Archives for taruhan bola


Hasil pertandingan Liga 1 Gojek Indonesia 07 Juli: Pusamania Borneo FC 5-1 Perseru Serui

Empat gol dalam sembilan menit mengubah ketertinggalan Borneo FC menjadi kemenangan telak atas Perseru Serui dengan skor 5-1. Pada laga yang digelar di Stadion Segiri, pada hari Sabtu (07/07) malam WIB, di laga pekan ke 14 Liga 1 2018 terlihat penampilan impresif dari tuan rumah di babak kedua.

Dengan hasil ini, tambahan tiga angka ini mengangkat posisi Borneo FC ke peringkat ke delapan klasemen sementara dengan torehan 19 poin. Sedangkan Perseru harus turun ke posisi ke 14 dengan 17 poin.

Jalannya pertandingan di babak pertama ini dimulai dengan permainan agresif yang ditunjukkan oleh tim tuan rumah sejak awal laga dimulai. Sedangkan Perseru harus dipaksa bertahan sambil sesekali melakukan serangan balik. Sayangnya serangan yang dibangun tuan rumah tidak berjalan dengan efektif.

Akibatnya, Borneo FC lebih sering melakukan tekanan dari sisi kanan serangan, sehingga masih dapat dipatahkan oleh para barisan belakang Perseru. Sebaliknya, sang tamu yang mengandalkan serangan balik sempat membuat lini pertahanan Borneo FC harus bekerja keras menahan gempuran. Namun penyelesaian akhir yang buruk membuat Perseru kerap menemui jalan buntu.

Petaka datang saat laga memasuki menit ke 41 dimana Perseru berhasil membuka keunggulan terlebuih dahulu. Berawal dari

kesalahan kiper tuan rumah Muhammad Ridho dalam melakukan tendangan gawang. Bola justru jatuh ke kaki pemain Perseru, dan Silvio Escobar pun langsung menggiring bola masuk ke dalam kotak pinalti dan selanjutnya menjebol gawang tuan rumah dengan sontekan. Skor pun berubah menjadi 0-1.

Borneo FC yang merasa kecolongan berusaha menyamakan kedudukan di sisa waktu babak pertama. Kendati demikian, upaya mereka tidak membuahkan hasil. Skor 0-1 ini pun harus bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, Borneo FC yang tertinggal ini mencoba utnuk menggebrak pertahanan sang tamu dengan meningkatkan irama permainan mereka. Peluang emas sempat didapat oleh Marlon Da Silva pada menit ke 53 dari titik putih, hadiah pinalti sendiri diberikan oleh wasit karena Samuel Reimas melakukan pelanggaran. Sayang sepakan dari Marlon hanya menghajar tiang kanan gawang.

Tuan rumah Borneo FC akhirnya mampu menyamkan kedudukan saat laga memasuki menit ke 69. Berawal dari umpan sepak pojok yang dilepaskan Srdan Lopicic, berhasil ditanduk oleh Mohamadou Alhadji masuk kedalam gawang. Skor pun berubah imbang menjadi 1-1.

Empat menit berselang, Borneo FC sukses membalikkan keadaan tepat dimenit ke 73. Julien Faubert mencatatkan namanya di papan skor usai mencetak gol lewat serangan balik cepat dengan sepakan kerasnya melewati kiper Samuel Reimas.

Faubert kembali mencatatkan namanya di papan skor dua menit berselang untuk mengubah kedudukan menjadi 3-1. Lewat tendangan kerasnya dari depan kotak pinalti yang tak mampu dijangkau oleh kiper Perseru.

Petaka dari tim tamu bertambah saat upaya Perseru untuk bangkit menjadi berat setelah Kunihiro Yamashita harus diganjar kartu merah pada menit ke 77 didepan kotak pinalti. Srdan Lopicic pun akhirnya memperbesar keunggulan Borneo FC melalui tendangan bebasnya setelahnya. Skor pun berubah menjadi 4-1.

