Archives for taruhan bola online


Becamex Binh Duong Tundukkan Persija Jakarta 3-1

Dalam laga match day kelima pada fase grup G Piala AFC 2019 yang berlangsung hari Rabu (1/5/2019) malam hari di Binh Duong Stadium,tim tuan rumah Becamex Binh Duong yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun berhasil mengantongi raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya usai menundukkan Persija Jakarta dengan skor 3-1. Dimana gol-gol kemenangan dari tim tuan rumah Becamex Binh Duong itu pun dipersembahkan oleh Nguyen Anh Duc, To Van Vu dan Wander Luiz Queiroz Dias. Sedangkan satu buah gol balasan dari tim Persija Jakarta itu pun dipersembahkan oleh Bruno Matos.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada tadi malam,tim tuan rumah Becamex Binh Duong yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang terlihat mendapatkan perlawanan yang ketat dan sengit saat menghadapi lawannya Persija Jakarta. Dimana hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah Becamex Binh Duong dengan tim Persija Jakarta didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Akhirnya dimenit 38 pada babak pertama,tim tuan rumah Becamex Binh Duong pun bisa memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu melalui gol dari Nguyen Anh Duc. Dimenit-menit akhir laga babak pertama tim tuan rumah Becamex Binh Duong pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 melalui gol dari To Van Vu.

Memasuki laga babak kedua,tim tuan rumah Becamex Binh Duong yang sudah unggul dengan skor 2-0 didalam laga babak pertama itu pun lantas berhasil kembali menggandakan keunggulannya menjadi 3-0 disaat laga babak kedua pun baru saja berjalan 6 menit melalui gol dari Wander Luiz Queiroz Dias. Keunggulan 3-0 yang didapatkan oleh tim tuan rumah Becamex Binh Duong pun bertahan cukup lama didalam sisa waktu yang ada pada babak kedua,dan akhirnya dimenit 71 pada babak kedua tim Persija Jakarta pun barulah bisa memperkecil kedudukannya menjadi 3-1 melalui gol dari Bruno Matos. Sayangnya setelah itu skor 3-1 tersebut pun lantas tidak lagi berubah dan bahkan tetap bertahan hingga akhir pertandingan babak kedua.

Dengan demikian raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim tuan rumah Becamex Binh Duong pada tadi malam itu pun tentunya masih membuat mereka berada diperingkat kedua pada fase grup G Piala AFC 2019 dengan jumlah raihan 10 poin. Sementara itu tim Persija Jakarta yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya tersebut pun membuat mereka tertahan diperingkat ketiga dengan jumlah raihan 4 poin.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Luis Suarez dan Coutinho Tak Sabar Rasakan Atmosfer Anfield

Bersama Barcelona, Luis Suarez dan Philippe Coutinho, akan menghadapi Liverpool. Kedua pemain sudah tak sabar untuk kembali berlaga di Anfield. Duel Barcelona dengan Liverpool terjadi di babak semifinal Liga Champions. Leg I babak empat besar akan berlangsung di Camp Nou, Kamis (2/5/2019), Barcelona gantian akan dijamu oleh Liverpool berselang sepekan kemudian.

Lawatan ke Anfield itu yang dinanti-nantikan oleh Suarez dan Coutinho. Bagi kedua pemain itu, Liverpool merupakan klub spesial. Suarez pernah mendapatkan dukungan Liverpudlian selama tiga musim dari 2011 hingga 2014. Sementara Coutinho memperkuat tim Merseyside itu pada 2013-2018. Suarez mempersembahkan satu gelar juara dengan memenangi Piala Liga Inggris 2011/2012. Coutinho tak menyumbangkan trofi.

“Jelas saya tak sabar untuk kembali ke Anfield, salah satu tepat dengan banyak kasih sayang. Saya banyak berbincang dengan Henderson dan dia jelas sudah tak sabar untuk bermain melawan Philippe dan saya. Ini akan menjadi pertandingan spesial, saya ingat semua orang di sana dengan kasih sayang yang besar,” kata Suarez.

“Bagi kami berdua, ini memberi kesempatan untuk menghadapi mantan tim tapi itu mengakibatkan sedikit kegundahan pada level pribadi. Namun pada level sebagai tim, tujuan kami jelas – saya menuju laga itu seperti semifinal lainnya dengan tambahan ekstra bermain melawan mantan tim,” dia menambahkan.

