Archives for SBOBET online


Inggris Raih Satu Tiket Kebabak Perempat Final Piala Dunia 2018

Dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2018 yang berlangsung pada hari Rabu (4/7/2018) dini hari tadi di Spartak Stadium,skuat timnas Inggris pun akhirnya berhasil memastikan diri mereka kedalam babak perempat final Piala Dunia 2018 usai meraih kemenangannya didalam babak adu pinalti dengan timnas Kolombia. Dimana dalam laga 90 menit pertandingan pada waktu normal,timnas Inggris pun hanya bisa bermain imbang 1-1 dengan timnas Kolombia.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada dini hari tadi,timnas Inggris dan juga timnas Kolombia yang saling berhadapan tersebut pun memang bertarung dengan ketat dalam memperebutkan satu tiketnya kebabak perempat final Piala Dunia 2018 yang nantinya akan berlangsung pada 7 Juli mendatang. Dan dari awal mulainya laga babak pertama,baik timnas Inggris maupun timnas Kolombia tersebut pun memang terlihat bermain dengan ketat dan sengit. Alhasil hingga akhir pertandingannya pada babak pertama,timnas Inggris dan juga timnas Kolombia pun harus puas dengan kedudukan imbang sementara 0-0 yang mereka dapatkan didalam laga babak pertama tersebut.

Didalam laga babak kedua,timnas Inggris yang berhadapan dengan timnas Kolombia itu pun masih terlihat menjalani laga permainan yang cukup berimbang dan ketat dari awal mulainya laga babak kedua. Terlebih lagi baik timnas Kolombia maupun timnas Inggris yang saling berhadapan tersebut pun masih terlihat bermain dengan impresif dalam mencari celah serta peluang untuk bisa menembus lini pertahanan dari lawannya masing-masing didalam sepanjang pertandingannya pada babak kedua. Akan tetapi timnas Inggris pun akhirnya bisa membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu dimenit 57 melalui gol hasil tendangan pinalti yang dilakukan oleh Harry Kane. Skor 1-0 yang didapatkan oleh timnas Inggris itu pun bertahan cukup lama didalam sisa waktu yang ada pada babak kedua,namun sayangnya dimenit-menit akhir laga babak kedua timnas Kolombia pun akhirnya bisa menyamakan kedudukannya menjadi imbang 1-1 melalui gol dari Yerry Mina.

Setelah timnas Inggris dan juga timnas Kolombia yang bermain imbang 1-1 didalam waktu normal pertandingan,kini kedua tim tersebut pun harus bermain didalam laga babak perpanjangan waktu untuk menentukan tim manakah yang akan mendapatkan tiket terakhirnya kebabak perempat final Piala Dunia 2018. Namun skor imbang 1-1 tersebut pun lantas sama sekali tidak berubah dan bahkan tetap bertahan didalam dua kali laga babak perpanjangan waktu yang dijalani oleh timnas Inggris dengan timnas Kolombia. Dan akhirnya laga penentuan pun dilakukan didalam drama babak adu pinalti yang harus dijalankan oleh timnas Inggris dengan timnas Kolombia. Sialnya bagi timnas Kolombia pun harus menelan pil pahit didalam penendang keempat yaitu Mateus Uribe yang gagal melaksankan tugasnya usai bola yang ditendangnya mengenai mistar gawang timnas Inggris. Setelah itu giliran penendang kelima dari timnas Kolombia yaitu Carlos Bacca yang gagal dalam melaksanakan eksekusi tendangan pinaltinya karena tendangannya berhasil ditepis oleh Jordan Pickford.

