Archives for SBOBET Live Casino


Valenciennes Unggul 3-1 atas Tuan Rumah Grenoble

Dalam laga match day ke 28 pada ajang kompetisi Ligue 2 Perancis yang berlangsung pada hari Sabtu (7/3/2020) dini hari tadi di Stade des Alpes,tim Valenciennes yang menjalani laga tandangnya tersebut pun berhasil membawa pulang raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya usai menundukkan tuan rumah Grenoble dengan skor 1-3. Dimana gol-gol kemenangan dari tim Valenciennes itu pun dipersembahkan oleh Sessi D’almeida, Baptiste Guillaume dan Malek Chergui. Sementara itu satu buah gol balasan dari tim tuan rumah Grenoble itu pun dipersembahkan oleh Jessy Benet.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada dini hari tadi,tim Valenciennes yang menyambangi markas dari Stade des Alpes itu pun memang terlihat mendapatkan perlawanan yang ketat dan sengit dari tim tuan rumah Grenoble. Sebab hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah Grenoble dengan tim Valenciennes didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Akan tetapi tim Valenciennes  pun akhirnya bisa membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 0-1 terlebih dahulu dimenit 10 pada babak pertama melalui raihan gol dari Sessi D’almeida.

Keunggulan 0-1 yang didapatkan oleh tim Valenciennes tersebut pun bertahan cukup lama didalam sisa waktu yang ada pada babak pertama,namun akhirnya dimenit 31 pada babak pertama,tim Valenciennes pun akhirnya bisa menggandakan keunggulannya menjadi 0-2 melalui raihan gol dari Baptiste Guillaume. Tertinggal 0-2 dari tim Valenciennes itu pun tentunya tidak membuat tim tuan rumah Grenoble putus asa dan menyerah begitu saja dalam mengejar ketertinggalannya tersebut didalam sepanjang sisa waktu yang ada pada babak pertama. Sayangnya setelah itu skor 0-2 yang didapatkan oleh tim Valenciennes itu pun lantas tetap bertahan dan bahkan tidak lagi berubah hingga akhir pertandingan babak pertama.

Didalam laga babak kedua,tim Valenciennes yang sudah berhasil memimpin dengan skor 0-2 didalam laga babak pertama itu pun diharuskan untuk bisa tetap bermain dengan baik dan impresif agar nantinya mereka pun bisa tetap menjaga keunggulannya tersebut didalam sepanjang pertandingannya pada babak kedua. Dilain sisi,tim tuan rumah Grenoble yang tengah tertinggal 0-2 itu pun mencoba untuk meningkatkan tempo permainannya dari awal mulainya laga babak kedua agar nantinya hal itu pun bisa membuat mereka mengejar ketertinggalannya tersebut didalam sepanjang pertandingannya pada babak kedua.

Hasilnya dimenit 53 pada babak kedua,tim tuan rumah Grenoble pun akhirnya bisa membalas dan memperkecil kedudukannya menjadi 1-2 melalui raihan gol dari Jessy Benet. Skor 1-2 yang didapatkan oleh tim tuan rumah Grenoble tersebut pun bertahan cukup lama didalam sepanjang sisa waktu yang ada pada babak kedua,akan tetapi skor 1-2 tersebut pun tidak bisa bertahan hingga akhir pertandingan babak kedua. Karena tujuh menit menjelang akhir laga babak kedua,tim Valenciennes pun berhasil menambah keunggulannya menjadi 1-3 melalui raihan gol dari Malek Chergui. Setelah itu skor 1-3 tersebut pun tetap bertahan dan bahkan tidak lagi berubah hingga akhir pertandingan babak kedua.

Dengan adanya raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim Valenciennes pada dini hari tadi itu pun tentunya masih membuat mereka berada diperingkat ketujuh pada papan klasemen Ligue 2 Perancis dengan jumlah raihan 42 poin. Sementara itu tim tuan rumah Grenoble yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya tersebut pun membuat mereka tertahan diperingkat sembilan dengan jumlah raihan 35 poin.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

FC Volendam Bermain Imbang 2-2 dengan Go Ahead Eagles

Dalam laga match day ke 28 pada ajang kompetisi Liga Jupiler Belanda yang berlangsung hari Sabtu (29/2/2020) dini hari tadi di Kras Stadion,tim tuan rumah FC Volendam yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun harus puas dengan jumlah raihan satu poinnya usai hanya bisa bermain imbang 2-2 dengan lawannya Go Ahead Eagles. Dimana masing-masing gol yang tercipta didalam laga dini hari tadi dari tim tuan rumah FC Volendam itu pun dipersembahkan oleh Francesco Antonucci dan Ibrahim El Kadiri. Sementara itu dua buah gol balasan dari tim Go Ahead Eagles itu pun dipersembahkan oleh Antoine Rabillard yang berhasil mengemas dua buah golnya pada dini hari tadi.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada dini hari tadi,tim tuan rumah FC Volendam yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang terlihat menjalani laga yang ketat dan sengit pada saat berhadapan dengan lawannya Go Ahead Eagles. Tentunya hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah FC Volendam dengan tim Go Ahead Eagles didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Namun dimenit 11 pada babak pertama,tim tuan rumah FC Volendam pun akhirnya bisa membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu melalui raihan gol dari Francesco Antonucci.