Di sisi lain, Philippe Coutinho mengaku antusias menatap babak empat besar pertamanya. “Saya tak sabar untuk bermain di semifinal Liga Champions pertama ini, dan saya ingin tampil bagus. Selain itu, kembali ke Anfield akan sangat spesial sebab saya sangat bahagia di sana,” kata Coutinho di situs resmi klub.

“Liga Champions adalah tujuan utama kami dan kami punya mental yang bagus untuk menghadapi laga seperti ini. Liverpool adalah tim dengan mental yang bagus, terutama di kandang. Mereka punya lini serang dan bertahan yang bagus, jadi kami harus waspada. Mereka bukan hanya soal menyerang dengan hebat, tapi juga tim yang hebat dan Anfield punya atmosfer yang luar biasa,” jelasnya.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Kami semua bersamamu David De Gea

Bek Manchester United, Luke Shaw meminta David De Gea tidak berkecil hati atas sejumlah kesalahan yang ia buat belakangan ini. Shaw menegaskan seluruh elemen Manchester United, mulai dari pemain, manajer dan fans selalu mendukung kiper nomor satu mereka tersebut. Satu bulan terakhir bisa dikatakan menjadi bulan yang berat bagi De Gea. Kiper 28 tahun tersebut membuat sejumlah blunder yang mengakibatkan timnya gagal meraih hasil yang bagus.

Pada akhir pekan kemarin, De Gea kembali membuat kesalahan saat menghalau tendangan Antonio Rudiger yang berbuah gol Marcos Alonso. Namun pada saat itu para fans masih menyanyikan namanya di Old Trafford sebagai bentuk dukungan bagi sang penjaga gawang. Shaw percaya bahwa De Gea tidak boleh larut dalam kesedihan karena ia masih dipercaya oleh timnya. “Para fans sudah memberikan dukungan yang luar biasa baginya,” buka Shaw.

Shaw menegaskan bahwa bukan hanya fans yang masih menaruh kepercayaan kepada De Gea. Ia menyebut seluruh ruang ganti MU masih menaruh harapan terhadap kiper 28 tahun tersebut. “Dia juga tahu bahwa di dalam ruang ganti kami, seluruh pemain kami selalu mendukungnya. Manajer kami juga 100% mendukungnya. Dia sudah menjadi pemain terbaik kami untuk beberapa tahun terakhir. Dia juga sudah menyelamatkan kami di berbagai kesempatan.”

Shaw percaya bahwa De Gea saat ini harus mulai bekerja keras di sesi latihan MU. Ia berharap sang kiper menemukan kepercayaan dirinya kembali untuk menjadi dinding yang kokoh bagi Setan Merah. “Para pemain terbaik di dunia terkadang juga membuat kesalahan, begitu juga dengan para kiper terbaik dunia. Namun kami harus move on dari situasi ini.”

“David memiliki kepercayaan diri terhadap kemampuannya dan seperti yang saya bilang, dia adalah salah satu pemain terbaik kami. Kami hanya perlu terus melaju dan saya yakin dia akan move on dan baik-baik saja. Kami saat ini butuh merasakan kemenangan kembali, karena kami sudah empat pertandingan tidak merasakan kemenangan. Jadi kami harus memenangkan dua pertandingan sisa dan kami berharap ada sedikit keberuntungan menyertai kami.” tandasnya.

Sebuah dukungan diberikan Romelu Lukaku kepada David De Gea. Lukaku percaya sang kiper dapat melewati fase sulit dalam karirnya dan bangkit kembali menjadi kiper terbaik Manchester United. Lukaku menegaskan bahwa timnya masih menaruh kepercayaan penuh terhadap kiper Timnas Spanyol tersebut. “David adalah orang yang sangat positif,” buka Lukaku. Lukaku percaya bahwa De Gea sudah membuktikan dirinya sebagai pemain terbaik MU di beberapa tahun terakhir, sehingga ia merasa kritikan yang dilimpahkan kepada rekannya itu tidaklah adil.

