dimana Bayern Munich serta Ajax sebetulnya telah diyakinkan maju ke 16 besar. Tetapi, pertempuran ke-2 team merebutkan juara group lumayan menarik.

Enam gol terbentuk pada pertandingan ini yang disusul dua kartu merah menunjukkan panasnya pertandingan yang selesai 3-3 itu. Bayern pada akhirnya lolos menjadi juara group dengan 13 point disusul Ajax yang menghimpun 11 point.

Beralih ke group F, Manchester City menyempurnakan tempat menjadi team paling atas di group sesudah sukses membungkam Hoffenheim 2-1 serta menghimpun 13 point.

Olympique Lyon jadi team ke-16 yang diyakinkan lolos pada matchday paling akhir ini sesudah bermain seri 1-1 dengan Shakhtar Donetsk. Hasil itu cukuplah untuk membawa Lyon finish menjadi runner-up dengan delapan point

Ke Group G, ada Real Madrid serta AS Roma yang sebetulnya telah pastikan diri maju ke 16 besar semenjak matchday ke lima kemarin. Madrid juga turunkan pemain pelapisnya serta kalah dengan score mencolok 0-3 dari CSKA Moskow. Ini ialah kekalahan kandang paling besar Madrid selama riwayat di pertandingan Eropa.

Akan tetapi, kemenangan CSKA jadi tidak berbuah apa pun sebab di pertandingan yang lain, Roma ikut kalah 1-2 dari Viktoria Plzen. Plzen yang pada akhirnya finish dalam tempat ke-3 serta akan tampil di Liga Europa, dengan tujuh point. Sama juga dengan CSKA tetapi unggul head-to-head.

Paling akhir di Group H, Juventus pastikan diri lolos menjadi juara group walau kalah 1-2 dari Young Boys. Pasalnya pada saat bertepatan, Manchester United ikut kalah dengan score sama di kandang Valencia.

Akhirnya, Juve finish pertama dengan 12 point dari enam pertandingan, unggul dua point dari MU di tempat runner-up dengan delapan point.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Kalahkan Napoli 1-0, Liverpool Lolos Kebabak selanjutnya

Liverpool lolos dari lubang jarum. Berlaga di Stadion Anfield pada Rabu (12/12/2018), Liverpool memetik kemenangan tipis 1-0 atas Napoli. Gol kemenangan Liverpool itu diciptakan oleh Mohamed Salah pada menit 34. Kekalahan ini membikin langkah Napoli di Liga Champions 2018/19 terhenti. Sebabnya, di pertandingan Grup C lainnya, Paris Saint-Germain menorehkan kemenangan tandang 4-1 atas Crvena Zvezda.

Laga hidup dan mati kembali menghampiri Juergen Klopp. Menghadapi Napoli, sang pemikir Jerman turun arena dengan formasi 4-3-3 tentu dengan menempatkan trio Salah-Sadio Mane-Roberto Firmino di garda terdepan. Ketiganya  punya tugas untuk mendobrak dinding kokoh yang dibangun oleh skema empat bek yang digagas Carlo Ancelotti.

Demi melindungi sang penjaga gawang, David Ospina, Ancelotti menurunkan kuartet Nikola Maksimovic, Raul Albiol, Kalidou Koulibaly, dan Mario Rui. Sementara, di lini terdepan, bersiaga duet Lorenzo Insigne dan Dries Mertens dalam balutan formasi 4-4-2.

Permainan intens langsung ditampilkan oleh Liverpool dan Napoli sejak wasit membunyikan peluit tanda laga dimulai. Maklum, belum ada satu tim pun di Grup C yang memastikan tiket babak 16 besar. Persaingan ketat dan torehan poin dengan jarak sempit menjadi penyebabnya.

Intensitas yang tinggi sejak awal laga membuat 15 menit pertama berjalan seimbang. Dari segi penguasaan bola, Liverpool hanya mengamankan kemenangan 50,7%. Artinya, mereka hanya unggul tipis dari Napoli. Dalam kurun waktu ini, baik Liverpool dan Napoli sama-sama membukukan satu upaya tembakan.