Setelah itu keunggulan 1-0 yang didapatkan oleh tim tuan rumah FC Volendam pun bertahan lumayan lama didalam sepanjang sisa waktu yang ada pada babak pertama,akan tetapi tim Go Ahead Eagles pun akhirnya baru bisa membalas dan menyamakan kedudukannya menjadi imbang 1-1 dimenit 27 pada babak pertama melalui raihan gol dari Antoine Rabillard. Skor imbang 1-1 yang baru saja didapatkan oleh tim Go Ahead Eagles tersebut pun hanya bertahan sementara saja,karena hanya berselang dua menit kemudian,tim Go Ahead Eagles pun berhasil membalikkan keadaannya menjadi unggul 1-2 melalui raihan gol kedua dari Antoine Rabillard. Sayangnya setelah itu skor 1-2 tersebut pun lantas tetap bertahan dan tidak lagi berubah hingga akhir pertandingan babak pertama.

Memasuki laga babak kedua,tim tuan rumah FC Volendam yang tertinggal 1-2 dari tim Go Ahead Eagles didalam laga babak pertama itu pun tentunya masih tetap terlihat menjalani laga yang cukup ketat dan berimbang dari awal mulainya laga babak kedua. Apalagi yang seperti kita ketahui dengan adanya keunggulan yang tengah didapatkan oleh tim Go Ahead Eagles saat ini pun memang mengharuskan mereka untuk bisa tetap bermain dengan baik dan impresif agar nantinya mereka pun bisa mempertahankan keunggulannya tersebut didalam sepanjang pertandingannya pada babak kedua.

Sedangkan dilain sisi,tim tuan rumah FC Volendam yang tengah tertinggal itu pun mencoba untuk meningkatkan tempo permainannya agar nantinya mereka pun bisa mengejar ketertinggalannya tersebut didalam sepanjang waktu yang ada pada babak kedua. Alhasil tim tuan rumah FC Volendam pun barulah bisa membalas dan menyamakan kedudukannya menjadi imbang 2-2 dimenit 58 pada babak kedua melalui raihan gol dari Ibrahim El Kadiri. Akan tetapi setelah itu skor imbang 2-2 yang didapatkan oleh tim tuan rumah FC Volendam dengan tim Go Ahead Eagles tersebut pun tetap bertahan dan tidak lagi berubah didalam sepanjang sisa waktu yang ada pada babak kedua.

Dengan demikian jumlah raihan satu poin yang didapatkan oleh tim Go Ahead Eagles pada dini hari tadi itu pun tentunya masih membuat mereka berada diperingkat kelima pada papan klasemen Liga Jupiler Belanda dengan jumlah raihan 48 poin. Sementara itu tim tuan rumah FC Volendam yang juga mendapatkan tambahan satu poinnya tersebut pun tertahan diperingkat keempat dengan jumlah raihan 52 poin.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

QPR Menang Tipis Atas Derby

Ilias Chair memanfaatkan setelah kesalahan oleh Wayne Rooney untuk mencetak gol kemenangan QPR dalam kemenangan 2-1 atas Derby sedangkan Martyn Waghorn telah mengangkat level Rams setelah Grant Hall menempatkan Rangers unggul, tetapi finish yang tegas dari Chair mengembalikan keunggulan tim tuan rumah dan Chair, hanya sebagai pemain pengganti, terjaring dengan 15 menit tersisa di Stadion Yayasan Kiyan Prince karena Bola cross-field yang dicoba Rooney dicegat oleh Ebere Eze, yang memotong dari kiri dan memberi makan Chair dengan umpan Cerdas lalu Gelandang muda melakukan sisanya, mengendalikan bola dengan sentuhan pertama yang sangat baik dan kemudian menembakkan kiper Ben Hamer jadi Hall membuka skor dengan tendangan keras 11 menit sebelum jeda pertandingan dan Matt Clarke gagal menangani bola Geoff Cameron ke dalam kotak dan itu memantul ke arah kapten Rangers Hall, yang mengecam bagian bawah bar dari 20 meter dimana Derby telah menciptakan peluang yang lebih baik dan Waghorn seharusnya menempatkan mereka di depan tetapi tendangan voli dari jarak dekat setelah ditemukan oleh umpan silang sayap kiri Max Lowe.

Clarke juga melakukan tendangan voli, dalam kasusnya setelah ditemukan tidak bertanda oleh sudut Rooney, dan Ryan Manning hampir mencetak gol bunuh diri ketika ia memotong umpan Rooney ke Lowe dan secara tidak sengaja mengalihkan bola tepat di atas mistar namun Rangers memang mengancam beberapa kali sebelum maju – Jordan Hugill melakukan usaha yang diselamatkan oleh Hamer menyusul kerja keras Bright Osayi-Samuel, sebelum Yoann Barbet nyaris melakukan tendangan bebas sehingga Hamer dikalahkan dengan baik oleh Hall’s thunderbolt tetapi Waghorn menebus kesalahannya sebelumnya dengan menyamakan kedudukan dengan sundulan dari sudut sayap kiri Max Bird beberapa menit sebelum jeda pertandingan kemudian Hamer menghasilkan penyelamatan bagus tepat setelah satu jam ketika ia melepaskan tembakan pertama kali Marc Pugh menyusul umpan silang yang dalam dari kanan oleh Todd Kane tapi Stopper Derby tidak bisa menyelamatkan timnya setelah kesalahan mahal Rooney tetapi mencegah gol Chair kedua dengan menjaga sundulannya dari tiang Manning, sementara kiper R Liam Kelly melakukan yang luar biasa untuk menyelamatkan sundulan terakhir Waghorn bahkan QPR sekarang tidak terkalahkan dalam empat pertandingan dan kemenangan membawa mereka di atas Derby di meja Kejuaraan Bet Bet

