TENTANG JUVE SELBEBRASI PROVOKATIF MOURINHO DI HADAPAN FANS JUVE


Jose Mourinho melakukan selebrasi provokatif di hadapan fans Juventus usai kemenangan Manchester United. Mourinho pun memberi penjelasan atas aksinya itu.

Tandang ke Allianz Stadium di matchday 4 Liga Champions, Kamis (8/11/2018) dini hari WIB, MU memetik kemenangan secara dramatis. Sempat tertinggal lebih dulu, Setan Merah mencetak dua gol di menit-menit akhir untuk membalikkan keadaan menjadi 2-1.

Usai pertandingan, Mourinho merayakan kemenangan MU dengan meletakkan tangannya di telinganya sambil berjalan masuk ke lapangan. Dengan senyum di wajahnya, Mourinho kemudian melihat ke arah suporter.

Mourinho langsung dikonfrontasi oleh bek Juve, Leonardo Bonucci. Sambil dikawal, manajer asal Portugal itu kemudian berjalan meninggalkan lapangan menuju lorong ruang ganti.

Soal perayaannya itu, Mourinho mengaku tak bermaksud menghina. Ia hanya bereaksi atas sikap suporter Juve.

“Itu sebenarnya bukan penghinaan. Saya cuma ingin mendengar apakah mereka (fans) membuat komentar lagi atau tidak,” ujar Mourinho seperti dilansir Sky Sports.

“Dan bagaimana pun itu juga sudah terlihat sangat Jelas ketika saya bekerja untuk klub seperti Manchester United, saya harus melupakan masa lalu, khususnya selama 90 menit. Bukannya selama 90 menit saya terus memikirkan saya pernah melatih Inter atau Real Madrid atau Chelsea. Dalam 90 menit itu saya mewakili Manchester United.”

Berita lain,  Manchester United mencetak dua gol di menit-menit akhir untuk menang dramatis atas Juventus. Mentalitas dan kegigihan MU bikin Jose Mourinho terkesan.

MU menang 2-1 saat bertandang ke Allianz Stadium, Kamis (8/11/2018) dinihari WIB di matchday 4 Liga Champions. Tertinggal lebih dulu oleh gol Cristiano Ronaldo di menit ke-65, MU membalas melalui tendangan bebas Juan Mata di menit ke-86 dan gol bunuh diri Leonardo Bonucci pada menit ke-90.

Secara keseluruhan, MU sebenarnya tampil tak lebih dominan dari Juventus. Tuan rumah mencatatkan 23 tembakan, dengan tiga mengarah ke gawang plus dua lainnya membentur tiang/mistar.

Juventus memang kurang apik dalam penyelesaian akhir. Salah satu contohnya adalah ketika Juan Cuadrado tinggal menghadapi kiper di kotak penalti, tapi sepakannya melambung jauh.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)
Social tagging: > >

Comments are closed.