“Dia sudah menjadi pemain terbaik di klub ini selama tujuh atau delapan tahun terakhir secara konsisten. Saya rasa ia tidak pantas didiskreditkan karena tiba-tiba ia bermain dengan baik. Dia sudah menyelamatkan kami berulang kali musim ini. Situasi ini juga terjadi kepada seorang striker, seorang gelandang, dan situasi buruk itu saat ini menimpanya. Dia harus belajar dari situasi ini, karena seorang penjaga gawang selalu mendapatkan kesulitan ketika mereka menemui situasi seperti ini.”

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Tottenham Hotspur vs Ajax : Tentang pressing dan faktor Frenkie De Jong

Duel Tottenham Hotspur vs Ajax diperkirakan akan menyajikan pertandingan yang seru dan menarik. Adu pressing diprediksi terjadi. Duel Tottenham vs Ajax pada leg pertama semifinal Liga Champions digelar di Tottenham Hotspur Stadium, Rabu (1/5/2019) dinihari WIB. Martin Jol, pelatih asal Belanda yang sempat menukangi Tottenham dan Ajax mengungkapkan pandangannya terkait laga ini.

Buat Tottenham, satu hal yang perlu diwaspadai adalah tekanan gencar Ajax. Jol lantas menyodorkan contoh kala Manchester United menaklukkan Ajax di final Liga Champions 2016/2017, di mana kala itu ‘Setan Merah’ menghindari membangun permainan dari belakang. Cara ini bisa menjadi opsi untuk Tottenham. Sebab absennya Harry Kane dan Son Heung-min menurunkan kemampuan menahan bola dan mengurangi kecepatan di lini depan.

“Ajax memainkan pressing sejak pemain pertama sepanjang waktu. Mereka bermain dengan garis pertahanan tinggi. Tapi ingat apa yang Jose Mourinho lakukan dengan Manchester United di final Liga Europa 2017 lawan Ajax?” ungkap Jol. “Dia tak membuat MU membangun serangan dari belakang. Saat Anda melakukan itu lawan Ajax, mereka akan merebut bola di area Anda karena pressing pertama mereka menakjubkan. Kalau Spurs bisa menghindari tekanan itu, umpan berikutnya dari mereka bisa mematikan,” imbuhnya.

Dengan Kane absen, Fernando Llorente kemungkinan besar akan diandalkan di depan. Bermodal keunggulan fisiknya (195 cm), penyerang asal Spanyol ini menunjang opsi Tottenham untuk melewati tekanan Ajax lewat bola-bola langsung ke depan. Tapi di saat yang sama, memainkan Llorente juga berarti Tottenham harus banyak mengirim bola ke kotak penalti untuk memperbesar peluang bikin gol. Sebab Llorente tak semobil Kane dalam mencari posisi dan ruang.

Itu harus dilakukan dengan konsekuensi Ajax bakal bisa memukul lewat serangan balik. Jol memperkirakan pressing Tottenham saat kehilangan bola bakal bisa dilalui Ajax, sebab ada Frenkie de Jong yang lihai meredakan tekanan. “Spurs juga sangat bagus dengan pressing pertama mereka. Tapi Ajax bisa keluar dari itu, khususnya dengan adanya De Jong. Sebagai pendukung Spurs, itu kekhawatiran saya,” imbuh pria 63 tahun ini.

Secara khusus De Jong disebut Jol sebagai pemain yang wajib diwaspadai Tottenham. Dari kaki gelandang 21 tahun inilah permainan Ajax dimulai. De Jong juga yang akan memegang kunci apakah Ajax keluar dari tekanan atau tidak. Lebih dari soal angka-angka, pemain internasional Belanda ini punya kecerdasan untuk beradaptasi dengan situasi.

“Sebagai orang Belanda ini berlawanan dengan prinsip saya, tapi Spurs harus menghentikan Frenkie de Jong. Dia luar biasa. Anda tak pernah melihat pemain seperti dia,” sambung Jol. Dia itu seperti Johan Cruyff dalam mengumpan, tapi bermain lebih dalam. Dan kalau dia tak bisa mengumpan, dia membawa bola menjauhi Anda. Itulah sebabnya dia akan pergi ke Barcelona pada musim panas untuk 75 juta euro,” ungkapnya.

Situs UEFA mencatat, De Jong punya 90 persen umpan sukses dari 9 pertandingan Liga Champions. Daya jelajahnya mencapai 99.4 kilometer, melakukan 9 tekel dan 62 merebut bola dari lawan. Bisakah The Lilywhites mengentikannya?