Mark Warburton dari QPR: “Kami memiliki pertandingan musim ini di mana kami belum mendapatkan hadiah – dan malam ini saya pikir kami sedikit menaiki keberuntungan kami dalam lima atau 10 menit terakhir. Kami pantas mendapatkan sedikit keberuntungan itu – dan kami memang berkendara keberuntungan kami – dan itu adalah tiga poin penting bagi kami maka Derby adalah tim yang sangat bagus dengan banyak kualitas dan mereka akan menyebabkan masalah bagi Anda. Tetapi kami merasa bahwa kecakapan menyerang kami dapat melukai mereka juga dan itu terbukti menjadi masalahnya sedangkan Phillip Cocu dari Derby: “Untuk gol kedua kami tidak bertahan dengan baik – tidak membuat pilihan yang tepat. Lawan tidak menciptakan banyak peluang tetapi mereka efektif. Kami mungkin menciptakan lebih banyak, tetapi mereka mencetak lebih banyak. cara kami bermain tidak buruk, tetapi sepakbola selalu tentang hasil, jadi kami tidak bisa bahagia jadi “Ini membuat frustrasi. Jauh dari rumah sejak awal Januari kami telah bermain jauh lebih baik, mendominasi lebih banyak dan menciptakan lebih banyak, tetapi satu-satunya masalah adalah kami kebobolan terlalu banyak gol.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

3 Pemain yang Mesti Hengkang dari Barcelona untuk Kemajuan Karirnya

 

Barcelona sedang terjebak kompetisi seru dengan Real Madrid di panggung La Liga musim ini. Mereka barusan merampas urutan pucuk dari Real Madrid.

Keberhasilan itu dicapai Barcelona sesudah menang dengan score 5-0 atas Eibar pada laga minggu ke-25. Pada saat yang sama, Los Blancos roboh dengan score tipis 0-1 dari Levante.

Dengan hasil ini, Real Madrid turun ke rangking ke-2 klassemen dengan 53 point. Los Blancos ketinggalan dua angka dari Barcelona yang memuncaki klassemen.

Walau sukses merampas pucuk klassemen, perform Barcelona keseluruhannya belum kelihatan spesial. Lebih, mereka sempat alami periode susah hingga harus lakukan perubahan pelatih.

Tentu saja, supaya mempunyai permainan yang berkelanjutan pada musim depan, Barcelona harus melakukan perbaikan skuadnya di bursa transfer. Tetapi, kedatangan pemain baru akan membuat kondisi pemain yang jarang-jarang bermain jadi makin susah.

Dalam kata lain, Barcelona harus melepas beberapa pemain yang kesusahan memperoleh peluang bermain. Hal tersebut supaya mereka dapat meningkatkan profesinya di lain tempat.

Di bawah ini tiga pemain yang perlu tinggalkan Barcelona untuk perkembangan profesinya.

Riqui Puig

Riqui Puig ialah lulusan La Masia yang tidak memperoleh banyaknya waktu bermain di team penting Barcelona sebab kompetisi yang ketat di posisi tengah Blaugrana. Pemain berumur 20 tahun itu ialah gelandang tengah, yang dapat bermain dimanapun, dari mulai nomor enam sampai nomor sepuluh sebab potensi teknisnya yang cemerlang.

Puig cuma bermain dalam dua laga di La Liga musim ini. Kelihatannya sang pemain tidak ada mendapatkan banyak kesempatan untuk bermain sebab Barcelona telah masuk babak penting pada musim ini.

Dengan posisi tengah Barcelona dipenuhi oleh pemain bagus, semakin lebih baik buat pemain seperti Puig untuk tinggalkan Camp Nou pada panas musim ini. Entahlah itu geser dengan utang atau permanen tapi semakin lebih baik buat sang gelandang untuk masih ada di kelas paling tinggi Spanyol pada musim depan.

Ousmane Dembele

Semenjak masuk dengan Barcelona dari Borussia Dortmund pada Agustus 2017, profesi Ousmane Dembele di Camp Nou seringkali terganggu oleh luka. Ia menanggung derita luka hamstring pada bulan Februari hingga harus akhiri musim ini bertambah cepat.

Sepanjang dua 1/2 musim dengan raksasa Catalan, pemain Prancis itu cuma kumpulkan 2.956 menit bermain. Jumlahnya itu tentunya lebih rendah dari yang diinginkan Barca saat mereka mengambilnya.

Serta saat pemain berumur 22 tahun itu bermain, dia belum seluruhnya memperlihatkan potensi yang membantunya geser ke Barcelona. Blaugrana menebusnya dengan benar-benar mahal serta mengharap dapat gantikan Neymar tetapi dia tidak penuhi keinginan itu.