Borneo FC selanjutnya masih tampil menyerang dengan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain itu untuk meraih kemenangan telak atas Perseru. Saat laga memasuki masa injury time, Lerby Eliandry menjebol gawang Samuel lewat sepakannya dari jarak dekat saat memanfaatkan kemelut depan gawang. Skor pun ditutup dengan skor telak 5-1 untuk kemenangan Borneo FC.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Hasil pertandingan Liga 1 Gojek Indonesia 07 Juli: Arema FC 1 – 0 Persela Lamongan

Arema FC sukses meraih poin penuh saat menjamu Persela Lamongan pada laga pekan ke 14 kompetisi Gojek Liga 1 Indonesia musim 2018. Pada pertandingan yang digelar di Stadion Kanjuruhan Malang, pada hari Sabtu (07/07) sore wib ini, tuan rumah menang dengan skor 1-0 lewat gol semata wayang Dedik Setiawan.

Dengan hasil ini, Arema FC berhasil memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara ke peringkat sepuluh klasemen sementara dengan 18 poin. Sedangkan Persela sendiri turun ke posisi ke 6 dengan raihan 20 poin.

Di babak pertama, berstatus sebagai tim tamu Persela sebenarnya bermain baik di laga ini. Mereka bisa mendominasi laga dan langsung menggebrak pertahanan Arema sejak awal laga dimulai. Skuat besutan Aji Santoso ini mengandalkan kecepatan lewat trio Diego Assis, Fahmi Al-Ayyubi, dan Loris Arnaud. Namun, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini masih gagal membobol gawang Arema yang dikawal oleh kiper Joko Ribowo.

Sebaliknya, tuan rumah yang mendapatkan serangan bertubi tubi dari permainan cepat dan agresif yang ditunjukkan oleh Persela memilih untuk tetap sabar memainkan bola sembari bertahan atas gempuran Persela dan mengandalkan serangan balik yang cukup berbahaya. Seperti peluang melalui sundulan Rivaldi Bawuo yang masih melenceng tipis di sisi kanan gawang dari kiper Dwi Kuswanto.

Arema kembali mendapatkan peluang pada menit kedelapan. Berawal dari serangan balasan, Rivaldi memberikan umpan silang ke jantung pertahanan Persela, bola kemudian disambut oleh Arthur Cunha. Namun kiper Kuswanto dengan sigap menangkap bola dengan baik. Semenit berselang, giliran Persela yang mendapat peluang melalui Loris Arnaud, namun sepakanya masih bisa dihalau Joko Ribowo yang dengan gesit menghalau bola.

Persela kembali mendapatkan peluang lewat Diego Assis melalui umpan sepakan bebas pada menit 22. Namun, barisan belakang Arema sukses menghalau bola sebelum masuk kegaris gawang. Dua menit berselang, Arema merespon lewat Bagas Adi Nugroho melalui sepakan bebasnya. Namun, bola masih melenceng tipis dari sisi kanan gawang dari Dwi Kuswanto.

Tak lama berselang, Ipay mendapatkan peluang saat menerima bola sodoran matang dari Dendi Santoso. Namun, sepakan penyerang berusia 25 tahun tersebut masih melenceng dari kanan gawang. Di menit ke 39, Arema mendapatkan peluang melalui sepakan jarak jauh Dedik Setiawan. Namun, Dwi Kuswanto mampu menepis bola dengan baik.

Jelang akhir babak pertama, Persela mendapatkan peluang lewat tendangan bebas yang dilepaskan Diego Assis. Namun bola yang mengarah ke sudut kanan bawah mampu ditepis oleh kiper Joko Ribowo yang tampil impresif. Skor 0-0 pun harus bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, Arema FC mencoba menggebarak pertahan tim tamu dengan mengambil inisiatif permainan. Mereka bisa langsung menguasai bola. Empat menit babak kedua berlangsung, Arema mendapatkan peluang matang saat Jefri Kurniawan memberikan umpan sodoran pada Dedik di kotak penalti Persela Lamongan. Sayangnya sepakan pemain berusia 24 tahun tersebut masih melambung di atas gawang.

Persela pun mencoba merespon dengan kembali bermain terbuka. Demi menambah daya dobrak di lini depan, tim tamu ini menarik Guntur Triaji pada menit 52 dan memasukkan Sugeng Efendi. Sayangnya, Persela tetap kesulitan untuk bisa keluar dari tekanan Arema FC.