Dengan demikian timnas Inggris yang berhasil mendapatkan satu tiketnya kebabak perempat final Piala Dunia 2018 itu pun baru akan berlangsung pada 7 Juli mendatang,dimana timnas Inggris pun sudah ditunggu oleh lawannya timnas Swedia yang terlebih dahulu memastikan diri mereka lolos kebabak perempat final usai unggul 1-0 atas timnas Swiss pada tadi malam.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Swedia Lolos Kebabak Perempat Final Piala Dunia 2018 Usai tundukkan Swiss 1-0

Dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2018 yang berlangsung pada hari Selasa (3/7/2018) malam hari di Saint Petersburg Stadium,skuat timnas Swedia yang berhadapan dengan timnas Swiss itu pun terlihat menjalani laga yang cukup ketat dan berimbang didalam sepanjang pertandingan yang mereka jalani pada tadi malam. Akan tetapi hingga akhir pertandingannya pada tadi malam,skuat timnas Swedia pun berhasil melangkahkan kakinya kebabak perempat final Piala Dunia 2018 usai menang tipis 1-0 atas timnas Swiss melalui satu-satunya gol dari Emil Forsberg yang tercipta didalam laga tadi malam.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada tadi malam,seperti yang kita ketahui bahwa timnas Swedia dan juga timnas Swiss yang saling berhadapan tersebut pun memang bertarung dengan ketat dalam memperebutkan satu tiketnya kebabak perempat final Piala Dunia 2018 yang nantinya akan berlangsung pada 7 Juli mendatang. Dan dari awal mulainya laga babak pertama,baik timnas Swedia maupun timnas Swiss tersebut pun memang terlihat bermain dengan ketat dan sengit. Alhasil hingga akhir pertandingannya pada babak pertama,timnas Swedia dan juga timnas Swiss pun harus puas dengan kedudukan imbang sementara 0-0 yang mereka dapatkan didalam laga babak pertama tersebut.

Didalam laga babak kedua,timnas Swedia yang berhadapan dengan timnas Swiss itu pun masih terlihat menjalani laga permainan yang cukup berimbang dan ketat dari awal mulainya laga babak kedua. Terlebih lagi kedua tim yang saling berhadapan tersebut pun masih terlihat bermain dengan impresif dalam mencari celah dan peluang untuk bisa menembus lini pertahanan dari lawannya masing-masing didalam sepanjang pertandingannya pada babak kedua. Akan tetapi timnas Swedia pun akhirnya bisa memecah kebuntuan mereka dengan membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 1-0 dimenit 66 pada babak kedua melalui gol dari Emil Forsberg. Namun skor 1-0 yang didapatkan oleh timnas Swedia tersebut pun lantas tidak lagi berubah dan bahkan tetap bertahan hingga akhir pertandingan babak kedua.

Dengan demikian raihan kemenangan dan satu tiket ke babak perempat final Piala Dunia 2018 itu pun didapatkan oleh timnas Swedia yang berhasil menyingkirkan timnas Swiss pada tadi malam. Dan didalam laga babak perempat final Piala Dunia 2018 yang akan berlangsung pada 7 Juli mendatang,skuat timnas Swedia pun akan berhadapan dengan timnas Inggris yang baru saja berhasil memastikan dirinya masuk kebabak perempat final usai menang adu pinalti dengan timnas Kolombia pada dini hari tadi.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

GIF Sundsvall Menang 3-1 atas Tuan Rumah Sirius

Dalam laga match day ke 11 pada ajang kompetisi Liga Utama Swedia yang berlangsung hari Rabu (4/7/2018) dini hari tadi di Studenternas IP,tim GIF Sundsvall yang menjalani laga tandangnya pada dini hari tadi itu pun berhasil membawa pulang raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya usai menundukkan tim tuan rumah Sirius dengan skor 1-3. Dimana gol-gol kemenangan dari tim GIF Sundsvall itu pun dipersembahkan oleh Romain Gall, Linus Hallenius dan Maic Sema. Sedangkan satu buah gol dari tim tuan rumah Sirius itu pun dipersembahkan oleh Shkodran Maholli.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada dini hari tadi,tim tuan rumah Sirius yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang memberikan perlawanan yang ketat dan sengit kepada lawannya GIF Sundsvall. Sebab hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah Sirius dengan tim GIF Sundsvall didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Namun dimenit 27,tim tuan rumah Sirius pun berhasil membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu melalui gol dari Shkodran Maholli. Sayangnya skor 1-0 yang didapatkan oleh tim tuan rumah Sirius itu pun hanya bertahan 6 menit saja,karena dimenit 33 tim GIF Sundsvall pun akhirnya bisa menyamakan kedudukan mereka menjadi imbang 1-1 melalui gol tendangan pinalti yang dilakukan oleh Romain Gall.