Profesi Dembele alami penurunan mencolok semenjak dia masuk dengan raksasa Spanyol. Semakin lebih baik bila dia tinggalkan Barcelona serta menghidupkan profesinya di lain tempat.

Carles Alena

Lulusan La Masia yang lain, Carles Alena dipropagandakan dengan permanen ke team penting Barcelona pada 2018. Tetapi, dia belum memperoleh banyak kesempatan di posisi tengah Barcelona.

Pemain 22 tahun itu sekarang dipinjamkan ke Real Betis sampai akhir musim. Bila dia sukses tampil mengagumkan di club, Alena tidak kekurangan peminat pada musim panas.

Seperti yang diketahui, posisi tengah Barcelona sekarang dipadati dengan beberapa pemain yang cemerlang. Hal tersebut akan membuat pemain muda seperti Alena kesusahan memperoleh peluang bermain reguler.

Karenanya, bukan ketetapan yang jelek untuk tinggalkan Camp Nou serta mengawali profesinya di lain tempat. Memperhitungkan popularitasnya sejauh ini, klub-klub Premier League serta Bundesliga kemungkinan tertarik menggunakan jasanya.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Sempat tertinggal 1-2 atas West Ham, Liverpool berhasil comeback dengan skor 3-2

Liverpool harus dibuat besusah payah kala menumbangkan West Ham dengan skor ketat 3-2 dalam laga Premier League 2019-20 pekan ke-27 yang digelar di Anfield, Selasa (25/2/2020) dini hari WIB. Setelah sempat unggul lebih dulu lewat gol Georginio Wijnaldum, Liverpool justru berbalik tertinggal usai West Ham mencetak dua gol, masing-masing lewat aksi Issa Diop dan Pablo Fornals. Liverpool sukses bangkit dengan mencetak dua gol tambahan, masing-masing satu gol dari Mohamed Salah dan Sadio Mane.

Berkat hasil ini, Liverpool pun makin kokoh di puncak klasemen dengan poin 79. Sementara itu, West Ham masih terpuruk di zona degradasi, tepatnya di posisi 18 dengan poin 24. Selepas pertandingan, Sadio Mane mengaku mendapat perlawanan sengit dari West Ham. Bahkan, tim asal London itu sempatt berbalik unggul, meski akhirnya kemenangan bisa diamankan The Reds. “Ini laga yang sulit, West Ham menyulitkan kami dan membuat kami buntu,” kata Mane.

“Mereka mengejutkan kami dengan membalikkan keadaan. Kami terus berjuang sampai akhir. Kami terus menekan, apalagi bermain di Anfield di depan para fans. Kami selalu percaya kami akan menang,” sambungnya. Dilansir dari website resmi Premier League, Trent Alexander Arnold menajdi man of the match untuk pertandingan ini. Bek kanan Liverpool yang masih berusia 21 tahun itu mencatatkan dua assist untuk kemenangan Liverpool.

Trent Alexander Arnold mengaku hanya terus bermain menyerang ketika West Ham menyamakan kedudukan dan membalikkan keadaan. “Kami hanya berusaha untuk menyerang dan mencetak gol, itulah yang diminta oleh manajer. Akhirnya membuahkan hasil,” katanya. “Kami sangat percaya diri dan memenangkan setiap pertandingan. Kami senang dengan kemenangan ini,” lanjut pemain asal inggris tersebut.

Manajer Liverpool, Juergen Klopp mengakui ada faktor hoki dibalik kemenangan timnya. Klopp tak pernah ragu akan kemampuan timnya untuk comeback. Namun dia juga mengakui kalau Liverpool dinaungi dewi fortuna. “Saya tidak merasakan kegelisahan di Anfield. Saya kira tak ada orang di stadion yang berpikir ini tidak mungkin. Masih ada 51 menit, itu waktu yang panjang,” ujar Klopp.

“Kami sedikit beruntung, gol Mohamed Salah, Lukasz Fabianski biasanya akan melakukan penyelamatan dan kemudian gol Sadio Mane sedikit beruntung karena berbelok. Gol terbaik yang kami buat justru dianulir, itu benar-benar bagus,” katanya menambahkan. Liverpool kini butuh empat kemenangan lagi untuk mengunci gelar juara Liga Inggris. Empat laga ke depan, The Reds bakal menghadapi Watford, Bournemouth, Everton, dan Crystal Palace.

Bisa lebih cepat, andai pesaing terdekat Manchester City terpeleset di empat laga tersebut. Akan tetapi, Juergen Klopp tak mau sesumbar. Dirinya mau timnya fokus dan terus menang saja. “Kami harus terus menang dan harus siap. Pertandingan selanjutnya adalah melawan Watford,” katanya. Menurut Klopp, Manchester City juga akan fokus terus memenangi sisa pertandingan meski kini berjarak 22 poin. Klopp mau pasukannya untuk kerja keras.

“Manchester city adalah tim yang mampu memenangkan semua pertandingan. Selama tim kami bekerja keras, saya tak khawatir,”ucapnya. Liverpool kini menyamai rekor Manchester City pada tahun 2017 lalu dimana mereka meraih 18 kemenengan secara beruntun di Liga Inggris. “Saya tidak pernah berpikir rekor ini akan dipatahkan atau disamai. Kami melakukannya dan sejujurnya saya tidak percaya ini terjadi,” ujar klopp.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Setelah Persebaya, Persib Ingin Segera Melawan Bhayangkara FC

 

Sesudah mengandaskan Persebaya Surabaya, Persib Bandung selekasnya mengubah perhatian untuk menyiapkan diri hadapi pertandingan tandang kontra Bhayangkara FC.