Terus menekan pertahan tim tamu. Arema FC akhirnya mampu memecahkan kebuntuan laga di menit ke 74. Memanfaatkan kemelut di lini pertahanan Persela Lamongan dari sepak pojok, Dedik Setiawan mencocor bola masuk kedalam gawang yang sudah kosong.

Jelang laga usai, Arema mendapatkan ancaman dari Loris Arnaud. Namun, penampilan apik dari Joko Ribowo dengan sigap menghalau bola yang mnegarah ke sudut kanan atas gawang. Tidak ada lagi gol yang tercipta. Skor 1-0 untuk kemenangan Arema pun menjadi hasil akhir pada laga tersebut.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Hasil pertandingan Liga 1 Gojek Indonesia 07 Juli: Persipura Jayapura 0 – 2 Bhayangkara FC

Bermain di markas sendiri, Persipura harus mengakui keunggulan Bhayangkara setelah ditekuk dengan skor 0-2 pada lanjutan Liga 1 2018 di pekan ke 14. Laga ini sendiri digelar di Stadion Mandala, Jayapura, pada hari Sabtu (07/07) petang wib.

Gol kemenangan tim tamu ini dicetak masing masing oleh Herman Epandi dan Paulo Sergio. Berkat Kemenangan ini Bhayangkara naik keposisi ke empat klasemen sementara dengan 22 poin. Sementarra Persipura sendiri harus turun ke posisi tujuh dengan 19 poin.

Jalannya pertandingan di babak pertama ini berlangsung dengan cukup ketat. Dimana kedua tim sama sama menampilkan permainan menyerang dan terbuka sejak menit awal pertandingan dimulai. Persipura kemudian memberikan ancaman pertama lewat sepakan keras milik Ian Louis Kabes dari luar kotak penalti, namun bola masih menyamping dari sisi gawang.

Bhayangkara pun merespon dengan mencoba memberikan tekanan lewat pergerakan agresivitas Paulo Sergio yang beberapa kali mampu melakukan menerobos ke area pertahanan Persipura. Namun kubu tim tamu sendiri belum memberikan ancaman berarti karena masih bisa diredam dengan baik oleh para pemain tim Mutiara Hitam.

Persipura bisa seditikit menguasai jalannya pertandingan dengan tampil terus menekan meski harus menemui kebuntuan dalam setiap serangan mereka. Beberapa kali upaya yang digalang Boaz Solossa dan Marcel Sacramento selalu mengalami kesulitan untuk masuk ke daerah pertahanan tim tamu, hingga mencoba melepaskan sepakan dari luar kotak pinalti.

Keasyikan menyerang tuan rumah justru kebobolan, tim tamu mampu unggul lebih dulu dengan memecahkan kebuntuan laga di menit ke 33 lewat titik putih. Hadiah pinalti diberikan wasit karena Boas Atururi melanggar Herman Dzumafo Epandi di dalam kotak pinalti, Epandi sendiri yang menjadi eksekutor mampu memperdaya kiper Awan Setho dan merubah skor menjadi 0-1.

Tertinggal satu gol, tim tuan rumah mencoba bangkit untuk mengejar ketertinggalan. Tiga menit berselang, Boaz Solossa mencoba memberikan ancaman lewat sepakan kaki kirinya dari depan kotak penalti, namun bola hasil sepakannya masih belum menemui sasaran. Namun hingga babak pertama berakhir, skor 0-1 tetap bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, tuan rumah yang tertinggal langsung tampil menggebrak di awal interval kedua ini. Peluang didapat saat Boaz mengancam lewat tendangannya dari jarak dekat, namun bola masih bisa diblok dengan kaki kiper Bhayangkara, Awan Setho Raharjo.

Persipura yang terus tampil menekan, justru kembali harus menerima kenyataan pahit saat kembali kebobolan pada menit ke 59. Kali ini, giliran Paulo Sergio yang berhasil mencetak golke gawang Dede Sulaiman setelah menerima umpan sundulan dari Herman Dzumafo yang dengan tenang memasukkan bola ke dalam gawang. Skor pun berubah menjadi 0-2.

Tertinggal dua gol, Persipura belum menyerah. Tiga menit berselang, Persipura mengancam lewat sundulan dari Ricardo Salampessy saat menyambut umpan silang dari Ian Louis Kabes, namun tandukkanya masih melambung di atas gawang Bhayangkara.