“Tim yang lebih baik dari Tottenham berusaha menyetopnya tapi gagal menghentikan De Jong. Menghadapi Real Madrid di babak 16 besar, dia berlari dan membuat Luka Modric kewalahan. Juventus coba menghentikannya di perempatfinal tapi mereka bahkan tidak bisa mendekatinya. Pemain ini adalah bintang masa depan, seperti Sergio Busquets dengan kecepatan,” kata legenda Arsenal, Martin Keown.

“Dia adalah konduktor Ajax. Dia akan bermain sangat dalam hingga kembali ke kotaknya sendiri untuk mendapatkan bola dari kiper jika dia harus melakukannya. Kemudian, dia pintar menguasainya dan memainkan umpan-umpan mematikannya. Bagaimana Spurs menghentikannya? Saya tidak yakin mereka bisa. Juventus punya Emre Can dan Matuidi tapi mereka tidak bisa menahannya mengontrol pertandingan,” sambungnya.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Ole Gunnar Solskjaer Percaya De Gea Segera Membaik

Ole Gunnar Solskjaer tidak khawatir tentang bentuk David de Gea meskipun kiper Manchester United itu membebani timnya dengan gol lain melawan Chelsea pada hari Minggu, De Gea menumpahkan tendangan jarak jauh dari Antonio Rudiger dan Marcos Alonso berdiri untuk menyelipkan rebound dan mendapatkan hasil imbang 1-1 Liga Premier di Old Trafford, Pemain internasional Spanyol telah berjuang akhir-akhir ini, karena kesalahan untuk gol dalam kekalahan melawan Barcelona dan Manchester City bulan ini, tetapi Solskjaer tetap percaya pada pemain nomor satu. “Aku kenal David. Anda tahu ketika Anda seorang penjaga gawang atau striker, Anda selalu menjadi sorotan, Setiap kali Anda mendapat skor atau kehilangan kesempatan, Anda mendapatkan berita utama baik atau buruk, Sama dengan David saat dia melakukan penyelamatan hebat, Dia telah menjadi sorotan karena alasan yang tepat begitu lama dan Sekarang dia berada dalam periode di mana dia merasa dia bisa melakukan yang lebih baik, tetapi saya tidak memiliki kekhawatiran untuknya karena dia adalah karakter yang kuat.”

“Ada banyak cara untuk kembali ke penampilan terbaik Anda, Saya akan duduk dan berbicara kepada David, seperti yang telah saya lakukan ketika dia bermain dengan baik, dia bukan alasan kami berada di posisi keenam, Ada banyak alasan dan Kami x melawan tim yang bagus. ” Solskjaer mengindikasikan bahwa dia tidak akan menurunkan De Gea untuk pertandingan United berikutnya di Huddersfield Town yang akan didegradasi, Minggu depan. “Dia memiliki dua penjaga gawang hebat di bawahnya yakni Sergio Romero dan Lee Grant, Ada persaingan yang fantastis di antara mereka, Sergio bermain bagus setiap kali dia bermain dan Lee luar biasa dalam pelatihan dimana Mereka terus saling mendorong dan Anda tidak dapat mengatakan bahwa ada rasa puas diri sebab David bukan tipe orang yang duduk dan berpuas diri karena Dia adalah pesaing, dia ingin menjadi yang terbaik.”

“Setiap kali saya tidak mencetak gol, kepercayaan diri saya menurun dan saya melewatkan beberapa peluang sebab David tahu dia bisa melakukan yang lebih baik dengan gol itu dan Tidak ada alasan untuk menyembunyikannya, tetapi tidak ada kesempatan bagi kita untuk menyalahkannya karena dia telah menyelamatkan dirinya berkali-kali.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

James Rodriguez Akan Menjalani Tes Terkait Cedera Betis

James Rodriguez akan membutuhkan tes pada cedera betis setelah Bayern Munich bermain imbang 1-1 di Nurnberg, kata pelatih kepala Niko Kovac dimana Gelandang Kolombia James datang dari bangku cadangan di awal babak kedua selama pertandingan Bundesliga hari Minggu, tetapi ia hanya bertahan 15 menit sebelum harus diganti x, dengan Alphonso Davies, Terlepas dari pukulan kehilangan James, Serge Gnabry menyamakan kedudukan untuk membatalkan gol pembuka Matheus Pereira dan tim pemimpin Bundesliga beruntung lolos dalam waktu tambahan ketika penalti Tim Leibold kembali merebut kedudukan, Bayern bergerak dua poin dari saingan Trofi dengan Borussia Dortmund, tetapi Kovac tidak yakin akan parahnya cedera James. “Dia sudah dirawat tetapi perlu penyelidikan lebih lanjut,” kata Kovac kepada Sky of James, yang pinjamannya dari Real Madrid berakhir pada akhir musim.