Suporter Napoli dibikin ketar-ketir karena pada menit 22 karena Mane berhasil mencetak gol setelah memanfaatkan umpan Trent-Alexander Arnold. Sayangnya, keunggulan pertama belum menjadi milik Liverpool karena wasit menganulir gol Mane tadi. Kalau ditanya penyebabnya, maka jawabannya karena wasit menilai Mane sudah ada dalam posisi offside.

Walau demikian, Liverpool berhasil menancapkan dominasinya, terutama begitu laga memasuki menit 20-an lewat empat upaya tembakan yang mereka lepaskan. Walau tampil agresif, Liverpool bukannya tanpa cela. Persoalan yang harus dipecahkan Klopp dari pinggir lapangan adalah bagaimana membongkar pertahanan Napoli yang kokoh.

Partenopei tak segan untuk menumpuk lima sampai enam pemain di area pertahanan sendiri. Akibatnya, Liverpool acap memiliki ruang yang sempit untuk menembak. Buktinya, hanya dua dari empat upaya tembakan itu yang lahir di dalam kotak penalti Napoli.

Situasi seperti ini akhirnya memaksa Liverpool mencari alternatif serangan. Karena area pertahanan lawan sukar ditembus mereka mulai melesakkan tembakan dari luar kotak penalti–misalnya apa yang terjadi pada menit 32. Henderson melepaskan tembakan jarak jauh yang masih menyamping di sisi kanan gawang.

Gol yang begitu yang diupayakan oleh Liverpool itu akhirnya lahir pada menit 34. Menerima umpan terobosan dari James Milner, penggawa asal Mesir itu berlari ke sisi kanan area penalti Napoli s ebelum melepaskan tembakan dari sudut sempit. Bola meluncur deras ke pojok kiri gawang Ospina. Alhasil, keunggulan 1-0 untuk sementara digenggam oleh Liverpool.

Kembali dari ruang ganti, Liverpool makin menjadi-jadi. Serangan demi serangan menjadi menu yang mesti dikecap Napoli sejak laga kembali dimulai. Baru lima menit berjalan saja, pendukung Napoli sudah dibikin ketar-ketir lewat peluang Salah. Begitu masuk ke area kanan pertahanan Napoli, Salah memenangi duel satu lawan satu melawan Rui. Eks pemain AS Roma itu lantas melepaskan tembakan menyusur tanah. Sayangnya, peluang gagal berubah menjadi gol karena bola melenceng tipis dari kanan gawang.

Salah besar jika mengira Liverpool akan mengendurkan tensi permainan karena sembilan menit berselang dari kans Salah itu, giliran Virgil van Dijk yang ‘berulah’. Komandan area pertahanan The Reds itu melesakkan tembakan jauh walau hasilya belum dapat mengantarkan Liverpool pada keunggulan kedua. Pun di menit 63, saat Milner mencoba peruntungannya yang kembali gagal karena melenceng dari sisi gawang.

Merespons permainan cepat Liverpool, Ancelotti menarik keluar Fabian Ruiz dan menggantikannya dengan Piotr Zielinski yang berulang kali menjadi otak serangan Napoli dari lini tengah. Namun, kreativitas yang diharapkan itu tak kunjung muncul.

Tekanan demi tekanan walau laga tinggal menyisakan 15 menit di waktu normal menjadi pemandangan paling dominan. Dalam kurun waktu dari menit 73 hingga 78 saja, Ospina dua kali jatuh-bangun menangkal serangan Liverpool. Yang pertama, tembakan Salah yang ditangkisnya dengan tinju. Yang kedua, tembakan Mane yang berawal dari umpan Firmino. Serupa upaya Salah, tembakan itu masih gagal menambah gol akibat ketangguhan Ospina. Dominasi Liverpool benar-benar membikin Napoli mati kutu.

Hingga menit 89, Liverpool membukukan 21  upaya tembakan berbanding enam upaya tembakan Napoli. Walau tertinggal, Napoli justru menciptakan peluang emasnya di injury time. Namun, kedisiplinan pemain bertahan Liverpool menjadi alasan mengapa tembakan itu tak dapat membuahkan angka. Di pengujung pertandingan, Mane kembali mengancam gawang lewat aksi dribel yang mengantarkannya pada situasi satu lawan satu.