Laga minggu ke-24 Shopee Liga 1 2019 itu direncanakan dimainkan di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Persib Bandung masih lakukan persiapan serta memperdalam strategi di Bali, bukannya kembali pada Bandung.

“Kami dapat recovery di sini, pasti bagus. Team dapat nikmati, me-refresh pemikiran, serta mulai konsentrasi hadapi Bhayangkara. Kami pergi ke Jakarta dari Bali. Kami tunggu pertandingan menantang Bhayangkara sebab ini akan jadi laga menarik,” tutur Robert Alberts, pelatih Persib, Minggu (20/10/2019), di Bali.

Dengan interval waktu empat hari, Robert mengharap team Persib Bandung dapat lebih siap, bugar, serta fresh untuk menjaga trend positif sesudah menaklukkan Persebaya Surabaya.

“Saya fikir tidak cuma menantang Bhayangkara saja, tetapi laga lain , jedanya tiga hari-empat hari serta kami masih punyai pertandingan menunda menantang Arema. Jadi, laga Liga 1 jedanya empat hari serta tiga hari saja,” papar Robert.

Robert ungkap kebijaksanaan untuk masih tinggal serta latihan teratur di Bali dalam persiapan menantang Bhayangkara FC ditujukan supaya pasukannya tidak harus melancong 2x, dari Bali ke arah Bandung, serta sesudahnya ke arah Jakarta dari Bandung.

“Jadi kami stay di Bali untuk latihan, juga kasihan pemain bila harus melancong 2x. Kami akan pergi menantang Bhayangkara dari Bali serta banyak pekerjaan kami terhitung masalah mental sebab ini akan jadi skenario yang berlainan,” kata Robert.

“Intinya kami benar-benar menunggu pertandingan menantang Bhayangkara FC karenanya akan jadi laga menarik” sebut Robert.

Selain itu, Kevin Van Kippersluis pada akhirnya dapat berperan melalui gol bikin Persib Bandung. Pemain dari Belanda itu memberi satu diantara empat gol kemenangan team Maung Bandung waktu menaklukkan Persebaya Surabaya 4-1, Jumat malam (18/10/2019).

Kippersluis perlu paling tidak dua bulan sampai dapat cetak gol. Gelandang serang yang dioperasikan di posisi depan itu gabung Persib Bandung pada Agustus kemarin.

Sepanjang itu, pemain berumur 26 tahun itu tidak patah semangat serta terus berusaha memberi yang paling baik, sampai gol itu lahir pada laga minggu ke-23 Shopee Liga 1 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar.

Gol itu berefek positif pada Kippersluis dengan personal. Dia akui semakin semangat serta yakin diri. Dia mengharap tetap berperan positif bikin team.

“Saya benar-benar suka dapat cetak gol. Saat ini saya telah cetak gol serta saya fikir bukan sekedar di laga ini. Saya cukup puas dengan gol tersebut, itu yang saya lakukan di setiap pertandingan,” kata Kippersluis, seperti dikutip dari situs sah club.

Di lain sisi, Kippersluis mengaku lahirnya satu gol bukan karena hanya keunggulan dianya semata-mata, tetapi pertolongan serta kerja sama rekanan satu team. Berkaitan itu, Kippersluis menyebutkan benar-benar suka dapat gabung Persib Bandung.

“Saya merasakan suka dengan team serta orang-orangnya benar-benar baik. Saya suka bermain untuk club besar seperti Persib dan melalui gol yang saya ciptakan untuk hari ini membuat saya lebih semangat dan lebih giat lagi untuk berlatih dan mencetak gol-gol lain di laga selanjutnya,” katanya.

Peluang bikin Kippersluis kembali tunjukkan ketajamannya terbuka waktu Persib Bandung lakoni pertandingan tandang kontra Bhayangkara FC yang gagasannya dimainkan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (23/10/2019).

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Legenda Bayern  Munich : Tak Akan Masuk Akal Jika Bayern Datangkan Eriksen!

Bayern Munich dimintai untuk turut memperamai persaingan untuk bisa mendapatkan Christian Eriksen. Akan tetapi pemain klub Tottenham Hotspur tersebut dinilai masih terlalu lamban bagi Die Roten.

Bayern sedang membutuhkan sosok yang anyar untuk mengisi posisi gelandang serang. Akan tetapi sekarang ini salah satu raksasa Jerman tersebut masih memiliki Thomas Mueller dan juga Philippe Coutinho.

Akan tetapi Coutinho juga masih berstatus pemain pinjaman dari Barcelona. Meskipun mereka memiliki peluang untuk mempermanenkannya disaat musim panas yang akan datang, pemain gelandang asal Brasil itu juga tetap memiliki potensi untuk kembali lagi ke Camp Nou.

Ada juga Mueller yang juga mulai dipertanyakan lagi masa depannya. Kontrak dari pemain yang berusia 30 tahun tersebut hanya tinggal dua musim saja.