Peluang kembali didapatkan oleh tuan rumah, kali ini melalui sang penyerang Marcel Sacramento. Tapi sayang, Marcel yang menerima umpan matang dari Elisa Yahya Basna di dalam kotak penalti, melepaskan tembakan kaki kiri yang justru melambung di atas gawang yang sudah kosong.

Di sisa waktu yang ada, Boaz dkk terus menggempur pertahanan Bhayangkara. Namun solidnya pertahanan yang diperlihatkan sang tamu membuat para penggawa Persipura menemui kebuntuan. Hingga pertandingan berakhir, skor tetap 0-2 untuk keunggulan tim tamu menjadi hasil akhir pada laga tersebut.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Hasil pertandingan Liga 1 Gojek Indonesia 07 Juli: Persebaya Surabaya 1-0 Bali United Pusam

Gol Irfan Jaya jelang akhir laga membuat tuan rumah Persebaya Surabaya berhasil memetik tiga angka dengan kemenangan tipis 1-0 atas Bali United. Pada laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, pada hari Sabtu (07/07) malam WIB, pada laga lanjutan di pekan ke 14 Liga 1 2018.

Dengan hasil kemenangan ini mengangkat posisi Persebaya ke peringkat ke sepuluh klasemen sementara dengan mengoleksi nilai 18 poin. Sedangkan Bali United harus turun ke posisi 11 dengan selisih satu poin.

Jalannya pertandingan di babak pertama diantara Persebaya dan Bali United sudah berlangung menarik, karena kedua tim sudah langsung tampil dengan memperlihatkan permainan terbuka sejak awal laga dimulai. Serangan silih berganti dilakukan oleh kedua tim untuk dengan permainan cepat masing masing kubu.

Ancaman diberikan oleh Tri serdatu lewat tendangan bebas yang dieksekusi Fadil Sausu. Tapi sayang tembakannya langsung bisa diamankan oleh kiper tuan rumah. Persebaya membalas di menit ketujuh. Menerima umpan dari Ferinando Pahabol yang menusuk dari sisi kanan serangan, Irfan Jaya melepaskan tembakan terukur namun masih bisa ditepis oleh kiper Bali, Wawan Hendrawan.

Bali United kemudian merespons agresivitas dari Persebaya ini dengan melakukan tekanan ke jantung pertahanan tuan rumah. Hanya saja, sang tamu masih kesulitan memasuki pertahanan solid yang diperlihatkan Persebaya. Tak lama berselang, Bali united sempat mencetak gol leat tandukan dari Stefano Lilipaly saat menerima umpan tendangan bebas dari Fadil Sausu. Namun gol tersebut di anulir oleh wasit karena Lilipaly terjebak offside terlebih dahulu.

Jual beli serangan pun terus terjadi diantara kedua tim ini hingga membuat laga berjalan semakin menarik. Baik Persebaya maupun Bali United lebih sering melakukan tekanan melalui kedua sayap. Skema serangan yang monoton itu tidak mengalami perubahan, skor 0-0 pun bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, Persebaya langsung meningkatkan intensitas serangan dengan menggebrak pertahanan Bali Inuted sejak interval kedua dimulai. Hingga memaksa Bali United untuk tampil bertahan di awal. Memasuki menit ke 50, tim Tri Serdadu baru bisa keluar dari tekanan dengan bermain terbuka untuk membalas serangan dari tuan rumah.

Kedua tim mulai kembali menebar ancaman dengan tembakan dan sundulan ke arah gawang masing masing. Jual beli serangan ini sempat mendapatkan peluang yang diawali tim Persebaya melalui Sidik Saimima yang melepaskan sepakan yang measih melebar. Kemudian langsung dibalas dengan sundulan Spasojevic saat memanfaatkan umpan lambung dari sisi sayap. Namun belum ada yang berbuah gol.

Bali United kembali menebar ancaman di menit ke 53. Berawal dari sepak pojok yang dilepas oleh Fadil Sausu kemudian disontek oleh I Nyoman Sukarja dan disambut tandukan Ilija Spasojevic. Namun bola masih mengenai kaki kiper Miswar Saputra.