Situasi yang kelewat menguntungkan ini pun gagal dikonversi Mane menjadi gol. Apa lacur, sepakannya itu melebar ke kanan gawang. Upaya demi upaya dilancarkan Liverpool dan Napoli demi merebut kunci ke fase gugur. Hanya, tambahan waktu lima menit tak cukup panjang untuk membuat kedua tim mencetak gol. Laga pun tuntas dengan kemenangan 1-0 untuk Liverpool. The Reds melenggang dramatis ke babak 16 besar, Napoli memupus asa melangkah lebih jauh di Liga Champions.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Bos Barca Senang Dembele Cetak Gol

Pemain internasional Prancis cetak gol dalam hasil imbang 1-1 dengan Tottenham setelah didenda karena terlambat dua jam untuk sesi latihan. Manajer Barcelona Ernesto Valverde mengakui Ousmane Dembele tidak terganggu meskipun pemogokan mendebarkan dalam undian Liga Champions Selasa dengan Tottenham.

Pemain internasional Prancis itu denda £ 90.000 ($ 112.000) pekan ini karena terlambat dua jam ke sesi pelatihan pada hari Minggu, menyusul kemenangan 4-0 atas Espanyol. Dembele menjawab kritiknya dengan gol solo yang bagus dalam waktu tujuh menit di Camp Nou tetapi Valverde belum siap untuk melepaskannya.

“Dia telah membuat gol hebat, mungkin bagi pemain dengan bakatnya,” kata bos Barca.

“Kami senang dengan dia dan kami mengatakan bahwa sepanjang musim ini terjadi sesuatu yang kami coba selesaikan secara internal. Kami berharap bahwa dia dan yang lainnya akan terus memberi kami banyak kebahagiaan. ”

Dengan Barcelona sudah memastikan tempat teratas di Grup B, Valverde membuat tujuh perubahan dari kemenangan akhir pekan untuk kunjungan Spurs. Luis Suarez dan Gerard Pique berada di antara para pemain senior untuk absen, sementara Lionel Messi ditinggalkan di bangku cadangan dan hanya memainkan 27 menit terakhir dari kebuntuan 1-1.

Meskipun kemenangan dalam derby Catalan atas Espanyol disampaikan dengan relatif nyaman, keunggulan Barca di atas meja La Liga akan diuji melawan Levante dan Celta Vigo sebelum jeda musim dingin. Dan dua pertandingan mendatang klub adalah kunci bagi keputusan Valverde untuk menahan Messi kembali.

“Lebih baik baginya untuk bermain sebentar dan untuk bergerak, dia menyukainya, kami juga dan saya tidak perlu memberi tahu Anda tentang para penggemar,” tambahnya.

“Ada pemain yang tidak ada di sana karena kami memiliki pertandingan yang intens tiga hari lalu. Kami ingin melihat pemain seperti (Carles) Alena atau (Juan) Miranda dalam situasi sulit, serta respon (Jasper) Cillessen, (Thomas) Vermaelen, Arthur atau Munir. Kami tidak ingin kehilangan level kompetitif kami melawan tim yang sangat kuat. ”

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Real Madrid di kabarkan ingin membeli Juan Mata di bulan yang akan mendatang

Seorang pelatih dari Real Madrid yang bernama Santiago Solari telah di sebutkan sudah mengajukan dengan nama pertamanya yang untuk di boyong pada saat di bursa transfer pada bulan Januari yang akan mendatang di tahun 2019. Dan sehingga dengan pemain yang akan menjadi sebuah incaran bagi Santiago Solari adalah Juan Mata.

Santiago Solari akan baru saja di tunjuk menjadi sebagai salah satu pelatih Real Madrid setelah di musim 2018/19 yang akan mendatang. Namun tidak mengikuti ambil di bagian pada saat melakukan bursa transfer pemain yang telah di lakukan Real Madrid pada di awal musim karena pada saat itu dia yang akan menjadi tim di Real Madrid Castilla.

Karena dengan Santiago Solari memiliki sebuah alasan dan menyiapkan daftar nama pemain yang akan di boyong. Karena dengan adanya seorang pelatih yang berusia empat puluh dua tahun ingin membeli pemain yang sesuai dengan karakter bermain yag di bangun waktu di Real Madrid.

El Gol Digital telah melaporkan karena dengan Santiago Solari adalah penggemar yang cukup berat bagi Juan Mata. Dan sehingga dia juga lama tertarik kepada seorang sosok yang berasal dari Spanyol. Namun baru kali ini Santiago Solari mempunyai sebuah kesempatan untuk bisa membeli Juan mata.