Eriksen kemudian menjadi pemain yang dikabarkan akan pergi ke Bayern. Dia berpeluang untuk pergi meninggalkan Tottenham dikarenakan kontraknya yang akan segera berakhir pada saat musim depan.

Lothar Matthaus yang merupakan pemain legendaris Timnas Jermain yang juga adalah mantan pemain Bayern menilai kalau Eriksen masihlah terlalu lamban agar bisa bermain untuk Bayern. Dia menilai kalau pemain gelandang berusia 27 tahun tersebut tidak akan cocok untuk bermain dibawah kepelatihan Niko Kovac.

“Saya telah mengikuti pemain tersebut dalam waktu yang cukup lama dan dia terlihat cukup mengecewakan untuk saya sejauh musi 2019 ini berjalan,” ujar Mattaus kepada salah satu media di Jerman.

“Transfer yang membawanya ke Bayern tidak akan membuat semuanya masuk akal dan juga akan sangat mengejutkan. Untuk saya dia merupakan pemain yang tidak akan memberikan bantuan sedikitpun kepada Bayern,” lanjutnya.

Pada musim ini, Eriksen sudah gagal untuk membantu Tottenham tampil dengan apik. The Lilywhites sekarang ini berada pada peringkat ke sembilan klasemen sementara dalam kompetisi Liga Inggris yang dimana mereka hanya mampu menang tiga kali, dua kali bermain imbang dan juga menelan kekalahan sebanyak tiga kali. Eriksen sendiri baru mencetak satu buah gol saja dari 11 pertandingan dalam semua ajang kompetisi.

“Eriksen merupakan pemain yang memiliki teknik yang sangat bagus, tipikal seorang pemain dengan nomor 10. Akan tetapi dia terlalu lambat serta Niko Kovac sangat suka dengan para pemain yang sangat cepat,” lanjut Matthaus.

“Untuk saya, Eriksen bukanlah tipe pemain yang akan memberikan perbedaan pada level tertinggi. Kami juga akan berkonsentrasi pada transfer Kai Harvertz disaat musim panas nanti dan Anda pastinya akan masih memiliki Coutinho dan pastinya dapat bermain dengan sangat bagus pada posisi sebagai playmaker.”

“Dan juga janganlah melupakan Mueller yang dimana dapat beroperasi pada zona penyerangan dimana saja. Saya tentunya akan tetap bersikukuh kalau Eriksen tidak akan masuk akal jika didatangkan Bayern,” tutupnya.

Bayern sendiri pada musim ini tidaklah terlalu bagus meskipun menyandang status sebagai sang juara bertahan. Sekarang ini mereka sedang menduduki peringkat ke tiga klasemen sementara dengan cacatan 14 angka dalam tujuh pertandingan yang sudah mereka jalani. Terolehan tersebut didapatkan oleh Bayern setelah hanya mampu menang empat kali, dua kali seri dan menelan kekalahan satu kali.

Bayern tertinggal sebanyak dua angka dari Borussia Moenchengladbach yang berada pada peringkat pertama klasemen sementara dan tertinggal satu angka dari Wolfsburg yang ada pada peringkat kedua. Selain itu, Bayern juga memiliki terolehan angka yang sama dengan SC Freiburg, RB Leipzig, Schalke 04 dan juga Bayer Laverkusen yang berturut-turut ada di bawahnya.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Sepakbola Italia ingin menggunakan VAR untuk melawan rasisme

Teknologi yang kontroversial dapat digunakan untuk membuktikan jika terjadi pelecehan atau rasisme yang terjadi dalam suatu pertandingan. Teknologi VAR dapat digunakan untuk menyingkirkan rasis selama pertandingan, kepala federasi sepakbola Italia telah mengusulkan.

Presiden Gabriele Gravina mengatakan federasi [FIGC] akan mencari dukungan dari pihak berwenang untuk meningkatkan teknologi video dengan maksud untuk menunjukkan dengan tepat para pelanggar.

Sistem VAR – atau Video Assistant Referee – telah menjadi komponen utama sepakbola modern, tetapi hanya dalam membantu wasit mencapai keputusan yang tepat di lapangan.

Menurut Gravina, peralatan yang sama dapat digunakan untuk memonitor secara dekat tribun di pertandingan.

Meskipun televisi sirkuit tertutup sudah sering digunakan untuk mengamati perilaku penggemar, Gravina tampaknya menunjukkan kit kelas yang lebih tinggi harus digunakan.

Berbicara kepada Sky Sport24, Gravina mengatakan: “Jika itu adalah satu, dua atau 10 orang – tindakan harus diambil. Perusahaan saat ini dapat mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab melalui teknologi. Kami memiliki eksperimen dalam pikiran yang akan memberikan hasil luar biasa dan kami akan membicarakannya segera.

“Saya tidak punya niat – dan juga dunia sepak bola – untuk mengecewakan penjaga saya. Saya heran bahwa beberapa nyanyian kadang terdengar dan kadang-kadang tidak: kita perlu memahami alasannya, ini tidak normal.

“Kami akan menggunakan VAR untuk melawan ‘buu’ [suara yang dianggap rasis di Italia].”

Gravina menyarankan Ketua Federasi Sepak Bola Bulgaria [BFU] Borislav Mihaylov mungkin telah diperlakukan dengan kasar setelah ia mengundurkan diri setelah pertandingan Senin melawan Inggris di Sofia, di mana beberapa penggemar tuan rumah membidik pelecehan rasis pada pemain yang berkunjung dan beberapa terlihat memberi hormat kepada Nazi.