Stadion Gelora Bung Tomo akhirnya bergemuruh pada menit ke 82 saat Irfan sukses memecahkan kebuntuan laga. Berawal dari saat dia menerima umpan dari Sanadi di dalam kotak penalti, Irfan langsung menceploskan bola yang tak bisa dicegah oleh Wawan Hendrawan masuk ke gawangnya, skor pun berubah menjadi 1-0.

Tertinggal satu gol, Bali United mencoba untuk bangkit guna menyamakan kedudukan namun justru kehilangan satu pemain menjelang laga usai akibat kartu kuning kedua yang diterima oleh Agus Nova. Alhasil Skor 1-0 untuk kemenangan Persebaya pun menjadi hasil akhir pada laga tersebut.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Bangganya Martinez Dengan Keberhasilannya Mengubah Taktik

Kazan – Pelatih Belgia, yakni Roberto Martinez membuat perjudian besar ketika timnya berjumpa Brasil. Martinez akhirnya amat bangga sebab perjudian tersebut berbuah manis.

Belgia memenangi pertandingan sengit menghadapi Brasil di pertandingan perempatfinal ajang Piala Dunia 2018 pada Kazan Arena, Kazan, hari Sabtu (7/7/2018) dinihari WIB. Belgia menang tipis 2-1 usai melalui duel yang seru di sepanjang 90 menit.

Belgia berhasil menang berkat gol bunuh diri yang dilakukan Fernandinho serta tendangan keras dari Kevin De Bruyne. Brasil yang tampil menyerang habis-habisan usai tertinggal dua gol hanya dapat membalas melalui sundulan Renato Augusto.

Pertandingan menghadapi Brasil menunjukkan keberanian Martinez untuk dapat mengubah taktik. Dirinya memilih untuk mencadangkan Dries Mertens serta memainkan Marouane Fellaini semenjak menit yang pertama. Dirinya juga mendorong De Bruyne untuk lebih ke depan untuk dapat bahu-membahu bersama Romelu Lukaku serta Eden Hazard pada lini serang.

Pilihan strategi dari Martinez bikin Belgia lebih banyak bertahan serta mengandalkan serangan balik. Belgia hanya menguasai bola sebesar 43 persen. Mereka juga hanya melepaskan delapan tembakan serta tiga yang di antaranya tepat sasaran.

Sedangkan Brasil lebih mendominasi dengan membuat 26 percobaan, sembilan yang di antaranya tepat sasaran. Namun, hal tersebut tidak terlalu berarti sebab tim Selecao hanya dapat membuat satu gol.

“Menghadapi mereka, ada hambatan secara psikologis. Baju kuning, lima trofi juara dunia, dan semuanya yang terjadi dengan itu,” kata Martinez.

“Jadi, kami mesti berani secara taktik. Mengubah sejumlah hal merupakan suatu perjudian besar serta kami mau para pemain yakin,” sambungnya.

“Hari ini merupakan soal mentalitas mereka serta saya merupakan orang paling bangga pada muka bumi sebab saya memberikan tugas taktikal yang amat berat bagi para pemain serta cara mereka yakin sampai detik terakhir begitu sungguh luar biasa,” ujar Martinez.

Belgia mendapat gempuran yang luar biasa dari Brasil pada babak yang kedua. Mereka terbantu dengan penampilan gemilang penjaga gawang Thibaut Courtois dan pada akhirnya hanya kebobolan satu gol.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Tite Sebut Brasil Kontra Belgia Laga Yang Indah

Kazan – Brasil tersingkir pada babak perempatfinal ajang Piala Dunia 2018 setelah kalah 1-2 atas Belgia pada perempatfinal. Walau hasilnya menyakitkan, Tite pun menilai pertandingan berjalan dengan menarik.

Duel tim Selecao menghadapi The Red Devils pada Kazan Arena, hari Sabtu (7/7/2018) dinihari WIB memang berlangsung menarik dan juga ketat. Kedua tim bermain dengan agresif dan memiliki rencana masing-masing untuk dapat mengejar gol.

Brasil sendiri cenderung lebih berinisiatif dalam menyerang sejak awal laga, sedangkan Belgia sedikit lebih pasif. Tetapi justru Belgia cukup dapat mengontrol permainan pada babak yang pertama, bikin Brasil sulit mengembangkan permainan serta tidak menemukan jalur-jalur umpan.