Dan sehingga Juan Mata tampaknya bukan sebagai sosok asing bagi Real Madrid. Dan sehingga juga dengan seorang pemain yang berusia tiga puluh tahun adalah seorang salah satu pemain jebolan bagi tim muda di Real Madrid.

Juan Mata juga pernah bermain untuk kepada Real Madrid. Karena dia sudah memainkan di dalam tiga puluh Sembilan pertandingan untuk kepada tim Castilla, namun sebelum akhirnya ia berpindah ke Valencia pada saat di tahun 2007.

Juan Mata juga tidak mau untuk melepaskan dari performanya labil yang selama ini tidak di tampilakan dengan Isco. Dan sehingga dengan Santiago Solari telah di nilai kurang merasa puas dengan kontribusi pemain yang memiliki usia dua puluh enam tahun. Isco telah kerap menjadi penghuni di bangku cadangan pada era Santiago Solari menjadi seorang pelatih.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Liverpool Di nilai Bakal Sulit Juara EPL Musim Ini

Legenda Manchester United, Gary Neville melontarkan pendapatnya serta pandangannya mengenai siapa tim yang akan bersaing untuk mendapatkan gelar Sang juara Premier League pada musim ini. Gary Neville yang mengakui bahwa Liverpool adalah kandidat yang kuat untuk menjadi juara, namun ia menilai The Reds bakal kesulitan untuk membendung Manchester City.

Sejak di awal musim kompetisi ini, baik Liverpool dan Manchester City telah menjadi jawaran, untuk menjadi kandidat kuat juara EPL musim ini. Kedua tim ini memiliki gaya bermain yang sangat mematikan serta pemain pemain berkualitas sehingga mereka di nilai pantas menjadi dua tim yang paling berpeluang menjadi juara.

Hingga pertandingan pekan ke 15 EPL kemarin, kedua tim sama-sama bersaing ketat di klasemen EPL, di mana mereka belum tersentuh satupun kekalahan di Liga Inggris. Namun di pertandingan pekan ke 16, Manchester City akhirnya terpeleset setelah dikalahkan Chelsea dengan skor 2-0.

Meski kini Liverpool memuncaki klasemen sementara EPL, namun Neville yakin mereka akan kesulitan mempertahankan posisi itu hingga akhir musim nanti. (Mereka (Liverpool) dapat memenangkan Liga ini dan saya sudah memikirkan hal tersebut sejak beberapa bulan terakhir,” buka Gary Neville kepada Sky Sports.

Lawan Berat

Gary Neville juga menilai jika Liverpool bakal sulit untuk mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen karena Manchester City punya pengalaman serta konsistensi yang terbukti lebih baik dari tim asal Merseyside tersebut.

“Untuk menjadi juara, Liverpool punya satu masalah besar yaitu Manchester City. Mereka harus bersaing dengan tim yang begitu luar biasa.” ucapnya.

“Jika melihat raihan poin Manchester Citu musim lalu, Liverpool hanya unggul satu poin saja. Jadi segala usaha, kualitas dan performa mereka masih belum menjamin apa-apa untuk menjadi juara.” lanjutnya.

Dua Laga Krusial

Pada pekan ini, Liverpool dijadwalkan menjalani 2 laga krusial, di mana mereka akan menjamu Napoli di pertandingan terakhir fase grup Liga Champions sebelum menghadapi Manchester United di Anfield.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Jamie Carragher di MNF: Jurgen Klopp telah berevolusi di Liverpool

 

Liverpool kini berada di puncak Liga Premier setelah mengalahkan Bournemouth 4-0 di Vitality Stadium, satu poin di atas Manchester City setelah kekalahan 2-0 di kandang tim asuhan Pep Guardiola di Chelsea.  Sisi Klopp dipuji karena sepak bola mereka yang menyerang, mengalir bebas musim lalu tetapi sekarang adalah pertahanan yang mendapatkan pujian setelah kebobolan hanya enam gol dari 16 pertandingan pembuka mereka – yang paling sedikit pada tahap ini dari setiap musim penerbangan teratas. Dan Carragher berpikir bahwa evolusi Klopp telah memainkan peran besar di awal musimnya yang tak pernah kalah. Ketika ditanya apakah gaya Klopp telah berevolusi, Carragher mengatakan kepada Monday Night Football Ya, kami telah melihatnya. Ketika Jurgen Klopp masuk, kami tahu dia adalah manajer puncak tetapi yang mengkhawatirkan saya, sebagai pendukung Liverpool, adalah ‘apakah manajer akan terus berevolusi?