Mihaylov mengundurkan diri pada hari Selasa setelah diberitahu bahwa ia harus pergi oleh perdana menteri Bulgaria, dengan pemerintah mengancam akan menarik dana dari BFU.

Gravina juga mengatakan persepsi apa pun tentang Italia sebagai “negara konsentrasi maksimum diskriminasi rasial” telah dibantah.

Sebaliknya, Gravina berkata: “Ini adalah fenomena yang tersebar luas, untuk dikutuk dengan kuat dan di seluruh benua.”

Dia meminta otoritas pemerintah untuk berkolaborasi dengan badan-badan olahraga untuk memerangi rasisme, dan mengatakan “meningkatkan aspek teknologi” untuk memerangi masalah harus menjadi prioritas, dengan dukungan dari polisi dan sekutu politik.

“Kita bisa memenangkan pertempuran jika kita bersatu dan fokus pada tujuan bersama – menyingkirkan orang-orang ini dari kompetisi kita,” tambah Gravina.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Juventus Dapat Untung Besar Semenjak Kedatangan Ronaldo

Cristiano Ronaldo telah memberikan pengaruh yang sangat besar sekali untuk Juventus, terlebih didalam sektor bisnis. Pendapatan dan juga jumlah fans mereka juga melejit semenjak pria yang berusia 35 tahun tersebut datang ke kota Turin.

Ronaldo sendiri sekarang ini dianggap sebagai salah satu pemain yang paling populer di seluruh dunia. Dengan semua hal tersebut, dia tidak hanya memiliki pengaruh yang besar didalam lapangan, tapi juga saat berada di luar lapangan.

Popularitas yang dia miliki menghadirkan banyak sekali keuntungan untuk klub didalam era industri sepakbola yang sekarang ini. Itu tentunya sangat dirasakan oleh Juventus yang merupakan pemilik baru Ronaldo.

The Old Lady tercatat telah mendapatkan keuntungan yang sangat besar semenjak Ronaldo datang ke kota Turin disaat musim panas tahun 2018 yang lalu. Ronaldo memang harus mengeluarkan dana yang sangat besar, yakni sebesar 113 juta euro atau setara dengan Rp 1,7 triliun agar bisa menebus Ronaldo dari pemilik sebelumnya, Real Madrid.

Akan tetapi investasi besar tersebut langsung dibayar dengan lunas. Seperti yang dilangsir oleh salah satu media statistik yang ada di Eropa, kabarnya keungan Juventus dalam kurun waktu 2018 hingga 2019 naik hingga 58 juta euro atau setara dengan Rp 910 miliar semenjak datangnya pemain berkebangsaan Portugal tersebut.

Keuntungan terbesar tersebut datang sebagian besarnya dari penjualan jersey sang kapten Portugal itu. Tidak hanya mendatangkan keuntungan melalui materi saja, namun Ronaldo juga membuat jumlah pengikut Si Nyonya Tua tersebut terus meningkat dengan sangat pesat.

Jumlah pengikut klub Juventus pada media sosial tercatat meningkat hingga 68 persen setelah kedatangan Ronaldo. Para fans di dunia juga melesat yang dimana awalnya hanya sekitar 385 juta naik menjadi 423 juta.

Keuntungan lain dari Juventus tidak lain adalah hadirnya Ronaldo menjadi semakin lengkap dikarenakan dia terus tampil dengan sangat konsisten pada lini penyerangan. Dia berhasil untuk membukukan sebanyak 32 buah gol dan memberikan 11 assist didalam 51 pertandingan yang dia jalani bersama dengan La Vecchia Signora.

Bukan hanya itu saja, akan tetapi Ronaldo juga sudah mempersembahkan sejumlah trofi juara untuk Juventus pada musim pertamanya. Tercatat hingga sekarang ini mantan pemain klub Sporting Lisbon, Manchester United dan juga Real Madrid tersebut telah mempersembahkan satu titel juara Serie A dan juga satu titel juara Piala Super Italia.

Pada musim ini, performa pria yang telah berusia 34 tahun tersebut tampak masih belum menurun. Dalam empat pertandingan yang sudah dia jalani dalam semua ajang kompetisi, Ronaldo mampu melesatkan sebanyak empat buah gol dan memberikan satu assist.  Tiga dari empat gol tersebut dilesatkan oleh Ronaldo dalam kompetisi Serie A.

Berkat performa yang cukup bagus itu, Juventus sekarang ini masih mampu memimpin klasemen sementara dengan cacatan 19 angka didalam tujuh pertandingan yang sudah mereka jalani dengan cacatan menang enam kali dan satu kali bermain imbang.

Terolehan itu juga membuat mereka masih unggul sebanyak satu angka dari Inter Milan yang ada diurutan kedua, tiga angka dari Atalanta yang ada di urutan ketiga dan enam angka dari Napoli yang berada pada urutan keempat klasemen sementara kompetisi Serie A Italia.