Secara dalam keseluruhan Brasil menguasai bola dengan sebesar 57, sedangkan Belgia hanya 43%. Belgia pun juga kalah jumlah pada hal percobaan dan juga tembakan ke gawang.

Brasil memiliki 26 tembakan yang mana sembilan yang di antaranya tepat sasaran. Sedangkan Belgia cuma memiliki delapan percobaan dengan tiga yang di antaranya mengarah pada gawang. Namun seperti yang diketahui bukan dominasi dari Brasil yang menang, melainkan efisiensi dari Belgia.

Permainan dari Belgia mendapatkan sanjungan dari pelatih Brasil Tite. Tite pun menilai pertandingan ini berjalan dengan menarik, terutama bagi suporter netral.

“Saya rasa ini merupakan pertandingan yang bagus dan kami memiliki pertandingan seperti ini, dengan banyak penguasaan serta peluang. Namun Belgia lebih efektif dalam menyelesaikan peluang-peluang mereka. Mereka memiliki banyak pemain top serta menyelesaikan peluang dengan baik,” sebutnya di situs resmi FIFA.

“Thibaut Courtois juga bikin perbedaan nyata. Ini adalah suatu laga yang amat mengesankan di antara dua tim melalui kualitas teknik yang begitu fantastis. Untuk seluruh rasa sakit yang saya rasakan pada saat ini, bila Anda suka sepakbola, Anda mesti menonton pertandingan ini.”

“Itu bakal memberikan Anda rasa puas. Bila Anda suporter netral, Anda dapat duduk santai dan juga katakan ‘betapa laga yang luar biasa!’ Siapapun yang telah mengapresiasi sepakbola dapat melihat bila ini merupakan pertandingan yang indah,” ungkap Tite.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Belgia Yang Tidak Menyerah Dengan Kualitas Brasil

Kazan – Belgia mengakui Brasil merupakan tim berkualitas, namun takkan pernah pasrah pada hadapan mereka. Roberto Martinez pun memuji pengorbanan dari anak-anak asuhnya.

Belgia menang 2-1 dari Brasil pada Kazan Arena, hari Sabtu (7/7/2018) dinihari WIB di pertandingan perempatfinal ajang Piala Dunia 2018. Belgia unggul dua gol dengan lebih dulu melalui gol bunuh diri Fernandinho dan juga gol Kevin de Bruyne.

Brasil menekan pada babak kedua namun hanya mendapatkan satu gol melalui Renato Augusto. Belgia pun akhirnya lolos dan bakal melawan Prancis pada semifinal.

Pelatih Belgia, yakni Roberto Martinez mengungkapkan bila timnya lewat perjuangan yang berat untuk dapat mengubah cara bermain menuju pertandingan ini. Dengan kualitas dari Brasil, mereka pun bermain lebih sabar serta mengincar melalui serangan cepat alih-alih untuk mencoba menguasai permainan.

Martinez pun memainkan Marouane Fellaini, Axel Witsel, dan Nacer Chadli demi untuk memenangi pertarungan pada lini tengah. Ini yang bikin aliran bola Brasil tidak lancar.

Belgia hanya menguasai bola sebesar 43%, namun lebih efisien. Mereka hanya melepaskan delapan tembakan dan tiga yang di antaranya tepat target, tetapi mendapatkan dua gol.

Sedangkan Brasil membuat sebanyak 26 percobaan, sembilan yang di antaranya tepat sasaran. Dari percobaan yang sebanyak itu, cuma satu gol yang tercipta.

“Mereka sukses. Anda melihat jiwa yang begitu luar biasa dari tim ini. Anda mesti menerima fakta bila Brasil berisi pemain yang mahir dan bakal membongkar Anda, namun kami tidak pasrah dengan begitu saja. Anak-anak ini pantas menjadi orang-orang spesial pada Belgia,” ujar Martinez.

“Saya tidak pernah kalah pertandingan pada papan taktik, merupakan eksekusinya yang penting serta eksekusi tim ini begitu luar biasa. Para pemain mesti memiliki keberanian untuk dapat mengubah cara bermain kami serta kami memiliki dua hari untuk melakukannya.”