Memasuki laga babak kedua,tim GIF Sundsvall yang berhasil menyamakan kedudukan mereka menjadi imbang 1-1 didalam laga babak pertama tersebut pun mulai terlihat bermain dengan lebih impresif dari awal mulainya laga babak kedua. Karena tim GIF Sundsvall pun menginginkan untuk bisa mendapatkan raihan kemenangan serta tambahan tiga poinnya pada dini hari tadi agar nantinya mereka pun bisa memperbaiki peringkatnya didalam papan klasemen Liga Utama Swedia. Akhirnya dimenit 57 pada babak kedua,tim GIF Sundsvall pun berhasil membalikkan keadaan mereka menjadi unggul 1-2 melalui gol dari Linus Hallenius. Setelah itu skor 1-2 yang didapatkan oleh tim GIF Sundsvall itu pun bertahan lumayan lama didalam sisa waktu yang ada pada babak kedua,namun dimenit 77 tim GIF Sundsvall pun kembali menggandakan keunggulannya menjadi 1-3 melalui gol dari Maic Sema. Dan skor 1-3 yang didapatkan oleh tim GIF Sundsvall itu pun lantas tidak lagi berubah dan bahkan tetap bertahan hingga akhir pertandingan babak kedua.

Dengan adanya raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim GIF Sundsvall pada dini hari tadi itu pun tentunya membuat mereka kini berada diperingkat keenam pada papan klasemen Liga Utama Swedia dengan jumlah raihan 18 poin. Sedangkan tim tuan rumah Sirius yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya pada dini hari tadi itu pun harus puas untuk berada diperingkat 16 dengan jumlah raihan 5 poin.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Air Mata Salah Antarkan Kekalahan The Reds

Terkadang, kata-kata saja tidak cukup, Tidak cukup untuk menjelaskan besarnya mimpi seseorang, dan Tidak cukup untuk menjelaskan air mata seseorang Atau mimpi buruk seseorang dengan Kata-kata yang menawarkan sedikit pelipur lara kepada Mohamed Salah atau kepada Loris Karius atau Jurgen Klopp, atau ke salah satu dari ribuan pendukung yang melakukan perjalanan ke Kiev untuk melihat Liverpool memahkotai juara Eropa, tetapi hanya pergi dengan kebanggaan mereka dan lagu-lagu mereka dan kesedihan mereka dimana Kata-kata hanya memberi tahu Anda apa yang telah terjadi, kendati ada beberapa faktor yang menentukan dari final Liga Champions ini seperti tendangan dari pihak Real Madrid Gareth Bale, enam kaki di udara, menghasilkan salah satu gol paling luar biasa yang disaksikan oleh kompetisi ini tentu Cocok untuk memenangkan laga apa saja, piala apa saja.

Untuk Liverpool, kenangan akan menjadi pahit dimana Mereka akan mengingat kesalahan Karius, gol yang tak dapat dijelaskan yang diberikan kepada pihak oposisi dan pemain Jerman akan membutuhkan keberanian, kepercayaan diri, dan dorongan yang dimilikinya untuk kembali dari kondisi ini karena itu adalah film horor, ditonton ke seluruh dunia, lalu faktor yang lain adalah Salah, air mata pemain ini mengalir, laga ini bisa dikatakan brutal karena cuma Kurang dari setengah jam berlalu pemain asal Mesir jatuh di bawah pelanggaran dari Sergio Ramos yang Tiba-tiba meraih bahu, sehingga memerlukan perawatan, membuat waktu singkat Salah bermain, dan kemudian patah hati dan sekarang Sudah berakhir, musim yang menakjubkan dan memukau ini akan berakhir dengan mode yang paling mengerikan bagi Liverpool namun terlihat Simpati Cristiano Ronaldo, tapi tidak berarti.