Apakah dia akan beradaptasi atau berubah dari 4-3-3 dan terus menekan sepanjang waktu? Apakah tim-timnya tidak pernah terlibat dalam permainan bola basket ujung-ke-ujung? Akankah dia menyortir pertahanan? Saya tidak berpikir dia akan dan itu selalu menjadi kekhawatiran saya. Kekhawatiran saya adalah itu selalu akan menjadi perjalanan yang luar biasa dengan Klopp tetapi Liverpool akan memenangkan piala besar di akhir? “Tambahnya.  Mereka mungkin tidak, tetapi mereka sudah ke final Liga Champions sudah. Mereka berada di puncak klasemen setelah 16 pertandingan dan terlihat seperti mereka akan menghadapi tantangan judul yang sebenarnya. Itu karena perubahan yang Jurgen Klopp bawa. Itu adalah bukti terbesar baginya sebagai seorang manajer. Saya pikir Klopp telah dipalsukan sebagai berlari ke atas dan ke bawah garis, berteriak dan berteriak dan sebagai motivator ini tetapi tidak banyak pemikiran atau hal-hal taktis yang terjadi di belakang layar, “kata mantan bek Liverpool.” Saya pikir ada mitos dengan setiap manajer karena kami selalu mengesampingkan manajer.

 

 

 

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Tatap Derby Manchester, Josep Guardiola : Manchester City Sudah Pahami Filosofi Saya

Pelatih Manchester City, Josep Guardiola menatap dengan pandangan yang penuh optimis akan partai Derby Manchester yang di gelar nanti malam. Josep Guardiola menyebut bahwa timnya yang sekarang ini sudah memahami maksud dari filosofi permainannya sehingga mereka bisa untuk menaklukan tetangga mereka tersebut.

Josep Guardiola yang di tunjuk menjadi pengganti Manuel Pellegrini, menjalani start yang cukup sulit di Inggris. Di musim perdananya, ia gagal mempersembahkan satu trofi pun bagi The Citizens.

Namun pada musim lalu, Manchester City tampil menggila di Inggris. Selain memenangkan trofi EFL Cup, The Citizens juga menjadi pemenang terakhir di Liga Inggris dengan raihan 100 poin, unggul 19 poin dari posisi runner up yang diraih oleh Manchester United.

Josep Guardiola sendiri menilai performa apik timnya itu di karenakan timnya kini telah memahami apa yang ia inginkan. “Saya rasa semua manajer membutuhkan waktu untuk beradaptasi, bukan hanya saya seorang,” buka Josep Guardiola kepada Goal International.

Performa Menanjak

Josep Guardiola mengaku sendiri jika ia, sangat puas dengan hasil dan progress timnya sejauh ini yang ia rasa sudah mulai memahami apa yang ia inginkan.

“Kami bermain lebih baik daripada saat tahun pertama saya di klub ini dan saya rasa itu normal. Saya pikir seorang manajer harus mengevaluasi dan memperbaiki timnya dari waktu ke waktu,” tutur Josep Guardiola.

“Jika segalanya menjadi lebih baik, maka itu adalah sinyal yang bagus. Kami semua, tidak hanya saya merasa bahwa tim ini sudah berada dalam kondisi yang stabil untuk waktu yang lama dan itu sangat bagus,” lanjutnya.

Mental Kuat

Josep Guardiola sendiri juga menegaskan timnya tidak takut kalah pada Derby Manchester nanti malam, karena menurutnya timnya sudah memiliki mentalitas yang kuat.

“Tentu saja kami bisa saja menelan kekalahan, namun itu adalah bagian dari pertandingan dan itu bukanlah masalah besar,” ungkapnya.

“Musim lalu kami kalah 3-2 dari United dan kami kecewa akan hasil itu. Namun kami tidak memiliki banyak penyesalan mengenai cara kami bermain dan itulah yang membuat anda semakin percaya diri.” tandasnya.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)