Terry Beri Pembelaan Atas Pemain Chelsea Yang Mengerumuni Wasit


terry-chelseaMenilai pertandingan yang terjadi pada kemarin hari antara Chelsea melawan Paris Saint-Germain, memang terjadi insiden dimana Zlatan Ibrahimovic mendapatkan kartu merah atas pelanggarannya terhadap Oscar.

Chelsea yang menjadi tuan rumah pada lagi itu pun mendapatkan kritikan lantaran pemain-pemainnya terlalu mengerumuni sang wasit sehingga tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Atas tuduhan itu, sang kapten ‘Si Biru’, John Terry pun membela dengan ucapan, PSG lebih dulu bertindak demikian.

Laga yang terjadi pada hari Kamis, 12 Maret 2015 dini hari WIB, PSG bertandang ke markas Chelsea guna menjalani pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Waktu yang baru memasuki menit ke-34, sial bagi Ibrahimovic yang harus dihadiahkan kartu merah oleh wasit Bjorn Kuipers karena di anggap melakukan pelanggaran keras terhadap Oscar. Alhasil dengan kartu merah tersebut, Ibra pun diusir keluar dari lapangan hijau.

Namun siapa yang tahu, tepat sebelum Kuipers mengeluarkan kartu merahnya, para punggawa Chelsea datang berkerumunan dan menghampiri sang wasit. Dengan demikian, manta pemain Liverpool, Jamie Carragher, yang kini bekerja sebagai seorang penganalisis menilai bahwa tindakan kerumunan dari Chelsea itu merupakan upaya untuk bisa mempengeruhi keputusan dari sang wasit.

Sebagai orang yang pernah berkecimpung di dunia sepakbola, Jamie mengaku sebenarnya tidak menyukai cara tersebut. Baginya tindakan-tindakan yang dilakukan oleh Chelsea itu pun sangat memalukan. Karena Jamie menuturkan sebagai sebuah tim besar, Chelsea seharusnya bisa menujukkan permainan yang professional terlebih laga itu adalah laga yang besar.

“Ya jujur saya tidak suka cara seperti itu. Apa yang dilakukan oleh pemain Chelsea sungguh memalukan. Saya tidak tahu bagaimana tim asuhan Jose Mourinho bisa melakukan reaksi yang demikian. Ini tidak hanya terjadi sekali dua kali, namun sudah beberapa kali. Saya selalu memperhatikan permainan mereka,” ujar Jamie.

Atas tuduhan yang ditujukan pada ‘Si Biru’, jelas saja Terry tidak tinggal diam saja. Dia pun menuturkan bahwa sebelum mereka insiden itu terjadi para pemain PSG lebih dulu menghasut-hasut Kuipers agar memberikan hukuman yang berat bagi timnya. Jadi Terry mengungkapkan sebenarnya PSG yang lebih dulu memulai semua itu.

“Banyak orang yang tidak tahu kejadian sebenarnya. Mereka yang mulai mengerubungi wasit, dan kami pun hanya merespon hal itu,” ucap Terry.

“Sebagai rekan, tentu kami tidak akan membiarkan kawan kami mendapatkan kartu. Jadi kami tidak bisa membiarkan mereka mengerubungi wasit begitu saja. Kami hanya berusaha yang para pemain kami tidak mendapatkan kartu.”

Meski sebenarnya Terry tidak begitu suka dengan tindakan dari PSG, namun dia mengaku hal-hal semacam itu sebenarnya merupakan bagian dari permainan itu sendiri.

“Ini tidak seperti yang banyak orang pikirkan. Jika saya harus berlari 30 atau 40 yard hanya untuk memprotes tentu itu tidak enak dipandang. Namun ketika saya melihat ada lima atau enam pemain lawan yang mengerubungi wasit, tentu saya akan segera berlari kesana. Bagiku menjaga rekan-rekanku adalah tugasku, dan saya tidak akan mebiarkan tim lain menghasut wasit begitu saja.”

“Begitu saya menghampiri wasit, maka empat atau lima pemain akan ikut saya. Memang itu tidak terlalu enak dipandang, namun itu harus kami lakukan. Kami ingin menjaga pertandingan ini, namun jika dari mereka yang memulai duluan maka kami juga tidak hanya bisa menonton saja dari kejauhan. Ini memang sudah bagian dari setiap permainan.

VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.9.14_1148]
Rating: 0 (from 0 votes)
Social tagging: > >

Comments are closed.