Ini akan menjadi alasan untuk mengatakan peluang Liverpool menghilang dengan Salah cedera, tetapi jika Anda mencari titik balik dalam permainan ini, yang berpengaruh adalah mahakarya Bale dan kesalahan Karius. “Ada dua pertandingan, Yang sebelum cedera dan yang mengikutinya, Liverpool telah memulai permainan dengan baik, bermain di lini depan dan memaksa kesalahan dari rival mereka yang lebih berpengalaman dan mereka punya peluang, mereka menguasai bola di area bagus, mereka punya peluang tapi kemudian, semuanya berubah karena Ramos bermain kotor, Salah dipaksa keluar, ” kata Arrigo Sacchi saat jeda pertandingan.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Kovacic Ingin Terus Bertahan di Real Madrid

Pemain internasional Kroasia, Kovacic, sangat terkait dengan pintu keluar pada musim panas 2017.

Klub-klub Liga Premier dilaporkan tertarik untuk mengambil gelandang berusia 24 tahun itu, dengan persaingan sengit untuk tempat-tempat yang membuatnya heboh selama beberapa waktu di ibukota Spanyol.

Kovacic, bagaimanapun, yakin untuk tetap tinggal setelah berbicara dengan Zinedine Zidane, dengan Blancos telah menginvestasikan 29 juta euro untuk kemampuannya saat membuatnya menjauh dari Inter pada tahun 2015.

Ditanya tentang seberapa dekat dia meninggalkan Madrid, Kovacic mengatakan: “Penawaran musim panas lalu? Jika Zidane memberitahu Anda untuk tetap tinggal, bahwa Anda akan bermain dan bahwa ia memiliki keyakinan pada Anda, Anda tetap tinggal! Itu Zidane!

“Merupakan hak istimewa untuk mendengar kata-kata seperti itu dari seseorang seperti dia, yang merupakan salah satu yang terbaik. Dan juga, itu adalah Real Madrid … bagaimana aku bisa meninggalkan Real ?! Merupakan suatu kehormatan untuk menjadi bagian dari klub ini. ”

Dia menambahkan: “Saya masih muda dan harus banyak belajar.

“Sejujurnya, ketika Zidane menjanjikan kami di awal musim bahwa kami semua akan mendapatkan menit, saya pikir itu akan sulit dilakukan dengan begitu banyak dari kami di skuad. Tapi dia berhasil, kita semua punya kesempatan. Sungguh murni senang bermain di bawah Zidane. ”

Kovacic telah membuat lebih dari 100 penampilan untuk Madrid selama tiga musim, dengan kemampuannya untuk menetap di Spanyol dibantu oleh kehadiran rekan senegaranya dan model peran yang sempurna Luka Modric.

“Modric dan [Andres] Iniesta adalah gelandang terbaik yang pernah saya lihat. Saya menyaksikan mereka bermain dan ingin bermain seperti mereka, ”tambahnya.

“Ketika saya datang ke Madrid, Modric tidak memberi saya nasihat sepakbola karena dia terus mengatakan bahwa saya siap bermain untuk Real.

“Tapi dia memberi saya beberapa tips tentang kehidupan, seperti: ‘Jangan jadi gila, kamu harus tenang dan keren’. Saya hanya mengikuti teladannya. Dan itulah mengapa saya masih di Real.

“Modric tidak diragukan lagi adalah pemain Kroasia terbaik yang pernah ada. Dia juga pria yang luar biasa dan saya bangga memilikinya sebagai teman. ”

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Chelsea Disarankan Bermain Sabar Dan Menunggu Peluang

London – Chelsea dinilai telah kehilangan sosok penyerang tangguh di musim ini. Jelang final ajang Piala FA, Chelsea disarankan untuk fokus bertahan serta menunggu peluang menyerang balik.

Chelsea bakal melawan Manchester United pada Wembley, hari Sabtu (19/5/2018) malam WIB di final Piala FA. Ini menjadi final yang kedua beruntun bagi Chelsea usai tahun lalu takluk atas Arsenal.

Menatap laga ini, mantan pemain Chelsea Ruud Gullit mengatakan masing-masing tim memiliki kekurangan. Chelsea ketika ini kesulitan sebab tidak memiliki sosok penyerang yang dapat diandalkan.

Semenjak hengkangnya Diego Costa, The Blues menjadikan Alvaro Morata dengan sebagai andalan di depan tapi tidak cukup berhasil. Morata baru membuat 15 gol pada 46 penampilan dalam semua ajang musim ini.