“Itu tergantung di hasrat, mereka mau mewujudkannya. Ini merupakan momen spesial. Kita tidak boleh bikin mereka kecewa pada Belgia nanti. Kami sudah mengalahkan Brasil pada Piala Dunia. Kami membuat memori manis, hargai ini serta sebarkan itu. Saat ini kami perlu energi untuk semifinal,” ungkapnya.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Fabinho : Saya Tidak Pernah Mendapatkan Tawaran Resmi dari United

Pemain baru Liverpool, Fabinho, menegaskan dia tidak nyaris bergabung dengan rival kuat Premier League The Reds, Manchester United. Pemain berusia 24 tahun itu adalah target yang dilaporkan untuk Setan Merah menjelang musim 2017-18 setelah membantu Monaco meraih kemenangan mengejutkan Ligue 1 dan Liga Champions semifinal kampanye sebelumnya.

Namun, pindah ke Old Trafford tidak pernah terwujud, meskipun Fabinho mengatakan dia akan tertarik pada suatu perubahan, dan Liverpool menukik untuk jasanya segera setelah kalah dari final Liga Champions melawan Real Madrid.

Fabinho, yang dibawa The Reds dengan biaya 45 juta euro ditambah bonus hingga 5 juta euro, mengakui bahwa diskusi diadakan tapi tidak pernah mendekati kesepakatan dengan United .

Dalam sebuah wawancara dengan FourFourTwo, dia berkata: “Saya tidak pernah hampir menandatangani kesepakatan dengan Manchester United, tidak pernah.

“Saya mendengar banyak hal tentang hal itu, tetapi kenyataannya adalah tidak pernah ada kemungkinan yang kuat. Saya tidak akan menyangkal ada beberapa percakapan tentang situasi saya dengan Monaco, tetapi tidak pernah ada tawaran resmi dari United.”

Fabinho dipinjamkan ke Real Madrid dari Rio Ave, terutama untuk klub Castilla, selama Jose Mourinho di Santiago Bernabeu dan membuat debut Blancos di bangku cadangan di bawah Mou pada Mei 2013. Namun pemain berusia 24 tahun itu memiliki sedikit keraguan tentang di mana ia ingin bermain sepak bola setelah Liverpool datang menelepon.

“Ya, [itu] sangat mudah. ??Saya sedih meninggalkan Monaco, klub yang memberi saya banyak momen indah, tetapi dalam sepakbola terkadang Anda membutuhkan tantangan baru dan saya pikir sudah waktunya untuk melanjutkan,” tambahnya.

“Begitu Liverpool menyatakan minat mereka untuk menandatangani saya, itu adalah keputusan yang sederhana. Klub dengan sejarah Liverpool menginginkanmu? Ayo, kamu hanya mengepak tasmu dan pergi. Ini akan menjadi kehormatan untuk memakai kaos merah yang terkenal.”

Fabinho sendiri musim lalu membela Monaco dalam 46 pertandingan di semua kompetisi. Ia mencatatkan delapan gol dan lima assist.

 

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Ronaldo : Neymar Bisa Memenangkan Penghargaan Terbaik FIFA dengan Messi dan Ronaldo Keluar

Neymar memiliki “peluang besar” untuk memenangkan penghargaan Terbaik FIFA setelah Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo keluar dari Piala Dunia 2018, kata legenda Brasil, Ronaldo.

Penyerang Paris Saint-Germain telah lama dianggap sebagai pewaris alami dari dua ikon modern ketika datang ke hadiah individu paling bergengsi di sepakbola.

Messi dan Ronaldo telah mendarat 10 Ballons d’Or di antara mereka selama dekade terakhir, dengan yang terakhir Ronaldo mengklaim back-to-back pada tahun 2016 dan 2017.

Keduanya menikmati kampanye klub bintang untuk Barcelona dan Real Madrid musim lalu, tetapi kegagalan masing-masing Argentina dan Portugal di Rusia 2018 berarti pintu telah dibiarkan terbuka bagi Neymar untuk mempertaruhkan klaimnya sebagai pemain terbaik di planet ini.