“Setelah lima menit, Thiago Alcantara datang kepada saya dan berkata bahwa James merasakan sesuatu di betis dan Dia tidak bisa mendefinisikan dengan tepat jika ada sesuatu yang rusak atau jika dia baru saja menarik sesuatu, Nürnberg menyulitkan kami dari menit pertama hingga menit terakhir tentu Kami harus bergerak cepat dan memenangkan tiga pertandingan berikutnya. ” Direktur olahraga Bayern Hasan Salihamidzic tampaknya terlibat dalam keputusan untuk menarik James, yang berjalan menyusuri terowongan, tetapi Kovac mengklarifikasi apa yang terjadi. “Sangat keras di stadion, dia berlari ke sideline dan Hasan, yang berbicara bahasa Spanyol dengan sangat baik, bertanya kepadanya apa masalahnya, Kami tidak tahu jika kami harus membawanya keluar segera, kami berpikir untuk mengganti pemain lain.”

Perebutan gelar tetap di tangan Bayern tetapi Kovac menerima timnya dipengaruhi oleh usaha tengah pekan mereka melawan Werder Bremen, yang mereka kalahkan untuk mencapai final DFB-Pokal. “Kami melihat bahwa kami memiliki pertandingan piala yang sulit hari Rabu, Nurnberg telah berjuang selama 90 menit dengan penuh semangat bermain sepakbola dan juga bertahan, Mereka berjuang untuk itu dan Kami memiliki peluang hari ini, tetapi kami masih harus senang bahwa kami berkembang.”

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Eric Bailly Akhiri Musim Dengan Cedera

Eric Bailly kemungkinan akan melewatkan sisa musim Manchester United setelah menderita cedera lutut saat bermain imbang dengan Chelsea, menurut Ole Gunnar Solskjaer, Bek United Bailly memulai liga pertamanya sejak Februari pada hari Minggu, tetapi harus dilepas setelah bertabrakan dengan Mateo Kovacic, tim Solskjaer sekarang tanpa kemenangan dalam empat pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, dan juga kehilangan Marcus Rashford karena cedera di babak kedua tetapi sementara tidak dapat memberikan pembaruan pada kondisi Rashford, Solskjaer menegaskan Bailly tidak mungkin untuk menampilkan lagi musim ini. “Cedera? Rashy, kami melihatnya sebelum pertandingan, Kamu bisa melihat dengan jelas bahunya semakin buruk dan dia tidak bisa lagi berlari dengan bebas lalu Eric, saya pikir itu adalah cedera lutut yang buruk. “Solskjaer mengatakan pada konferensi pers.

“Semoga ini bukan kasus terburuk, Sayangnya, saya yakin kita tidak akan melihatnya lagi musim ini dan Itu menambah apa yang kita dapatkan melawan Manchester City, Pokoknya, kita akan siap melawan Huddersfield. ” United memulai dengan baik di Old Trafford, Romelu Lukaku dan Luke Shaw bergabung untuk tee up Juan Mata untuk pembuka, Kesalahan fatal David de Gea memungkinkan Marcos Alonso menyamakan kedudukan sebelum babak pertama, dan tidak ada pihak yang bisa membuat terobosan setelah restart, dan Solskjaer mengakui bahwa United tampak lelah di babak kedua. “Kami lelah menjelang akhir pertandingan, itu sudah pasti, Kami telah membahas masalah itu sebelumnya maka Kita harus mengambil langkah demi langkah dan Kami bergantung pada semua orang yang segar dan bugar.”