Berikutnya Juventus akan menjalani laga melawan Bologna dalam laga yang dilangsungkan di Allianz Stadium pada hari Minggu tanggal 20 Oktober 2019 dini hari WIB mendatang.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Prediksi Pertandingan Kualifikasi EURO 16 Oktober: Swedia vs Spanyol

Laga penentu akan tersaji di matchday ke 8 pada Kualifikasi EURO 2020 di Grup F antara Swedia melawan Portugal. Dalam laga yang akan digelar di Friends Arena, Solna, pada hari Rabu (16/10) dini hari nanti. Tuan rumah Swedia membutuhkan kemenangan dilaga ini.

Saat ini, hasil poin sempurna Spanyol harus terhenti di Oslo. Pasukan Robert Moreno saat ini tetap memimpin klasemen dengan 19 poin diikuti sang lawan nanti Swedia yang mengemas 14 poin. Diikuti Rumania dengan 13 poin dan Nrwegia di posisi ke empat dengan 10 poin. Peringkat kedua hingga ke empat masih mimiliki kans untuk bisa lolos otomatis ke putaran final 2020.

La Furia Roja di laga sebelumnya harus puas berbagi poin dengan Norwegia pada akhir pekan kemarin dengan skor 1-1. Hasil itu membuat kelolosan Spanyol ke EURO 2020 pun harus tertunda. Melawan Swedia nanti, David De Gea dkk hanya butuh hasil imbang untuk memastikan kelolosan sekaligus menjadi juara grup F.

Sementara itu, Swedia membutuhkan tambahan poin di laga ini. Mengingat posisi sebagai runner up di grup F ini masih belum aman, menghadapi Spanyol akan menjadi laga yang berat bagi tuan rumah nanti. Mereka perlu stamina dan performa tim yang positif agar bisa mengamankan poin dari sang lawan nantinya.

Spanyol dan Swedia sebelumnya telah bertemu di matchday 4 bulan Juni lalu di Estadio Santiago Bernabeu. Spanyol mampu tampil perkasa dengan mengalahkan Swedia dengan tiga gol tanpa balas, masing masing lewat gol lewat penalti Sergio Ramos dan Alvaro Morata serta satu gol dari Mikel Oyarzabal.

Di laga nanti, Spanyol tidak akan diperkuat sang kapten Ramos yang terkena akumulasi kartu kuning. Moreno juga tidak bisa menurunkan Isco, Jordi Alba dan Marco Asensio yang mengalami cidera. Ini bisa menjadi peluang bagi tuan rumah untuk melakukan pressing kedaerah pertahanan tim tamunya nanti.

Lima pertemuan terakhir kedua timnas:

04/06/00 Swedia 1-1 Spanyol (Uji Coba)

08/10/06 Swedia 2-0 Spanyol (Kualifikasi EURO)

18/11/07 Spanyol 3-0 Swedia (Kualifikasi EURO)

14/06/08 Swedia 1-2 Spanyol (EURO)

11/06/19 Spanyol 3-0 Swedia (Kualifikasi EURO).

Lima pertandingan terakhir Swedia:

08/06/19 Swedia 3-0 Malta (Kualifikasi EURO)

11/06/19 Spanyol 3-0 Swedia (Kualifikasi EURO)

06/09/19 Kep. Faroe 0-4 Swedia (Kualifikasi EURO)

09/09/19 Swedia 1-1 Norwegia (Kualifikasi EURO)

13/10/19  Malta 0-4 Swedia (Kualifikasi EURO).

Lima pertandingan terakhir Spanyol:

08/06/19 Kep. Faroe 1-4 Spanyol (Kualifikasi EURO)

11/06/19 Spanyol 3-0 Swedia (Kualifikasi EURO)

06/09/19 Rumania 1-2 Spanyol (Kualifikasi EURO)

09/09/19 Spanyol 4-0 Faroe (Kualifikasi EURO)

13/10/19 Norwegia 1-1 Spanyol (Kualifikasi EURO).

Swedia hanya kalah 1 kali ditangan Spanyol dalam 8 laga terakhirnya di kualifikasi Euro. Tuan rumah juga belum terkalahkan di tiga laga terakhirnya dan mampu mencetak minimal 3 gol dalam 6 dari 7 laga terakhir Swedia.

Sementara Spanyol puna rekor pertemuan yang bagus saat menghadapi Swedia dengan mencatatkan tiga kemenangan beruntun dan selalu berhasil membobol gawang Swedia minimal 2 gol dalam 3 laga terakhirnya.

Statistik itu membuat Spanyol lebih difavoritkan untuk memenangi laga kali ini. Namun tekad dari tuan rumah untuk mengamankan poin bisa menjadi pembeda. Prediksi skor imbang 1-1 kemungkinan akan menjadi hasil akhir di laga nanti.

Perkiraan Susunan Pemain

Swedia (4-4-2): Robin Olsen, Mikael Lustig, Marcus Danielsson, Andreas Granqvist, Pierre Bengtsson, Sebastian Larsson, Kristoffer Olsson, Gustav Svensson, Emil Forsberg, Robin Quaison, Sebastian Andersson

Pelatih: Janne Andersson.

Spanyol (4-3-3): David De Gea, Daniel Carvajal, Raul Albiol, Inigo Martinez, Jesus Navas, Thiago Alcantara, Sergio Busquets, Saul Niguez, Daniel Ceballos, Rodrigo, Mikel Oyarzabal

Pelatih: Robert Moreno.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)