Problem tersebutlah yang bikin Chelsea memboyong Olivier Giroud pada tengah musim. Giroud hingga kini memiliki lima gol dalam 17 kali tampil, dengan menit waktu bermain yang terbatas.

Sedangkan MU memiliki problem pada hal kreasi serangan. Gullit yakin MU justru tidak nyaman ketika lawan membiarkan mereka untuk menguasai permainan.

Kenyataannya MU selalu mendapatkan hasil buruk menghadapi tim-tim kecil di musim ini, yang sering bermain bertahan serta menunggu peluang dari serangan balik. Pada Premier League musim ini, Setan Merah merasakan kekalahan atas seluruh tim promosi.

MU juga takluk atas West Bromwich Albion yang bakal terdegradasi ke Championship, dan disingkirkan Bristol City pada Piala Liga Inggris.

Sebagai mantan pemain Chelsea, Gullit pun berharap aspek-aspek ini dapat dimaksimalkan Conte. Conte dapat menginstruksikan anak-anak asuhnya agar bermain sabar serta menunggu peluang, membiarkan MU untuk memegang inisiatif.

“Disaat Chelsea meraih sukses pada beberapa tahun yang terakhir, mereka kerap memiliki penyerang bagus. Saat ini mereka tidak memiliki itu. Namun yang utama bagi mereka merupakan bertahan dengan baik,” ujar Gullit.

“Sebab bila Anda memberikan MU untuk berinisiatif, maka kita pun tahu mereka memiliki masalah. Lihatlah beberapa pertandingan terakhir yang dimainkan mereka, menghadapi tim-tim yang berjuang untuk lolos dari degradasi, serta mereka telah kesulitan.”

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Juve Atau Napoli Bisa Saja Dapatkan Perin

Genoa – Penjaga gawang Genoa Mattia Perin telah dihubung-hubungkan dengan Juventus. Tim Il Grifone siap untuk melepas Perin, meskipun masih ada tapinya. Hal apa itu?

Gianluigil Buffon sudah memutuskan bakal meninggalkan Juve pada akhir musim ini. Pertandingan menghadapi Hellas Verona, hari Sabtu (19/5/2018) malam WIB, bakal menjadi pertandingan terakhir Buffon bersama Bianconeri.

Juve telah memburu sejumlah nama kiper untuk mengisi tempat yang ditinggalkan Buffon. Nama Gianluigi Donnarumma serta Perin hingga kini menjadi dua penjaga gawang yang paling sering dihubung-hubungkan dengan Juve untuk bersaing bersama Wojciech Szczesny dengan sebagai kiper utama.

Dari dua nama tersebut, baru Perin yang memiliki peluang besar dapat pindah ke Juventus. Hal itu tidak lepas dari kerelaan Presiden Genoa, yakni Enrico Preziosi untuk melepas pemainnya itu.

“Bila dirinya (Perin) mau pergi, Juventus masih mesti menghubungi kami. Saya rasa mereka menunggu ucapan perpisahan dari Buffon untuk menghubungi kami. Bila mereka melakukannya serta mereka bikin penawaran yang cocok maka bakal ada diskusi,” ujar Preziosi.

Perin merupakan kiper 25 tahun yang mengawali karier Profesionalnya pada Genoa di 2010. Dirinya sempat melalui masa pinjaman ke Padova di musim 2011/2012 serta Pescara semusim berikutnya.

“Saya rasa Perin juga ingin untuk meninggalkan Genoa serta mungkin dirinya benar, dirinya telah berada pada Genoa selama 10 tahun, kami sudah menikmatinya selama bertahun-tahun,” tambahnya.

“Bila dirinya pergi, dirinya bakal melakukannya dengan kepala tegap, dan kasih sayang dari para fans serta kami semua.”

Perin tak cuma dihubungkan dengan Juventus. Dirinya juga telah dihubungkan dengan Napoli setelah Pepe Reina memutuskan pergi di akhir musim ini.