“Kami terlihat sangat tajam, Sangat bagus, untuk beberapa alasan, babak kedua kami tidak keluar dan bermain seperti yang kami lakukan di babak pertama, Mungkin ada banyak alasan. ” Hasil imbang meninggalkan United tiga poin di belakang Chelsea yang berada di urutan keempat dengan dua pertandingan tersisa, dan Solskjaer menyarankan harapan kualifikasi Liga Champions sekarang berakhir. “Jika Anda melihat tabel liga, itu akan sulit, Kami perlu memastikan kami muncul, memenangkan pertandingan kami dan Anda tidak pernah tahu karena poin dijatuhkan ke kanan kiri dan tengah dalam lomba ini karena Ada permainan yang sulit bagi kita semua dan Anda tidak dapat melakukan lebih dari fokus pada penampilan kami sendiri. “

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Perbedaan Performa David De Gea Tahun Ini dan Tahun Sebelumnya

 

Posisi belakang Manchester United sekarang dalam sorotan. Bahkan juga, tidak dikit juga yang mengolok-olok, jadikan bidang pertahanan Setan Merah menjadi bahan guyonan. David de Gea, yang menjadi benteng paling akhir, tidak terlepas dari sorotan jelek.

Paling akhir, dia kebobolan dua gol waktu Manchester United kalah 0-2 dari City dalam Derbi Manchester di Old Trafford, Kamis (25/4/2019).

Itu membuat catatan kebobolan Setan Merah jadi 50 gol, dengan musim ini masih tetap tersisa tiga laga .

Penurunan tampilan de Gea musim ini dipandang terasa sangat. Untuk memberikan bukti, Sky Sportsmembuat perbandingan tampilan de Gea pada musim kemarin, dibanding musim saat ini.

Dalam 34 laga yang dijalani de Gea selama ini, ia kebobolan 48 gol. Walau sebenarnya musim kemarin, dia cuma kebobolan 28 gol saja dari keseluruhan 37 penampilannya bersama dengan Setan Merah.

Dari 48 gol, delapan salah satunya datang dari gol di luar kotak penalti, berbanding tiga gol pada musim kemarin.

Jumlahnya kebobolan ini merubah catatan clean sheet penjaga gawang 28 tahun itu. Jika musim kemarin dalam 37 tampilan dia mencatat 18 clean sheet, sampai sekarang ini pada musim ini, clean sheet de Gea baru tujuh barangkali.

Hanya satu yang berkesan tidak jomplang ialah prosentase rasio penyelamatan yang dibuatnya. Musim kemarin dalam 37 tampilan, rasio penyelamatan de Gea sampai 80 %, sedang sampai sekarang ini telah 70 %.

Hal tersebut bermakna, sebetulnya de Dea masih tetap dapat “bicara” dengan mengawasi gawangnya tidak kebobolan semakin banyak. Tetapi, tetap harus kebobolan 50 gol yang terkena Manchester United sampai pertandingan ke-35 ini, dipandang banyak sekali.

Walau mendapatkan sorotan jelek, manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, masih tetap memberi pembelaan pada penjaga gawang asal Spanyol itu.

“Saya fikir de Gea membuat penyelamatan mengagumkan ini hari,” kata Ole sesudah kekalahan 0-2 United dari City.

“Ini ialah pekerjaan kegiatan rutin sehari-hari untuk semua. Ia mempunyai standard tinggi, ia kerja keras untuk bertambah,” sambungnya.

“Waktu kami memainkan waktu semacam ini, kami mesti masih bersama dengan, masih bertahan, serta kami kembali berusaha pada pertandingan Minggu akan datang,” tambah Solksjaer.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Penilaian Paul Ince untuk MU

 

Manchester United kembali tunjukkan trend negatif di Premier League. Hal tersebut membuat Paul Ince ikut memberi komentar perform bekas klubnya itu. Manchester United tengah ada dalam tempat susah sesudah tujuh kekalahan dalam sembilan laga paling akhir di semua pertandingan. Catatan jelek itu menunjukkan jika Manchester United yang saat ini memanglah belum lumayan bagus, kualitas Ole Gunnar Solskjaer mulai disangsikan.

Manchester United tidak terlihat seperti team besar yang menjadi jati diri mereka sekian tahun kemarin. Saat dihajar Everton 0-4 akhir minggu lantas, serta ditaklukkan Man City 0-2 tengah minggu ini, keinginan Manchester United tembus empat besar makin susah.

Manchester United dulu terlatih jadi team yang berkompetisi merampas trofi, tapi saat ini mereka mesti berusaha habis-habisan untuk sebatas tembus empat besar.