Dengan Brasil mengejar mahkota global keenam musim panas ini, Ronaldo mengatakan kepada FIFA.com tentang Neymar: “Saya pikir dengan keluarnya Messi dan Cristiano, Neymar sekarang bisa memenangkan penghargaan Terbaik FIFA.

“Tapi ini akan terjadi jika dia memenangkan Piala Dunia dengan cara kolektif seperti yang dia lakukan, tanpa memikirkan secara khusus tentang The Best.”

Neymar telah membantu Brasil ke tahap perempat final Piala Dunia 2018, di mana mereka akan bertemu Belgia. Pemain berusia 26 tahun itu tetap menjadi pria yang Selecao cari untuk inspirasi di lapangan, dengan Tite terbukti sama pentingnya dari itu.

Pelatih Tite telah mengubah nasib Brasil sejak mewarisi kendali manajerial pada bulan Juni 2016, dengan kemungkinan bahwa ia dapat menyelesaikan dua pertandingan yang mengesankan bagi Brasil di upacara The Best di London pada 24 September.

Ronaldo menambahkan pada klaim Tite untuk gelar pelatih terbaik: “Saya bermain untuk Tite, di musim terakhir saya sebagai pesepakbola [di Corinthians].

“Saya sangat berterima kasih atas tahun terakhir itu bersamanya, dan sayang sekali kami tidak bekerja sama lebih lama. Performa yang bagus di sini dengan Brasil akan memberinya tiket untuk penghargaan terbaik. Bagiku, dia sudah menjadi salah satu pelatih terbaik di dunia.”

Brasil menghadapi Belgia di Kazan Arena pada hari Jumat, dengan empat tempat terakhir yang menjadi target dua sisi yang duduk di antara favorit sebelum memainkan pertandingan di Rusia.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Everton Tawar Yerry Mina 24 juta Euro ke Barcelona

Everton telah melayangkan tawaran 24 juta euro ke Barcelona untuk menandatangani bek tengah Yerry Mina. Pemain berusia 23 tahun itu tertangkap mata di Piala Dunia, di mana ia mencetak tiga kali dalam tiga penampilanya untuk Kolombia, namun Kolombia harus pulang setelah kalah dalam adu penalti melawan Inggris di babak 16 besar.

Berkat penampilannya yang mengesankan, bos The Toffees, Marco Silva, telah menambahkannya kedalam daftar pemain untuk dibeli. Memang, diskusi antara klub sudah dimulai dan Everton telah mengajukan tawaran kepada Barcelona untuk bek tersebut, yang telah gagal menahan tempat reguler di sisi mereka sejak tiba dari Palmeiras.

Jika Barcelona menerima tawaran itu, mereka siap untuk menutup kembali kesepakatan itu. Awalnya, mereka berharap pemain itu pergi dengan kesepakatan pinjaman senilai 2 juta euro tetapi mereka terbuka untuk menjual jika mereka dapat mempertahankan opsi pembelian kembali dalam kontraknya.

Barca telah melakukan bisnis dengan klub Merseyside dengan dasar seperti itu sebelumnya, setelah menjual Gerard Deulofeau sebelum membawanya kembali ke Camp Nou musim panas lalu.

Pertemuan lain antara klub dijadwalkan untuk Senin depan, yang bisa menentukan untuk kesepakatan itu. Jika Barca menerima tawaran Everton, Mina dapat menyelesaikan kepindahannya dalam waktu seminggu.

Dia hanya mengatur beberapa penampilan dengan Barca, menampilkan hanya enam kali di La Liga dan Copa del Rey dikombinasikan, mencapai total hanya 377 menit dan empat kali menjadi starting di kedua kompetisi.

Dengan tim nasional ia agak lebih sukses, meskipun ia melewatkan pertandingan pembukaan Piala Dunia mereka setelah tertinggal dari starting XI. Setelah di skuad, ia sangat berguna di kedua ujung lapangan, mencetak gol di semua tiga pertandingan yang dimainkannya dan melihat timnya hanya kebobolan sekali dalam 300 menit ia berhasil di lapangan.

Everton belum membuat penandatanganan tunggal musim panas ini tetapi telah melihat Ramiro Funes Mori dan Wayne Rooney keduanya meninggalkan klub dengan transfer bebas.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)