“Saya masih belum pernah melakukan lelang bagi pemain. Saya rasa Perin merupakan kiper yang berharga serta setiap tim yang mau memberi kami sinyal yang menarik bisa melakukannya, baik pada Juventus atau Napoli. Namun tak dengan memulai lelang.”

“Saya rasa pemain telah tahu ke mana dirinya mau pergi dan hal itulah mengapa saya tak berpikir butuh melakukan lelang. Harga tersebut tak diputuskan oleh pemain serta tim pembeli, itu tim penjualan,” ungkapnya.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Firmino Antusias Menunggu Laga Final Liga Champions Kontra Madrid

Liverpool – Roberto Firmino telah membayangkan rasanya bila Liverpool menaklukkan Real Madrid pada final ajang Liga Champions. Bagi dirinya itu bakal menjadi momen yang unik dan juga emosional.

Firmino sendiri jadi salah satu alasan dari Liverpool dapat tampil dengan begitu bagus satu tahun yang lalu. Dirinya bikin 27 gol pada semua kompetisi di musim ini, dengan yang 10 di antaranya hadir pada Liga Champions.

“Musim ini merupakan yang terbaik untuk saya dengan sebagai pesepakbola profesional. Namun, saya masih gelisah dan juga selalu mau lebih, dan terus berkembang serta berkembang lagi,” kata Firmino.

Firmino bakal jadi salah satu andalan dari Liverpool pada lini depan di pertandingan final ajang Liga Champions menghadapi Madrid pada Kiev di 26 Mei. Penyerang yang berasal dari Brasil tersebut berharap dapat membawa pulang trofi.

“Bakal menjadi momen yang unik bila memenangi final sebab itu merupakan trofi yang amat spesial, Liga Champions. Bila kami sukses melakukannya itu bakal menjadi momen yang amat emosional untuk saya dan semua pemain kami,” sambung Firmino.

Firmino sendiri jadi salah satu pencetak gol yang terbanyak pada Liga Champions di musim ini. Dirinya berada pada posisi kedua bersama dengan Mohamed Salah dengan sepuluh gol, hanya kalah dari Cristiano Ronaldo yang telah menciptakan 15 gol.

“Ini merupakan musim yang pertama saya bermain pada ajang ini dan juga menjadi salah satu pencetak gol yang terbanyak bersama dengan Cristiano serta Mohamed Salah, jadi saya merasa cukup puas dan juga gembira dengan performa dari tim serta saya sendiri,” ungkap Firmino.

“Kami bekerja dengan amat keras untuk mencapai final serta kami telah sampai sana, jadi kami mesti tetap fokus. Kami pun tahu semua mengenai Real Madrid. Mereka kerap memenangi gelar dan tim yang hebat,” katanya.

“Namun, final cuma satu pertandingan dan mereka bakal melawan Liverpool, tim serta klub dengan sejarah yang hebat dan juga kami bakal bertarung hingga akhir,” ungkap mantan pemain Hoffenheim tersebut.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Rusia kalah untuk yang ke dua kalinya sebagai tuan rumah

Timnas Perancis telah berhasil mengalahkan Timnas  Rusia pada pertandingan uji coba di Stadion Saint Petersburg dalam raangka menjelang turnamen Piala dunia 2018 dengan skors 1-3 pada hari Rabu, 28 Maret 2018 dini hari WIB. Tim tuan rumah sekali lagi mengalami kekalahan setelah di taklukkan oleh Timnas Brasil pada hari Jumat yang lalu.

Pada pertarungan uji coba kali ini, ke dua tim sama-sama memiliki jumlah penguasaa bola yang berimbang, namun Timnas Perancis berhasil menciptakan peluang yang lebih banyak dari Rusia.  Perancis berhasil melepaskan 14 kali tembakan dengan 6 di antaranya yang tepat sasaran, sedangkan Rusia hanya mampu melepaskan 8 kali tembakan dengan 3 yang tepat sasaran.

Kemenangan Timnas Perancis di sumbangkan oleh Kylian Mbappe dengan dua gol dan Paul Pogba satu gol. Sedangkan gol Timnas Rusia di sumbangkan oleh Fedor Smolov.