Paul Ince akui cemas dengan hari esok The Red Devils. Dia memprediksi jika Manchester United akan makin ketinggalan dari klub-klub papan atas lainnya di Premier League.

“Saya lihat situasi club saat ini serta waktu depannya mencemaskan. Mereka ketinggalan begitu jauh dari banyak team. Kenapa beberapa pemain itu tampil begitu baik saat Ole baru hadir serta saat ini tidak?” tegas Ince pada tribalfootball.

“Tidak ada ciri-ciri, tidak ada kepemimpinan, tanpa ada keinginan, tapi pelatih makin susah sebab ia harus juga berikan motivasi beberapa pemain.”

“Ini ialah beberapa pemain yang sama dengan yang tampil brilian beberapa minggu lantas, maka bila mereka tidak terpacu, itu masalah Ole,” papar Ince.

Selanjutnya, Ince menyangsikan kualitas Ole untuk membuat Manchester United dalam periode panjang. Melatih Manchester United yang saat ini bukan pekerjaan melatih biasa, Solskjaer melawan rintangan besar untuk membuat Manchester United besar-besaran. Sayangnya, Solskjaer belum cukuplah memiliki pengalaman.

“Saya pernah menjelaskan ini awalnya jika saat Manchester United jadikan ia menjadi pelatih permanen, mereka mesti masih yakin kepadanya. Saya ingin ia sukses, tapi saya duga ia belum dapat menanggung beban ini.”

“Ini adalah pekerjaan pembangunan kembali yang besar sekali, serta akankah beberapa pemain top ingin masuk dengan Manchester United untuk bermain dibawah ia? Saya tidak meyakini – ia berlainan dari beberapa nama besar seperti Pep Guardiola atau Jurgen Klopp,” lanjut Ince.

“Sebetulnya, Manchester United semestinya menanti sampai akhir musim sebelum memberi jabatan permanen pada ia.”

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)

Fernandinho Pede Timnya Bakal Menjuarai Liga Inggris

 

Fernandinho rasakan optimis jika Manchester City akan mengungguli Liverpool serta memenangkan perburuan titel Premier League 2018-19. Gelandang asal Brasil itu meyakini rekan-rekannya akan mengantar The Citizens menang di tiga laga selanjutnya.

Manchester City makin dekat dengan titel juara sesudah tundukkan Manchester United dengan score 2-0 di Old Trafford. Pada pertandingan itu, Fernandinho alami cedera serta tidak dapat mengakhiri laga.

Tetapi, dia rasakan meyakini jika Manchester City masih tetap garang serta dapat menyelamatkan titel pada musim ini.

“Sesudah kalah dari Tottenham Hotspur di Liga Champions, kami tunjukkan ambisi untuk mencapai titel di Premier League. Kami tunjukkan semangat yang begitu mengagumkan untuk bisa mencapai titik tertentu di musim ini dan itu luar biasa,” tutur Fernandinho.

“Pada Januari, mereka bisa jadi unggul 10 point atas kami. Tetapi, kami dapat kurangi jarak sampai cuma ketinggalan empat point serta saat ini kami unggul satu point.”

“Hal tersebut tunjukkan jika kami lebih siap menjadi juara Premier League. Kami meyakini bisa menjadi juara pada musim ini.”

“Kami akan melakukan tiga laga bekas, semua seperti pertandingan final. Kami akan menang dalam tiga pertandingan itu,” papar Fernandinho.

Sekarang ini, Manchester City unggul satu point atas Liverpool dari 35 laga yang telah mereka lakoni. The Citizens akan melawan Burnley, Leicester City serta Brighton pada tiga pertandingan terahirnya di Premier League.

Manchester City mempunyai kesempatan yang besar sekali menjadi kampiun Premier League pada musim 2018-19. Unggul satu point atas Liverpool dengan tiga pertandingan tersisa membuat kesempatan The Citizens jadi club paling favorite menjadi juara.

Pada tiga pertandingan terakhir kalinya, Manchester City akan berlaga menantang club papan tengah ke bawah. Berarti, kesempatan mereka untuk menyapu bersih point besar sekali.

Bila Liverpool menang pada tiga pertandingan paling akhir serta Manchester City lakukan hal sama, The Citizens akan menjaga titel Premier League.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)