Timnas Perancis baru berhasil membuat keunggulan mereka pada saat memasuki menit ke 40. Gol ini tercipta atas hasil kerja sama  antara Paul Pogba dan Mbappe. Klyian Mbappe berhasil memanfaatkan umpan terobosan yang di berikan oleh Pogba, kemudian Mbappe melepaskan tembakan keras mendatar yang berhasil menaklukkan Andrey Lunev, kipper Rusia.

Pada saat masuk menit ke 49, Timnas Perancis kembali bisa menambah keunggulan mereka melalui Pogba. Gol kali ini di dapat dari hasil hadiah tendangan bebas  yang di berikan oleh wasit. Paul Pogba yang melakukan eksekusi berhasil mengarahkan bola ke sudut yang tidak bisa di jangkau oleh Andrey Lunev dan bola masuk ke gawang Rusia untuk ke dua kalinya.

Timans Rusia yang telah tertinggal 2 gol segera berusaha mengejar. Usaha mereka baru berhasil saat masuk menit ke 68. Igor Smolnikov yang menerobos dari sisi kiri pertahanan lawan memberikan umpan silang kepada Fedor Smolov dan langsung di lesatkan ke dalam gawang yang di jaga oleh Hugo Lioris.

Saat menjelang akhir pertandingan, Timnas Perancis kembali menambah satu gol lagi melalui Mbappe. Kylian Mbappe melakukan aksi individu setelah menerima umpan dari Blaise Matudi dan dengan sukses menembakkan bola di antara ke dua celah kaki Lunev. Gol ini mengakhiri pertarungan dengan skors 3-1.

 

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Kompany Tuntut Rekannya di City Untuk Bersiap Menjalani Pertarungan Berat

Vincent Kompany menginginkan rekan-rekan setimnya di Manchester City merebut momen menjelang dua minggu yang menentukan dalam kampanye 2017-18 mereka yang luar biasa.

City melakukan perjalanan ke Everton pada Sabtu, mengetahui kemenangan akan memberi mereka kemungkinan untuk menyegel gelar Liga Premier dengan kemenangan atas rival bebuyutannya, Manchester United pada 7 April.

Manchester City juga akan bertemu dengan Liverpool dalam pertandingan perempat final Liga Champions dengan dengan mereka satu-satunya tim yang mampu mengalahkan tim Pep Guardiola di papan atas Inggris sejauh musim ini.

“Ini dimulai dari sekarang, sungguh,” kata kapten klub Kompany.

“Hingga jeda internasional saya tidak terlalu memikirkannya tetapi kami pergi ke Goodison Park dan kami pergi ke Anfield. Itu sekeras yang didapat tetapi kami bekerja keras musim ini untuk berada di posisi ini. Ini adalah dua minggu yang baik bagi kami untuk melihat ke depan.

“Kami punya skuad besar dan skuat yang membumi. Kami tahu bahwa, sejauh ini kami bermain luar biasa, pertandingan ini melawan tim seperti United yang ingin menyakiti kami.

“Liverpool telah menjadi pertandingan terberat sejauh ini bagi kami di musim ini. Jadi kembalilah dan kami akan sampai di sana – bersiaplah dengan baik dan berada dalam kondisi terbaik untuk mendapatkan hasil yang baik.”

Masalah betis Kompany yang sudah lama bertahan membuatnya absen dari kedua pertandingan Premier League melawan Liverpool.

Kemenangan 5-0 atas pemain Jurgen Klopp di Etihad Stadium pada September dibalas dengan kemenangan The Reds 4-3 yang menakjubkan di kandang mereka sendiri pada bulan Januari.

Berbicara kepada Daily Mail setelah pertandingan Belgia melawan Arab Saudi, Kompany menambahkan: “Semua orang dapat melihat apa yang Liverpool lakukan,”

“Mereka adalah tim yang sangat bekerja keras, mereka memiliki ancaman mencetak gol di seluruh lapangan, bukan hanya pemain utama.

“Mereka telah memperkuat pertahanan. Mereka jelas lebih jauh sebagai tim daripada mereka di awal musim dan Anda bisa melihatnya dengan cara mereka bermain baru-baru ini. Tapi itu lawan yang kami suka . Ada banyak hal yang bisa dikatakan tentang tim kami juga.”

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)